Sunday, July 25, 2010

Mensos Telah Kunjungi Keluarga Basir, Anak 11 Tahun Yang Bunuh Diri Di Ps Minggu

Assalamu'alaikum wr.wb.,

Teman saya kirim pesan lewat email. Katanya, Mensos telah kunjungi keluarga Basir, anak 11 tahun yang bunuh diri di Ps Minggu kemarin. Alhamdulillah.

Ini pesannya:
********
Tolong sampaikan ke Gene Netto: Tengah malam ini (Sabtu kemarin) Mensos tengok Ibu Sri Sariah, ortu Basir (11 th) yg meninggal di terminal pasar minggu. Kemensos berdayakan keluarga agar anak terlindungi.

Ibu Sariah penjual kopi + mie instan, suaminya pedagang ikan. Kemensos beri tambahan modal agar anaknya bisa sekolah + berkembang maju. Ini kunjungn lapangan mendadak, malam mingguan bersama anak jalanan.

Sapto
Staf Ahli Mensos
*********

Saya carikan berita ini online, dan hanya ketemu ini:

Mensos ingatkan LSM dan pekerja sosial proaktif ke bawah
http://www.primaironline.com/berita/sosial/mensos-ingatkan-lsm-dan-pekerja-sosial-proaktif-ke-bawah
  
Di situs media besar, seperti Kompas, Republika, detik.com tidak ada berita sama sekali. (Saya cari dengan kata kunci Mensos + Pasar Minggu, dan yang lain.)

Sayangnya tindakan baik ini dari pemerintah tidak diikuti oleh media massa. Kenapa ya? Apakah karena berita Mensos kunjungi keluarga anak yang bunuh diri bukan berita yang heboh? Apalagi dilaksanakan seminggu sesudahnya.
Walaupun ini suatu tindakan yang baik sekali dari pemerintah, saya kira akan dapat tanggapan yang lebih besar dari media massa kalau kunjungan Pak Mensos dilakukan pada hari anak itu bunuh diri (atau besok harinya). Karena sudah lewat satu minggu, mungkin media sudah tidak mau peduli lagi. (Masih ada berita film porno yang heboh!)

Insya Allah kalau ada kejadian buruk seperti ini lagi, pemerintah akan bertindak lebhi cepat, dan tindakan cepat itu insya Allah akan memancing perhatian dari media massa dan masyarakat juga.

Wassalamu'alaikum wr.wb.,
Gene

2 comments:

  1. ALHAMDULILLAH...

    Good Job, Gene :-)
    Besok kalo kaya (Insya Allah... Amin) & ada kelebihan dana segar & ada keinginan ke sana, buat perusahaan media yang syar'i dan mengangkat soalan rakyat kecil.

    Bikinlah usaha media yang cerdas yang tidak menampilkan berita basi yang tidak ada manfaatnya (yang penting meningkatkan omzet).

    Akhir kata, makasih makasih atas segenap usaha & jerih payahnya untuk bangsa ini.
    Cool !!! Keren.

    Wassalam.

    ReplyDelete
  2. seperti tidak tahu saja kalau media lebih suka mengekspos berita yang kontroversial daripada berita yang baik,lebih menjual.Kalau tidak ada teman yang email bararti kita selamanya berprasangka buruk bahwa tidak ada orang yang peduli pada kasus itu.

    kalau pemerintah juga tidak peduli pada kasus zina para artis lalu polisi juga masa bodoh dan mereka dengan bangganya terus berbuat seperti itu dan diikuti oleh para pengikutnya,apa hal seperti itu yang diharapkan?

    ReplyDelete