Monday, January 11, 2010

10 Ribu Mahasiswa Siap Kepung Istana 28 Januari

Situasi politik bisa menjadi panas sekali ladi di Indonesia kalau demo besar seperti ini terwujud.


10 Ribu Mahasiswa Siap Kepung Istana 28 Januari

Minggu, 10/01/2010 13:47 WIB
Amanda Ferdina - detikNews
Jakarta - Aliansi 30 kampus siap untuk menggelar aksi besar-besaran pada 28 Januari mendatang. Sebanyak 10 ribu mahasiswa akan mengepung Istana untuk menurunkan SBY-Boediono jika pemerintah tak juga menuntaskan skandal Bank Century. "Sekitar 10.000 orang yang nanti siap turun. Tanggal 28 Januari kita akan duduki Istana untuk turunkan paksa SBY-Boediono," ujar juru bicara mahasiswa, Anton Cornelo di Kampus STMIK Jayakarta Jl Salemba Raya, Jakarta, Minggu (10/1/2010).


Menurutnya, saat ini waktu yang tepat untuk melakukan revolusi. Anton meminta agar seluruh eleman mahasiswa dapat menyatukan kekuatan dan menjadikan tanggal 22-28 Januari sebagai tanggal hitam dalam kalender bangsa. "Menjelang tanggal 28 (Januari), akan ada aksi tiap-tiap kampus tanggal 22-24 Januari dan aksi besar-besaran bersama jaringan kampus tanggal 25. Setelah itu pendudukan Gedung DPR dan Istana tanggal 28," jelasnya.

Aksi ini, bukan hanya diikuti oleh mahasiswa namun juga oleh rakyat. "Kita minta seluruh kekuatan rakyat untuk sama-sama terlibat," pintanya. Anton juga menegaskan jika gerakan mereka murni dari kampus. "Gerakan ini bukan sekedar kerumunan dan tidak ditunggangi dari parpol, murni dari mahasiswa," ucap mahasiswa Unkrisna itu. 30 Aliansi Kampus tersebut antara lain berasal dari UNKRISNA Jatiwaringin, STTJ, UKI, STMIK Jayakarta, YAI, UMJ, UIN, TRISAKTI, UPB, UBK, Universitas Sahid, dan IISIP. (amd/mok)

Sumber: detiknews.com


Lihat juga:

Aliansi 30 Kampus Ancam SBY-Boediono Mundur

Minggu, 10/01/2010 13:10 WIB
Amanda Ferdina – detikNews
"Ultimatum mahasiswa untuk SBY-Boediono, 100 hari skandal Century harus tuntas. Jika tidak, SBY-Boediono mundur," ujar juru bicara mahasiswa Anton Cornelo di kampus STMIK Jayakarta, Jl Salemba Raya, Jakarta, Minggu (10/1/2010).

SBY dinilai telah gagal dalam memimpin Indonesia selama ini. Persoalan-persoalan dinilai tidak menghasilkan ada kemajuan, mulai dari persoalan sosial, keadilan hukum, pemberantasan korupsi, kriminalisasi KPK, hingga skandal Century. "SBY telah menjadi presiden yang gagal dan karenanya kami dengan hormat untuk mundur atau kami turunkan secara paksa," kata Anton.


Sumber: detiknews.com

No comments:

Post a Comment