Thursday, October 15, 2009

Ibunya Dr Muhammad Syafi’i Antonio Meninggal Dunia Pada Hari Rabu 13 October 09

Ibunya Dr Muhammad Syafi’i Antonio Meninggal Dunia Pada Hari Rabu 13 October 09

Assalamu'alaikum wr.wb.,

Innalillahi wa inna ilaihi raji'un.

Teman-teman, ibunya Dr Muhammad Syafi’i Antonio, bernama Ibu Hj Sunniyah Badrah Halim, meninggal dunia pada hari Rabu, 13 October 2009 di Sukabumi. (Ibunya Pak Syafi’i masuk Islam beberapa tahun yang lalu.)

Pada hari ini, Pak Syafi’i masih ada di Sukabumi. Tadi dia balas sms saya dan mengatakan insya Allah akan diadakan acara doa bersama pada:

Hari      :    Jumat 16 Oktober 2009,
Waktu  :     setelah Maghrib
Lokasi  :     di Masjid Andalusia, kampus Tazkia di Sentul City, di samping Mall Bellanova, Sentul,

Semoga diampuni dosanya almarhumah Hj Sunniyah Badrah Halim, diberikan kelapangan kubur, dan diterima amal ibadah di sisi Allah SWT. Dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kesabaran. Amin, amin, yaa rabbal'alamin.

Wassalamu'alaikum wr.wb.,
Gene


4 comments:

  1. Innalillahi wa inna ilaihi raji'un....

    ReplyDelete
  2. Assalamualaikum Wr Wb,

    Innalillahi wa inna ilaihi rajiun

    Kabarnya beliau meninggal pada saat sujud terakhir sholat subuh di masjid sukabumi ... Subhanallah ... khusnul khatimah

    Semoga Allah SWT mengampuni dosanya dan menerima seluruh amal ibadahnya, amin


    Wassallam,
    faza

    ReplyDelete
  3. Minggu kemarin saya mau membuat blog post ttg ini, tetapi akhirnya tidak sempat, karena keluar terus2an dengan beberapa tugas dan kesibukan.

    Ibunya Pak Syafii memang meninggal dalam keadaan yang baik sekali.
    Dia selalu bangun setiap hari untuk shalat tahajjud, jam 3.00 - 3.30 pagi. Lalu dia mandi, dan berangkat ke masjid sebelum waktu adzan. Dalam perjalanan, dia “balapan” dengan tetangga yang menjadi imam di masjid, sambil ketawa dan berbincang.
    Di masjid, dia mengikuti rakaat pertama dengan baik, dan di dalam rakaat kedua, dia melakukan sujud pertama, dan setelah duduk, mau sujud lagi, lalu dia bersuara aneh, dan jatuh ke samping, di atas paha teman shalatnya di sebelah (seorang ibu yang tetangga juga).

    Ibu langsung wafat begitu saja, tanpa tanda sakit, tanpa keluhan, dalam keadaan berwudhu, pada saat sedang mengikuti shalat subuh berjemaah di masjid. Sungguh luar biasa.

    Walaupun Ibu sudah cukup tua, Pak Syafii bercerita bahwa Ibu masih suka naik bis ke Jakarta untuk mencari bahan untuk tokonya di Sukbumi. Sudah dilarang oleh anak2nya yang sayang sama Ibu, tetapi Ibu kadang nekat berangkat juga karena tidak mau merepotkan anak2nya yang juga sibuk. Pergi, belanja, dan pulang sendiri dengan membawa belanjaannya untuk mengisi toko busana Muslim di Sukabumi.

    Sungguh luar biasa.

    Wassalam,
    Gene

    ReplyDelete
  4. subhanallah...

    ReplyDelete