Monday, May 02, 2016

Keberhasilan Sekolah Finlandia Bisa Terwujud di Indonesia



Michael Moore adalah seorang sutradara yang membuat bbrp film dokumentar terkenal. Dalam film terbaru, dia mencari negara2 baru untuk "dicaplok" oleh Amerika, agar bisa ambil semua ide bagusnya. Antara lain, dia memperhatikan liburan yang panjang di Itali utk pekerja (8 minggu libur per tahun, dibayar gaji penuh). Lalu ada Portugal yang hapus semua UU anti-narkoba khusus utk pengguna. Polisi tidak lagi menangkap pengguna yang bawa narkoba utk diri sendiri, dan hasilnya adalah penggunaan narkoba turun, dan kriminalitas juga turun. Di Finlandia, dia melihat sistem pendidikan karena Finlandia selalu dicap negara nomor satu di dunia. Poin terpenting dari sistem pendidikan di Finlandia yang dijelaskan oleh Menteri Pendidikan, kepala sekolah, guru dan siswa adalah:

·         Tidak ada Pekerjaan Rumah. Anak dikasih waktu bebas sebanyak mungkin untuk menikmati masa kecilnya dan belajar menjadi manusia berkualitas.
·         Di SMA, ada PR sekitar 10-20 menit total, dan tidak wajib.
·         Setelah sekolah, anak bebas untuk berolahraga, baca buku, main alat musik, bersenang-senang dgn keluarga dan teman, dsb.
·         Di SD, anak masuk sekolah untuk 3-4 jam per hari saja, dgn total 20 jam per minggu. Dan 3-4 jam itu termasuk satu jam untuk makan siang.
·         Jam belajar dan total waktu di sekolah setiap semester di Finlandia adalah yang paling singkat di seluruh dunia. Mereka menjadi nomor satu, dengan belajar paling sedikit.
·         Kebanyakan anak belajar 1, 2 atau 3 bahasa asing.
·         Tidak ada ujian pilihan ganda. Siswa harus tahu jawaban dan menulis sendiri.
·         Tidak ada ujian nasional atau ujian standar (standardized testing).
·         Taman bermain di sekolah dibuat bersama arsitek agar siswa dapat mainan yang mereka inginkan di sekolah, karena waktu bermain dinilai begitu penting.
·         Fokus para guru adalah untuk mengajarkan siswa menggunakan otak sendiri dalam semua bidang.
·         Tidak ada sekolah yang dicap "terbaik" atau elit. Semua sekolah negeri diberikan fasilitas dan kualitas yang sama. Semua orang kirim anak ke sekolah yang paling dekat dengan rumah.
·         Ada UU yang melarang pendirian sekolah swasta berbayar. Jadi orang elit wajib kirim anak ke sekolah negeri juga. Hasilnya, orang elit berjuang agar kualitas sekolah negeri sangat tinggi dan semua anak dapat fasilitas terbaik.
·         Karena anak orang elit masuk sekolah negeri, anaknya orang miskin menjadi sahabatnya. Ketika dewasa dan menjadi pemimpin perusahaan, orang elit tidak mau berbuat kejam terhadap pekerja dalam perusahaannya.
·         Anak dididik untuk menjadi mandiri dan bersikap dewasa (jadi tidak tawuran di sana dan tidak nyontek dalam ujian).
·         Guru mengajar berdasarkan kemauan siswa, jadi kelas dibuat fokus pada kepentingan siswa (bukan kepentingan kurikulum).  
·         Dikatakan anak seharusnya belajar masak, bernyanyi, main musik, membuat kesenian, keluar dari kelas untuk merasakan alam, agar bisa belajar menjadi manusia.
·         Guru sangat fokus pada usaha membuat anak bahagia, di sekolah dan dalam kehidupan. Kepala sekolah mengatakan tujuannya adalah membuat anak bahagia dan dapat banyak kesempatan bermain, agar mereka bisa bersosialisasi.

Semua ini BISA terwujud juga di Indonesia. Bagaimana caranya? Sederhana. Di sini ada 100 juta orang tua, 60 juta siswa dan 3 juta guru. Yang "melawan" hanya ratusan orang di Senayan. Mana yang lebih kuat? Kita semua hanya perlu BERSATU dan mengatakan ke pemerintah, "Kami minta sistem pendidikan yang sama seperti Finlandia untuk semua anak. Membuatnya sekarang, atau mengundurkan diri dari jabatan!"
Kalau anda hanya mau fokus pada anak anda sendiri, dan mencari kekayaan untuk kirim anak ke sekolah swasta elit, maka anda sendiri yang gagalkan sistem pendidikan nasional, dan gagalkan kemajuan Indonesia. Jangan begitu. Fokus pada sistem pendidikan berkualitas untuk semua anak Indonesia. BERSATU dan minta sistem pendidikan spt Finlandia di sini. Kemajuan sistem pendidikan sudah terbukti tidak akan berasal dari pemerintah. Rakyat yang harus bersatu dan minta secara bersamaan. Apakah anda mau bersatu?
-Gene Netto

Bagian pendidikan di Finlandia ada di YouTube.
Michael Moore and the Finnish Education System

Di film yg lengkap, pendidikan Finlandia mulai pada menit ke-30.
Michael Moore: Where To Invade Next
Film ini sptnya tidak akan masuk Indonesia. Jadi bisa dicoba nonton online (tidak ada teks).

No comments:

Post a Comment