Tuesday, October 26, 2010

Menguat, Desakan Agar DPR ke Jepang Belajar Bunuh Diri

Hahahahhaa…. Lucu banget. Jangankan bunuh diri, merasa malu aja tidak, padahal sibuk habiskan uang rakyat dengan sekaligus tidak peduli terhadap nasib rakyat.

Menguat, Desakan Agar DPR ke Jepang Belajar Bunuh Diri

Sabtu, 23 Oktober 2010 , 16:56:00 WIB
Laporan: N. Julius Permana

RMOL. Yunani bukan merupakan negara yang tepat untuk dijadikan sebagai tujuan studi banding anggota Dewan Kehormatan DPR. Karena itu, penentuan Yunani sebagai negara yang akan dikunjungi sangat disayangkan.

"Studi banding itu sangat sayangakan, Yunani merupakan negara terkorup di Eropa tahun 2007. Bahkan, Indonesia itu lebih beradab ketimbang negara Yunani," ujar Koordinator Aksi Benteng Demokrasi Rakyat, Aci Lagoa,  di Bandara Soekarno Hatta Tangerang (Sabut, 23/10).

Aci mengatakan itu saat mereka hendak mencegah keberangkatan anggota BK DPR ke Yunani untuk berlajar soal etika  dan tata sidang sebeluma akhirnya mereka diusir Kepolisian.

Renovasi Rumah Dinas DPR Seperti Bangun Instalasi Nuklir

Selasa, 26/10/2010 12:46 WIB
Rachmadin Ismail - detikNews
Jakarta - Kurang transparannya renovasi rumah dinas DPR di Kalibata, Jakarta Selatan, juga membuat gerah anggota Dewan. Saking tertutupnya, renovasi seperti sedang membuat instalasi nuklir.  "Transparansinya yang kurang. Bahkan saya mau masuk aja susah, tertutup banget seperti bangun instalasi nuklir," ujar anggota Komisi III DPR Martin Hutabarat, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (26/10/2010). Martin mengaku pernah tinggal di rumah dinas tersebut 9 tahun sejak 1987. Dia melihat, banyak bagian bangunan yang sebetulnya tidak perlu direnovasi.

Selain itu, anggaran renovasi yang cukup besar juga akan membuat publik semakin curiga. Terlebih proses renovasinya terkesan ditutup-tutupi. "Mengapa itu ditutupi luar biasa. Dikandang dengan seng tinggi-tinggi. Anggota DPR saja nggak bisa masuk. Keanehan itu yang muncul," paparnya. Menurut dia, DPR harus jadi pelopor transparansi anggaran. Sebab selama ini Dewan dikenal sebagai pengawas anggaran dan menuntut pemerintah agar transparan. "DPR harus jadi contoh institusi lain. Jangan cuma bisa meminta orang transparan," tegasnya. "Orang curiga karena tidak transparan dan terkesan ditutupi," sambungnya.

Martin juga menyoroti soal kontraktor bangunan tersebut. Menurut dia, seharusnya tidak boleh ada penambahan anggaran atau subkontraktor lain dalam renovasi. "Mereka harus jelaskan. Supaya tidak timbul kecurigaan," tutupnya.  (mad/lrn)

Sumber: detiknews.com

Ditanya Soal Jakarta Semalam, Foke Cuma Senyum dan Lambaikan Tangan

Selasa, 26/10/2010 09:47 WIB
Fajar Pratama - detikNews
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo alias Foke menjadi sosok yang paling dipergunjingkan terkait Jakarta yang porak poranda semalam. Saat wartawan meminta komentarnya terkait 'tragedi' semalam, Foke cuma tersenyum dan melambaikan tangannya.

Peristiwa itu terjadi saat Foke hendak memasuki ruang kantornya di Balai Agung, kantor Pemprov DKI Jakarta, Selasa (26/10/2010) pukul 08.10 WIB.

"Mau tanya terkait banjir semalam, Pak," kata wartawan yang menunggunya sejak pagi.

Mendengar pertanyaan itu, anggota Dewan Pembina Partai Demokrat itu tidak menghentikan jalannya. Alih-alih menjawab pertanyaan, Foke malah berbalik melempar senyum dan melambaikan tangan. Foke yang mengenakan safari abu-abu itu bahkan tampak cool.

Tolak Rumah Dinas, Anggota DPR Diteriaki

Anggota Fraksi PKS Habib Nabil al Musawwa menolak menggunakan rumah dinas.
Selasa, 26 Oktober 2010, 12:26 WIB
VIVAnews - Tidak semua anggota DPR setuju dan mau menggunakan jatah rumah dinas yang disediakan dengan uang negara. Anggota Fraksi PKS Habib Nabil al Musawwa adalah salah satu anggota Dewan yang menolak menggunakan rumah dinas itu.

Penolakannya disampaikan lewat interupsi saat berlangsung sidang paripurna ke 11 di DPR RI. "Apa iya anggota DPR butuh rumah dinas?," ucap Nabil di forum sidang, Selasa 26 Oktober 2010.

Ia pun menawarkan solusi yang ternyata justru ditanggapi negatif anggota lain. "Kita itu, tanpa rumah dinas saja tetap akan bekerja. Kalau perlu, anggaran rumah dinas itu dialihkan saja untuk sekolah dasar, guru-guru. Kami tidak butuh itu," ujar Nabil.

Mendengar usulan Nabil, spontan saja anggota lainnya ribut. Suara bergumam terdengar dimana-mana. Paling kompak dan paling keras ketika Nabil mengatakan "Dialihkan saja untuk sekolah dasar atau guru" dan "Kami tidak butuh itu", mayoritas anggota DPR berteriak "huuuuuuu......."

Saat diteriaki, Nabil malah balik bertanya. "Kenapa harus menyoraki dan berteriak "huuuu...."
• VIVAnews

Sumber:vivanews.com

Friday, October 22, 2010

TNI Akui Kebenaran Video Penganiayaan di Papua

Assalamu'alaikum wr.wb.,
Korban kekerasan oleh TNI di Papua adalah seorang PENDETA? Dan sekarang sudah ditemukan mayatnya, dengan kepala dipotong? Kira-kira siapa yang potong kepalanya?
Kalau memang dia pemberontak, bisa ditangkap dan dibawa ke markas militer untuk interogasi. Betul? Kenapa hal itu tidak terjadi?

 Kata Menko Polhukam, Djoko Suyanto, “Ada tindakan prajurit di lapangan yang berlebihan.”
Berlebihan itu sudah jelas. Tetapi dengan sebatas mengatakan, “Ada tindakan prajurit…”, seolah-olah mau memberi indikasi bahwa ini hanya oknum saja. Hanya 2-3 orang saja.

Tetapi setelah menyaksikan videonya, kesan yang saya dapatkan adalah prajurit itu sudah “terlatih dan terbiasa” sekali. Kesan saya, ini bukan pertama kali mereka melakukan aksi serupa.
Dan kalau seandainya satu unit prajurit itu memang sudah “terbiasa” menyiksa orang Papua setelah ditahan, kira2 berapa banyak prajurit yang lain di sana juga TERBIASA?

Thursday, October 21, 2010

Proposal Program Pelatihan Guru Nasional (Executive Summary)

Assalamu'alaikum wr.wb.,
Teman-teman, ini proposal untuk sebuah program yang saya kembangkan sekarang. Kalau bisa mendapatkan dana, saya ingin membuat progam seperti ini di Indonesia, dengan harapan bisa mengubah dunia pendidikan di seluruh negara, bahkan di seluruh dunia. (Pada awalnya, saya mencari ratusan juta untuk mulai, tetapi program seluruhnya akan membutuhkan milyaran rupiah dalam beberapa tahun.)
Mohon doanya agar bisa dapat dananya dan menjalankan program ini pada suatu hari mendatang. Kalau tidak bisa dapatkan dana yang dibutuhkan, saya akan kembali mengajar saja dulu.
Terima kasih atas dukungannya.
Wassalamu'alaikum wr.wb.,
Gene


Proposal Program Pelatihan Guru Nasional

EXECUTIVE SUMMARY

1.    Latar Belakang

    Saat ini, ada 2,6 juta guru di Indonesia. Tapi hanya 1,1 juta memiliki gelar sarjana atau Diploma 4-Tahun. Hanya 21% memiliki sertifikasi pemerintah sebagai guru. Dan 1,5 juta guru hanya memiliki ijazah SMA atau paling banyak Diploma 3-Tahun. Dari semua guru yang sedang mengajar di kelas sehari-hari, 1,5 juta bekerja sebagai guru SD. Rasio guru terhadap siswa saat ini 1:32 (meskipun idealnya untuk tingkat SD, rasio seharusnya 1:9, menurut pemerintah).
    (Informasi dari berbagai koran Indonesia pada tahun 2010, mengutip Kementerian Pendidikan.
Sebagai contoh, 9 Agustus 2010, DKI Pos, 2015, 2015, Seluruh Guru Minimal Lulus D4.) 

Tuesday, October 19, 2010

Tentara Indonesia Menyiksa Orang Papua?

Ini video yang aslinya (dua video yang digabung, yang katanya diambil di Papua bulan Oktober 2010 ini), yang di-upload di situs luar negeri. (Tadi saya baca di BBC, lalu cek ke situs LSM ini). Yang saya lihat tadi di You Tube ternyata hanya video pertama yang pendek, yang dimasukin ke You Tube oleh orang lain.

Dalam video kedua, orang Papua diikat, diancam dengan pisau, dan kemaluannya dibakar (tapi pada bagian itu, gambar sengaja ditutup oleh LSM ini sehingga hanya ada suara saja, karena katanya terlalu buruk untuk ditunjukkan di tempat umum).

Oknum? Atau kebiasaan di Papua? Silahkan nonton dan menilai sendiri. (Nanti para pejabat pasti bilang “Mana buktinya mereka benar2 TNI” atau “Hanya oknum saja”. Kita tunggu saja sekarang.)

Indonesian military ill-treat and torture indigenous Papuans (Tentara Indonesia Menyiksa Orang Papua)

Panglima Cek Video Penganiayaan Oknum TNI Atas Warga Papua di Youtube

Friday, October 15, 2010

Tak Sanggup Bayar Gaji, AS “Istirahatkan” Ribuan Guru

Monday, 11 October 2010 08:09
Pemecatan 58 ribu orang terjadi saat 10 miliar dari anggaran yang disahkan oleh Kongres
Hidayatullah.com--Pemerintah AS telah memberhentikan 58 ribu guru dan pekerja pendidikan pada bulan September meski Kongres negara itu mensahkan paket bantuan pendidikan sebesar 26 miliar dolar.

Press TV mengutip situs The Huffington Post, Ahad (10/10) melaporkan, pemecatan 58 ribu orang terjadi saat 10 miliar dari anggaran yang disahkan oleh Kongres itu dialokasikan untuk mencegah pemberhatian pegawai seperti guru, penasehat, asisten guru, dan sopir bus sekolah.

Beberapa ekonom percaya bahwa jika anggaran itu tidak disahkan dan juga tidak dialokasikan untuk membantu pendidikan, maka kondisi akan lebih buruk dari sekarang. Padahal Asosiasi Guru dan Pegawai Sekolah mengatakan, pemberhentian itu akibat kurangnya kinerja pemerintah federal dan pemerintah negara bagian untuk mencegah peningkatan jumlah pengangguran dan pemakaian yang tepat terhadap anggaran bantuan tersebut.

Heidi Shierholz, pakar ekonomi AS mengkritik kinerja pemerintah negara federal dan ketidakjelasan dalam pembayaran gaji guru dan pegawai pendidikan. Ia meyakini pemerintah negara bagian telah menerima bantuan dalam jumlah besar untuk mencegah masalah seperti itu. [irb/hidayatullah.com]

Sumber: hidayatullah.com

Wednesday, October 13, 2010

RMS Menjadi Berita Hangat Karena SBY

Assalamu'alaikum wr.wb.,
Ada 2 artikel menarik yang masuk Jakarta Post hari ini. Saya cari di berita bahasa Indonesia, tetapi belum ada. Ada kutipan dari senator Belanda, yang keturunan Maluku juga. Katanya, RMS tidak ditanggapi oleh semua warga keturunan Maluku di Belanda (45.000 orang).  Yang dukung secara rutin hanya sekitar 100 orang saja.
Dan sekarang, disebabkan tindakan SBY, warga Maluku yang muda, yang sebelumnya tidak tahu apa-apa tentang RMS malah sibuk membahasnya terus. SBY sendiri yang menghidupkan topik itu dengan tindakannya membatalkan keberangkatan ke Belanda minggu kemarin.
Siapa yang menasehati SBY untuk tidak berangkat, sampai perkara ini menjadi berita internasional? Kok sampai sekarang tidak ada yang bertanggung jawab?

Wassalamu'alaikum wr.wb.,
Gene

Monday, October 11, 2010

Patrialis Sesalkan Penahanan Nenek Rasmiah

Senin, 11 Oktober 2010 | 13:47 WIB

TEMPO Interaktif, Tangerang--Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar menyesalkan penahanan Rasmiah (-bukan Rasminah), 55 tahun binti Rawan. Pembantu rumah tangga ini ditahan karena dituduh mencuri enam buah piring, baju bekas dan setengah kilo buntut sapi beku. Janda satu anak yang usianya mulai senja itu kini mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Wanita Dewasa Tangerang jalan Moch. Yamin.

Rasmiah, warga yang tinggal mengontrak di Gang Damai, Kampung Sawah Lama, Ciputat, Tangerang Selatan ini saat ini masih menjalani proses pengadilan di Pengadilan Negeri Tangerang. Pada Rabu, (13/10) dia akan menjalani persidangan tahap keterangan saksi.

Friday, October 08, 2010

Minum Kopi Atasi Penyakit Kronis

Rabu, 6 Oktober 2010 | 07:48 WIB
NUSA DUA, KOMPAS.com - Hasil penelitian terbaru menunjukkan, konsumsi kopi efektif mengatasi berbagai penyakit kronis. Namun untuk mencapai manfaat yang dimaksud, konsumsi kopi tidak boleh sembarangan dan harus berkualitas baik dan asli.

Surip Mawardi, peneliti kopi dan kakao Indonesia di sela-sela Konferensi Internasional Ilmu Pengetahuan Kopi 2010 di Nusa Dua Bali menyatakan, berdasarkan hasil penelitian terbaru, kopi bisa mengatasi berbagai macam penyakit seperti diabetes, kanker usus bahkan jantung koroner.

Thursday, October 07, 2010

Tanggal kemerdekaan di uang pecahan 100 ribu benar, kenapa banyak yang tidak tahu?

(Antara tidak tahu, atau tidak ingat?)

Assalamu'alaikum wr.wb.,

Bagi saya, ini sangat menarik dari sisi pendidikan.
Saya dapat info dari seorang teman lewat SMS. Saat itu, saya di kantor teman lain. Saat diperiksa, ternyata benar, tulisannya 05, sesuai dengan isi pesan SMSnya.

Saat itu, yang periksa ada 5 orang, semuanya bergelar S1 jadi mereka berpendidikan tinggi. Salah satunya juga bergelar dokter. Teman yang kirim SMS pertama kepada saya bergelar S2.

Semua teman itu punya pendidikan tinggi, semuanya warga Indonesia, dan semuanya tidak tahu teks asli proklamasi, padahal diajarkan bertahun2 selama sekolah dan teks itu singkat sekali sebenarnya.

Kok semuanya tidak tahu bahwa 05 itu tanggal yang benar di dalam teks yang asli?

Apa yang terjadi pada mereka selama sekolah di sini? Kok begitu banyak orang dewasa dengan pendidikan tinggi bisa tidak tahu sejarah negaranya sendiri (dan oleh karena itu percaya pada isi pesan SMS, dan sebarkan kepada yang lain, sehingga saya juga ikut menyebarkan.)

Kesalahan pendidikan itu di mana kira-kira?

Ada yang bisa menjelaskan?

Wassalamu'alaikum wr.wb.,
Gene

Sunday, October 03, 2010

Akibat Pergaulan Bebas

Liputan 6 - Sabtu, 2 Oktober
Liputan6.com, Surabaya: Salah satu ruang guru di SMA Negeri 12 Surabaya, Jawa Timur, Juli lalu, dikagetkan dengan bau tidak sedap yang berasal dari toilet. Para guru dan murid pun penasaran mencari sumber bau busuk tersebut. Betapa kagetnya mereka karena menemukan sesosok jasad bayi laki-laki membusuk di dalam kardus.

Tak ayal, suasana sekolah yang biasanya tenang mendadak gempar. Kegiatan belajar mengajar langsung dihentikan. Pihak sekolah kemudian melaporkan penemuan bayi itu ke Mapolsek Benowo.
Dengan peralatan lengkap, tim identifikasi Polrestabes Surabaya langsung menyelidiki lokasi kejadian. Hasil pemeriksaan awal, penyebab kematian bayi diduga karena dibunuh. Sebab, ditemukan bekas jeratan kabel di lehernya.

Friday, October 01, 2010

Adiksi Pornografi Mulai Menyerang Anak SD

Kamis, 30 September 2010, 11:14 WIBREPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Sejenis adiksi baru bernama pornografi telah menyerang anak-anak di Indonesia. Adiksi itu memberi dampak lebih parah dari jenis adiksi lainnya seperti narkoba atau rokok.

''Kebanyakan dari kita tidak tahu ada adiksi baru yang melanda Indonesia. Saat ini kecanduan pornografi sudah melanda Indonesia,'' ujar Direktur Yayasan Kita dan Buah Hati, Elly Risman, saat seminar nasional Mengenali & Mengatasi Adiksi Pornografi pada Anak dan Remaja di Jakarta, Kamis (30/9).

Penelitian yang dilakukan Yayasan Kita dan Buah Hati oleh konselor remaja periode Januari 2008 hingga Februari 2010 memaparkan fakta bahwa banyak anak sudah terpapar pornografi sejak duduk di bangku sekolah dasar (SD). Dari responden berjumlah 2.818 anak kelas 4,5 dan 6 SD,67 persen sudah pernah akses situs pornografi.

Elly menjelaskan dari seluruh responden fakta yang juga menyedihkan adalah 24 persen dari anak-anak itu merasa biasa saja melihat pornografi. ''Jadi bisa ditanyakan sejak usia berapa anak-anak itu mulai melihat pornografi,'' tutur dia. Dan responden mengatakan, paling banyak sebesar 21 persen melihat pornografi karena iseng.

Nah, di mana anak-anak itu melihat pornografi? Sekitar 48 persen mengatakan mereka lihat di rumah. Yang berasal dari komik sebanyak 24 persen dan 22 persen dari internet. ''Anak-anak terkepung oleh pornografi. Ini sangat berbahaya,'' keluh Elly.
Red: Endro Yuwanto
Rep: Prima Restri

Sumber: republika.co.id