Sunday, May 30, 2010

Pengakuan Guru Tentang Ujian Nasional

Assalamu'alaikum wr.wb.,
Ini sebuah email dari seorang guru yang dikirim kepada saya. Saya dapat izin untuk membagikan dengan teman2 yang lain, dan sengaja tidak menyebut nama sang guru yang lapor. (Supaya tidak ditangkap seperti Susno!)
Silahkan membaca.
Wassalamu'alaikum wr.wb.,
Gene

********

Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

Pak Gene, membaca dan menyimak tulisan Bapak tentang "Ini Saatnya Mengubah Peran Guru Dalam Pendidikan Nasional", saya merasa perlu untuk memberikan komentar. Komentar yang saya tulis adalah lebih bersifat pengalaman pribadi.

Saya adalah seorang guru SMK & SMA yang sudah mengajar selama 15 tahun dengan status guru honor lepas. Selama 15 tahun saya mengajar tidak pernah diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) karena sistem pengangkatan PNS yang diperjual-belikan. Sedangkan saya tidak tertarik dengan cara seperti itu. Saya lebih bangga menjadi guru Sa'i (guru ke sana ke mari/mengajar dari sekolah yang satu ke sekolah yang lain), tetapi dengan cara yang "Fair".

Tuesday, May 25, 2010

Pergi ke Australia Untuk 3 Minggu

Assalamu'alaikum wr.wb.,

Teman-teman, insya Allah saya akan pergi ke Australia untuk 2-3 minggu. Ibu saya di sana kena kanker usus, dan harus menjalankan operasi pada tanggal 7 Juni nanti untuk angkat tumor dari usus bawah. Dia sudah menjalankan chemotherapy selama 1 bulan, dan kata kakak menjadi kurus sekali sekarang.

Tadi saya sudah pesan tiket, dan insya Allah akan berangkat ke Australia pada hari Rabu tanggal 2 Juni, minggu depan. Insya Allah bisa kembali ke Jakarta pada akhir Juni, untuk teruskan semua aktivitas di sini. Saya tunggu hasil operasi dulu, dan setelah itu baru bisa tahu kapan kembali ke sini, tergantung kondisi Ibu.

Monday, May 24, 2010

Ruang Kosong di SDN RSBI

(Email dari seorang bapak tentang sekolah anaknya)

Sabtu pagi tadi, Adam, (6), anakku, begitu girang. "Enak ya, ruangannya ber-AC," katanya nyengir. Ya, ruang kelas 1 SDN 11 Kebun Jeruk Jakarta Barat itu memang adem. Terdengar musik dalam bahasa bule. Gambar warna warni. Juga hasil karya siswa. Beberapa puisi ditulis dalam bahasa Ratu Elizabeth.

Sejurus kemudian, Adam kembali berkomentar. "Ada internetnya Yah," Adam makin heroik. Sambil menyusuri jalanan, Adam kembali berceloteh. "Jadi, Adam tidak akan ganggu laptop ayah lagi. Adam bisa main game sepuasnya di sekolah. Adam juga bisa kirim email ke ayah," katanya. Aku nyaris tersedak mendengar kalimat-kalimat kecilnya ini. Kutahan air mataku agar tak jatuh.

Ibas Jadi Sekjen PD karena Warisi Bakat Politik SBY

Kok cuma Sekjen? Kenapa tidak langsung Ketua Umum dan calon Presiden dari sekarang saja, biar lebih jelas!?!? Hahaha…..
Welcome to Indonesian politics.

Ibas Jadi Sekjen PD karena Warisi Bakat Politik SBY

Minggu, 23/05/2010 23:15 WIB
Elvan Dany Sutrisno – detikNews
Bandung - Siang tadi kubu Anas Urbaningrum menjanjikan posisi Sekjen Partai Demokrat untuk Edhi Baskoro jika Anas sukses menjadi Ketum PD. Kubu Anas menepati janjinya, Ibas diusulkan menjadi Sekjen PD.

"Inginnya kita tetapkan Ibas sebagai Sekjen," kata ketua tim sukses Anas Urbaningrum, Ahmad Mubarok kepada wartawan di lokasi Kongres II PD di Hotel Mason Pine, Bandung, Minggu (23/5/2010). Menurut Mubarok, alasan mendorong Ibas menjadi Sekjen adalah untuk mengoptimalkan bakat kepemimpinan Ibas. Mubarok yakin Ibas mewarisi kepemimpinan SBY.

Thursday, May 20, 2010

Sehari-hari Ida Tidur di Kandang Kambing

Negara yang luar biasa! Coba bayangkan kalau Ibu anda harus tidur di sini…

Sehari-hari Ida Tidur di Kandang Kambing

Menanti Keadilan
Selasa, 18 Mei 2010 | 10:21 WIB
TANGERANG, KOMPAS.com — Nasib Ida (72) sungguh memprihatinkan. Di usia senja, hidupnya justru makin pedih. Ibu tiga anak itu adalah salah satu korban kebijakan Pemerintah Kota Tangerang. Nenek beberapa cucu itu kini terpaksa harus tidur di kandang kambing karena rumah gubuknya sudah rata dengan tanah, dibuldoser Pemkot Tangerang dua pekan setelah Lebaran 2009.

"Saya memang bukan orang asli Tangerang. Saya dari Pemalang, tapi saya tinggal di Kampung Sewan Bedeng ini sejak tahun 1975 sewaktu masih hutan," ucap Ida ketika ditemui, Senin (17/5/2010). Ida tercatat sebagai warga Kampung Sewan Bedeng, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari. Dia digusur karena tinggal di bantaran Sungai Cisadane. Nasib Ida tiba-tiba menjadi sorotan seiring dengan rencana penggusuran warga China Benteng di Kampung Tangga Asam, Lebakwangi, dan Kokun.

Tuesday, May 18, 2010

Mencari investasi 1,7 milyar untuk beli gabah

Assalamu'alaikum wr.wb.,

Teman saya Lukman mencari investor yang mau pinjamkan investasi 1,7 milyar rupiah untuk beli gabah. Gabah tersebut akan dikelola oleh Jaringan Pesantren Nusantara dan dijual. (Jadi ini program untuk membantu kesejahteraan pesantren).

Insya Allah akan balik modal dalam waktu 1 s/d 1,5 tahun, dengan bagi hasil sekitar 12-15%.

Kalau anda kenal seorang investor yang mungkin tertarik untuk membantu pesantren dengan investasi bisnis, silahkan langsung hubungi M. Lukman di: lukmanfiza [at] gmail.com untuk keterangan lebih lanjut.

Terima kasih.

Wassalamu'alaikum wr.wb.,
Gene

Sunday, May 16, 2010

Susno Bantah Akan Bongkar Kasus DPT & IT KPU Saat Pilpres 2009

Assalamu'alaikum wr.wb.,

Setelah membaca ini, saya hanya lihat tiga kemungkinan:

A)    Tidak ada manipulasi terhadap DPT dan data di KPU (supaya Demokrat menang) saat Pilpres 2009. Atau,
B)    Memang ada manipulasi terhadap DPT dan data di KPU, tetapi Susno tidak memiliki cukup banyak bukti tentang kasus itu sehingga dia merasa tidak sanggup membongkarnya. Atau,
C)    Memang ada manipulasi terhadap DPT dan data di KPU, tetapi Susno TIDAK MAU dibunuh seperti Munir, atau dipenjarakan seperti Antasari Azhar kalau kasus itu diungkapkan kepada publik.

Yang mana ya….?

Wassalamu'alaikum wr.wb.,
Mr Anonymous (yang tidak mau ditahan seperti Susno, atau dipenjarakan seperti Antasari, atau dibunuh seperti Munir. Hehe)

********

Susno Bantah Akan Bongkar Kasus DPT & IT KPU Saat Pilpres 2009

Minggu, 16/05/2010 20:10 WIB
Irwan Nugroho - detikNews
Jakarta - Komjen Susno Duadji membantah akan membongkar kasus manipulasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) serta dugaan korupsi pengadaan perangkat informasi teknologi di Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam Pilpres 2009 lalu. Susno tidak ingin menambah masalah.

Seminar & Diskusi untuk Guru

Dalam rangka Program Pelatihan Guru dari Ikatan Guru Indonesia (IGI)

Menjawab empat pertanyaan:

Jam 8.00-12.00

·    Apa Itu Sekolah?
·    Apa Itu Guru?
·    Apa Itu Murid?
·    Apa Itu Pendidikan?

Jam 13.00-15.00

·    Praktek atas apa yang dipelajari di waktu pagi.
·    Diskusi terbuka.
·    Sesi tanya jawab.

Wednesday, May 12, 2010

Semangat Para Guru Indonesia

Assalamu'alaikum wr.wb.,

Kemarin saya ketik email berjudul Ini Saatnya Untuk Mengubah Peran Guru Dalam Pendidikan Nasional. Email itu dibuat dengan niat memberikan semangat dan motivasi terhadap para guru supaya mereka bisa sadar bahwa mereka memiliki kemampuan yang besar untuk memperbaiki sistem pendidikan di sini secara nasional.

Saya kirim ke milis SD-Islam dan Klub Guru Indonesia, dan juga kepada semua teman saya kemarin.

Pada hari ini, ada 24 email baru di milis SD-Islam. Tidak ada satupun yang memberikan tanggapan terhadap email saya.
Ada 46 email baru di milis Klub Guru Indonesia. Tidak ada satupun yang memberikan tanggapan terhadap email saya.

Di milis SD-Islam, yang paling ramai dibicarakan adalah topik:
Nyata: Memotong Besi Dengan Air, Sebuah Teknologi Mahacanggih.... (10 email).

Dan di milis Klub Guru Indonesia, yang paling ramai dibicarakan adalah topik:
Demo PGRI (12 email), yang membahas baik-buruknya PGRI melakukan demo. Dan juga 62,7 Persen Remaja Indonesia Pernah ML (9 email).

Hari ini, saya pulang setelah maghrib dan saya kira akan ada banyak balasan terhadap tulisan saya, baik yang pro, maupun kontra, tetapi minimal ada semangat untuk membahas bagaimana guru bisa mengambil langkah dan peran yang besar dalam memperbaiki bangsa ini lewat pendidikan. Ternyata, tanggapan terhadap Ini Saatnya Untuk Mengubah Peran Guru Dalam Pendidikan Nasional = 0 email.

Mohon maaf kalau saya merasa sedih dan kurang bersemangat lagi untuk membantu para guru di sini. Untuk membangkitkan semangat para guru Indonesia mungkin membutuhkan tenaga sekuat bom nuklir, baru mereka akan melek.

Wassalamu'alaikum wr.wb.,
Gene

Tuesday, May 11, 2010

Ini Saatnya Untuk Mengubah Peran Guru Dalam Pendidikan Nasional

[Tulisan ini untuk membalas komentar di milis pendidikan, berkaitan dengan tulisan: Lulus Ujian Nasional? Kenapa Menjadi Bahagia #2]


 
**** Saya juga termasuk yang bingung. Bingungnya gini, kalau lulus 100 persen tidak pantas berbahagia,  apakah itu berarti kalau tidak ada yang lulus kita harus berbahagia ? Kalau jawabannya juga tidak, lalu kapan kita harus merasa berhasil dan berbahagia?


Pak, yang saya bicarakan adalah sikap kita terhadap sesuatu yang buruk.
Murid lulus ujian 100% dan itu hasil dari usaha mereka. Bukan dari kecurangan. Lalu kita bersyukur? Yang saya pertanyakan adalah apakah pantas kita sebagai guru bersykur dalam kondisi tersebut! Bukan karena melihat “mereka tidak curang” tetapi karena konsep ujian tersebut, yang kita yakini sangat buruk.

Sunday, May 09, 2010

Lulus Ujian Nasional? Kenapa Menjadi Bahagia #2

[membalas komentar dari teman di milis]

Assalamu'alaikum wr.wb.,

****Dulu waktu menjelang ujian nasional, saya tulis di milist ini untuk minta do'a kepada rekan - rekan guru milis, semoga anak - anak kami bisa berhasil mnyelesaikan UN ini dengan baik....Apakah ini salah pak....?

[gene] Tidak salah Pak. Insya Allah berdoa dengan niat baik akan selalu menjadi hal yang baik dan benar. Tetapi masalah yang saya lihat adalah apa yang kita doakan. Banyak sekali guru berdoa agar muridnya lulus UN. Tetapi berapa banyak guru berdoa agar UN (yang tidak adil) bisa dihilangkan? Kalau ada pilihan antara berdoa agar lulus, dan berdoa agar tidak perlu mengikuti tes itu, kenapa hanya doa pertama yang dilaksanakan oleh 2,7 juta guru dan bukan doa yang kedua yang diutamakan?

Friday, May 07, 2010

PPP: Target Golkar di Pansus Century untuk Lengserkan Sri Mulyani

Usul Kasus Century Ditutup
Jumat, 07/05/2010 15:41 WIB
Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Jakarta - Setelah PKS, giliran PPP mengecam rencana Golkar menutup kasus Century. PPP menegarai target Golkar dalam Pansus Century hanya untuk melengserkan Sri Mulyani. "Kalau Golkar bersikeras mempetieskan kasus Century, bisa ditengarai bahwa motivasinya dalam Pansus Century memang untuk melengserkan Sri Mulyani," kata Sekretaris FPPP DPR M. Romahurmuzy kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (7/5/2010).

Semua Murid Lulus Ujian Nasional? Kenapa Menjadi Bahagia?

Assalamu'alaikum wr.wb.,

Di milis pendidikan, ada seorang guru yang bersyukur bahwa semua murid di dalam sekolahnya telah lulus dari Ujian Nasional. Ini komentar saya. Semoga bermanfaat. - Gene
********
Seharusnya kita semua merasa sedih kalau 100% dari murid kita lulus Ujian Nasional!
Hasil itu menunjukkan bahwa 100% dari murid kita telah berhasil untuk nurut dengan guru, nurut dengan pemerintah, nurut dengan jawaban yang “benar”, tidak berani berfikir “di luar kotak”, tidak independen, tidak bisa kreatif dan tidak bersedia berbeda pendapat.

Itu hasil yang sebenarnya dari Ujian Nasional.

Kantin Kejujuran Bangkrut - Tanda Korupsi Dini

Assalamu'alaikum wr.wb.,

Ini masalah pendidikan. Sekolah buru2 membuka kantin kejujuran, tetapi mereka belum melatih anak2 sekolahnya untuk menjadi orang jujur. Mereka harus diajar dulu untuk menjadi orang jujur, dan kalau sudah, dan guru merasa yakin bahwa anaknya bisa jujur, baru dibuka kantinnya. Kalau asal buka kantin dulu, anak2 tidak belajar untuk menjadi jujur hanya karena disuruh begitu saja. Harus ada program pendidikan yang komprehensif.
Mungkin dibutuhkan program khusus yang bisa dibagikan ke sekolah2, yang bisa digunakan oleh guru untuk membina anak menjadi orang jujur.

Wassalamu'alaikum wr.wb.,
Gene

Thursday, May 06, 2010

Buat fans Sri Mulyani

Kalau merasa sebagai fans Sri Mulyani, dan tidak mau melihatnya diusir oleh SBY (sekarang diberitakan bahwa SBY menyuruh Ibu Sri mundur), silahkan bergabung dengan Facebook ini.

Gerakan 1.000.000 Facebooker agar SRI MULYANI TETAP MEMBANGUN INDONESIA

http://www.facebook.com/group.php?gid=119329838088655&v=info

(Tunggu saja persaingan antara semua partai politik dan juga para koruptor untuk mendapat Menteri Keuangan baru yang akan membela kepentingan mereka.)

Tuesday, May 04, 2010

Tukang Renovasi Dan Pekerjaan Umum Untuk Rumah

Assalamu'alaikum wr.wb.,
Bagi yang membutuhkan tukang renovasi untuk kerjaan umum di rumah, silahkan hubungi Pak Kasmin. (Biasanya dipanggil Mas Min)

Mas Min -  Hp 0815 135 96 830


Hal-hal yang bisa ditangani

Lowongan Kerja Lulusan Akuntansi (Minimal D3)

Assalamu'alaikum wr.wb.,

Dibutuhkan pria atau wanita lulusan akuntansi minimal D3 untuk bekerja di BMT Daarul Qur'an sebagai Assistant Manager dan back office.

Tolong kirim CV kepada: M. Lukman Mashyuri di email: lukmanfiza [at] gmail.com.

Atau kirim CV ke:

Monday, May 03, 2010

Bisnis Ujian Nasional

Assalamu'alaikum wr.wb.,

Beberapa hari yang lalu, saya bertemu dengan seorang teman lama. Dia pernah kerja untuk Kemendiknas (dulu dinamakan Depdiknas), jadi saat ketemu, kami membahas pendidikan karena kami berdua sangat peduli pada pendidikan di negara ini. Di depannya, saya mulai mengeluh tentang Ujian Nasional (UN) dan bertanya kenapa pemerintah harus mempertahankan ujian ini, padahal sangat buruk dan tidak adil terhadap anak bangsa yang belajar dalam kondisi yang tidak setara.

Dia langsung senyum. Dia bertanya apakah saya belum tahu? Itu hanya sebuah proyek, katanya.
Saya kaget. Proyek? Bagaimana caranya dijadikan proyek? Ini ujian sekolah, bukan jembatan antar pulau atau jalan tol.

Sunday, May 02, 2010

Tepuk Tangan Tingkatkan Kecerdasan Anak

Sabtu, 01/05/2010 07:50 WIB
Vera Farah Bararah - detikHealth

Jakarta, 'Kalau kau suka hati tepuk tangan... prok...prok' begitulah kadang-kadang gaya guru TK mengajarkan muridnya bermain sambil belajar. Selain menyenangkan, tepuk tangan juga bisa meningkatkan keterampikan motorik dan kognitif (kecerdasan) anak. Peneliti dari Ben-Gurion University of the Negev (BGU) melakukan studi pertama kali mengenai manfaat lagu yang dinyanyikan sambil bertepuk tangan.
Hasilnya, menunjukkan adanya hubungan langsung dengan peningkatan aktivitas dan keterampilan perkembangan yang penting pada anak-anak, remaja hingga mahasiswa perguruan tinggi.

Saturday, May 01, 2010

Anker Bir Setor Dividen Rp 35,5 Miliar ke Pemprov DKI

Assalamu'alaikum wr.wb.,

Kalau mau dapat pelayanan dari Pemprov DKI, jangan lupa untuk bersyukur pada Allah untuk teman2 non-Muslim dan orang asing yang minum bir dan menjadi mabuk terus. Alhamdulillah. Dan juga kepada teman2 Muslim yang berdosa dengan minum bir. Makin sering mereka mabuk, makin kaya Pemprov DKI. Gara-gara niat mereka untuk menjadi mabuk, anda bisa dapat pelayanan dari Pemprov DKI.

Kalau anda minum teh manis dan berusaha menjadi orang saleh, Pemprov DKI tidak dapat uang sama sekali. Tetapi kalau ada teman yang suka mabuk-mabukan dengan minum Angker Bir, maka hal itu berarti dia sedang membantu masyarakat dengan menambahkan pemasukan bagi Pemprov DKI.

Kebanyakan Gagal di Satu Mata Pelajaran

Senin, 26 April 2010 | 17:26 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Kebanyakan peserta ujian nasional (UN) SMA/MA yang mengulang tahun ini karena gagal mencapai nilai minimal kelulusan pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Biologi. Kepada siswa yang belum mampu memenuhi nilai minimal standar kelulusan UN itu dapat mengikuti UN ulangan yang digelar 10-14 Mei nanti.
Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh di Jakarta, Senin (26/4/2010), menjelaskan, siswa yang mengulang umumnya karena tidak lulus di satu mata pelajaran. "Sekitar 64 persen lebih itu, satu mata pelajaran yang tidak lulus," kata Nuh.

Berdasarkan data Pusat Penilaian Pendidikan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Nasional, dari total peserta UN SMA/MA 2010 sebanyak 1.522.162 siswa, terdapat 154.079 siswa yang mengulang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 99.433 siswa atau 64,5 persen mengulang satu mata pelajaran.

Nuh menambahkan, mata pelajaran yang diulang di antaranya adalah Matematika, Bahasa Indonesia, dan Biologi. Untuk itu, kepala sekolah, kepala dinas, dan siswa yang mengulang diminta untuk mempersiapkan diri menghadapi ujian ulangan.

Sumber: edukasi.kompas.com

Matematika Dapat 9,75, tapi Tak Lulus UN

Assalamu'alaikum wr.wb.,

Untung Einstein bukan orang Indonesia. Mungkin dia akan gagal dalam Ujian Nasional, kalau tidak lulus dari satu pelajaran yang lain, dan akan dicap sebagai “siswa gagal”.
Begitu hebatnya sistem pendidikan Indonesia. Harus pandai dalam semua bidang. Einstein belum tentu bisa lulus.
Kenapa tidak diusulkan ada semua anggota DPR wajib mengikuti UN pada saat yang sama dengan para siswa? Ditambah lagi dengan Presiden, semua menteri, semua pejabat dari semua departemen. Kalau ada yang tidak lulus, langsung dipecat.

Mendukung Boikot Ujian Nasional di Facebook

Assalamu'alaikum wr.wb.,

Buat yang punya facebook, tolong bergabung dan sebarkan link ini:

1 JUTA FACEBOOKER DORONG MENDIKNAS UNTUK MENGHAPUS UJIAN NASIONAL (UN)

http://www.facebook.com/group.php?v=wall&ref=search&gid=178280919610

Semoga tahun depan Ujian Nasional bisa dihilangkan, kalau orang tua dan guru berani untuk bersatu dan memboikot ujian buruk ini.

Wassalamu'alaikum wr.wb.,
Gene

Diduga Miliki Rekening Rp 95 M, Petinggi Polri Akan Dilaporkan ke Satgas

Sabtu, 01/05/2010 14:48 WIB
Indra Subagja - detikNews
Jakarta - Indonesian Corruption Watch (ICW) akan melaporkan dugaan kepemilikan rekening mencurigakan milik seorang petinggi Polri. ICW mendapatkan data petinggi Polri berpangkat jenderal bintang dua itu memiliki dana Rp 95 miliar.

"Rencananya minggu depan kita akan laporkan ke Satgas Pemberantasan Mafia Hukum," kata Divisi Investigasi ICW, Tama S Langkun saat berbincang di Jakarta, Sabtu (1/5/2010). Pembicaraan informal dengan Satgas pun sudah dilakukan. Namun ICW masih menyiapkan sejumlah data, sebelum resmi melakukan pelaporan. Sehingga inisial nama belum bisa disebutkan.

"Diduga dana itu kemungkinan dari perusahaan dan dari perorangan. Ini masih kita telusuri," terang. Dana itu, lanjut Tama disimpan jenderal bintang dua itu di dua rekening, di mana satu rekening Rp 47 miliar dan rekening yang lainnya Rp 48 miliar. "Kalau dari tanggal transaksi masuk. itu terjadi pada kisaran  2005-2008. Uang itu masuk ke rekening anaknya," terang Tama. (ndr/ken)

Sumber: detiknews.com