Saturday, October 10, 2009

Obama Raih Nobel Perdamaian


Jumat, 09/10/2009 17:22 WIB
Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Oslo - Belum setahun menjadi presiden, Barack Obama sukses menyabet penghargaan bergengsi Nobel Perdamaian 2009. Anugerah diberikan atas tindakan Obama yang turut menciptakan 'harapan bagi masa depan lebih baik' bagi penduduk seluruh dunia. Obama dinilai berkomitmen terhadap perdamaian dunia dan seruannya bagi pengurangan penggunaan senjata nuklir secara global.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (9/10/2009), panitia Nobel Norwegia memuji Obama karena usahanya yang luar bisa dalam memperkuat diplomasi dan kerjasama internasional. Sebagai warga Afrika-Amerika pertama yang menduduki posisi tertinggi di AS, Obama sangat sigap dengan meminta gencatan senjata dan menitikberatkan pada proses perdamaian di Timur Tengah sejak menjabat Januari lalu.

"Sangat jarang seorang seperti Obama mendapat perhatian dunia dan memberikan harapan masa depan yang lebih bagi bagi semua orang," jelas panitia penghargaan.

Penghargaan ini diberikan kepada Obama kurang dari 9 bulan masa ia menjabat sebagai presiden AS. Obama disebut telah mencetak berbagai terobosan dalam baik dalam menangani program nuklir Timur Tengah atau Iran, maupun dalam menghadapi pilihan sulit terkait pengaturan perang di Afghanistan.

Obama merupakan anggota Partai Demokrat ketiga yang memenangkan penghargaan ini setelah Wakil Presiden Al Gore pada 2007 lalu dan Jimmy Carter pada tahun 2002. Penghargaan ini bernilai 10 juta krona Swedia atau setara dengan Rp 13 miliar. Rencananya penghargaan ini akan diberikan di Oslo, Norwegia, pada 10 Desember mendatang. (nvc/nrl)

Sumber: detiknews.com

2 comments:

  1. Ini berita yang sedang hangat: tapi saya sangat tidak setuju sekali kalau seorang obama langsung di beri hadiah Nobel.

    >>Apa hanya gara2 pidatonya di mesir??!!
    Pembuktiannya mana?
    HUbungan baik dengan dunia muslim?
    apa jalur gaza sudah bebas dari blokade??
    Penyerangan terhadap al quds bagaimana? dia diam tuh
    Apa Obama mendukung PBB untuk menyelidiki kejahatan perang Gaza??
    apa karena mmuslim amerika udah bisa sholat di

    Apa Irak , pakistan, afghanistan..sudah merasa bahwa negara mereka aman? dan bisa mendengar kata 'damai'

    Bagaimana sama nuklir iran? sudah beres kah..,

    Apa cuma karena PIDATO...langsung dapat Nobel..enak dong!
    atau karena dia presiden afro amerika pertama??!!

    Saya ga ngerti penilaiannnya dari mana, Obama bisa dapat Nobel, kalau seperti Muhamad Yunus dr bangladesh itu saya setuju. karena ada bukti nyata. Kemiskinan..bisa di pangkas..

    tunggu 5 tahun masa kerjanya dulu..lihat bukti nyata nya, sudah layak atau belum..

    kalau Obama bisa berperan besar terhadap perdamaian timur tengah, memberikan rasa keadilan bagi hamas dan gaza, saya dukung.., atau apa lah yang keliatan kerjanya.

    wah apa panitia yg kasih nobel juga kena demam Obama??!!

    ReplyDelete
  2. Assalamu'alaikum wr wb

    Memang prestasi apa yang sudah dibuat Obama selama 9 bulan menjabat ???

    Negara Timur Tengah mana yang sudah berhasil didamaikan dan diamankan oleh Obama ??? Bukankah Negara-negara di Timur Tengah yang Amerika ikut campur tangan didalamnya sekarang malah bertambah porak poranda ???

    Kalau hadiah nobel itu diberikan karena Obama dinilai berhasil dalam menghambat kemajuan teknologi di Timur Tengah agar tidak menyaingi Barat dan Eropa ya wajar saja dia mendapatkan nobel itu

    Kalau Obama berhasil menyeret dan memberikan sanksi pada penjahat perang Benyamin Netanyahu dari Israel, baru layak dia dapat nobel !!!
    ****

    Lihat Israel yang semakin ganas dan haus darah rakyat Palestina, pedahal kejamnya teror mereka melebihi Al Qaida, kenapa mereka tidak disebut teroris ??? Tayangan-tayangan bertema teroris pasti latar belakangnya perang saat muslim membela diri dari serangan Yahudi dan Amerika.Palestina adalah teroris, Moro adalah teroris, Irak adalah teroris.Saat rakyat Palestina membela diri dari kebrutalan Israel itulah 'teroris', saat Israel menyerang Al Aqsha namanya membela diri.

    ReplyDelete