Monday, April 11, 2016

Cara Hilangkan Rasa Kecanduan Pada Narkoba



[Pertanyaan]: assalammu'alaykum wr wb, ustad. sah kah kita mengerjakan shalat, apabila kita habis menggunakan shabu shabu? terima kasih ustad.
wassalammu'alaykum wr wb.

[Jawaban]: Assalamu’alaikum wr.wb.,
Orang yang mabuk (atau teler dari narkoba) dilarang shalat. Jadi shalatnya tidak sah.

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mendekati shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan…
(QS.An- Nisa’:43)

Yang perlu dipikirkan bukan sah atau tidak. Tapi DITERIMA atau tidak. Saat orang minum alkohol (atau pakai narkoba, dianggap sama), maka shalat tidak diterima utk 40 hari. Masih wajib dikerjakan, tapi Allah tidak peduli pada shalat itu, alias tidak dikasih pahala.  Rugi sekali kl pakai narkoba, menjadi bahagia utk satu jam saja, tapi bikin Allah marah utk 40 hari, dan semua shalat yang dikerjakan selama 40 hari itu menjadi sia-sia dan tidak dapat pahala. Jadi hanya ada dosa pakai narkoba. Apalagi kl juga tinggalkan shalat, maka dosanya tambah lagi.

Calon Suami Mau Bersyahaddat Asal Boleh Menikah



[Pertanyaan]: Assalamu 'alaikum Pak Gene Netto. Saya berkenalan dengan seorang pria bule yang mengajak saya menikah. Dia mau menjadi Muslim asal bisa menikah dengan saya. Tapi mau Muslim KTP saja. Saya ikhlas menerima kondisinya termasuk dia menjadi Islam KTP karena saya pikir berjalannya waktu akan bisa membimbing dia.

[Jawaban]: Wa‘alaikumsalam wr.wb. Secara rutin ada wanita Indonesia yang konsultasi dgn saya. Mereka putus asa setelah sudah menikah 5-20 tahun dgn pria asing yang "asal masuk Islam" utk menikah, lalu menjadi Muslim KTP. Semua ibu itu mengeluh bahwa suaminya tidak pernah mau serius utk belajar Islam. Dan ada yang begitu kesal sampai mau cerai, dan hanya tahan karena kasihan sama anak. Semuanya menikah dgn rasa YAKIN bisa "membina" pria itu setelah menikah.  Sayangnya, sekitar 99,9% gagal membina suaminya.

Siswi SMP Diperkosa 13 Pemuda, Dan Dibunuh. Setelah Tewas, Diperkosa Lagi (Rejang Lebong, Bengkulu)

Seorang siswa SMP di Rejang Lebong, Bengkulu, diserang saat jalan kaki pulang dari sekolah. Pelakunya 13 (atau 14) remaja dan pemuda, dua di antaranya adalah kakak kelas. Kata Polisi, setelah diperkosa bergilir sekali oleh semuanya, satu pelaku mencekik korban sampai mati, lalu mayatnya korban diperkosa sekali lagi oleh semua. Jadi diperkosa 26 kali, saat masih hidup dan saat sudah tewas.
Banyak orang tua dan guru tidak mau tahu ttg berita seperti ini. Tapi ini menjadi indikasi ada masalah sangat serius di kalangan anak muda di Indonesia. (Ini hanya pemerkosaan, belum bahas sodomi, tawuran, dll.) Setiap hari ada berita ttg pemerkosaan terhadap anak sekolah di semua daerah, termasuk desa kecil (yang selama ini mungkin dianggap aman), dan makin banyak kasus yang sadis juga. Pelakunya rata2 anak sekolah atau pemuda, usia 12-25 tahun. Korban usia 4-16 tahun. Dan ini hanya kasus2 yang ketahuan karena dilaporkan ke polisi dan masuk media. Mungkin ada ratusan kasus lain setiap hari yg tidak masuk media atau tidak dilaporkan ke polisi.

Saturday, April 09, 2016

Hakim Bebaskan Guru Yang Potong Rambut Siswa



Seorang hakim bebaskan guru yang potong rambut siswa dan disidangkan oleh orang tuanya siswa. Banyak guru langsung gembira, dan merasa dibenarkan. Dalam kasus itu, guru sudah salah, dan orang tua lebih salah lagi. Kl orang tua tidak senang, mau laporkan guru, silahkan. Ancam dan menyerang guru salah sekali. Tapi dari awalnya, guru sudah salah. Memotong rambut siswa dgn cara memalukan bukan bagian dari tugas guru. Tidak pernah ada dosen yang ajarkan di Fakultas Pendidikan. Guru sendiri yang memutuskan utk lakukan hal itu terhadap siswa. Itu bukan “bagian dari disiplin sekolah” spt yg dikatakan oleh hakim. Itu bagian dari penyiksaan emosional terhadap siswa, dan salah.

Sampai sekarang, tidak pernah ada yang bisa berikan argumen yang kuat ttg KENAPA guru harus potong rambut siswa secara paksa. Dan tahun 1960-80an, rambut siswa tidak pernah menjadi masalah. Sepertinya hanya menjadi masalah setelah Petrus (penembak misterius) yg mulai di tahun 1980an, dan rambut panjang serta tato dianggap “tanda orang tidak benar, yang layak dibunuh tanpa sidang”. Sepertinya sesudah itu, guru baru mulai razia rambut gondrong di sekolah. Dan guru2 itu tetap tidak peduli pada rambut perempuan (silahkan gondrong dan tidak rapi kl perempuan). Di dalam kasus Petrus, hanya laki-laki dgn rambut gondrong yg dibunuh, perempuan tidak. Jadi para guru yg takut pada pemerintahan Soeharto memilih utk diam dan taat, dan mulai pedulikan pada ukuran rambut siswa laki-laki. Dan masih diteruskan sampai sekarang.

ABG di Cirebon Bunuh Kekasih dengan Membiarkan Tergilas Kereta



Kalau ini terjadi di negara lain, mungkin akan menjadi berita besar selama beberapa minggu, atau bulan, atau masih dibahas sampai tahun depan. Semua orang dewasa akan bertanya, “Kok bisa seorang pemuda begitu kejam?” Tapi di sini, paling menjadi berita untuk sehari saja, karena 1) kebanyakan orang tidak mau tahu, 2) korban bukan artis atau anak pejabat, 3) besok akan ada berita yang setara, jadi yg ini akan dilupakan dgn cepat.
Seorang pemuda Indonesia, yang punya orang tua, om, tante, kakak, adik, guru sekolah, guru ngaji dan tetangga, membekap mulut pacarnya sampai pingsan, lalu badannya ditaruh di rel kereta dlm keadaan tidak berdaya, dan dibiarkan mati tergilas kereta api. Lebih lagi, anak muda itu tidak sendirian, melainkan DIBANTU oleh temannya. Tapi ini bukan anak saya, jadi bukan urusan saya. Welcome to Indonesia?
-Gene Netto

Kejam! ABG di Cirebon Bunuh Kekasih dengan Membiarkan Tergilas Kereta

Bandung - Perbuatan keji dilakukan JK, anak baru gede (ABG) warga Cirebon, Jawa Barat. Lelaki berusia 16 tahun itu mengaku membunuh perempuan yang tak lain kekasihnya, Faturohkmah (15), dengan cara membaringkan tubuh korban di rel sehingga tergilas kereta api. JK tak sendirian melakukan aksi kejam. Dia dibantu temannya, VN (16). Kedua ABG tersebut kini menyandang status tersangka.

Saturday, April 02, 2016

Marshmallows Halal, Yang Tidak Halal??



Halal atau tidak halal? Ada yang bisa menjelaskan? Di Carrefour, saya mau beli marshmallows. Tapi ada yang halal dan tidak halal. Semua marshmallows mengandung  "gelatin" (agar-agar), yang berasal dari lemak babi atau lemak sapi. Gelatin yang halal berasal dari sapi yang halal. Saya periksa satu paket. Tidak ada lambang halal. Saya ambil merek lain, juga tidak ada lambang halal. Saya kembali ke merek CorNiche dan cek paket sebelah (beda rasa). Ada lambang halal besar di belakang. Kembali ke paket pertama, saya baru sadar: Di pojok kanan,  ada STIKER putih. Saya copot. Di bawahnya ada lambang halal. Jadi dari pabrik dicap halal, sampai di Carrefour di Indonesia dicap "tidak halal" (lambang halal disembunyikan). Tapi bungkusan sebelah dari merek yg sama masih "halal".
Jadi? Artinya apa? HALAL berarti: "Halal dari pabrik, selama tidak ada yang pasang stiker putih"? Dan TIDAK HALAL berarti:  "Kalau karyawan toko swalayan ingat untuk pasang stiker di atas lambang halal, maka tidak halal"?
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...