Wednesday, October 28, 2015

Anak Indonesia Tidak Aman



Kemarin saya diskusi dgn teman saya. Dia tahu saya sering menulis ttg kekerasan dan kekerasan seks terhadap anak, dan dia sebutkan kasus anak usia 2 tahun yg diperkosa di India. Saya kasih tahu dia hal serupa juga terjadi di seluruh Indonesia, setiap hari. Saya baca beritanya dan catat sebagian, dan post sedikit sekali ke Facebook. Kebanyakan tidak disebarkan, karena jumlahnya terlalu  banyak.
Sebagai contoh, saya berikan link berita ini yang hanya berasal dari bulan Oktober 2015, karena saya lagi kumpulkan info berita setiap hari. Ini HANYA dari bulan Oktober, hanya kasus pencabulan (pemerkosaan dan sodomi, belum termasuk kekerasan) dan hanya sebagian dari semuanya. Ini contoh saja. Masih ada lagi. Satu bulan di Indonesia. Dan ini juga belum termasuk puluhan sampai lebih dari 100 kasus lain dgn korban usia 10-18 tahun. Anak Indonesia bisa aman di mana?
(Saya tulis usia semua korbannya.)
-Gene Netto

Usia 3 tahun dan 4 tahun
1.    Cabuli Bocah Kakak Beradik (Aceh Besar)

Sunday, October 25, 2015

Perkosa Siswi SD Bergiliran, 5 Anak di Bandung Dihukum 3 Tahun Penjara (Bandung)



Saya baru dapat link ttg berita ini, tapi terjadi di bulan September. Saya sudah cari di Google, tapi tidak bisa ketemu selain berita baru ini, setelah cari berkali2. Anak yang menjadi pelaku tidak disebutkan usianya, jadi sepertinya mrk juga anak SD. Artinya, 5 anak SD yg laki2 telah memperkosa seorang siswi SD di Bandung, dan hanya menjadi berita setelah masuk pengadilan. Saat kejadian dan dilaporkan ke polisi, tidak masuk berita sama sekali!
Kalau anda melihat berita kekerasan yg muncul di media, atau yg saya post di sini, tolong dipahami: Itu hanya SEBAGIAN KECIL  dari total kasus yang sebenarnya. Dan mungkin ada ribuan kasus lain per bulan yg tidak dilaporkan ke polisi, tidak masuk berita, atau diselesaikan secara damai (karena keluarga korban “malu” utk lapor, tetapi dgn itu pelaku menjadi bebas utk bertindak lagi di tempat lain!)
Orang tua harus waspada. Anak Indonesia tidak aman!!!
-Gene

Wednesday, October 21, 2015

Pemerintah Memperhatikan Masalah Kekerasan Terhadap Anak



Kemarin ada rapat khusus di istana dgn Presiden Jokowi dan beberapa menteri dan pejabat lain, serta Ketua KPAI. Disepakati beberapa tindakan baru dalam rangka fokus lebih serius terhadap masalah kekerasan dan kekerasan seks terhadap anak di Indonesia. Antara lain:
-       Akan dibuat Perppu baru dgn tambahan hukuman, agar pelaku kejahatan seks terhadap anak bisa dikebiri, selain hukum penjara.
-       Dibuat usaha lebih intensif dari Kemenkominfo utk blokir situs porno.
-       Kepala sekolah dan guru bisa dipecat kl membiarkan kekerasan (seperti bullying) terjadi di sekolahnya.
-       Dibuat pendidikan pra-nikah utk calon orang tua untuk meningkatkan kemampuan orang tua dalam mendidik anaknya.
-       Program pendidikan bagi orang tua agar lebih memperhatikan anaknya, dan sadari bahwa pendidikan pertama bagi anak adalah di rumah dgn orang tua.
-       Masyarakat diajak ikut serta dalam menjaga dan melindungi anak Indonesia dari kejahatan, kekerasan dan kekerasan seks.

Monday, October 19, 2015

Anak Kecil Diperkosa Karena Tidak Dijaga Oleh Orang Tua



Seorang anak SMA memperkosa anak tetangga berusia 4 tahun. Dia mengaku bahwa dia dan teman2 nonton film porno ramai2 setiap malam, lalu onani. Tapi lama2 onani tidak cukup memuaskan, jadi dia memperkosa anak tetangga krn ingin praktekkan apa yg dia tonton dlm film. Ini bukan hal baru, karena dalam banyak kasus pemerkosaan, penejelasan yang sama diberikan oleh para pelaku.

Ada dua hal yg perlu diperhatikan. Pertama, ada banyak anak remaja yg punya kebebasan utk nonton film porno setiap malam. Artinya, hubungan mereka dgn orang tua kurang dekat, dan mereka tidak berada dalam pengawasan orang tua. Kl di rumah, tidak dikontrol oleh orang tua. Kl nonton di HP, berarti orang tua tidak sadar atau tidak peduli kl anaknya simpan film porno di HP. Kl di warnet, berarti orang tua lepaskan anak utk nongkrong di warnet, dan pengelola warnet tidak dipaksakan bertanggung jawab oleh pemerintah atas apa yang dilakukan di tempat bisnis itu.

Wednesday, October 14, 2015

Memprihatinkan, Ada Guru Hanya Bisa Jawab Satu Soal Ujian


Dita Angga Rusiana Rabu, 14 Oktober 2015
JAKARTA - Kualitas guru di Indonesia dinilai masih memprihatinkan. Hal tersebut dapat dilihat dari tingkat kompetensi guru saat ini. Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Sumarna Surapranata mengatakan, kompetensi guru salah satunya dapat dilihat dari gambaran hasil uji kompetensi guru (UKG). Dia mengatakan sangat sedikit guru yang memperoleh nilai yang baik dalam UKG.

“Hasil uji kompetensi awal (UKA) dan uji kompetensi guru (UKG) 2012-2014 hanya 192 orang guru yang memiliki skor 90-100. Sedangkan lebih dari 1,3 juta guru memiliki skor dibawag 60,” kata dia saat mengunjungi Kantor KORAN SINDO di Gedung SINDO, Jakarta, Selasa 13 Oktober 2015.  Seperti diketahui total guru yang ada saat ini sebanyak 3.015.315 orang. Sebanyak 1.677.365 berstatus pegawai negeri sipil (PNS), 523.471 guru tetap yayasan, dll.

Tuesday, October 13, 2015

Kenapa Amerika Bermusuhan Dgn Islam?



[Pertanyaan]: Menurut Gene, apa yg membuat sebagian orang Amerika yang (mestinya) terpelajar dgn akses informasi yg terbuka dan bebas, namun masih racist dan Islamophobia??

[Gene]: Amerika punya sejarah panjang mencari musuh. Dalam ilmu politik, ini dibahas sebagai “strong state vs. weak state” (negara kuat vs. negara lemah). Dalam konsep ini, negara demokrasi lemah, krn pemerintah sulit melakuan perubahan. Beda dgn negara kuat, spt negara diktator atau kerajaan di mana pemimpin perintahkan, dan langsung terwujud.

Amerika, yg menjadi “raja kapitalisme” sejak awalnya, lebih sukai sistem negara kuat krn cocok dgn kapitalisme. Tapi Amerika tergolong negara lemah, karena demokratis. Bagaimana bisa mengubah sikap rakyat agar mau tunduk dgn pemerintah, dan mengiyakan apa saja, walaupun berada di negara demokratis yg lemah?

Kalau Siswa Tewas Di Sekolah, Guru Bertanggung Jawab



Beberapa artikel berita menyatakan anak SD yg tewas di Kebayoran Baru itu, setelah dipukul dan ditendang oleh teman sekelas, sedang “mengikuti lomba menggambar”. Lalu ada satu artikel yg mengatakan anak2 sedang ikuti lomba menggambar yang dibuat oleh produsen snak anak Chiki “Chuba”. Dan juga mengatakan tidak ada guru saat kejadian.

Jadi kl berita itu benar, berarti: 1) Perusahaan swasta diizinkan masuk sekolah dgn topeng “lomba” untuk bagikan snak kepada anak (pasti utk mencari konsumen baru). 2) saat lomba menggambar, pasti ada tim lomba dari perusahaan yg bukan guru, jadi anak2 dibiarkan saja dalam pengawasan non-guru itu. 3) guru anggap dikasih “waktu kosong” untuk istirahat, karena org dewasa yg punya misi menjual makanan kepada anak telah ambil alih, jadi guru tidak perlu bertanggung jawab lagi terhadap anak.

Pelajar SD Tewas Setelah Dipukuli Teman Sekelas


Wahyu Sikumbang Selasa, 13 Oktober 2015 − 09:38 WIB
SARILAMAK - Seorang pelajar SDN di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, Rivo Novitra Ariska (12), tewas seusai diduga dipukuli teman sekelasnya di dalam kelas saat ruang kelas ditinggal guru. Korban dipukul di kepala bagian belakang telinga karena dituduh mencuri pena milik pelaku. Suasana duka menyelimuti rumah pasangan Basri dan Devanu Revesika, warga Nagari Situjuah Gadang, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Lima Puluh Kota.
Anak bungsu mereka, Rivo Nofitra Ariska, siswa kelas lima salah satu SDN di Kabupaten Lima Puluh Kota tewas seusai diduga dipukuli teman sekelasnya. Paman korban, Davenu Elfindra menuturkan, awalnya guru wali kelas Rivo memberitahu pihak keluarga bahwa Rivo pingsan di sekolah.

Monday, October 12, 2015

2 Bocah di Batubara Sumut Dibakar Temannya Saat Sedang Main di Sekolah



Rabu 07 Oct 2015, Jefris Santama, - detikNews
Medan - Dua bocah SD II Kelurahan Lima Puluh Kota, Batubara, Sumut mengalami luka bakar yang serius akibat dibakar temannya saat bermain ikan laga. Keduanya yakni JCS (11) dan MP (9), warga Kelurahan Lima Puluh. "KEJADIAN ITU TEPATNYA DI KANTIN SD pada kemarin siang. Saat itu JCS dan MP sedang main laga ikan dan disaksikan sama temannya JS kelas 6 SD dan R kelas 2 SD," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Helfi Assegaf kepada detikcom, Rabu (7/10/2015).
Dijelaskan Helfi, ketika JCS dan MP sedang asik bermain ikan laga, JS dan R merasa tak dihiraukan. Secara tiba-tiba JS membawa jerigen yang berisikan minyak tanah yang asalnya tak diketahui darimana. "Setelah didapatkannya, lalu disiramkannya minyak tanah kepada JCS dan MP seterusnya menyulutkan kayu dengan api dan melemparkan kepada keduanya," sambung Helfi. Akibatnya, JCS mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya dan MP mengalami luka bakar pada kedua kaki, telapak tangan kiri, pipi kiri, dan rambut terbakar. Keduanya pun langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Dua Bocah SD itu Ternyata Dibakar, Pelakunya Anak Polisi
Mengenai motif kejadian, dia menerangkan, kejadian ini bermula karena pelaku diduga sakit hati terhadap kedua korban yang mencuekinya. Ceritanya, kedua korban saat itu sedang bermain laga ikan milik mereka berdua. Tiba-tiba pelaku minta supaya ikan laganya dulu yang dilagakan, tapi karena dicueki kedua korban, pelaku diduga langsung membakar keduanya. Informasi dihimpun, pelaku JS (12), merupakan anak polisi yang bertugas di Mapolres Batubara dan tinggal persis di depan tempat kejadian.
Kemudian Jones Sitorus (12), yang menjadi korban luka bakar merupakan anak dari seorang perwira pertama, juga bertugas di Mapolres Batubara.

 

Apakah Salah Kl Harapkan Balasan Allah Atas Sedekah Kita?



[Komentar]: Yg penting sedekahnya harus ikhlas, Lillahi Ta’ala. Jangan sampai kita bersedekah karena pengen dibalas berlipat ganda sama Allah SWT.

[Gene]: Coba baca ini:

Dari Abu Hurairah, bahwa ada seorang laki-laki yang datang kepada Nabi SAW dan bertanya, “Wahai Rasulullah, sedekah apa yang paling utama?” Nabi SAW menjawab: “Engkau bersedekah dalam kondisi sehat dan berat mengeluarkannya, dalam kondisi kamu khawatir miskin dan MENGHARAP KAYA. Maka janganlah kamu tunda, sehingga ruh sampai di tenggorokan, ketika itu kamu mengatakan, “Untuk fulan sekian, untuk fulan sekian, dan untuk fulan sekian.” Padahal telah menjadi milik si fulan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Nabi SAW sudah berpesan, bersedekah dalam kondisi MENGHARAP KAYA. Dan kekayaan itu berasal dari Rahmat-Nya Allah SWT. Tidak ada manusia yang berhasil menjadi kaya atas usahanya sendiri. Semua dari Allah. Lalu kenapa tidak boleh berharap dpt balasan yang berlipat ganda? Soalnya, Allah sudah BERJANJI!

Pencabulan 20 Siswi SD Terungkap Karena 1 Korban Minta Baju Renang



Yang menyedihkan ttg kasus pencabulan seperti ini adalah si guru bisa melakukan tindakan itu terhadap 20 siswi, secara bergantian, di dalam kelas, pada saat pelajaran berlangsung. Siswi dan siswa lain melihat, tapi tidak melakukan apa2, tidak lapor kepada guru lain, tidak lapor kepada orang tua.

Kesalahan pertama, anak2 itu tidak diajarkan “pendidikan seks” utk usia mereka, dgn pelajaran terpenting adalah orang dewasa tidak boleh menyentuh kemaluan mereka, selain orang tua atau dokter. Baik itu guru, guru agama, tetangga, saudara, atau yg lain. Dan siapapun yang membuat mereka merasa “takut, terancam, dan tidak nyaman” karena menyentuh badannya, maka WAJIB dilaporkan kepada orang tua dan guru2 segera. Karena hampir semua anak SD di seluruh Indonesia tidak diajarkan hal ini, maka kasus dgn modus yang sama terulang terus.

Tiap Hari Di-Bully, Agung Gantung Diri



Anak menjadi korban bullying setiap hari di sekolah. Guru diam, siswa lain diam, perlindungan tidak ada. Jadi dia bunuh diri. Orang tua harus waspada kalau anaknya tidak bahagia di sekolah, atau di rumah. Banyak anak anggap masuk sekolah sama dgn masuk penjara, dan mrk dibiarkan sebagai korban sistem pendidikan yang tidak utamakan kepentingan siswa. Tapi bukan anak saya, jadi bukan urusan saya!
-Gene

Tiap Hari Di-Bully, Agung Gantung Diri

Senin, 5 Oktober 2015
CIREBON– Cerita ini bikin prihatin. Cerita ini menjadi perhatian bagi para orang tua dan juga pihak sekolah. Cara bergaul, cara memperlakukan teman, terutama di sekolah, jangan sampai kelewat batas. Muhammad Agung (17), siswa MTs swasta di Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon, mengakhiri hidupnya dengan gantung diri karena sering di-bully (jadi bahan olok olokan) teman- temannya di sekolah.

Mencari Investor Untuk Perusahaan Busana Muslimah



[Mohon disebarkan]

Assalamu’alaikum wr.wb.,
Teman saya adalah pemiik dari perusahaan busana muslimah Mosaicht. Sudah ada beberapa cabang di Jakarta dan kota lain, dan sudah disiapkan ekspansi dgn membuka 10 lokasi baru di sepuluh kota di Indonesia. Dicari investor yang bisa sediakan 5 milyar untuk ekspansi tersebut. Dan karena bisnis ini sudah jalan dan berhasil, diperkirakan bisa balik modal dalam 2 tahun.
Facebooknya sudah ramai dgn 1,8 juta Likes, dan ada jaringan reseller di berbagai kota dan wilayah. Kalau ada investor serius, bisa bicara lebih lanjut langsung dgn pemiliknya, utk dapat profile, proposal, dan bahas perincian yang lain.
Silahkan hubungi saya di genenetto@gmail.com kl tertarik.
Wassalamu’alaikum wr.wb.,
Gene

Facebook Mosaicht
Website

Sunday, October 11, 2015

Tak Pakai Batik, Siswa di Ternate Tewas Dipukul Guru Honorer



Sabtu, 10 Oktober 2015 | 08:47 WIB
TEMPO.CO, Ternate - Seorang siswa sekolah menengah atas di Pulau Moti Ternate Maluku Utara tewas setelah dipukul mistar kayu oleh guru honor saat apel pagi, Jumat, 9 Oktober 2015. Yusran Hasan, siswa kelas tiga Sekolah Menengah Atas Negeri 7 Moti itu tewas akibat pendarahan di kepala bagian belakang karena benturan benda keras.

Peristiwa itu terjadi karena Yusran tak mengenakan seragam batik pada saat apel pagi. Korban justru datang mengenakan seragam olah raga. Fajrin Samsudin, salah seorang guru honorer menegur dan menampar Yusran. Saat ditampar, korban melawan dan membuat pelaku naik pintam. Mistar pengaris kayu yang dipegangnya kemudian dilayangkan tepat di kepala bagian belakang Yusran.

Wednesday, October 07, 2015

Murid Bacok Gurunya Karena Sering Dimarahi



Kalau bahas dunia siswa yg penuh dgn kekerasan, banyak guru “bela diri” dgn mengatakan “Jangan salahkan guru, karena guru memukul siswa agar ada efek jera, dan tawuran terjadi di luar sekolah, jadi bukan urusan guru.” Kl seorang siswa kesal karena sering dimarahi, maka sesuai contoh guru, dia berikan “hukuman fisik” kepada gurunya, agar ada efek jera. Guru dibacok 5 kali dan masih kritis. Ibunya guru muda itu juga dibacok 2 kali. Kenapa bisa bacok? Mungkin siswa itu terbiasa ikut tawuran, yg selalu dikatakan “bukan urusan guru”. Banyak guru pakai kekerasan dan kemarahan dalam mengatur siswanya. Apakah harus ada pembacokan terhadap guru untuk dapat “efek jera”? Siswa bisa dididik tanpa kekerasan, tanpa kemarahan. Kl tidak mau coba mengajar dgn ILMU PENDIDIKAN, buat apa menjadi guru?
-Gene Netto

Siswi SD di Pasuruan Dipukul Teman Sekelas Hingga Kejang



Selasa 06 Oct 2015, 18:07 WIB
Pasuruan - Putri Nazila (12), bocah asal Desa Sadenrejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan kini terbaring lunglai di ruang perawatan RSUD Bangil. Siswi kelas 6 SDN Sadenrejo ini mengalami gangguan syaraf diduga dianiaya yang dilakukan tiga teman sekelasnya. Putri ketiga dari lima bersaudara pasangan Taufik Hidayat (45) dan Masyito (40) ini mendapatkan perawatan intensif di Ruang Krisan RSUD Bangil kerena terus kejang-kejang. Ia juga tak bisa berbicara. "Dia dipukuli oleh temannya pada Senin lalu (28/9)," kata Taufiq Hidayat saat menunggui putrinya, Selasa (6/10/2015).
Awalnya, orang tua putri membawa anaknya ke dukun karena mengira kesurupan. Namun upaya pengobatan mistis tersebut tak membuahkan hasil dan kondisinya bertambah parah. Atas saran sejumlah warga, Putri kemudian dirujuk ke rumah sakit. "Anak saya dipukuli di dalam kelas saat menulis ketika ditinggal gurunya ke toilet," terang Taufiq.

Menurut dokter, Putri mengalami gangguan syaraf akibat pukulan yang mengenai kepalanya. Dokter mengalami kesulitan dalam pemeriksaan karena korban terus bergerak karena kejang. Sementara orangtua korban belum melaporkan kasus ini ke polisi. Kepala Sekolah SDN Sadenrejo, juga belum bisa dimintai konfirmasi. RSUD Bangil sudah membentuk tim medis terdiri dari 5 spesialis untuk menangani Putri.

Saturday, October 03, 2015

Akibat Tolak Beri Uang Rokok, Bocah SD Dibunuh dan Disodomi



Sudah bbrp kali tahun ini ada berita ttg anak perempuan yg dibunuh, dan mayatnya diperkosa. Skg juga ada kasus anak laki dibunuh, dan mayatnya disodomi.
Masyarakat Indonesia selalu sibuk banggakan diri dgn "topeng dan baju religi" dan sptnya tidak mau sadar anak Indonesia berada dalam bahaya yg besar setiap hari, dari orang2 yang paling dekat (saudara, tetangga, bapak tiri, kakek, guru sekolah, guru ngaji, dsb.). Kapan kondisi akan dapat perhatian besar? Malah anak artis yang pacaran (dan isu2 lain yg kurang penting) yang dapat perhatian paling besar. Anak Indonesia bisa aman di mana?
-Gene

Akibat Tolak Beri Uang Rokok, Bocah SD Dibunuh dan Disodomi
Jumat, 2 Oktober 2015 | 16:14 WIB
WONOGIRI, KOMPAS.com — Aparat Polres Wonogiri akhirnya berhasil meringkus pelaku pembunuhan Arif Murdika (9), bocah yang ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di kolong sebuah jembatan. Pelaku, yang adalah tetangga korban, mengaku nekat membunuh bocah itu setelah Arif menolak memberinya uang rokok. RFS (29) bahkan sempat menyiksa korban dan melakukan kekerasan seksual terhadap mayat siswa kelas 3 SD Bulurejo, Wonogiri, tersebut.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...