Tuesday, February 02, 2010

Paloh Deklarasi Nasional Demokrat : "Ini Bukan Gerakan Politik"

Assalamu'alaikum wr.wb.,

Ini menarik. Kira-kira dilarikan ke mana ya? Kayanya ini awal dari pembentukan partai baru. Untuk tahun pertama, dilakukan konsolidasi dan perkembangan sebagai “organisasi sosial”. Mereka akan lakukan banyak kegiatan sosial dan berusaha membantu masyarakat.
Dalam waktu 1-2 tahun, mereka akan mengatakan, “Atas permintaan masyarakat, dan karena sedih melihat krisis politik di negara ini yang tidak pernah selesai, maka kami akan mendirikan partai politik baru bernama Partai Nasional Demokrat [atau nama yang mirip] untuk menampung aspirasi masyarakat. Blah blah blah.”

Lalu sebagian dari kaum elit dari Golkar dan Demokrat akan lari ke partai baru ini, dan mereka akan mulai berkompetisi dalam semua pilkada dan pemilihan. Hmmmm….

Wassalamu'alaikum wr.wb.,
Gene

********

Paloh Deklarasi Nasional Demokrat : "Ini Bukan Gerakan Politik"

Senin, 1 Februari 2010, 06:01 WIB
Siswanto, Bayu Galih
VIVAnews - Mantan Ketua Dewan Penasihat Partai Golkar Surya Paloh akan mendeklarasikan Nasional Demokrat bersama sejumlah tokoh nasional, Senin 1 Februari 2010. Sejumlah tokoh politik akan ikut menjadi deklarator. Tokoh nasional yang akan ikut jadi deklarator antara lain Sultan Hamengkubuwono X, Budiman Sudjatmiko, Samsul Mu'arif, Khofifah Indar Parawansa, Siswono Yudohusodo, Anies Baswedan, dan Poempida Hidayatullah.

Namun Poempida mengatakan ini merupakan gerakan sosial akibat kekosongan di ruang publik yang memerlukan perhatian. Kekosongan ini terjadi akibat peran pemerintah yang minim. "Masalah seperti Mbok Minah, Prita, merupakan contoh selama ini masyarakat berusaha menyelesaikan masalahnya sendiri. Tidak ada advokasi terhadap kaum yang dizholimi karena peran pemerintah minim," kata Poempida semalam.

Rencananya, Nasional Demokrat akan bergerak di bidang sosial kemasyarakatan dan advokasi. "Ingin melakukan gerakan yang konkrit, lah," ujar Poempida. Poempida juga menambahkan kemungkinan besar Surya Paloh yang akan menjadi Ketua Umum Nasional Demokrat. "Saya kira tidak ada yang keberatan dengan itu," katanya.

Namun Nasional Demokrat belum memiliki kepengurusan secara nyata. "Kalau baru dideklarasikan tiba-tiba ada pengurus kan juga aneh. Nanti akan ada rapat pleno lagi untuk membentuk pengurus secara permanen," kata dia. Walau diisi sejumlah politisi dan tokoh nasional yang selama ini dikenal kritis terhadap Pemerintah, Poempida membantah kalau Nasional Demokrasi merupakan gerakan politik.

"Ini bukan gerakan politik yang ingin melawan pemerintah. Tapi semangatnya sosial yang menjunjung tinggi nilai nasionalisme," kata Poempida.

Sumber: vivanews.com

No comments:

Post a Comment