Wednesday, November 28, 2007

Guru ditangkap karena Teddy Bear dinamakan “Muhammad”


(Cerita yang paling banyak dikirim lewat email dan nomor empat dari yang paling banyak dibaca pada situs BBC News pada 26 November, 2007)

Assalamu’alaikum wr.wb.,

Orang di Indonesia sering bertanya kepada saya tentang kenapa orang barat tidak mau masuk Islam atau tidak mau tahu tentang Islam dan Nabi Muhammad SAW. Terus terang, ini sebagian dari masalahnya. Orang barat itu melihat berita seperti ini yang menujukkan perbuatan yang luar biasa dari sebagian orang Muslim.

Dalam berita ini, seorang guru sekolah dari inggris yang sedang bekerja di Sudan telah ditangkap karena “menghinakan Nabi Muhammad SAW”. Alasannya adalah dia membiarkan muridnya memberikan nama Muhammad pada sebuah Teddy Bear (boneka beruang) dalam suatu proyek sekolah. Guru perempuan bernama Gillian Gibbons, 54 tahun, dari Inggris, minta anak-anak SD itu memberikan nama pada sebuah Teddy Bear, dan membawanya pulang ke rumah secara bergiliran. Sambil main dengan boneka di rumah, mereka harus mencatat apa yang mereka lakukan dengan si Teddy di dalam buku catatan kelas.

Para murid mengusulkan 8 nama, termasuk Abdullah, Hassan dan Muhammad, lalu mereka mengadakan pemilihan suara (voting). 20 dari 23 anak memilih nama Muhammad sebagai nama favorit mereka.

Walaupun si guru telah ditahan, dia dibelum dituntut dan masih berada dalam tahanan polisi. “Menurut wartawan BBC, Amber Henshaw, hukuman untuk Ibu Gibbons bisa 6 bulan penjara, 40 x cambuk, atau denda.

Sekarang sekolah ditutup sampai bulan Januari karena mereka takut diserang. Oleh siapa? Ternyata, kalau anak kecil memilih nama favorit untuk sebuah Teddy Bear, dan nama itu adalah Muhammad, maka sebagian laki-laki Muslim akan berkumpul, sepertinya dengan tujuan menyerang sekolah. Barangkali itu cara terbaik untuk mengajarkan anak tentang agama Islam. Untungnya, belum terjadi apa apa.

Semoga pembaca Muslim yang berakal sehat bisa melihat kebodohan dari situasi ini. Kesalahan dilakukan oleh anak kecil berumur 6 tahun. Apakah guru juga bersalah? Dari pandangan Islam, iya. Dia seharusnya mengajarkan anak bahwa orang Islam tidak suka bila nama Nabi Muhammad SAW diberikan kepada binatang, dan seharusnya dia minta mereka memilih nama yang lain. Tetapi sang guru itu bukan orang Islam, jadi bagaimana dia bisa tahu bahwa orang Islam tidak suka hal tersebut? Dan kita tidak bisa berharap bahwa sekelas anak kecil akan tahu juga.

Jadi kenapa guru ini ditahan? Muridnya yang berbuat salah, jadi kenapa tidak menahan mereka sekaligus? Kesalahan sang guru hanya bahwa dia “tidak tahu” sesuatu tentang agama Islam. Apakah wajar kalau dia ditahan dan diancam dengan penjara atau pencambukan bila dia tidak tahu sesuatu tentang agama orang lain?

Sebuah kesalahan seharusnya bisa dimaafkan. Sepertinya tidak ada bukti bahwa dia sengaja ingin menghinakan Islam. Jadi kenapa dia ditahan? Apakah itu diambil dari ajaran agama Islam? Bilamana anda melakukan kesalahan secara tidak sengaja, anda akan dipenjarakan atau dicambuk? Apakah itu cara yang terbaik untuk mengajarkan orang tentang kemuliaan nabi tercinta kita Muhammad SAW?

Kenapa kita tidak menunjukkan rasa kasih sayang kita terhadap nabi Muhammad SAW dengan membedakan antara penghinaan yang dilakukan secara sengaja (seperti kartun di koran Denmark itu), dan kesalahan yang dilakukan secara tidak sengaja oleh sekelompok anak kecil dan gurunya yang awam?

Apakah si guru bersalah? Memang. Apakah perlu seorang ustadz mengajarkan dia tentang etika Islam? Memang. Apakah dia pantas dipenjarakan dan dicambuk? Sama sekali TIDAK. Ini bukan Islamnya nabi mulia kita Muhammad SAW, yang telah menarik perhatian saya sehingga bisa bersyahadat. Di manakah Islam itu? Islam yang perlu dengan kasih sayang. Islam yang membawa rahmat bagi seluruh ummat manusia. Itulah Islam yang saya ikuti, bukan versi Islam di mana guru perempuan yang melakukan kesalahan secara tidak sengaja bisa diancam dengan pencambukan dan penjara.

Semoga guru ini segera dibebaskan, dan semoga kaum lelaki di Sudan cukup memahami agamanya dan contoh nyata dari nabi mulia kita Muhammad SAW, sehingga mereka bisa memaafkan guru itu, mengajarkannya tentang Islam dengan sikap yang baik dan mulia, dan membiarkan dia, muridnya, dan sekolahnya hidup dengan damai.

Wassalamu’alaikum wr.wb.,

Gene Netto

Versi bahasa Inggris di sini

The full article on BBC News can be read here.

Latest update from BBC here: 27 November 2007

British officials are trying to secure the release of a British schoolteacher arrested in Sudan for letting her pupils name a teddy bear Muhammad.

Fellow teachers at Khartoum's Unity High School told Reuters news agency that they feared for Ms Gibbons' safety after receiving reports that men had started gathering outside the police station where she was being held.

"The bear was never intended to be an effigy and I would expect the British Embassy officials to be pressing that message to the Sudanese authorities."

The BBC's Amber Henshaw said there had been little coverage in the Sudanese press, with just two English-language newspapers picking up the story.

Comments from readers at BBC Website can be read here.



5 comments:

  1. ASSALAAMU'ALAIKUM WR.WB

    Sesungguhnya Islam itu turun sebagai Rahmat dan Salam (Keselamatan) bagi seluruh dunia.
    Rasulullah Muhammad SAW juga seorang Rasul yang penuh kasih sayang kepada sesama manusia, bahkan kepada seluruh mahluq Allah (tumbuhan saja dilarang dirusak meskipun dalam perang)

    Kalau saya baca kasus ttg guru yg ditangkap itu sepertinya dia guru yg tidak memaksakan kehendaknya. Karena nama Muhammad memang yang disukai oleh murid-muridnya, tentu nama itu yg dipakai. Bayangkanlah jiwa anak2 yang masih murni dan diberi kebebasan utk berfikir. Mengapa orang-orang dewasa nya berpikiran sangat sempit ??

    Saya rasa Islam juga tidak semena-mena akan menghukum potong tangan bagi org yang ketahuan mencuri. Tetapi pasti akan ditanya sebab2nya dan akan diadili seadil-adilnya. Itu baru Islam sebagai Rahmatan lil Alamin.
    Kalau memang itu yang dianut dan diamalkan oleh seluruh orang yg mengaku Islam, saya jamin tidak perlu lagi propaganda2 - semua orang pasti akan memilih Islam.

    Wassalam

    ReplyDelete
  2. Assalamu’alaikum Wr.Wb
    Kalau kita melihat sejarah pada zaman Nabi Muhammad Saw di mana para sahabat beliau dengan keimanan dan ketakwaannya kepada Allah SWT & cintanya kepada Rasulullah Saw sungguh tiada terbilang.mereka dengan seluruh…sebutlah apa saja yang ada pada mereka tenaga,pikiran,waktu,harta dan apa saja dapat mereka lakukan u/membantu Rasulullah Saw dalam menyebarkan islam,menegakkan agama Allah pasti mereka laksanakan.Tidak hanya sampai sebatas itu saja tapi nyawapun mereka rela korbankan demi Rasulullah Saw dalam menyiarkan dan menegakkan agama Allah.Begitu cintanya para sahabat kepada Nabi Saw mereka lebih senang dihina,disiksa,dibunuh , daripada melihat kekasihnya sedikitpun mendapatkan kesusahan.Begitu banyak kisah dimana para sahabat dan sekaligus shalifus shalih rela melakukan apa saja demi beliau.
    *”Salah seorang sahabat Nabi sebutlah Abubakar assiddiq ,ketika melakukan perjalanan pd malam hari bersama Nabi.Abubakar terkadang terlihat berjalan dibelakang Nabi & pada waktu lain abubakar berjalan didepan Nabi.Itu sahabat lakukan karena abubakar khawatir kalau ada musuh yang mengikuti dr belakang & dr depan abubakar takut kalau ada musuh yang menunggu nya didepan.
    *Sahabat Nabi yang lain,ketika bertemu dengan seorang musyrik bernama abu sufyan.Abu sufyan berkata “maukah kamu kalau Muhammad yang menggantikan posisimu u/dipenggal kepalanya & kamu bisa kembali duduk bersama keluargamu.Sahabat tersebut berkata “Demi Allah saya tidak akan rela kalaupun sekarang ini beliau terkena duri sekalipun sementarasaya duduk bersama keluargaku.
    *Ketika Rasulullah Saw & para sahabat sedang duduk bersama tiba-tiba datanglah seorang pemuda & menghampiri Nabi .Dan berkata “Ya Rasulullah aku mencintaimu. Rasulullahpun merespon pemuda itu “kalau begitu bunuhlah bapakmu”.Dengan segera pemuda tersebut bangkit & meninggalkan beliau.Rasulullahpun memanggil kembali pemuda tersebut.Dan berkata” Aku tidak di utus untuk kemudharatan.Aku hanya ingin mengetahui apakah kamu benar mencintaiku.
    *Singkat cerita seorang arab badui datang & menghampiri Nabi.Nabi bertanya kepada orang badui ini Dan diapun menjawab pertanyaan Nabi.Tapi jawaban yang dikeluarkan si badui itu seketika membuat para sahabat menjadi marah & bersegera bangkit untuk memukuli orang badui tersebut.Nabipun bersegera u/mencegahnya.Setelah menambah apa yg diberikan kpd badui itu dan Nabipun mengulang pertanyaannya dan badui itupun menjawab dengan jawaban yang lebih baik.Nabi menyuruh si badui itu u/mengatakannya didepan para sahabat Nabi.Nabi berkata” katakanlah itu didepan para sahabatku untuk menghilangkan kejengkelannya kepadamu.Hampir2 mereka membunuhmu.Bukan hanya mereka saja.Saya pernah membaca sebuah buku bahwa Malaikatpun pernah marah ketika Nabi dihina tapi sungguh Nabi tidak bersimpati atas kemarahan Malaikat itu.Begitulah mulianya Nabi dengan semua sifat2nya sehingga orang yang mengenal beliau mencintainya.
    Begitulah para sahabat dan shalifus shalih mencintai beliau mereka akan membela Nabi dari orang2 yang berniat buruk sampai sekarang inipun.Bukan hanya dikalangan kaum muslimin saja.Kaum baratpun yang non-islam sangat mengagumi beliau.Banyak penulis dari kalangan barat yang menuliskan biografi beliau seperti Michael H.Hart yang bukunya berjudul 100 orang yang paling berpengaruh dalam sejarah.Dia menempatkan Nabi Muhammad pada urutan teratas walaupun dia bukan seorang muslim.Thomas cyricle yang juga menuliskan tentang sosok Nabi dalam bukunya. Marcus Dodds dan banyak penulis lainnya.Bahkan kaisar besar seperti Napoleon Bonaparte mengidolakan Rasulullah dalam kepemimpinannya.Johan wolfgang von Goethe,seorang pujangga dari german juga mengidolakan beliau.Bahkan ilmuwan sekaliber annamarie schimmel mengatakan beliau orang yang benar akhlak,kesalehannya.
    Begitu banyak buku yang dikarang oleh para penulis baik itu mereka yang menulis negative tentang Nabi dan yang menuliskan sosok mulia Nabi Muhammad.Tapi seorang sejarawan di universitas oxfort mengatakan bahwa “ ia menemukan segala kebaikan dari sosok Nabi tidak ada kemustahilan2.Bak kristal yang bening yang menyinari langit di pagi hari.Sungguh mengherankan bahwa tidak ada satu orangpun dalam sejarah yang dituliskan sebanyak seperti Nabi Muhammad”.
    Mungkin dari semua kilasan ini memberi kita pemahaman tentang sosok Nabi ,para sahabat dan shalifus shalih.

    Wassalam

    ReplyDelete
  3. Anonymous, komentar anda tidak memberikan info baru sama sekali, dan juga tidak merupakan pendapat atau saran. Kita semua sayangi Nabi SAW, Insya Allah, dan kita bisa menunjukkan rasa kasih sayang itu dengan cara memaafkan orang yang berbuat salah. Yang memberikan nama adalah anak kelas, bukan guru. Jadi kenapa guru yang ditangkap dan diancam? Saya belum menemukan hal seperti ini dalam hukum Islam.

    ReplyDelete
  4. Assalamu'alaikum wr.wb
    Pak gene,kalaupun komentar saya diatas tidak memberikan info yang baru sama sekali berarti dpt diartikan tujuannya untuk mengingatkan dengan menyampaikan kisah2 tersebut u/ dijadikan sebagai pelajaran.Dan apa yg saya paparkan adalah merupakan suatu pendapat,hanya saja sy tdk langsung mengarah pada topik tetapi secara tidak langsung mengajak untuk berfikir,mengkajinya menghubungkannya dengan apa yang terjadi di sudan.
    Saya tidak mengatakan si guru salah atau membenarkan si pemerintah sudan.Tapi memikirkan apa penyebab mereka melakukan tindakan itu.Begitu banyak perlu dilihat dan di tinjau dari sudut pandang yg berbeda.Mungkin bagi kita sekilas tindakan mereka tidak patut,salah,nggak benar,nggak sepantasnya tapi bagi mereka mungkin sebaliknya karena disebabkan beberapa kemungkinan.Kemungkinan itu misalnya:Dilihat dari hukum perundangan mereka yang mengatur adanya pelarangan penghinaan Nabi sekecil apapun itu,misalnya.Jangan tanyakan mengapa???,karena saya bukan pemerintah sudan dan saya bukan yang meminta si guru itu untuk ditahan.Apalagi melhat dia seorang negarawan asing bukan seorang muslim.Perkiraan mereka mungkin saja kalau kita kilas balik adanya kaum barat orientalis yang kurang menyukai islam sehingga mereka beranggapan maksud siguru berniat buruk yg menyebabkan penahanannya.Dan kalaupun dengan alasan bahwa semuanya itu adalah gagasan dari murid2nya sendiri.Namanya juga suatu tindak pelarangan hukum dinegara mereka yang mempunyai undang2 untuk itu... ya otomatis mereka tetap harus melakukan investigasi/interogasi kepada si guru.Mereka harus tetap melakukan proses hukum dan bersikap adil tidak menuruti hawa nafsu semata demi mencari kebenaran.
    Dan kalau seandainya terbukti kesaksiannya bahwa atas permintaan para muridnya berarti pemerintah sudan harus bertindak bijaksana,adil atas kebenaran yang ada.Seperti saya kisahkan diatas bahwa begitu banyak pengagum Nabi.Dgn mengambil alasan bahwa anak2 itu memilih nama Nabi karena mereka juga mengagumi beliau,mengidolakan beliau.Karena sesungguhnya Nabi itu sangat menyukai anak2.
    Dan kitapun tidak mengetahui apakah hukuman atau ancaman yg di jatuhkan pemerintah sudan terhadap guru itu tetap dilaksanakan atau tidak.Kalau mereka tetap melaksanakan ancaman itu sedang mengetahui kebenaran bahwa siguru tiada maksud u/menghina Nabi.Saya pikir itu sudah jauh dari apa yang di contohkan oleh Nabi kita Rasulullah Nabi Muhammad SAW dan mereka benar2 belum mengenal Nabi Muhammad dengan sifat2 mulianya.Karena dalam islam tidak pernah mengajarkan hal2 seperti itu.Cukuplah kita selalu merujuk,mengetahui dan mencontoh sifat2 suri tauladan Beliau Rasululah Nabi Muhammad SAW.

    "Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (Rahmat)Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah".
    (QS Al Ahzab (33):21)

    wassalamu'alaikum Wr.wb

    ReplyDelete
  5. Assalamu’alaikum wr.wb.,
    Dear Anonymous,
    Kalau sekedar menjelaskan bahwa ummat Islam mesti sayang sama Nabi SAW, saya rasa sudah jelas dan tidak perlu dijelaskan lagi. Yang perlu dikomentari adalah kasus ini. Yang memberikan nama kepada boneka adalah anak kecil. Yang ditahan polisi adalah seorang guru asing. Lalu ada demo besar di jalan, dengan mayoritas teriak2 supaya guru itu dihukum, dan ada juga yang menyuruh supaya dia dibunuh.
    Ini hukum Islam apa? Ini agama Islam yang mana? Ini bukan agama Islam yang saya kenal dari sunnah Nabi SAW. Coba jelaskan dalam hukum syariah secara spesifik ada hukum apa yang menyatakan kalau sekelompok anak kecil berbuat “salah” maka orang dewasa yang menjaganya bisa dihukum mati? Ini bukan Islam. Ini kegilaan.
    Guru itu tidak sekedar ditanyakan kenapa dia izinkan anak memilih nama itu, tetapi dia ditahan seakan-akan dia seorang pembunuh atau perampok yang berbahaya terhadap masyarakat.
    Dari ratusan komentar dan kritikan yang masuk ke BBC, ada satu yang terasa sangat tajam bagi saya sebagai seorang Muslim. Ada seorang pembaca yang bertanya kenapa kalau ribuan manusia bernama Muhammad dibunuh di daerah Darfur, Sudan, tidak ada orang Islam yang marah atau berprotes, tetapi ketika boneka beruang diberikan nama Muhammad oleh anak kecil, baru ada demo besar. Yang dia bahas adalah ratusan ribu orang Darfur yang telah dibantai, dengan izin dari pemerintah Sudan, dan banyak sekali dari mereka adalah laki-laki yang bernama Muhammad. Kalau mereka dibunuh secara sadis, ummat Islam tenang-tenang saja. tetapi kalau ada urusan dengan Teddy Bear, baru ummat Islam menjadi aktif untuk mencegah perbuatan tersebut.
    Kesannya, Islam adalah agama yang biadab, sadis, ganjil, tidak mengandung pengampunan, dan penuh dengan orang yang cepat naik darah untuk hak sepele, tetapi tidak peduli kalau manusia yang beragama Islam dibunuh.
    Apakah Islam begitu? Bagaimana caranya meyakinkan oarng barat bahwa Islam tidak begitu, sedangkan berita mereka penuh dengan gambar ummat Islam Sudan yang menuntut guru itu harus segera dibunuh?
    Seharusnya ummat Islam di Sudan berkumpul dan teriak keras2, “Ampunilah dia! Ajarkan dia tentang kemuliaan Nabi kita! Ajak dia minta maaf bila tidak sengaja, dan kita akan maafkan. Tunjukkan kemuliaan ummat Islam yang lapang dada dan penuh dengan kasih sayang!”
    Malah yang ada adalah teriakan “Bunuh dia” karena sekelompok anak di dalam kelasnya berbuat “salah”.
    Itu bukan Islam saya. Dan saya yakin bahwa Nabi Muhammad SAW tidak akan setuju dengan sikap keras dan kejam yang ditunjukkan kepada guru itu.
    Wassalamu’alaikum wr.wb.,
    Gene

    ReplyDelete