Assalamu’alaikum wr.wb.,
Sedang disebarkan lewat email dan BBM sebuah cerita rekayasa
tentang seorang hakim yang dengarkan kasus wanita (atau nenek tua) yang mencuri
roti (atau singkong). Menurut cerita
yang disebut “kisah nyata”, wanita itu divonis bersalah mencuri roti karena
anaknya sakit dan cucu lapar. Lalu hakim menyuruh wanita itu bayar denda, tapi
kumpulkan uang dari para hadirin dan juga sumbang sendiri, sehingga wanita itu
pulang membawa uang sumbangan yang banyak.
Cerita ini adalah terjemahan dari kisah dalam bahasa Inggris,
dengan wanita itu berada di New York dan mencuri roti. Lalu ada yang membuat
versi baru di mana si nenek tua mencuri singkong di Prabumulih, Lampung, dan
hakim tetap kumpulkan uang untuk si nenek seperti dalam cerita pertama.
Kisah rekayasa yang pertama (dalam bahasa Inggris) menceritakan
seorang walikota New York, tahun 1930an, yang saat itu juga berhak menjadi
hakim. Walikota tersebut memang ada zaman dulu, tetapi menurut situs Snopes.com
(situs yang kumpulkan cerita rekayasa dari internet), tidak ada bukti sama
sekali bahwa kasus ini pernah terjadi. Alias ini adalah cerita rekayasa yang
hanya menggunakan nama orang yang pernah hidup zaman dulu.
Lalu ada komentar dari beberapa orang “Nggak masalah
disebarkan, karena ada pesan moralnya”. Mungkin saja, tetapi ini “dijual”
sebagai kisah nyata, padahal bohongan. Jadi nanti bisa saja diubah sehingga
sang hakim juga menyumbang rumah pribadinya, deposito 1 milyar, mobil pribadi dan
lain sebagainya. Apakah kalau kisah rekayasa ini ditambah-tambah terus oleh banyak
orang akan ada manfaatnya? Saya kira tidak ada. Apalagi sudah diubah untuk
menyebutkan nama perusahaan Bakrie Group, berarti sudah menjadi fitnah dalam
kisah barunya. Jadi, tidak usah disebarkan, kecuali mau dijelaskan sebagai
fiksi dan rekayasa yang tidak pernah terjadi.
Wassalamu’alaikum wr.wb.,
Gene Netto
[VERSI BARU YG MENGUBAH CERITA SEOLAH TERJADI DI INDONESIA]
HAKIM HEBAT DAN
NENEK YANG DITUDUH MENCURI SINGKONG
Kasus tahun 2011 lalu di Kab. Prabumulih, Lampung (kisah
nyata),…… diruang sidang pengadilan, hakim Marzuki duduk tercenung menyimak tuntutan
jaksa PU thdp seorg nenek yg dituduh mencuri singkong. Nenek itu berdalih bahwa
hidupnya miskin, anak lelakinya sakit, cucunya lapar,…. namun manajer PT
Andalas kertas (Bakrie grup) tetap pada tuntutannya, agar menjadi contoh bg
warga lainnya.
Hakim Marzuki menghela nafas… [dan seterusnya..]
[VERSI LAMA, DARI KISAH REKAYASA DALAM BAHASA INGGRIS]:
KEPUTUSAN HAKIM
Cerita ini terjadi di kota New York pada pertengahan 1930an ketika AS mengalami depresi ekonomi. Saat itu hari amat dingin. Di seluruh penjuru kota , orang-orang miskin nyaris kelaparan. Di suatu ruang sidang pengadilan, seorang hakim duduk menyimak tuntutan terhadap seorang wanita yang dituduh mencuri sepotong roti. Wanita itu berdalih bahwa anak perempuannya sakit, cucunya kelaparan, dan karena suaminya telah meninggalkan dirinya.Tetap saja penjaga toko yang rotinya dicuri menolak untuk membatalkan tuntutan. Ia memaksa bahwa wanita itu harus dihukum untuk menjadi contoh bagi yang lainnya.
Hakim itu menghela nafasnya…..[dan seterusnya..]
Cerita ini terjadi di kota New York pada pertengahan 1930an ketika AS mengalami depresi ekonomi. Saat itu hari amat dingin. Di seluruh penjuru kota , orang-orang miskin nyaris kelaparan. Di suatu ruang sidang pengadilan, seorang hakim duduk menyimak tuntutan terhadap seorang wanita yang dituduh mencuri sepotong roti. Wanita itu berdalih bahwa anak perempuannya sakit, cucunya kelaparan, dan karena suaminya telah meninggalkan dirinya.Tetap saja penjaga toko yang rotinya dicuri menolak untuk membatalkan tuntutan. Ia memaksa bahwa wanita itu harus dihukum untuk menjadi contoh bagi yang lainnya.
Hakim itu menghela nafasnya…..[dan seterusnya..]
PERTAMXAH ,?
ReplyDeleteinsya Allah waoupun bohong , kita mengharapkan ada hakim yang berhati mulia seperti dalam kisah , dan menjadi pelajaran hakim-hakim yang lain , meredeka !!
Like this.. :)
ReplyDeletehanya allah yang tahu dan pelakunya... Serahkan lah kepadaNYA hukum dunia berbeda dengan hukum akhirat...
ReplyDeleteTerserah mau bohong atau tidak, tapi yg pasti cerita ini menginspirasi banget.
ReplyDeleteSama seperti cerita wayang, benar atau tidak tokoh itu ada, jangan lihat dari sisi tsb, tetapi lihat makna mendalam dari cerita yg disajikan.
sepertinya, hal itu pula yang terjadi dengan hakekat si penulis (orang yg pertama kali membuat kisah ini), pesan moral lah yang di munculkan.
peace....
walaupun ceritax bohong..
ReplyDeletepaling tidak,, bisa mnjadi inspirasi untuk hakim hakim di indonesia ini khususnya...