Friday, February 08, 2013

Bersedekah Dengan Menghapus Hutang



Assalamu’alaikum wr.wb.,
Ada beberapa teman yang berhutang kepada saya dari sekian tahun yang lalu dan belum sanggup bayar kembali. Saya sudah lupakan hutang2 itu sampai seorang teman minta maaf karena dia belum bayar. Saya merasa kasihan dengan dia karena masih memikirkan hutang itu, padahal saya sendiri sudah lupa. Dia juga punya isteri dan anak yang menjadi penyebab gajinya habis setiap bulan tanpa ada sisanya. Karena saya ingin melakukan kebaikan bagi dia, saya bilang hutangnya kita anggap lunas saja! Selesai!

Setelah saya cek catatan semua hutang dalam dokumen di komputer saya, ternyata ada orang2 lain yang juga punya hutang dengan saya dan belum bayar. Jadi saya hapus semua, dan memberitahu orang2 itu bahwa hutangnya sudah dihapus. Hanya tersisa satu teman yang belum diberitahu hutangnya dihapus, karena saya belum sempat ketemu dia.

Teman itu juga sibuk karena beberapa waktu lalu, ada musibah bagi keluarganya (ada yang masuk rumah sakit). Jadi saya anggap pas kalau saya hapus hutangnya sekarang, tapi belum sempat bicara saja. Sudah berniat kirim email, malah lupa juga, jadi akhirnya hari ini saya carikan waktu untuk ketemu dia.

Saya memberitahu dia tentang niat saya menghapus hutang dia dari beberapa tahun yang lalu. Dia sepertinya merasa kurang enak, tapi akhirnya dia bisa menerimanya sebagai sedekah dari saya. Niat saya adalah agar hutang itu tidak menjadi beban pikiran bagi dia. Lalu saya bilang harus pamit cepat karena mau ke Mall Ambassador untuk coba servis HP. Kemarin Blackberry saya jadi bermasalah dan tidak bisa dipakai. Kalau copot dan pasang bateri sekali, sistem reboot (startup) berkali-kali tanpa berhenti jadi semua fungsi HP tidak bisa digunakan.

Jadi walaupun hanya ketemu dia beberapa minit saja, yang penting adalah tujuan saya untuk memberitahu dia hutangnya dianggap lunas sudah terwujud. Saat itu, ada sebuah sms baru yang masuk dari seorang teman yang lain.  

Teman yang kirim sms itu mau bantu saya karena dia tahu blackberry saya sudah tua, sering hang dan bermasalah. Jadi dengan niat bersedekah, dia sudah beli Blackberry baru untuk saya, dan sudah siap untuk diambil katanya. Akhirnya dikirim ke rumah juga agar saya tidak direpotkan mengambilnya. Hanya lewat jarak waktu DUA MINIT SAJA antara saya bersedekah kepada teman itu dengan menghapus hutang lamanya (sekian juta), dan dapat Blackberry baru. Jadi sekarang saya punya Blackberry Bold 9900 (Dakota). Alhamdulillah.

Teman2, kalau mau bersedekah di jalan Allah, jangan takut uang kita akan habis. “Sedekah” itu sangat luas maknanya. Bisa dengan menyantuni anak yatim. Bisa dengan membantu anak miskin, keluarga yang miskin, dan jompo. Bisa juga dengan cara menghapus hutang dari orang yang berhutang kepada kita, tapi belum sanggup bayar kembali.

Kalau anda merasa bisa hidup tanpa minta uang itu dikembalikan, maka coba anda berpikir untuk lunaskan hutangnya, supaya tidak menjadi beban bagi orang itu. Apalagi kalau dia adalah saudara kandung atau teman dekat. Tapi hutangnya teman kantor, tetangga, pembantu, dll. juga sama. Mereka juga saudara kita dalam Islam, betul? Dan kalau ada yang belum tahu, hal ini sudah diterangkan kepada kita oleh Allah SWT di dalam Al Qur'an:

280. Dan jika (orang berhutang itu) dalam kesukaran, maka berilah TANGGUH sampai dia berkelapangan. Dan MENYEDEKAHKAN (SEBAGIAN ATAU SEMUA UTANG) ITU, LEBIH BAIK BAGIMU, jika kamu mengetahui. (QS. Al-Baqarah 2:280)

Kalau anda merasa ragu-ragu untuk menghapus hutangnya orang lain, maka coba melakukan shalat istiqharah dulu. Bertanya kepada Allah dan minta petunjuk. Semoga dengan sedekah yang anda berikan itu, akan dibuka jalur dari Allah SWT untuk terima REZEKI YANG BERLIPAT GANDA dari arah yang baru, yang belum diketahui pada saat ini. Dan dengan “bersedekah lewat penghapusan hutang”, anda akan membuat orang yang berhutang itu banyak bersyukur kepada Allah, dan juga akan memperkuat persaudaraan dengan dia. Setelah saya tahu ada ayat di atas itu, saya coba sendiri, dan niat saya untuk bersedekah dengan menghapus hutang orang lain dibalas dalam waktu dua minit saja. Dan mungkin besok akan datang rezeki yang lain lagi, insya Allah. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa, dan Allah Maha Kaya. Buat apa kita takut rezeki dari ALLAH akan sulit datang kepada kita? Kalau Allah SWT menghendaki sesuatu, siapa yang bisa menghalanginya?

254. Hai orang-orang yang beriman, BELANJAKANLAH (di jalan Allah) sebagian dari rezki yang Telah kami berikan kepadamu SEBELUM datang HARI yang pada hari itu TIDAK ADA LAGI jual beli dan tidak ada lagi syafa’at. Dan orang-orang kafir Itulah orang-orang yang zhalim. (QS. Al Baqarah 2:254)

245. Siapakah yang mau memberi PINJAMAN kepada Allah, pinjaman yang BAIK (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan MELIPAT GANDAKAN pembayaran kepadanya dengan LIPAT GANDA yang BANYAK. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.
(QS. Al-Baqarah 2:245)

8. Dan sesungguhnya dia (manusia) sangat berlebihan dalam kecintaannya kepada harta.” (QS. Al ‘Adiyat 100: 8)

Rasulullah SAW bersabda : “Tak ada suatu hari pun seorang hamba berada di dalamnya, kecuali ada dua orang malaikat akan turun; seorang diantaranya berdo’a, “Ya Allah berikanlah GANTI bagi orang yang BERINFAQ”. Yang lainnya berdo’a, “Ya Allah, berikanlah KEHANCURAN bagi orang yang MENAHAN INFAQ.”.
(HR. Bukhari dan Muslim )

Rasulullah SAW bersabda : “Shadaqah itu MEMADAMKAN (menghapuskan) KESALAHAN sebagaimana AIR memadamkan API”. (HR. Ahmad dan Abu Ya’laa.)

Semoga bermanfaat,
Wabillahi taufik walhidayah,
Wassalamu’alaikum wr.wb.,
Gene Netto

No comments:

Post a Comment