Monday, January 07, 2013

Uang 200 Rupiah Untuk Anak Yatim Dibalas dengan Berlipat Ganda Dalam 1 Jam



Assalamu'alaikum,
Ada seorang teman yang masih mahasiswa. Dia sering mengeluh kepada saya bahwa dia tidak punya uang. Uang untuk kuliah dibayar oleh orang tuanya, tapi untuk uang harian hanya ada sedikit cash. Jadi kalau dia mau kumpulkan uang untuk beli baju baru, maka sulit dan harus menunggu lama. Jadi dia selalu mengeluh bahwa tidak ada uang. Tapi tujuan dia mencari uang adalah supaya bisa beli baju baru, celana baru, sepatu baru, komputer baru dsb.

Dia tidak "salah" mempunyai keinginan itu, karena wajar dan manusiawi untuk usianya. Tapi karena dia sering diskusi sama saya, maka saya berusaha untuk mengubah cara berpikir dia. Saya sarankan agar dia coba lebih memikirkan orang lain daripada diri sendiri, dan yang paling gampang dari semua adalah memikirkan kebutuhan anak yatim. Jangankan baju baru, baju yang bagus saja belum tentu mereka punya.

Dia bilang akan coba mengubah cara pikirnya, dan akan coba lebih fokus ke anak yatim dan orang miskin, dan lebih memikirkan apa yang tidak dimiliki orang lain daripada pikir tentang apa yang dia inginkan untuk diri sendiri.
Kemarin teman saya itu jalan ke mall untuk ketemu saudara, dan ada seorang anak yatim yang ikut, karena diajak jalan oleh saudaranya itu. Saat si anak yatim mau beli sesuatu di apotik, uangnya kurang 200 rupiah. Teman saya ingat bahwa dia sudah berjanji untuk utamakan anak yatim. Kebetulan ada uang logam 200 rupiah di kantong. Dia keluarkan dan kasih kepada anak yatim. Saudaranya berada di luar jadi tidak lihat dia kasih 200 rupiah kepada anak yatim.

Malam itu, mereka lagi lihat2 di beberapa toko dan ketemu celana jeans yang dikasih discount besar. Saudara itu suruh dia coba cek kalau ada ukurannya. Ternyata ada dan dapat diskon 50%. Jadi saudara itu beli jeans untuk teman saya dan untuk anak yatim sekaligus.

Saat teman saya ceritakan semua itu kepada saya pada malam hari kemarin, baru disadari koneksi satu antara lain. Awalnya dia hanya bersyukur dapat jeans seharga 200 ribu (sudah diskon dari 400 ribu). Tapi setelah saya tanya tentang apa yang dia kasih kepada si anak yatim, awalnya dia bilang tidak kasih apa-apa karena "tidak ada uang" (seperti biasa). Sambil jelaskan semua yang terjadi pada malam itu, tiba-tiba dia baru ingat uang 200 rupiah itu. (Sebelumnya sudah dilupakan karena dianggap "tidak penting"). Dia baru sadar dan menjelaskan bahwa sebenarnya dia memang kasih 200 rupiah saja waktu berada di apotik.

Saya langsung teriak gembira dan hubungkan satu antara lain! “Tuh, terbukti! Kamu hanya kasih 200 rupiah saja kepada seorang anak yatim, dengan niat yang iklhas, dan dalam waktu 1 jam, sudah DIBALAS BERLIPAT GANDA oleh Allah.” Ternyata 200 rupiah saja dibalas dengan jeans baru seharga 200 RIBU Rupiah. Jadi uang dia dibalas 1000 kali lipat dalam sejam. Dan kalau dilihat harga asli jeans itu yang 400 ribu, maka juga boleh dikatakan dia terima balasan 2000 kali lipat dalam 1 jam.

Saya bilang kepada dia, "Ini tindakan dari Allah untuk membuktikan kepada kamu bahwa uang seberapapun yang kamu kasih kepada anak yatim akan dibalas oleh Allah dengan berlipat ganda. Walaupun kamu hanya kasih 200 rupiah, Allah tetap saja membalas dan kamu dapat celana baru yang diinginkan. Jadi dengan memperhatikan anak yatim dengan hati yang ikhlas, Allah membalas 1000 kali lipat dalam sejam dan kasih kamu apa yang diinginkan oleh hati kamu. Ini bukti dari Allah bagi kamu agar kamu yakin. Apa kamu mau YAKIN pada Allah atau tidak?”

Dia jawab insya Allah akan selalu yakin pada Allah, dan akan coba mengubah pola pikirnya. Dengan memperhatikan anak yatim, uang 200 rupiah saja dibalas 1000 kali lipat dalam sejam, dan dia dapat celana baru yang diinginkan.

Semoga ke depan, dia dan teman2 yang lain bisa dapat pengalaman serupa berkali-kali agar merasa yakin kepada Allah dan selalu siap mengutamakan anak yatim di atas diri sendiri. kalau kita berusaha dengan baik dan benar, dengan hati yang ikhlas, kita tinggal menunggu saja sampai balasan datang dari Allah. Karena Allah tidak pernah mengingkari janji-Nya.

245. Siapakah yang mau memberi PINJAMAN kepada Allah, pinjaman yang BAIK (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan MELIPAT GANDAKAN pembayaran kepadanya dengan LIPAT GANDA yang BANYAK. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.
(QS. Al-Baqarah 2:245)

Rasulullah SAW bersabda, “Aku dan pemelihara anak yatim di surga seperti ini (dan beliau memberi isyarat dengan telunjuk dan jari tengahnya, lalu membukanya.”
(HR. Bukhari, Turmidzi, Abu Daud)

Semoga bermanfaat.
Wabillahi taufik walhidayah,
Wassalamu'alaikum,
Gene Netto

No comments:

Post a Comment