Monday, October 19, 2015

Anak Kecil Diperkosa Karena Tidak Dijaga Oleh Orang Tua



Seorang anak SMA memperkosa anak tetangga berusia 4 tahun. Dia mengaku bahwa dia dan teman2 nonton film porno ramai2 setiap malam, lalu onani. Tapi lama2 onani tidak cukup memuaskan, jadi dia memperkosa anak tetangga krn ingin praktekkan apa yg dia tonton dlm film. Ini bukan hal baru, karena dalam banyak kasus pemerkosaan, penejelasan yang sama diberikan oleh para pelaku.

Ada dua hal yg perlu diperhatikan. Pertama, ada banyak anak remaja yg punya kebebasan utk nonton film porno setiap malam. Artinya, hubungan mereka dgn orang tua kurang dekat, dan mereka tidak berada dalam pengawasan orang tua. Kl di rumah, tidak dikontrol oleh orang tua. Kl nonton di HP, berarti orang tua tidak sadar atau tidak peduli kl anaknya simpan film porno di HP. Kl di warnet, berarti orang tua lepaskan anak utk nongkrong di warnet, dan pengelola warnet tidak dipaksakan bertanggung jawab oleh pemerintah atas apa yang dilakukan di tempat bisnis itu.

Kedua, banyak sekali anak dibiarkan sendirian di rumah pasa usia kecil. Dari sisi pendidikan, psikologi anak dan parenting, ini suatu kesalahan yg sangat besar. Anak kecil tidak sanggup mengurus diri sendiri. Jadi kl dibiarkan sendirian di rumah utk alasan apapun, maka orang tua bertanggung jawab sepenuhnya ketika terjadi musibah.
Kualitas dari para orang tua di seluruh Indonesia sangat menyedihkan, karena kasus spt ini berulang terus-terusan dan pola yang sama terlihat terus. Anak Indonesia bisa aman di mana?
-Gene

Tidak Puas Onani, Pelajar SMA Nekat Perkosa Bocah 4 Tahun (Musi Banyuasin [Muba], Sumatera Selatan)

TRIBUNJAMBI.COM, PALEMBANG - Karena terlalu sering nonton film porno yang sering ditonton bersama sejumlah temannya, seorang pelajar SMA berinisial ZA (16) nekat memperkosa seorang bocah berusia 4 tahun yang tidak lain adalah tetangganya sendiri. Ketika kondisi rumah ZA dalam keadaan kosong, dan kebetulan pada saat itu juga korban datang ke rumahnya, remaja itu langsung menarik korban lalu membaringkan korban di dalam kamarnya.
"Saya khilaf karena nonton film dewasa, dengan teman. Karena setiap malamnya nonton film bersama teman-teman," ungkap ZA di depan penyidik kepolisian.
Dia melanjutkan, sebelum melakukan perbuatan mesum tersebut, korban sempat melakukan onani terlebih dahulu. "Biasanya saya onani, tapi karena sudah tidak tahan lagi sehingga saya melakukan itu," ungkapnya. http://jambi.tribunnews.com

No comments:

Post a Comment