Wednesday, March 30, 2011

Sudah Mulai: Analisis Masa Depan Indonesia

Yang saya bicarakan 2 minggu yang lalu sudah mulai terjadi. Negara Arab yang sudah merdeka minta belajar demokrasi dari Indonesia. Setelah ini, insya Allah negara2 Arab yang lain juga ikut merdeka, dan tinggal hitung waktunya sampai Cina juga pecah karena rakyat sana ingin merdeka juga (memanfaatkan kesempatan).
Wassalam,
Gene

Dari detik.com kemarin:

Mesir dan Tunisia Minta RI Berbagi Pengalaman Demokrasi
Senin, 28/03/2011 19:03 WIB
Laurencius Simanjuntak - detikNews
Jakarta - Sebagai negara demokrasi dengan penduduk muslim terbesar, Indonesia ternyata menjadi rujukan bagi Mesir dan Tunisia untuk belajar demokrasi. Dua negara yang baru menjatuhkan rezim otoritarian itu ingin Indonesia berbagi pengalaman berdemokrasi.
"Minggu lalu kita juga berbicara kepada Menlu Mesir yang menyampaikan ingin berbagi pengalaman demokrasi dengan Indonesia yang lebih dulu mengalami," kata Menlu Marty Natalegawa di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (28/3/2011).
"Khusus untuk Tunisia dan Mesir mereka sudah meminta bantuan kita untuk penyelenggaraan pemilu, undang-undang pengaturan partai politik, dan lain-lain. Itu sudah dilakukan," kata Marty.
Sumber:Detik.com

Dari : Analisis Masa Depan Indonesia dan Masa Depan Dunia

2.    Belajar dari Indonesia
   Kalau negara2 Arab akhirnya bisa merdeka, dan mendapatkan kesempatan untuk membuat sistem pemerintah berbasis demokrasi, maka mereka semua akan perlu belajar banyak. Tentu saja, mereka akan mau belajar dari negara lain yang juga punya penduduk Muslim yang besar, tetapi sudah berhasil menjalankan pemerintahan dengan sistem demokrasi, yaitu Indonesia. Dengan demikian, insya Allah Indonesia akan bisa menjalankan banyak bentuk kemitraan baru dengan negara2 Arab tersebut.
Analisis Masa Depan Indonesia dan Masa Depan Dunia

Friday, March 25, 2011

Pendidikan Anak Metode Rasulullah SAW

 
Assalamu'alaikum wr.wb.,
Ini sebuah buku yang sangat bagus untuk orang tua, yang mau belajar cara Nabi Muhammad SAW mendidik anak. Kebanyakan orang tua kurang memperhatikan contoh Nabi dalam soal pembinaan anak, dan hanya sebatas melakukan hal-hal yang sama yang dulu dilakukan oleh orang tua mereka.
Insya Allah buku ini masih ada di Gramedia dan Gunung Agung.

Lihat Sampul dan info lain: Tahapan Mendidik Anak Teladan Rasulullah

VERSI ONLINE
Atau kalau mau dapat versi ringkasnya online saja, ada di sini. Diambil dari buku yang berbeda, tapi isinya cukup mirip dengan isi buku Tahapan Mendidik Anak, tetapi diringkas sekali. Yang di buku menjadi satu halaman atau lebih, di situs ini mungkin cuma satu paragraph. Tapi insya Allah masih bermanfaat juga untuk orang sibuk yang tidak punya waktu baca buku. Kalau mau kasih kado kepada teman yang punya anak, atau teman yang kerja dengan anak (seperti seorang guru) saya sangat rekomendasikan buku ini.

Pendidikan Anak Metode Rasulullah (Usia 0-3 tahun)

Pendidikan Anak Metode Rasulullah (Usia 4-10 tahun)

Pendidikan Anak Metode Rasulullah (Usia 11-14 tahun)

Semoga bermanfaat.
Wassalamu'alaikum wr.wb.,
Gene Netto

Monday, March 21, 2011

Analisis Masa Depan Indonesia dan Masa Depan Dunia

Assalamu'alaikum wr.wb.,
   Berikut ini adalah analisis saya tentang masa depan Indonesia, dan sekaligus masa depan dunia. Bisa jadi benar atau salah. Ini hanya sebuah analisis saja, dan hanya Allah yang tahu apa yang akan terjadi. Tetapi kalau semua dugaan ini terbukti benar, Indonesia punya kesempatan untuk menjadi salah satu pemimpin dunia dalam waktu singkat (2-10 tahun).
   Masalah terbesar adalah: Apakah ummat Islam di Indonesia siap menjadi pemimpin dunia atau belum?

1.    Revolusi di Negara-Negara Arab

   Setelah terjadi revolusi sosial di Tunisia dan Mesir, sekarang sudah mulai lagi di Libya. Dan ada permulaan revolusi di beberapa negara Arab yang lain. Ada dua kemungkinan: 1) semua (atau mayoritas) negara Arab lain akan ikuti Tunisia dengan revolusi sendiri, 2) Pemerintah Libya akan berhasil mengalahkan para demonstran, dan tetap bertahan. Dan keberhasilan itu akan menjadi pentunjuk untuk para pemimpin di negara yang lain, supaya mereka juga menggunakan kekerasan untuk menghancurkan gerakan revolusi dan tetap berkuasa. Saya lebih cenderung mendukung posisi pertama: cepat atau lama, Muammar Gaddafi akan kalah, karena barat sudah memblokir penjualan senjata ke Libya (jadi stok terbatas akan habis), dan sedang menciptakan No-Fly Zone supaya pesawat tempur dan tank tidak bisa menyerang para pemberontak.
   Kalau akhirnya revolusi Libya berhasil, maka sangat mungkin negara-negara lain akan menyusul (dalam bahasa Inggris disebut “domino effect” dan kemungkinan ini sudah lama dibahas di negara2 barat). Kalau itu terjadi, maka semua negara Arab tersebut akan perlu bantuan untuk belajar demokrasi.

2.    Belajar dari Indonesia

   Kalau negara2 Arab akhirnya bisa merdeka, dan mendapatkan kesempatan untuk membuat sistem pemerintah berbasis demokrasi, maka mereka semua akan perlu belajar banyak. Tentu saja, mereka akan mau belajar dari negara lain yang juga punya penduduk Muslim yang besar, tetapi sudah berhasil menjalankan pemerintahan dengan sistem demokrasi, yaitu Indonesia. Dengan demikian, insya Allah Indonesia akan bisa menjalankan banyak bentuk kemitraan baru dengan negara2 Arab tersebut.

Tuesday, March 15, 2011

NU Pasarkan Susu Kolostrum & Rokok Khusus Santri

Assalamu'alaikum wr.wb.,
Kenapa NU mau membuat rokok khusus untuk santri? Di seluruh dunia, bukti ilmiah makin kuat bahwa rokok sangat berbahaya. Penelitian terbaru dari Inggris membuktikan bahwa kerusakan DNA terjadi dalam waktu hanya 15 minit setelah isapan rokok pertama. Juga minggu ini, ada berita lagi bahwa janin kena efek buruk dari asap rokok pasif. Jadi kalau bapak merokok, sedangkan ibu hamil tidak, tetap saja ada efek buruk terhadap janin.
Rokok mengandung 4 ribu macam kimia (racun), termasuk puluhan jenis kimia yang sudah terbukti menyebabkan kanker (karsinogen).

Friday, March 11, 2011

Hasil Pertemuan dengan Kemenag Untuk Mengurus Muallaf secara Nasional

Assalamu'alaikum wr.wb.,

Pada hari Rabu, 9 Maret 2011, saya ikut sebuah rapat di Kementerian Agama (Kemenag) di kantor pusat di Thamrin. Yang hadir ada beberapa tokoh dari NU, Muhammadiyah, Dewan Dakwah, Ketua MUI Pusat KH. Amidhan, dll., beberapa tokoh pembina muallaf (termasuk saya) dari PITI, Yayasan Haji Karim OEI, Muallaf Center Daarut Tahuid, dll. Juga hadir beberapa petugas dari Kemenag termasuk Dirjen Bimas Islam Prof.Dr. Nasaruddin Umar.

Tujuan pertama dari pertemuan itu adalah untuk membentuk Forum Komunikasi Lembaga Dakwah (FKLD) yang akan bekerja sama dengan Kemenag untuk mengkoordinasi semua gerakan dakwah secara nasional. Salah satu hal yang diangkat sebagai topik adalah puluhan ribu muallaf  baru (atau mungkin lebih) yang tidak dibantu oleh siapapun setiap tahun.  Bahkan Kemenag selama ini belum pernah berusaha untuk mengumpulkan data tentang berapa banyak orang yang menjadi muallaf di Indonesia setiap tahun. (Insya Allah nanti Menteri Agama akan minta semua masjid dan KUA yang mengurus proses pindah agama untuk muallaf agar laporkan datanya ke Kemenag, biar kita tahu perkembangan Islam yang besar ada di kota mana.)

Wednesday, March 02, 2011

Tragis! 3 Orang Tewas Terbakar Akibat Ledakan Tabung Gas

Tiga orang lagi mati karena tabung gas 3 kilo. Kemarin ada berita tentang orang lain yang dibunuh oleh Busway. Sudah berapa ratus atau berapa ribu warga yang dibunuh oleh tabung gas dan Busway? Kenapa jumlahnya total tidak pernah disebut oleh wartawan atau pemerintah, seolah2 ditutupi terus?
Sepertinya pemerintah Indonesia dan Pemda DKI punya hobi membunuh rakyatnya sendiri. Yang aneh, kenapa rakyat selalu diam dan menerima, tanpa ada yang teriak? Mungkin yang penting hanya satu: asal bukan saudara kita, nggak usah peduli terlalu banyak!