Monday, April 11, 2016

Siswi SMP Diperkosa 13 Pemuda, Dan Dibunuh. Setelah Tewas, Diperkosa Lagi (Rejang Lebong, Bengkulu)

Seorang siswa SMP di Rejang Lebong, Bengkulu, diserang saat jalan kaki pulang dari sekolah. Pelakunya 13 (atau 14) remaja dan pemuda, dua di antaranya adalah kakak kelas. Kata Polisi, setelah diperkosa bergilir sekali oleh semuanya, satu pelaku mencekik korban sampai mati, lalu mayatnya korban diperkosa sekali lagi oleh semua. Jadi diperkosa 26 kali, saat masih hidup dan saat sudah tewas.
Banyak orang tua dan guru tidak mau tahu ttg berita seperti ini. Tapi ini menjadi indikasi ada masalah sangat serius di kalangan anak muda di Indonesia. (Ini hanya pemerkosaan, belum bahas sodomi, tawuran, dll.) Setiap hari ada berita ttg pemerkosaan terhadap anak sekolah di semua daerah, termasuk desa kecil (yang selama ini mungkin dianggap aman), dan makin banyak kasus yang sadis juga. Pelakunya rata2 anak sekolah atau pemuda, usia 12-25 tahun. Korban usia 4-16 tahun. Dan ini hanya kasus2 yang ketahuan karena dilaporkan ke polisi dan masuk media. Mungkin ada ratusan kasus lain setiap hari yg tidak masuk media atau tidak dilaporkan ke polisi.

Saya tidak tahu anak SIAPA yang harus diperkosa bergilir dan dibunuh sebelum 100 juta orang tua, 3 juta guru, semua pemuka agama dan pemimpin negara akan merasa ada masalah besar sekali di sini yang perlu dihadapi. Di manapun anda tinggal, anak anda (perempuan, dan laki-laki juga) TIDAK AMAN. Semua orang tua berasumsi "anak mereka" akan aman, sampai tiba2 suatu hari mereka menjadi menjadi korban. Dan orang tua mau pingsan karena "tidak menyangka".
Jangan berasumsi. Jaga anak anda, dan dorong semua orang dewasa yang anda kenal untuk memperhatikan dan menjaga anak tetangga. Kita tidak bisa bangun negara ini menjadi pemimpin dunia kl semua orang hanya peduli pada anak sendiri. Semua anak Indonesia adalah anak kita juga!
-Gene Netto

Siswi SMP Diperkosa 13 Pemuda, Dan Dibunuh. Setelah Tewas, Diperkosa Lagi (Rejang Lebong, Bengkulu)

2 comments:

  1. ada yang salah dengan para pemuda, dan nggak cuma dari satu faktor (pendidikan, misal)
    tapi ini masalah besar yang kompleks
    keluarga, lingkungan sekitar, sekolah, media masa....
    sedihnya lagi, ini terjadi di negeeri mayoritas muslim :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul. Rata2 anak yang ditangkap adalah Muslim, dan diajarkan shalat dan puasa sejak kecil. Tapi ketika remaja, kok akhlak bisa begitu rusak ya? Menyedihkan.

      Delete