Tuesday, April 19, 2011

Gaji Anggota DPR

(Dari teman di milis)


Saat ini ribuan caleg berlomba-lomba menjadi anggota DPR. Tapi ngomong-ngomong berapa sih gaji mereka?

Penerimaan anggota DPR terbagi menjadi tiga kategori, yaitu rutin perbulan, rutin non perbulan dan sesekali.

Rutin perbulan meliputi :
Gaji pokok : Rp 15.510.000
Tunjangan listrik : Rp 5. 496.000
Tunjangan Aspirasi : Rp 7.200.000
Tunjangan kehormatan : Rp 3.150.000
Tunjangan Komunikasi : Rp 12.000.000
Tunjangan Pengawasan : Rp 2.100.000
Total : Rp 46.100.000/bulan
Total Pertahun : Rp 554.000.000

Masing-masing anggota DPR mendapatkan gaji yang sama. Sedangkan penerimaan nonbulanan atau nonrutin. Dimulai dari penerimaan gaji ke-13 setiap bulan Juni.

Gaji ke-13 :Rp 16.400.000
Dana penyerapan ( reses) :Rp 31.500.000
Dalam satu tahun sidang ada empat kali reses jika di total selama pertahun totalnya sekitar Rp 118.000.000. Sementara penghasilan yang bersifat sewaktu-waktu yaitu:

Dana intensif pembahasan rencangan undang-undang dan honor melalui uji kelayakan dan kepatutan sebesar Rp 5.000.000/kegiatan. Dana kebijakan intensif legislative sebesar Rp 1.000.000/RUU

Jika dihitung jumlah keseluruhan yang diterima anggota DPR dalam setahun mencapai hampir 1 milyar rupiah. Data tahun 2006 jumlah pertahun dana yang diterima anggota DPR mencapai Rp 761.000.000, dan tahun 2007 mencapai Rp 787.100.000.

Ini data kalau nggak salah 2008/2009 Bahkan yang aktual menurut infomasi bisa mencapai 900 Juta/tahun .... wow heubat .

2 comments:

  1. Eh, kalo mau jadi anggota dewan kan gk perlu punya latar belakang yg hebat tho, misal gk perlu pendidikan tinggi, ato keahlian bidang tertentu. Asal terkenal kan bisa tho? (referensi dari anggota dewan yang sekarang).

    Jadi, kesimpulannya: usaha yuuk jadi anggota dewan. Gaji sebanyak itu banyak kan gk abis semua, jadi banyak utk anak-anak bangsa yang tdk sama beruntung, yg gk bisa makan 3 kali sehari, yg gk bisa sekolah, yg gk bisa beli sepatu.

    Ayo pak Gene, one more reason to be Indonesian tuh :)

    ReplyDelete
  2. I mean, dengan passion dan latar belakang keilmuannya, Pak Gene lebih pantas menduduki anggota dewan, daripada para artis yang tdk punya itu but a famous name.

    ReplyDelete