Sunday, June 27, 2010

KPAI: 33 Anak Diperkosa Gara-gara Video Porno Ariel

Ini benar nggak ya? Masa cuma satu video bisa berdampak begitu luas? Emang anak yang melakukan pemerkosaan itu baru pertama kali melihat video porno, dan satu-satunya yang pernah dilihat si Ariel ini?
Hmmm….!

KPAI: 33 Anak Diperkosa Gara-gara Video Porno Ariel

Kamis, 24/06/2010 18:58 WIB
Aprizal Rahmatullah – detikNews
Jakarta - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menilai peredaran video porno artis memberikan dampak negatif sangat besar. Puluhan anak diperkosa gara-gara pelaku terpengaruh video porno artis.

"Dari tanggal 14 Juni-23 Juni KPAI terima laporan 33 anak diperkosa umur antara 4-12 tahun," ujar Ketua KPAI Hadi Supeno kepada wartawan di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Kamis (24/6/2010). Menurut Hadi, video porno Ariel benar-benar sangat berdampak buruk bagi anak-anak. Sebab, kalangan muda, pelajar begitu mengidolakan artis tersebut.

"Sesuatu yang dikagumi akan daya tarik," imbuhnya. Hadi menjelaskan, jumlah korban perkosaan terhadap anak-anak pasca keluarnya video porno Ariel begitu memprihatinkan. Para pelaku mengaku sebelum memperkosa, mereka menonton video Ariel.

"Yang melakukan 16-18 tahun. Seluruh pelaku yang tertangkap polisi mengaku terangsang setelah menyaksikan tayangan seks Ariel," ungkapnya.  (ape/nwk)


Sumber: detiknews.com

14 comments:

  1. Teman saya mengatakan via email, Kenapa Ariel bisa langsung ditangkap, padahal Yahya Zaini dan Maria Eva tidak pernah ditangkap?

    Hmmmmm.... Benar juga ya!

    Selain itu, juga benar bahwa sebelum kasus Ariel ini ada banyak sekali pemerkosaan tetapi media tidak mengekspose, karena mereka selalu sibuk komentari kasus Century, Susno, Anggoda, Bibit-Chandra, Lapindo (ehh, nggak ya!), dan berbagai macam kasus lain.

    Sekarang semua kasus itu dilupakan, terutama Susno dan Century, dan hanya Ariel-Luna yang boleh dibicarakan terus2an setiap hari, sampai Menteri dan Presiden juga ikut berkomentar (kaya tidak ada pekerjaan yang lebih utama).

    Sayang sekali...

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  3. """""""hanya Ariel-Luna yang boleh dibicarakan terus2an setiap hari, sampai Menteri dan Presiden juga ikut berkomentar (kaya tidak ada pekerjaan yang lebih utama.""""""""

    He..he kritis juga pak guru ini.
    Aku jadi ingat ucapan seorang ustadz yang mengatakan bahwa manusia itu cenderung kepada syahwat dan subkhat. Makanya ngga heran kalau berita skandal video porno itu dibicarakan oleh banyak orang.

    Hmmm dasyat memang pemberitaan skandal video porno, bahkan ME diundang jadi tamu, duduk bersama dengan seorang menteri di salah satu stasiun TV.

    Masya Allah apa yang sedang terjadi dinegeri yang penduduk muslimnya mayoritas ini, kenapa keberkahan Allah Ta'ala tak juga turun????????????????????????

    ReplyDelete
  4. No comment .... soalny saya juga nonton ...hehe maklum anak muda .... but Sumpah serapah aku ikut menghujat mereka ... tak sudi aku punya negara yg penduduknya suka melakukan Visum alias Video Mesum. Cuih Artis pada nebeng keren dukung2an, kayaknya emang dunia mereka seperti itu kali, jadi takut ketahuan dibongkar semua jd pada ayo dukung temen2 kita sesama artis, biar nanti kita juga ga dibongkar aib kita, biar ini jadi hal yg biasa dan lumrah....ah tak taulah beta...emang dunia ini sudah semakin rapuh menanggung dosa2 manusia yg melampaui batas.

    ardo

    ReplyDelete
  5. ....kenapa keberkahan Allah Ta'ala tak juga turun ??????????

    Mungkin ini jawabannya:

    96. Jika sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, PASTILAH Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.

    (QS. Al Araf 7.96)

    ReplyDelete
  6. Setuju Om, Janji Allah Subhanahuwata'la itu pasti, laksana terbitnya matahari dari ufuk timur. ( Kalau dari ufuk Barat namanya Kiamat Besar).

    Kalau penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqa, mereka juga akan diberi pemimpin yang beriman dan bertaqwa.

    Kapankan masa itu tiba?

    ReplyDelete
  7. Kapan masa itu tiba?

    Setelah pemilu tahun 2014 ketika partainya Mbak Tara dan Mas Forlan menang.

    hehehe mungkin penduduk indonesia akan jadi beriman dan menjadikan syariah Islam sebagai landasan hukum kita.

    atau mungkin kebalikannya, semua orang akan ikut2an life stylenya mengikuti ariel, luna dan cut tari, soalnya Partainya Mbak Tara dengan tangan terbuka menerima mereka semua.

    yah dunia2, sudah rapuh mungkin, beban dosanya terlalu berat.


    ardobinardi

    ReplyDelete
  8. @arief: " Cintailah orang yang engkau cintai sewajarnya, karena siapa tahu ia akan menjadi musuhmu di lain waktu, dan bencilah musuhmu itu sewajarnya, karena siapa tahu dia menjadi sahabatmu di lain waktu "

    Berbeda pemikiran atau pendapat ya silahkan saja, dinegara ini bebas kok mencela-cela..orang, iya toh,?? tapi rasanya sebagai seorang muslim, menjaga lisan itu lebih baik.Bisa jadi komentar pedas dan ketidaksukaan kamu itu menyinggung perasaan orang lain.

    "kata -kata atau tulisan, bisa menggambarkan karakter pribadi seseorang juga" Seperti apa anda ya tergambar dari gimana cara berpikir anda..,

    >>>Ga ada manusia sempurna di dunia ini, Alloh saja maha Pemaaf, Ketidaksukaan kita terhadap perilaku 'mereka' jangan sampai menjerumuskan kita pula pada dosa.
    >>>saya sih berharap, selagi masih ada umur dan kesempatan, semoga Alloh Membukakan pintu Taubat terhadap mereka yang telah 'berbuat' salah. Tidak ada kata terlambat.
    >>Selalu ada hikmah disetiap Musibah, Mungkin dengan skandal memalukan ini, 'puncak gunung Es' tentang kebobrokan Moral itu terkuak dengan sebenar benarnya,menjadi ladang untuk introspeksi diri, membangun generasi bangsa kedepan bagaimana dll..,
    Alloh Mungkin juga 'sayang' kepada 3 pelaku itu, Kalau saja tidak terbongkar, mereka tetap dalam kubangan zina dan dosa, Alloh Memberikan kesempatan, selagi mereka masih hidup, untuk mengetuk pintu TobatNya.

    salam

    ReplyDelete
  9. Hehe Mbak Rahma terimaksih diingatkan. But i just wanna say this is me! Saya memiliki karakter tegas menyatakan pendapat, tidak suka berbasa basi, dan menekankan langsung pada arah pembicaraan. Tapi yakinlah bahwa Inshaallah saya adalah bukan tipe orang pembenci, semua berjalan apa adanya. Semua komentar saya silahkan ditanggapi dgn apapun yg menurut temen2 bener dan baik. Yang baik silahkan diambil dan yg jelek silahkan di buang. Yang merasa tersinggung ya saya mohon maaf, klo singgungan saya kasar ya silahkan ditanggapi dgn halus dan baik, klo singgungan saya salah ya silahkan dibetulkan, klo singgungan saya bener ya silahkan temen2 lebih dewasa mengambil kebenaran. Kalau salah itu datangnya dari saya pribadi dan kebenaran itu datangnya dari Allah SWT.

    hehe piss ya!

    wassalam

    ardobinardi

    ReplyDelete
  10. Seharusnya selain hukuman pidana pelaku maksiat apalagi public figur yang dijadikan contoh hidup sekian juta remaja, harus mendapat sanksi sosial yang berat dari masyarakat, lihat saja AA Gym yang sudah banyak memberi kontribusi bagi umat, hanya karena poligami dan menikah sah diberikan sanksi yang begitu berat dan diboikot oleh media sedemikian rupa, hingga tak lagi dipercaya dan tak lagi didengar kata2nya.

    Inilah hebatnya media, bisa membentuk opini bagi masyarakat, yang salah jadi benar, yang benar jadi salah.Yang menikah sah seakan2sudah melakukan sebuah kejahatan yang tak terampuni, sedang pelaku zina tetap disanjung2 sebagai orang yang kena musibah karena melakukan suatu hal yg merupakan hak asasi manusia (katanya...)

    ReplyDelete
  11. Seharusnya selain hukuman pidana pelaku maksiat apalagi public figur yang dijadikan contoh hidup sekian juta remaja, harus mendapat sanksi sosial yang berat dari masyarakat, lihat saja AA Gym yang sudah banyak memberi kontribusi bagi umat, hanya karena poligami dan menikah sah diberikan sanksi yang begitu berat dan diboikot oleh media sedemikian rupa, hingga tak lagi dipercaya dan tak lagi didengar kata2nya.

    Inilah hebatnya media, bisa membentuk opini bagi masyarakat, yang salah jadi benar, yang benar jadi salah.Yang menikah sah seakan2sudah melakukan sebuah kejahatan yang tak terampuni, sedang pelaku zina tetap disanjung2 sebagai orang yang kena musibah karena melakukan suatu hal yg merupakan hak asasi manusia (katanya...)

    ReplyDelete
  12. Mungkinkah ada konspirasi terselubung untuk me-"legal"-kan gaya hidup ala "orang yang diduga mirip ariel-luna-tari" ???

    Mungkinkah ada rencana jahat "pihak tertentu" yang ingin membudayakan "bokep" di tanah air?

    Mengapa hampir semua media dan petinggi2 negara ini selalu menyebut "diduga mirip ariel" ???

    Apakah ada udang di balik batu ??

    Mengapa pula media dan ahli hukum semuanya seragam berpendapat bahwa "orang yg diduga mirip ariel" tersebut hanya membuat bokep untuk kepentingan sendiri, padahal aktornya sendiri sampai sekarang masih tidak jelas karena baru "diduga mirip artis"????

    Mengapa jika kasus ini terjadi di luar negeri seperti amrik, HK, dll, maka artisnya akan minta maaf kepada publik, sedangkan di indo malah mencari celah hukum dan celah kebodohan umat?

    Mengapa umat sangat tidak berdaya dan hanya menjadi obyek konspirasi "pihak tertetentu" terkait kasus ini??

    Mungkinkah artis terkait malah bertambah tenar setelah kasus ini???

    Bingung kan??????

    ReplyDelete
  13. Bingung? Tanya Kenapa!

    Tanyakan saja rumput yang bergoyang!

    Bingung Bingung tuk memikirnya....

    ReplyDelete
  14. Tampaknya ummat lebih siap menerima keburukan yang terprogram daripada kebaikan yang terpecah belah.

    ReplyDelete