Saturday, April 05, 2008

Sesame Street / Jalan Sesame


(Jalan Sesama bisa disaksikan di Trans 7, jam 13.30, setiap hari.)

Komentar dari teman di milis sd-islam:

Gene, siang ini saya juga menonton Jalam Sesama dengan dua anak saya. Ini adalah pengalaman menonton tv yang paling menyenangkan setelah bertahun-tahun. Seminggu yang lalu saya juga sempat menonton, dan..... saya melihat Cookie Monster [= tokoh favorit Gene]! Wah penampilannya sama kerennya, begitu juga lucunya. Cookie Monster berbahasa Indonesia sama lucu dan menyenangkan.

Assalamu’alaikum wr.wb.,

Ya Bu,

Dari pengalaman saya di Australia, bukan anak saja yang nonton Sesame Street (SS), tapi orang dewasa suka nonton juga.

Aku dulu sangat sangat senang dengan Cookie Monster dan Mr Snuffelafagus (teman Big Bird yang mirip mammoth/gajah berbulu). Dan saya masih ingat sampai sekarang ketika awalnya Mr Snuffelafagus muncul sebagai teman Big Bird, dan setiap kali Big Bird panggil orang lain untuk bertemu dengannya, Mr S sudah menghilang, sehingga orang lain tidak percaya pada Big Bird.

25 tahun kemudian, masih bisa diingat. Apakah 25 tahun di depan, orang dewasa di Indonesia akan mengingat suatu adegan dari acara2 anak yang mereka tonton sekarang?

Teman2 saya juga seperti itu. Sampai saat kuliah, kami bisa kumpul di kantin dan diskusi seru tentang tokoh-tokoh SS dan bahas kehebatan masing2, sampai menjadi berdebat pula! (“Cookie Monster lebih lucu daripada Ernie”).

Di Austalia, ada piagam khusus untuk “children’s television”, ada dana dari pemerintah untuk PH yang ingin membuat film/sinetron/kartun anak, dan ada saingan besar antara stasiun televisi untuk menciptakan acara anak yang berkualitas.

Apakah sudah tahu “Wiggles” dari Australia? Ada VCDnya di sini. http://www.thewiggles.com.au/au/home/

Mereka berempat sekedar bernyanyi, berdrama, dll. Dan mereka berempat sudah menjadi tokoh masyarakat, sudah menjadi sangat kaya, dan juga sangat bahagia “masuk kantor” setiap hari. Anak2 kecil dan ibunya pun sangat senang nonton setiap hari.

Yang saya nantikan di sini adalah PH dan stasiun televisi yang menyadari betapa besar keuntungan dari program yang baik seperti ini, dan sekaligus sangat baik buat anak, dan juga masyarakat.

Benar2 menjadi win-win solution.

Tetapi sekarang, semuanya pada sibuk bikin sinetron murahan (yang penuh dengan adegan ribut antara anak dan orang tua, anak dan guru, anak dan pembantu, anak dan anak lain, penculikan, penghinaan, perampokan, dan seterusnya), juga bikin reality show yang belum tentu pantas untuk anak, pesta nanyi, pesta musik, dll., tanpa peduli pada dampaknya terhadap anak, tanpa ada niat mendidik sama sekali.

Profit saja yang dikejar.

Tetapi pengalaman di luar negeri membuktikan bahwa program yang berkualitas justru menghasilkan profit yang jauh lebih besar lagi, karena anak bukan sekedar nonton sesaat, tetapi apa yang mereka tonton menjadi bagian dari kehidupannya (seperti yang saya dan teman2 rasakan tentang SS).

Sampai sekarang, Sesame Street masih main di AS, dan kalau tidak salah, telah menjadi acara televisi anak yang ditayangkan paling lama dalam sejarah.

Indonesia, dengan biaya yang minim bisa membuat yang setara. Kalau ada yang berminat. Kapan PH dan stasiun televisi akan berminat? Demi anak, demi masyarakat, demi masa depan bangsa, dan Insya Allah, profit yang dibutuhkan akan terwujud juga dan malah lebih besar dari sekarang.

Wassalamu’alaikum wr.wb.,

Gene

(Jalan Sesama bisa disaksikan di Trans 7, jam 13.30, setiap hari.)

No comments:

Post a Comment