Thursday, April 03, 2008

Jangan tinggalkan anak sendirian di mobil. Kapanpun.


(Berita di bawah ini dipadukan dan diringkas dari tiga artikel di Detik.com, hari Kamis 3/4/2008)

Jakarta - Pencurian mobil Toyota Avanza B 1056 JM saat dipanaskan di depan rumah, menunjukkan para pencuri mobil semakin nekat. Polda Metro Jaya mengeluarkan imbauan agar masyarakat lebih berhati-hati.

"Para pemilik kendaraan bermotor diimbau untuk lebih berhati-hati dan waspada pada saat kendaraan sedang dipanaskan," demikian himbauan dalam situs TMC Polda Metro Jaya, Kamis (3/4/2008).

Ritual warga sebelum berangkat kerja adalah memanaskan mobil dengan pintu pagar terbuka, sambil bolak-balik memasukkan barang dan dokumen yang akan dibawa ke kantor. Tidak ada yang menduga kesibukan di pagi hari itu merupakan titik lemah yang dimanfaatkan mereka yang berniat jahat.

Peristiwa yang dialami pasangan Adi Harahap dan Novi Nike pagi hari ini bisa menjadi pelajaran. Adi dan Novi tidak menduga ada pencuri yang nekat menggasak mobil mereka pukul 06.00 WIB pagi itu di depan rumah mereka di Tebet Timur, Jakarta Selatan.

Padahal kedua anak mereka yang manis, Salma (7) dan Razwa (5), sudah ada di dalam mobil untuk diantarkan ke sekolah. Adi dan Novi segera melapor ke Polsek Metro Tebet. Polisi bergerak cepat dengan menyebarkan informasi ke jajaran Polda Metro Jaya dan radio-radio.

Kata Polisi, "Diduga penjahat sudah profesional. Kita sudah tahu identitas dan ciri-ciri pelaku," ujar Kanit Serse Polsek Tebet Iptu Nurdin A Rahman di Polsek Tebet, Jl Prof DR Sahardjo, Jakarta, Kamis (3/4/2008).

Selama terbawa perampok, kedua anak itu berteriak minta tolong. Perampok kemudian menurunkan kedua bocah itu di Tol Pondok Jaya Bekasi. Mereka mencegat taksi Jakarta City yang dikemudikan Ediman (39). Dengan taksi itulah kedua bocah itu bertemu kembali orangtuanya. ( ziz / nvt )

Jakarta - Ada baiknya anak-anak menghapal nomor ponsel kedua orangtuanya. Salma (7) dan Razwa (5) cepat kembali ke pangkuan orangtuanya karena mereka menghapal nomor ponsel sang ayah, Adi Harahap.

Kedua bocah lucu tersebut berkumpul kembali dengan keluarganya setelah sopir taksi Jakarta City Ediman (39) mengembalikan anak Novi Nike-Adi Harahap itu.

Taksi Edi diberhentikan secara tiba-tiba oleh perampok di pintu keluar Tol Pondok Jaya Bekasi. Perampok lalu menyerahkan Salma (7) dan Razwa (5), yang terbawa dalam mobil Avanza hitam yang dirampoknya dari Novi Nike di depan rumahnya di Jl Tebet Timur, Jakarta Selatan.

"Saya diberhentikan oleh mobil Avanza. Terus diserahi 2 anak kecil itu," ujar Ediman kepada detikcom di Polsek Tebet, Jl Prof DR Sahardjo, Jakarta, Kamis (3/4/2008).

Edi mengatakan, saat diserahkan pelaku, kedua anak itu tidak menangis sama sekali. Edi pun mengira, pelaku adalah penumpang biasa yang hendak naik taksinya. Namun setelah menyerahkan kedua anak itu, pelaku langsung pergi.

"Saya kira penumpang yang mau nganterin anaknya. Tetapi kok kabur. Ketika saya baru jalan sekitar 10 menit, kedua anak itu menangis dan teriak-teriak minta pulang," katanya.

Setelah itu, lanjut Edi, Salma mengatakan kepada dirinya kalau tidak mengenal pelaku dan minta dipulangkan ke rumah orang tuanya di Tebet.

"Saya bingung kok tiba-tiba menangis. Akhirnya saya tanya di mana rumahnya dan HP bapaknya. Terus saya hubungi papa anak itu, janjian ketemuan di Halim," tandasnya. ( ziz / nrl )

Sumber: Detik.com satu , dua , tiga

No comments:

Post a Comment