Monday, April 30, 2012

Buat Apa Uang Kita?

Assalamu’alaikum wr.wb.,
Selama 3-4 hari, ada pengalaman pribadi yang jarang muncul dan tidak banyak didapatkan orang yang tergolong mampu. Uang saya habis. (Catatan: Ini sama sekali bukan curhat untuk minta uang dari pembaca!!)
Alasannya uang bisa habis juga kurang dipahami. Mungkin karena bulan kemarin terlalu banyak menghabiskan uang untuk orang lain, atau kurang hati2 dalam perhitungan, atau lupa bahwa harus membayar minimal di kartu kredit pada akhir bulan (4,5 juta), atau ada alasan yang lain.
Tetapi pada akhir minggu kemarin, pas dicek rekening, sudah kosong. Tinggal 19 ribu rupiah.
Dompet dicek, dan tersisa kurang dari 100 ribu, dan sekarang tinggal 60 ribu karena kasih uang ke pembantu untuk beli roti (untuk sarapan).

Kemarin saya ulang tahun dan pada saat mau pergi untuk ketemu teman2, merenung dulu. Saya terbiasa naik taksi, tapi sekarang tidak bisa. Naik Metro Mini malas 100%. Enakan jalan kaki daripada naik bis jelek itu. Naik ojek juga percuma. Pada saat tukang ojek melihat orang bule, harga naik, dan tidak mau turun. Harganya sama saja dengan taksi. Sepeda tidak punya, motor juga tidak. Jadi mau naik apa? Pas sedang berfikir mau naik apa untuk pergi ketemu teman, ada yang telfon: “Kami jemput sekarang ya!” Alhamdulillah, dijemput. Bisa menghemat sekian puluh ribu. Saat sudah mau pulang, ada yang mau antarin juga. Mulai dipikirkan makan malam. Mau makan apa ya? Ada makanan apa di rumah? Makan di luar jelas tidak bisa. Tiba2 teman lain telfon. “Aku traktir kamu malam ini ya!” Aku kasih tahu ada keponakan juga, yang sedang diantar pulang. “Nggak masalah, saya traktir dia juga.” Alhamdulillah. Ditraktir dan saya sama keponakan diantar pulang ke rumah masing2.

Saturday, April 28, 2012

Memilih Mana Antara Senyum Dan Saham?

Assalamu’alaikum wr.wb.,
Aku merasa sedih. Kapan aku bisa menjadi orang kaya yang tidak perlu memikirkan uang lagi?
Tadi ketemu seorang anak yatim, anak dari teman yang bapaknya wafat tahun kemarin. Aku pengen traktir dia makan steak karena dia suka banget dan jarang makan. Dia baru selesai Ujian Nasional dan belajar dengan sungguh2 sebelumnya selama beberapa bulan, jadi aku mau menghibur dia.

Pas diajak makan, aku tanya mau makan apa. Dia jawab, “Terserah Om”. Aku balas, “Terserah kamu”. Bolak balik begitu terus selama beberapa minit, karena dia tidak mau pilih. Aku tawarkan steak karena sudah tahu itu kesukaan dia dan dia jarang makan. Dia menolak. Nggak mau katanya. Aku melihat matanya. Aku tanya apa nggak mau karena lagi nggak pengen, atau karena takut terlalu mahal? Dia diam dan mikir dulu. Hahaha. Sudah ketahuan jawabannya. Dia tidak mau minta yang mahal. Aku paksakan dia makan steak, sambil dengarkan dia komplain terus bahwa dia tidak mau makan steak.

Setelah dibeli dan ditaruh di meja, senyumnya lebar sekali. Saat aku selesai makan, dia baru selesai makan setengah dari steaknya. Aku tanya kenapa, apa kurang enak rasanya atau benar2 nggak mau makan steak (seperti yang dia katakan tadi)? Dia senyum lebar lagi.
“Lagi menghayati steaknya,” katanya. Hahahah. Ya ampun. Aku perhatikan bahwa steaknya dipotong kecil sekali dengan pelan sehingga ada puluhan potongan kecil yang bisa masuk mulutnya satu per satu. Kayanya hanya dokter gigi yang lebih pelan dan hati2 dalam melakukan tugasnya.

Friday, April 27, 2012

Info Rekayasa: Cermin Dua Arah di WC Umum

Ada email yang menyuruh semua wanita untuk melakukan tes dengan kuku jari terhadap cermin pada saat masuk WC umum. Ini untuk mengetahui apakah itu cermin dua arah atau cermin biasa. Katanya ada kemungkinan itu cermin dua arah dan ada pria di belakang cermin itu yang nonton para wanita saat berada di WC. Berikut ini penjelasan saya tentang informasi rekayasa ini.  

Assalamu’alaikum wr.wb.,
Mohon maaf, saya tidak senang dengan semua upaya melakukan pembodohan terhadap ummat Islam, walaupun mungkin orang yang bersangkutan berniat baik.

Pertama. Ini sebuah email rekayasa yang sudah disebarkan dari 1999 dalam bahasa Inggris, dan sudah dibahas di situs Snopes.com. Tadi saya cari, dan langsung ketemu. Linknya ada di bawah.

Kedua. Cermin dua arah itu mahal. Siapa yang memproduksi di Indonesia? Saya belum pernah dengar ada di sini. Tadi saya coba cari di Google (“beli cermin dua arah”) dan hasilnya NOL. Jadi pasti sulit untuk membelinya di sini karena tidak banyak yang mencarinya. Yang mengimpor cermin dua arah ke Indonesia siapa? Berapa biayanya untuk 1) beli dan impor, 2) bawa ke mall, 3) pasang di WC wanita tanpa sepengetahuan pemilik mall? Bayangkan kalau ukuran cermin itu 2x4 meter. Cara bawa ke dalam gedung dan pasang tanpa ketahuan bagaimana? Dan kalau ketahuan, berarti pemilik mall yang pasang, dengan biaya yang tinggi, dan puluhan tukang sudah tahu. Tetapi info itu tidak pernah bocor ke media. Aneh bukan?

Tuesday, April 24, 2012

Bocah 11 Tahun Sudah 20 Kali Disodomi Guru Agamanya di Tebet

Ray Jordan - detikNews
Selasa, 24/04/2012 16:16 WIB
Jakarta KHD (36), guru agama yang menyodomi muridnya yang berusia 11 tahun sudah berkali-kali melancarkan aksinya. KDH sudah 20 kali menyodomi bocah laki-laki tersebut. "Tersangka KHD terbukti melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur berinisial sebanyak 20 kali," kata Kasubag Humas Polres Jakarta Selatan Kompol Aswin saat ditemui detikcom di kantornya, Jl Wijaya II, Jakarta, Selasa (24/4/2012).

Menurut Aswin, kasus ini terungkap karena teman dari korban melaporkan perbuatan tersangka ke kepala sekolah di mana guru agama tersebut mengajar di daerah Tebet, Jakarta Selatan. Dari pihak sekolah lantas mengamankan tersangka dan mengonfirmasi hal ini ke keluarga korban.

"Melaporkan peristiwa kejahatan ini ke Polres Jaksel pada 13 April dan menyerahkan tersangkanya," jelasnya. Aswin mengatakan perbuatan bejat KHD dilakukan di beberapa tempat yakni ruang kelas, kamar mandi sekolah dan rumah korban di Galur, Jakarta Pusat.

Wednesday, April 18, 2012

Kisah Simon Donaldson Dan New Zealand Yang Paling Islami

Assalamu’alaikum wr.wb.,
Tulisan di bawah berasal dari teman saya Pak Satria Dharma. Dia menceritakan kasus seorang warga NZ yang berada di Indonesia, dalam kondisi buruk, dan berita ini diangkat oleh media NZ dan juga dapat perhatian dari Perdana Menteri NZ dan dibahas dalam kunjungannya ke Indonesia sekarang.
Berikut ini adalah komentar saya:

Saya baru dengar kasus tentang si Simon itu karena tidak baca berita dari NZ setiap hari. Tapi setelah baca tulis Pak Satria, saya tidak heran, karena memang sangat umum dan biasa di sana.
SBY juga bisa melakukan hal yang sama, dan menunjukkan kepedulian pada kasus2 rakyat kecil. (Cukup diperhatikan sekali, lalu diserahkan ke menteri dan pejabat terkait, dan perintahkan mereka bertindak. Semua pemimpin di negara lain juga begitu.) Tetapi SBY tidak mau. Ummat Islam juga bisa menunjukkan kepedulian yang sama, tetapi tidak mau.
Di NZ, kalau diadakan Ujian Nasional yang tidak adil, dan ada yang berdiri dan ajak boikot, maka bisa diyakini akan diboikot secara massal. Dan pemerintah sangat takut dihujat oleh para pemilih yang tidak terima kebijakan yang tidak adil seperti itu.
Tetapi di Indonesia, mayoritas dari penduduk adalah lulusan SD. Dan kualitas dari pendidikan SD itu juga rendah. Karena sudah mengetahui kenyataan tersebut, pemerintah bisa saja mengubah kurikulum SD sehingga memberikan pelajaran yang paling luas, dan membuka wawasan yang baik bagi anak2 SD, sehingga setelah lulus mereka sanggup belajar secara independen saja, dan bisa menjadi wiraswasta dengan kualitas yang baik.
Ternyata tidak. Yang dikasih adalah hafalan berkualitas rendah saja. Guru sudah benar. Murid cukup hafal dan nurut dengan pendapat guru. Tidak perlu berfikir secara independen. Tidak perlu menjadi orang yang pintar, kreatif, adil, bijaksana dan memiliki wawasan luas. Pemerintah tidak akan bisa membodohi rakyat yang pintar, dan merampas harta rakyat dengan korupsi.

Hebat! Bocah 10 Tahun Bikin Game untuk Nenek yang Tunanetra

Di luar negeri, anak bisa membuat game untuk main bersama dengan neneknya. Di Indonesia, anak disiapkan menjadi karyawan pabrik, supaya bisa memproduksi game yang dibuat orang asing, dan ekspor dengan biaya murah (karena gaji karyawan di sini juga murah.) Dan yang dapat pekerjaan di pabrik merasa beruntung. Masih ada orang lain yang makan belalang dan menjadi pemulung.
Apa pemerintah peduli? Kalau peduli, sistem pendidikan sudah diubah dari dulu, untuk menghasilkan jutaan anak cerdas yang bisa membuat game juga.
Wassalam,
Gene

Hebat! Bocah 10 Tahun Bikin Game untuk Nenek yang Tunanetra
Trisno Heriyanto - detikinet
Selasa, 17/04/2012 12:25 WIB
Amerika Serikat - Keinginan kuat untuk bisa bermain game bersama dengan neneknya yang tak bisa melihat, memancing bocah 10 tahun ini untuk membuat game yang dirancang untuk tunanetra.

Bocah tersebut bernama Dylan Viale, saat ini ia masih duduk di kelas 5 SD di Hidden Valley Elementary, Martinez, California. Namun tak seperti anak di usianya yang hanya suka bermain game, Dylan selangkah lebih maju karena berhasil membuat gamenya sendiri.

Motivasinya membuat game didasari keinginan kuat untuk bermain dengan neneknya, Sherry Nissen, yang sudah bertahun-tahun mengalami kebutaan. Seperti yang dikutip detikINET dari kotaku, Selasa (17/4/2012).

Sunday, April 15, 2012

Indonesia Dominasi Lomba Robot Cerdas di Amerika

Antara – Sen, 2 Apr 2012
Surabaya (ANTARA) - Tim robot dari tiga perguruan tinggi Indonesia, yakni ITB, ITTelkom, dan Unikom (Bandung) mendominasi lomba robot cerdas "Trinity College Fire-Fighting Home Robot Contest (TCFFHRC)" di Trinity College, Hartford, Connecticut, AS.
Staf khusus Mendikbud Sukemi kepada ANTARA melalui surat elektronik, Senin, menyatakan tim robot Indonesia berhasil membawa pulang delapan gelar juara internasional.
Ke-delapan gelar adalah juara satu dan dua (robot pemadam api divisi beroda/ITTelkom); juara satu, dua, dan tiga (robot pemadam api divisi berkaki/ITTelkom dan ITB); juara satu (RoboWaiter divisi Entry Level/Unikom); serta juara satu dan dua (RoboWaiter divisi Advanced/Unikom).

TCFFHRC 2012 diikuti oleh 130 tim yang bertanding pada berbagai kategori. Selain AS terdapat beberapa negara lain, seperti Portugal, Israel dan China. TCFFHRC adalah kompetisi tahunan robot cerdas pemadam api yang diselenggarakan di Trinity College, Hartford, Connecticut, AS.
Kompetisi yang sudah berlangsung selama 19 tahun itu telah menjadi standar acuan kompetisi robot pemadam api di berbagai sekolah dan perguruan tinggi di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia sendiri.
Aturan pertandingan pada kompetisi TCFFHRC diadopsi pada kompetisi robot di berbagai negara, mulai tingkat regional hingga nasional. Indonesia juga mengadopsi aturan kompetisi di TCFFHRC pada ajang Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) untuk kategori robot beroda dan kategori robot berkaki.

Tuesday, April 10, 2012

Bagaimana Kita Bisa Dapat Keberanian Untuk Melawan UN?

Para guru Indonesia tidak akan bisa berhasil kalau bertindak sendiri2. Harus kompak dan melawan secara bersamaan. Melawan Belanda dulu tidak ada yang berhasil kalau sendiri2. Di sini banyak pendekar silat, tapi kalau melawan pemerintah Belanda sendirian, tidak ada hasil.
Tapi pada saat semuanya diajak bergabung dengan Sukarno-Hatta dan melawan secara bersamaan, maka berhasil.
Sekarang Indonesia masih dijajah. Secara fisik sudah bebas. Tetapi secara mental masih dijajah oleh pemerintah yang penuh dengan koruptor dan mafia, dan selalu berkiblat ke ekonomi barat daripada utamakan kepentingan rakyat sendiri. Kalau anak Indonesia mau merdeka secara mental juga, maka kita harus berani untuk bersatu dan membela mereka. Pemerintah punya hukum, polisi, tentara, kejaksaan. Mereka tidak perlu dibela. Mereka bukan anak tetapi sudah besar dan bisa membela diri sendiri. Kita mesti bersatu dan membela anak kecil yang tidak sanggup membela diri sendiri. Pemerintah inginkan agar rakyat bodoh supaya bisa dibodohi terus. Rakyat yang bodoh tidak akan bertanya dari mana dapat uang kampanye senilai ratusan milyar hanya untuk iklan tivi. Rakyat yang bodoh tidak akan bertanya berapa banyak orang yang punya akses terhadap server komputer di dalam KPU setelah pemilu. Rakyat yang bodoh gampang dibodohi.
Kita bisa diam dan nurut, atua melawan. Bukan karena kita ingin berkuasa, bukan karena kita inginkan revolusi yang berdarah2 kaya di Mesir, tetapi karena kita punya beban moral untuk melindungi dan melayani anak bangsa supaya masa depan Indonesia menjadi lebih kuat, bukan lebih lemah, atau tetap sama saja (di saat negara lain makin maju).
Dua puluh lima tahun dari sekarang, salah satu dari anak didik kita bisa menjadi presiden negara. Dia akan mengatakan apa tentang kita yang menjadi gurunya? Apa dia bangga dengan kita? Atau apa dia tidak peduli dengan kita, karena selalu merasa bahwa kita tidak berani untuk membela dan melindungi dia dari kebijakan yang merugikan dia, dan sekaligus melanggar hukum?
Kita bisa memilih untuk selalu diam dan nurut dengan pemerintah yang tidak adil dan melanggar hukum. Atau kita bisa kompak dan melawan secara baik, sopan dan profesional.
Kita berani melakukan apa untuk generasi mendatang? Dulu ada banyak orang biasa, tanpa pendidikan tinggi, yang hidup sebagai petani, buruh, guru, dan lain-lain, tetapi mereka berani menjadi pahlawan negara karena berani melawan Belanda, bahkan siap korbankan nyawa mereka sendiri.
Sedangkan kita takut dipecat, dimutasi, dapat surat peringatan dan sebagainya.
Di mana keberanian kita?
Di mana para pahlawan negara Indonesia?

Wassalam,
Gene Netto

Berita Rekayasa: Survei dari Pemerintah New Zealand Yang Mau Melarang Hijab

Assalamu’alaikum wr.wb.,
Ada berita rekayasa dari 2010 yang mengatakan bahwa Pemerintah Selandia Baru (New Zealand) sedang melakukan survei dalam rangka membuat larangan terhadap hijab, dan kita diminta menyumbang pendapat untuk membantu saudara Muslim di sana.
Memang ada poll yang sepertinya dibuat oleh situs berita Yahoo NZ. Jadi ini bukan dari pemerintah dan tidak ada kaitan dengan pemerintah. Ini hanya situs berita saja yang minta pendapat pembaca, sama seperti poll di Kompas atau Detik.com.

Tidak ada hubungan dengan kebijakan pemerintah, dan pemerintah Selandia Baru sering dapat nilai tinggi sekali sebagai negara yang bertoleransi terhadap agama2 lain, dan warga negara asing. Jadi tidak ada rencana melarang hijab, jilbab, cadar, atau apa saja yang berkaitan dengan agama Islam di sana.
Survei mungkin dibuat setelah ada berita berkaitan dengan hijab atau cadar jadi pembaca ditanya apa mereka akan mendukung aturan yang melarang cadar. Jawaban dari 2010 sampai 2012 hanya 30 ribu orang saja. Jadi saya kira poll ini hanya berlaku untuk seminggu, dan setelah itu ditutup. Jadi kalau klik pada No sekarang, maka tidak ada yang berubah, karena poll sudah tidak aktif dan tidak relevan. (Di dalam poll hijab juga tidak dibahas, tetapi malah membahas “veil” atau cadar yang menutup muka, bukan hijab atau jilbab).

PBNU: Kami Menentang Ujian Nasional

Indra Akuntono | Lusia Kus Anna | Rabu, 21 Maret 2012 | 13:57 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Penyelenggaraan Ujian Nasional terus menuai pertentangan. Kali ini, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui Lembaga Pendidikan (LP) Ma'Arif Pusat dengan tegas menolak Ujian Nasional (UN). Terlebih jika UN dijadikan prasyarat kelulusan di jenjang pendidikan dasar sampai menengah.

Wakil Ketua LP Ma'Arif Pusat, Masduki Baidhowi menjelaskan, pihaknya memiliki dua latar belakang mengapa dengan tegas menolak UN. Alasan itu antara lain karena  hasil akhir (output) UN yang jauh dari harapan. Selain itu pelaksanaan UN juga ditudingnya sebagai pemborosan anggaran pendidikan.

"Menurut kami UN itu tidak diperlukan, dan itu ada alasannya," kata Maduki di sela-sela diskusi pendidikan bertajuk "Peningkatan Mutu Pendidikan Melalui Inovasi Teknologi Pendidikan, di gedung PBNU, Jakarta, Rabu (21/3/2012).

Monday, April 09, 2012

Pink Slime: Daging Giling di Amerika

Lihat video di sini:

Ini sedang menjadi perkara di Amerika. Disebut Pink Slime (lendir warna pink).  
Ternyata kalau beli daging giling di sana, 70% dari itu adalah sisa dari sapi yang tidak bisa dijual karena bukan daging murni (seperti steak). Sisa2 itu dulu dijual untuk menjadi makanan anjing. Tetapi sekarang, setelah disiram dan dicuci dengan kimia Amonia, untuk membunuh beberapa jenis bakteri, maka sudah boleh dijual untuk konsumsi manusia, tanpa ada kewajiban memberitahu konsumen bahwa “daging” itu sudah dicuci dalam kimia biar aman dimakan.
McDonalds dulu menggunakannya juga, dan sejak ini menjadi perkara besar di Amerika sudah berhenti dan kembali menggunakan daging yang baik dan sehat di dalam hamburger. Jadi sekarang para pemasok menjualnya langsung ke sekolah2 untuk digunakan di dalam makanan sekolah di kantin.
Di Indonesia bagaimana? Mungkin belum ada yang menyelediki, belum ada yang peduli.

Negara Menanggung Ganti Rugi Lapindo

Kamis, 05 April 2012 | 06:45 WIB
TEMPO.CO , Jakarta:Pemerintah mengucurkan dana sekitar Rp 1,3 triliun pada anggaran perubahan 2012 untuk menangani dampak sosial kemasyarakatan penanganan korban lumpur Lapindo. Dana itu akan digunakan untuk pelunasan pembayaran pembelian tanah dan bangunan, bantuan kontrak rumah, tunjangan hidup pada daerah terkena dampak dan di luar area peta terdampak.

Dengan pengucuran dana ini, maka pemerintah mengambil alih tanggung jawab PT Lapindo Brantas dalam penanganan sosial kemasyarakatan akibat semburan lumpur. Padahal sesuai Peraturan Presiden No. 14 Tahun 2007, Lapindo Brantas bertanggung jawab membeli tanah dan bangunan masyarakat yang terkena dampak luapan lumpur Lapindo.

Tuesday, April 03, 2012

Video Perjuangan Anak Banten Untuk Mencapai Sekolah

Ini hanya di Banten, beberapa jam dari Jakarta. Kondisi seperti ini dihadapi anak kecil untuk mencapai sekolahnya. Tetapi Gubenur Banten, dengan izin penuh dari SBY, malah mau membangun jembatan paling panjang di dunia dari Banten ke Lampung, dengan harga ratusan Triliun rupiah. Dan setelah selesai, anak sekolah masih tetap seperti ini perjalanan ke sekolah mereka.
Pejabat Indonesia. Tidak ada duanya! Kalau seandainya ada Olympiade di dunia ini untuk manusia yang paling rakus, korup dan tidak peduli pada rakyatnya sendiri, Indonesia bakalan menang medali emas setiap tahun!

Lihat Video di sini:
03-04-2012 10:24:59 WIB
VideoNews

Beberapa bulan lagi tahun ajaran baru serta babak baru bagi siswa siswi untuk melanjutkan ke jenjang sekolah. Tidak jarang masyarakat Indonesia mempertaruhkan nyawanya demi mendapatkan ilmu. Namun harus sampai kapankah ini terjadi?
Durasi: 7 menit.

Monday, April 02, 2012

Kisah dari SMP Negeri: Guru Ngambek2 dan Keluar dari Kelas

 Assalamu’alaikum wr.wb.,
Saya dapat info dari seorang anak SMP. Saya kira dia sibuk belajar di pagi hari, tetapi ternyata tidak.  
Guru bahasa Inggrisnya sudah keluar dari kelas (dan itu terjadi setiap minggu, katanya).
Gurunya ngambek2 di dalam kelas karena ada beberapa anak yang “ngobrol”. Jadi guru naik darah, marahi semua, dan keluar kelas dengan membanting pintu sambil teriak “Aku malas mengajar kalian semua!”
Lalu setelah keluar, anak2 yang “ngobrol” itu dipanggil ke ruang guru untuk disidangkan. Pelajaran di kelas (untuk semua anak lain) langsung berhenti, dan secara rutin memang seperti itu karena guru yang sama sering marah2 dan keluar dari kelas, tanpa kembali lagi.
Sebentar lagi, semua anak SMP itu akan menghadapi Ujian Nasional. Tetapi tidak perlu kuatir. Mereka tidak perlu belajar di dalam kelas dengan gurunya. Soalnya ada guru yang lain yang sudah memberikan jaminan: Semua anak akan lulus! 100%. Dijamin. Apapun jawabannya, dijamin lulus. Jadi tenang saja bos!
Buat apa belajar setiap hari? Yang penting lulus dan dapat sertifikat!

Info Rekayasa: April Mop dan Pembantaian Muslim di Spanyol

Assalamu'alaikum wr.wb.,

Isi dari artikel tentang April Mop, yang kaitkan tanggal itu dengan pembantaian ummat Islam zaman dulu di Granada, Spanyol, adalah rekayasa. Sebelum tanggal 1 April setiap tahun biasanya kita menerima kiriman e-mail yang berisi larangan merayakan April Mop, dikarenakan klaim bahwa “katanya” tanggal 1 April merupakan hari pembantaian umat Muslim di Granada, Spanyol di abad ke-15. Pernyataan sejarah itu ternyata hanyalah hoax atau rekayasa, tanpa mengandung fakta sejarah sama sekali.

Ketik saja “April 1 Muslim 1487” di Google dan lihat sendiri bahwa tidak ada yang muncul. Tidak ada pembunuhan massal terhadap kaum Muslim di Granada, Spanyol pada tanggal itu. Bila benar2 terjadi, mohon buktinya. Situs yang di bawah ini, menjelaskan bahwa asal dari April Fools Day tidak diketahui dan barangkali berasal dari zaman Romawi (2000 tahun yang lalu).

Pencarian “April 1 Muslim Granada” di Wikipedia juga tidak memberikan hasil satupun. Justru yang didapatkan dengan pencarian kata Granada dan Muslim adalah Treaty of Granada (1491) pada tanggal November 25, 1491 yang menjelaskan bahwa orang Islam boleh diam di kota Granada pada zaman itu tanpa diganggu sama sekali, dengan semua barang milik mereka tidak boleh dirampas, dan hukum mereka tetap berlaku.
Bagaimana kalau dibandingkan dengan informasi tentang asal usul April 1? Sepertinya ada yang sangat ganjil.