Thursday, January 07, 2010

Tifatul: Mobil Baru Menteri Tak Mewah Banget

Assalamu'alaikum wr.wb.,
Saya sedih membaca ini. Memang benar bahwa mobil tersebut adalah fasilitas negara. Tetapi kalau seandainya “negara” memberikan fasilitas Rolls Royce atau Bentley kepada setiap menteri dan pejabat2 senior yang lain, apakah hal itu berarti bahwa ini bisa dikategorikan “baik dan benar” dan oleh karena itu diterima saja? Memang bukan milik sendiri, tetapi apakah layak dengan kondisi bangsa seperti sekarang ini? Apalagi kalau di negara2 maju harga mobil dinas untuk menteri hanya beberapa ratus juta saja. Masa di Indonesia mobil dinas menteri lebih mewah lagi daripada mobil yang digunakan menteri di negara maju?

Yang tidak saya pahami, kenapa tidak ada investigasi terhadap orangnya yang membuat keputusan untuk memilih Toyota Crown. Namanya siapa? Kapan dia membuat keputusan tersebut? Disetujui oleh siapa (misalnya Presiden, dll.)? Sampai sekarang, saya hanya baca kritikan terhadap kenyataan bahwa mobil ini sudah ada, dan tidak banyak yang menyebutkan nama orang yang mengambil keputusan ini (apakah sudah dijelaskan di berita yang lain?). Yang dapat izin untuk mengimpornya siapa? Untung bagi orang/perusahaan itu berapa? Atau diimpor oleh negara?

Apapun penjelasannya, kayanya tetap tidak layak untuk menggunakan mobil mewah seperti ini. Dan cukup disayangkan bahwa 4 menteri dari PKS tidak langsung menolak pemberian mobil tersebut (secara langsung, secara kompak). Saya baru baca pernyataan seperti ini dari Pak Tifatul saja. Masih ada 3 menteri yang lain. Dulu banyak orang mengatakan kepada saya bahwa mereka punya harapan besar bahwa PKS akan membawa perubahan di negara ini. Sekarang, orang yang sama mengatakan kepada saya “Apa bedanya PKS dengan partai lain?”

Wassalamu'alaikum wr.wb.,
Gene

********
Tifatul: Mobil Baru Menteri Tak Mewah Banget

Kontroversi Mobil Pejabat : Mobil yang merupakan fasilitas mobil dinas untuk pejabat negara adalah simbol negara.
Senin, 4 Januari 2010, 17:54 WIB
Heri Susanto, Nur Farida Ahniar
VIVAnews - Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring mengaku belum menggunakan mobil Toyota Crown Royal Saloon yang kini menjadi kontroversi. "Lihat mobil itu, saya rasa modelnya nggak terlalu wah banget," ujar Tifatul di Jakarta, Senin, 4 Januari 2009. "Saya saja belum memakainya. Saya masih pakai Fortuner." Menurut dia, mobil yang merupakan fasilitas mobil dinas untuk pejabat negara tersebut merupakan simbol negara.

"Itu bukan milik pribadi, nggak boleh dipakai untuk bangga-banggain di kampung, nggak boleh." Dia menekankan untuk simbol-simbol negara, menggunakan uang negara untuk membeli mobil yang bagus semestinya tidak dipersoalkan. "Nggak ada masalah, toh uangnya ada kan?"

Bahwa impor mobil itu dianggap bermasalah, Tifatul mengaku tidak tahu. "Kalau itu tanya kepada Menteri Sekretaris Negara."Fasilitas mobil dinas pejabat negara, terutama yang diberikan kepada menteri menimbulkan kontroversi dianggap telah melanggar peraturan yang berlaku. Para Menteri mendapatkan mobil baru jenis Toyota Crown Royal Saloon yang diperkirakan harganya Rp 1,3 miliar.

Menurut temuan Indonesia Corruption Watch (ICW), fasilitas mobil itu bertentangan dengan Keputusan Menteri Keuangan sendiri. Sebab, ketentuan Menkeu menyebutkan harga fasilitas mobil dinas jauh di bawah harga tersebut.

Sumber: Vivanews.com

10 comments:

  1. Hhhmmm… saya juga jadi penasaran dengan orang-orang dibalik layarnya ”Toyota Crown Royal Saloon the movie.”

    Siapa ya kalian2 ini sebenarnya ??? Kok dengan berbagai kontroversi tentang hadiah tahun baru berupa mobil dinas mewah untuk para pejabat, tidak ada yang berani unjuk gigi untuk menyatakan bahwa pengadaan mobil dinas mewah ini adalah usulan kami dengan analisa dan alasan berikut dan udah disetujui oleh si ini dan si itu. Wahhh semakin banyak saja pengecut yang tidak punya harga diri dan rasa malu lagi di negeri ini.

    Dari Ibnu Umar r.a. : Rasulullah SAW melihat seorang yang menasehati saudaranya karena ia pemalu. Maka bersabda Nabi SAW,”Biarkanlah ia, karena sesungguhnya sifat malu itu sebagian daripada iman.” (HR. Muslim)

    Rasulullah bersabda, ”Malu itu tidak mendatangkan kecuali kebaikan” (HR. Bukhari)

    Rasulullah SAW pun sudah mewanti-wanti supaya setiap manusia tidak pernah menanggalkan sifat malunya karena jika manusia sudah menghilangkan sifat malu dari hati, pikiran, dan perasaannya maka ia akan berbuat sekehendaknya, mengikuti hawa nafsu, dan mengerjakan larangan-larangan Allah.

    Kalolah para pajabat itu tahu diri dan masih punya rasa malu, sanggup dan tegakah mereka naik mobil semewah itu ? Ahhh…kayaknya sanggup aja :(
    Sepertinya bahkan mereka tidak peduli terhadap semua hal yang bakal bisa melukai hati rakyat.

    Kata seorang teman ternyata ada 150orang pejabat yang memperoleh hadiah mobil dinas mewah ini, berarti total biayanya pasti besarrrrrrrrrrrrrrrrrrrr sekali.
    Dan uangnya memang ada :(
    Mungkin uang sebanyak itu sanggup untuk membantu menghilangkan rasa lapar dan dingin dari jutaan orang miskin yang juga menjadi simbol negara yang kata orang adalah negeri zamrud khatulistiwa yang gemah ripah loh jinawi ini.
    Negeri yang kaya raya tapi jumlah orang lapar & anak kurang gizinya masih berlimpah dan banyak banget.

    Saya paham sekali bahwa pekerjaan para penerima mobil dinas mewah ini mencakup 24 jam sehari dan 7 hari dalam seminggu. Sangat melelahkan, menguras waktu dan tenaga dan bahkan bisa jadi membuat stress.
    Tetapi apapun alasannya, saya rasa itu tidak membuat mereka bisa menjadi sebegitu bebas merdeka untuk memperoleh fasilitas paling mewah. Paling tidak untuk kondisi bangsa ini.
    Saat disumpah mereka pasti sudah sadar sesadar-sadarnyanya (kalo emang sadar sih) bahwa pekerjaan ini adalah pekerjaan pelayan masyarakat dan bukan alat untuk menikmati kemewahan yang sangat tidak masuk diakal.

    >>> Kutipan : Sekarang, orang yang sama mengatakan kepada saya "Apa bedanya PKS dengan partai lain?"

    * Iya deh kan katanya ngga usah heran dan lagipula Islam pun udah mengingatkan dan menyatakan secara jelas bahwa : HARTA, TAHTA, dan WANITA memang memabukkan dan mampu membuat lupa… lupa…lupa akan semuanya. Bahkan lupa diri dan jadi gila.

    >>> Kutipan : Menurut temuan Indonesia Corruption Watch (ICW), fasilitas mobil itu bertentangan dengan Keputusan Menteri Keuangan sendiri. Sebab, ketentuan Menkeu menyebutkan harga fasilitas mobil dinas jauh di bawah harga tersebut.

    * Kayaknya si bu menteri ini makin kebanyakan fleksibilitasnya ya. Entar lagi mungkin beliau akan mengemukakan analisa level tinggi bahwa pembelian fasilitas mobil dinas semahal ini adalah bertujuan untuk menyelamatkan bangsa dan negara .... hahahahahahahaha.

    Cuci tangan sampai bersih.
    Cukup sekian dan terimakasih.

    Maaf ya kalo ada yang tidak nyaman dengan komentar saya. Soalnya ini masih blog democrazy sih jadi sepanjang memenuhi kriteria santun toh masih diperkenankan. Insya Allah masih memenuhi kriteria tersebut :P

    Wassalam.

    ReplyDelete
  2. ya udah suruh naik busway aja, atau bajaj??

    atau mobil sikancil, atau becak, atau dokar...

    kendaraan 'asli' indonesia itu apa ya..,

    **makanya:) jangan berlebihan dulu nilai sesuatu yang 'dagangannya dulu terlihat lebih baik'

    saya sih ga kecewa, mau mengusung sistem islami kek atau apa tuh partai, kalau udah masuk sistem yang korup, atau apalah.., ga menjamin idealisnya bisa tetap kuat..wawlohualam:)

    ReplyDelete
  3. Blog's owner, izin untuk komentar ya.

    "Siapa ya kalian2 ini sebenarnya ??? Kok dengan berbagai kontroversi tentang hadiah tahun baru berupa mobil dinas mewah untuk para pejabat, tidak ada yang berani unjuk gigi untuk menyatakan bahwa pengadaan mobil dinas mewah ini adalah usulan kami dengan analisa dan alasan berikut dan udah disetujui oleh si ini dan si itu. Wahhh semakin banyak saja pengecut yang tidak punya harga diri dan rasa malu lagi di negeri ini." (Bu Irma)

    Maaf Bu, saya kok ngga nyambung ya, ada masalah apa ya? terus yang melakukan pengadaan kendaraan dinas harus menyatakan kepada siapa?

    Setahu saya di Negeri ini sudah diatur mengenai pengawasan akuntansi Pemerintahan. Pihak pengawas interen bagi Pemerintah ada BPKP dan itjend untuk masing-masing departemen dan pihak eksteren ada BPK, jadi mereka lah yang berhak mengaudit pemerintah. Dan setahu saya tidak ada kewajiban bagi pemerintah untuk mengumumkan ke publik mengenai pemakaian dana Pemerintah, karena ada lembaga yang berhak untuk mengaudit. ( kalau salah, tolong diluruskan).

    Terus yang dimaksud dengan Pengecut dan tidak punya harga diri dan rasa malu itu siapa? kok saya merinding membaca tulisan Anda pada bagian ini.

    Hadist-hadist yang anda sampaikan sangat bagus, boleh saya tambahin? boleh ya?....

    Malu akan mengantarkan seseorang ke Surga.
    Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

    اَلْـحَيَاءُ مِنَ اْلإِيْمَانِ وَ َاْلإِيْمَانُ فِـي الْـجَنَّةِ ، وَالْبَذَاءُ مِنَ الْـجَفَاءِ وَالْـجَفَاءُ فِـي النَّارِ.

    “Malu adalah bagian dari iman, sedang iman tempatnya di Surga dan perkataan kotor adalah bagian dari tabiat kasar, sedang tabiat kasar tempatnya di Neraka.”[Shahîh: HR.Ahmad (II/501), at-Tirmidzî (no. 2009), Ibnu Hibbân (no. 1929-Mawârid), al-Hâkim (I/52-53) dari Abû Hurairah t . Lihat Silsilah al-Ahâdîts ash-Shahîhah (no. 495) dan Shahîh al-Jâmi’ish Shaghîr (no. 3199).]

    Terima kasih Anda telah memposting hadist2 tentang rasa malu. Hal ini membuat saya menjadi lebih instropeksi.

    Bahwa apabila kita menunjuk satu kesalahan orang, sesungguhnya 4 jari tertekuk menuju kearah kita sendiri, yang artinya orang lain salahnya 1 dan kita salahnya 4.

    Dengan semangat rasa malu, karena sudah mendapat gaji yang besar dari kantor tentunya kita harus membalas dengan kerja maksimal dengan cara mengoptimalkan waktu selama jam kantor. Kita tidak memanfaatkan jam kantor untuk pekerjaan yang sifatnya untuk kepentingan pribadi kita atau jangan sampai kita menggunakan fasilitas kantor untuk kepentingan pribadi kita.

    Dengan semangat rasa malu, sudah sanggupkah kita untuk tidak chatting, tidak buka email, tidak ber FB ria selama jam kerja? inilah yang harus kita fikirkan, bagaimana kita meningkatkan etos kerja kalau kita sibuk membuka jejaring sosial di saat jam kerja?

    Allah melaknat orang yang menyuruh orang lain untuk berbuat kebaikan sementara diri sendiri tidak melakukan kebaikan itu.

    Bagaimana kalau hal tersebut dibalik, bagaimana bisa kita menuduh orang lain tidak malu kalau kita sendiri juga melakukan tindakan yang tidak tahu malu juga?

    Memang Islam memerintahkan kita untuk saling menasehati untuk kebenaran dan saling menasehati untuk kesabaran ( QS. 103:3), tapi tentunya nasehat itu harus dengan cara yang baik agar tidak menimbulkan keburukan.


    Marilah kita bersama-sama untuk menjadi pribadi yang unggul, belajar untuk mengkritik dan menjawab kritikan dengan lisan yang lembut, toh saya yakin pembaca blog ini mostly berpendidikan S2 (dalam dan luar negeri)dan banyak pembaca yang sudah aktif ikut Tarbiyah, Kajian atau belajar agama sendiri, sehingga kita nggak perlu memakai bahasanya preman pasar. (Maaf saya tidak mengatakan seseorang yang berkomentar disini memakai bahasa tersebut,ini hanya sekedar mengingatkan) karena dengan ucapan yang lembut justru akan didengarkan orang. Bahwa sifat Rosululloh tidak hanya Pemalu tapi juga bertutur kata dengan lemah lembut. Hayoooooooooooo siapa yang mau mengikuti Rosululloh dalam bertutur kata? ...

    ReplyDelete
  4. Assalamu'alaikum Wr. Wb.

    Kepada miss muslim di tempat.

    >>> Kutipan : Maaf Bu, saya kok ngga nyambung ya, ada masalah apa ya? (muslim).

    Jadi begini miss muslim, pada dasarnya anda benar bahwa berdasarkan SOP, policy, birokrasi/kebijakan atau apapun istilahya maka tidak ada kewajiban bagi pemerintah untuk mengumumkan ke publik mengenai pemakaian dana pemerintah. Dan saya jelas sekali tidak perlu meluruskan karena anda pasti jauh lebih paham bagaimana alur prosedur di instansi pemerintahan seperti itu.

    Masalahnya bagi saya dan mungkin bagi beberapa orang di negara ini, dengan kondisi bangsa yang masih sebegitu banyak orang lapar, balita kurang gizi yang jangankan minum susu bahkan beli teh pun orang tuanya tidak sanggup, anak-anak yang tidak sekolah karena lebih penting cari duit supaya tetap bisa makan, orang yg tidak punya rumah bahkan ada yg sampe harus tinggal serumah dgn kambing & sapinya, apakah masih wajar dan tidak berlebihan jika menteri dan pejabat yang diangkat sumpahnya untuk bekerja dengan orientasi terhadap pelayanan kepada masyarakat malahan bermewah-mewah dengan mobil seharga setinggi langit ???

    Apakah tidak ada pilihan mobil lain yang dianggap lebih manusiawi sesuai dengan kondisi bangsa secara umum ?????

    Saat ini Allah masih menganugerahi sekaligus menguji saya dan kita semua disini dengan kelapangan. Kita semua masih bisa memilih hari ini mau makan apa, besok mau pake baju yang mana, kerudung warna apa, dsb.
    Tapi sekaligus kalo kita semua masih bisa sadar se-sadar2nya dan mau melihat bahwa masih ada banyak orang lain yang rebutan makan karena depan mereka cuman tersedia satu piring nasi, masih ada anak kecil yang merelakan tubuhnya menggigil kedinginan hanya karena mengejar uang seribu dua ribu rupiah dengan menjadi ojeg payung dan berbagai macam kondisi memprihatinkan dan menyedihkan lainnya.
    MISS MUSLIM, SERIBU DUA RIBU RUPIAH yang mereka cari !!!
    Uang yang mungkin ngga seberapa bagi kita semua yang mondar mandir di blog ini.
    Sementara di jalanan di samping anak kecil ojeg payung atau pemulung mungkin ada Toyota Crown Royal Saloon hilir mudik dengan orang-orang di dalamnya yang sudah disumpah untuk membantu mereka, memberikan layanan yang baik kepada mereka.

    Masih ngga nyambungkah anda, kalo saya jadi pengen tahu siapa orang-orang yang begitu tega membuat keputusan seperti itu ???

    Masih ngga nyambungkah anda, kalo saya sebegitu mau tahu apa alasannya sampe pada keputusan seperti itu di tengah kemurungan dan penderitaan sebagian besar rakyat bangsa ini ???

    Masih ngga nyambungkah anda, kalo saya menyatakan mereka benar-benar tidak tahu malu menggunakan uang rakyat untuk sesuatu yang manfaatnya bukan untuk kesejahteraan rakyat dan tidak peduli bahwa hal itu akan melukai hati rakyat ???

    Memilih Toyota Crown Royal Saloon yang bahkan jauh lebih mahal dari mobil dinas seorang kaisar Jepang, lebih mahal dari mobil dinas Perdana Menteri Inggris, bahkan lebih mahal dari mobil dinas Perdana Menteri Malaysia.

    Siapa yang lebih sejahtera Indonesia atau Jepang ?
    Siapa yang lebih tinggi pendapatan per kapita penduduknya, Indonesia atau Malaysia ?
    Siapa yang lebih mahal mobil dinas para menteri & pejabatnya ??????????????????

    Anda punya pendidikan akademik yang bagus.
    Anda rajin & aktif ikut kajian dan pengajian.
    Anda fasih membaca dan memahami kitab Allah.
    Semoga tidak sulit bagi anda untuk memahami hal sangat sederhana yang saya pikirkan ini. Tetapi kalopun tidak maka tidak ada kewajiban untuk itu.
    Saya menuangkan komentar di blog ini, sama sekali tidak bertujuan untuk memaksa orang lain untuk sepaham dengan saya atau orang harus suka dengan apa yang saya suka ataupun membuat orang tidak suka dengan apa yang tidak saya sukai. Sama sekali bukan itu tujuan saya berkomentar disini. Siapa juga saya ini sampe punya keinginan seperti itu.

    ReplyDelete
  5. Lanjutan

    Sekarang saya balik tanya kepada anda sebagai sosok yang lebih paham pemerintahan, apakah ada aturan/policy tertulis dalam pemerintahan yang mengatur secara jelas bahwa untuk level seorang presiden seperti SBY bebas merdeka untuk menyampaikan kepada masyarakat (curhat) mengenai kegundahan dan kegalauan hatinya misalnya karena dia merasa ada pihak yang fitnah, menjatuhkan nama baik, kudeta, dan lain sebagainya.
    Saya rasa tidak ada aturan tertulisnya yang mengatur tentang itu.
    Tapi itu dilakukan oleh Mr. Presiden lebih dari sekali dalam berbagai kesempatan.

    Kalo seorang se-level presiden saja bisa bebas curhat ember ke-mana2 untuk hal yang sangat sentimentil seperti itu, nah sekarang apakah terdengar sangat aneh bagi anda kalo saya dan mungkin ada orang lain lagi sebagai bagian dari rakyat jelata bangsa ini menjadi heran kenapa tidak ada yang berbicara dan menjelaskan siapa orang yang tega mengadakan dan memutuskan mobil mewah bagi para menteri dan pejabat hanya untuk wara wiri di Jakarta ???
    Padahal sudah jelas, itu menjadi berita yang kontroversial dan menjadi pembicaraan.

    Mungkin anda bukan bagian dari rakyat jelata itu ya sehingga anda merasa tidak perlu mengetahui hal tersebut.

    Hanya saja bahkan seorang BULE yang jelas-jelas bukan bagian asli dari bangsa ini bisa memiliki pertanyaan "siapa orang yang membuat keputusan seperti itu."
    Orang bule yang secara legal formal bukan warga negara bangsa ini dan jelas bukan orang yang seharusnya merasa se-nasib se-penderitaan dengan mayoritas orang yang susah hidupnya disini.

    >>> Kutipan : Terus yang dimaksud dengan Pengecut dan tidak punya harga diri dan rasa malu itu siapa? kok saya merinding membaca tulisan Anda pada bagian ini (muslim).

    Jangan suka terlalu banyak merinding. Nanti masuk angin.
    Kasian anda, nanti masuk angin dan jadi sakit hanya karena membaca komentar saya yang tidak bermutu ini ......hehehehe.

    Terimakasih untuk tambahan referensi hadits-haditsnya.
    Terimakasih pula untuk untaian nasehat anda mengenai berbagai hal termasuk pemanfaatan waktu di kantor dan sebagainya.
    Semoga hal ini membuat saya dan mungkin pembaca lain juga menjadi semakin instropeksi terhadap diri sendiri dan bukannya hanya bisa dan sanggup mengangkat telunjuk kepada orang lain tanpa ingat sama sekali bahwa ada 4 jari yang menunjuk kepada diri sendiri. Insya Allah.

    Sedikit surprise saja membaca uraian anda tersebut karena saya dulunya sempat dibuat-buat terheran-heran dengan kondisi instansi tempat anda bekerja mengingat frekuensi keaktifan dan kehadiran anda di blog ini yang sangat tinggi. Di satu sisi dalam berbagai kesempatan yang saya baca, anda sering menyatakan betapa overloadnya department tempat anda bekerja. Tapi faktanya, anda punya kesempatan yang sangat tinggi untuk berkunjung bahkan chating di blog ini pada jam2 kerja.
    Dan lebih dari sekali saat sempat berkunjung dan membaca isi blog ini, saya malah melihat anda yang sibuk mencari-cari dan mengajak orang lain untuk chatting.
    Fakta yang sedikit aneh dan tidak sinkron.
    Lain padang lain belalang. Lain lubuk lain ikannya. Mungkin definisi kita tentang overload pekerjaan memang berbeda.
    Semoga sukses dengan karir anda dan bisa segera promosi naik grade, mungkin kalo di tempat anda istilahnya naik eselon kali ya.

    Kepada Gene, selaku pemilik dan penguasa tunggal blog ini.
    Dengan segenap kerendahan dan kelapangan hati, saya persilakan anda untuk men-delete abis segenap komentar saya jika sekiranya ada yang dinilai tidak sopan yang dianggap menghina ataupun menghujat orang lain.
    Kebetulan saya bukan tipe sensitif dan melankolis yang akan murung gelisah atau bahkan menangis ter-kejer2 seperti anak kecil yang direnggut mainannya hanya karena terjadi sesuatu dengan komentar-komentar atas ID saya di blog ini.... hahahaha.
    Hhhhmmm ... terlalu sepele dibanding masalah lain yang saya hadapi di dunia dan alam semesta ciptaan Allah SWT ini.

    Terimakasih semua.

    Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

    ReplyDelete
  6. Pemberian mobil seharga 1,3M di tengah situasi ekonomi yang seperti ini memang ter..la..lu..
    Pada saat pertama mendengar kabar itu memang secara otomatis dan spontan terbesit rasa ingin tau di hati saya, siapakah gerangan yang sudah membuat keputusan itu ...

    ReplyDelete
  7. Assalamu'alaykum Warohmatullahiwabarokatuh.

    Sebenarnya mengenai tulisan rasa malu, saya tidak bertanya kepada siapapun, karena pertanyaan saya berupa pertanyaan retoris, jadi tidak memerlukan jawaban apapun dan dari siapapun.

    Pertanyaan retoris itu berkaitan dengan instropeksi, dan itulah awal ucapan kalimat saya ketika memulai membicarakan hadist tentang malu, dan tentunya itu saya tujukan untuk diri saya sebagai bahan untuk instropeksi.

    Semoga kita semua menjadi hamba yang tawadhu dalam segala hal, amin.

    Wassalamualaykum Warohamtullahiwabarokatuh

    ReplyDelete
  8. Assalamaulaikum wr wb

    Mas Gene dan kawan2 ku semua yg Inshaalah msh memiliki jiwa yg hanif.

    Sudah saya jabarkan jelaskan secara gamblang ke pada Mas Gene dan semuanya bahwa apa yg kita perdebatkan itu benar2 terjadi. Soo masih percaya dgn Demokrasi? Partai "Islam"? atau sistem Syariah?

    ya skrg Mas Gene baru melihat buruknya orang2 PK* atau mungkin bukan orang2 PK*nya tapi memang secara sistem mereka bisa berubah dr orang baik menjadi JAHAT.

    Thanks

    Wassalammualaikum wr wb

    Ardobinardi

    ReplyDelete
  9. ini yg pd ribut blm prnh ngerasain jd pejabat siiih..sekarang maen pinter2an bicara,mengkritik dll.klo kalian jd pejabat jg santai2 aj n nikmatin yg ada.. Soal msh bnyk rakyat yg miskin,ya qt bantu donk,carilah harta yg halal sebanyak mungkin,trus manfaatkan utk mereka.ga usah mengharap pemerintah,DPR,klo mnrt kalian ga bs dipercaya.intinya,siapapun yg kritis saat ini,klo jd pejabat kelak,pasti lupa sm janji.pengalaman membuktikan..BTW jd kalian rugi "heboh komen" plus ayat n hadis :).begtu doank ko repot..

    ReplyDelete
  10. Walikota New York masih naik Subway ke kantor setiap hari. Tidak ada yang minta Toyota Crown. Dan anggaran di sana untuk kota New York saja mungkin setara dengan bangsa Indonesia (asumsi saja). Berapapun anggaran NY, sudah jelas tinggi sekali. Dan Walikota (yang se-level dengan Gubenur DKI) masih naik subway, dan berdiri di samping warga kota yang lain.

    Sedangkan di Indonesia....

    ReplyDelete