Tuesday, August 30, 2016

Apa Erdogan Seorang Pemimpin Yang Bagus



[Komentar]: Erdogan seditaktornya msh lbh bagus drpd jkw, dia diktaktor krn cinta negaranya, ingin negaranya aman kyk suharto aja yg pake petrus buat bikin negara aman yg penting erdogan bikin maju negaranya n rakyatnya sejahtera, ditaktor dia cuma bikin orang sekular benci tp dicintai rakyatnya. Rakyat turki yg cinta erdogan dgn yg sekular jauh lbh bnyk yg cinta Erdogan

[Gene]: Lee Kuan Yew lebih bagus lagi, lebih dicintai rakyat, lebih membangun bangsanya. Tapi ketika saya berada di Singapura, dan membahas politik negara di Starbucks, tiba2 teman saya membisik dan suruh saya diam. Katanya, tidak aman diskusi di situ. Katanya mungkin ada intelijen negara atau polisi di situ, dan kl dilaporkan, keluarga dia bisa kena masalah. Jadi dia tidak berani mengritik pemimpin negara di tempat umum. Apa itu negara ideal? Apa pemimpin spt Lee Kuan Yew yang sangat dicintai rakyatnya dan sangat berhasil membangun bangsa menjadi PALING BAIK karena ada dukungan dari banyak orang? Mereka siap korbankan hak bicara bebas demi kesejahteraan. Mereka diam karena dikasih negara yang maju dan karena ada berbagai macam intimidasi dan ancaman dari pemerintah terhadap orang yang berani mengritik. Apa itu yang terbaik? Mau melihat Turki dan Indonesia menjadi begitu juga?

Anda anggap Petrus bagus? Anda anggap pasti hanya orang jahat yang dibunuh? Bagaimana kl bapak anda sendiri yang dibunuh, lalu polisi bilang dia preman. Anda berikan bukti dia bukan preman, dan polisi salah, lalu anda dipenjarakan, dan anda mati di penjara, dan polisi bilang anda "bunuh diri". Mau hidup seperti itu? Baik dan bagus sistem pemerintahan seperti itu? Atau lebih baik kl pemerintah terbuka, dan terpaksa menegakkan kebenaran dan keadilan, walaupun kadang merugikan diri sendiri? Kondisi spt itu hanya mungkin terjadi dalam sistem demokrasi di mana ada kebebasan bicara, dan hak bagi wartawan dan rakyat untuk bertanya secara terbuka. Kalau anda suka sebaliknya, maka anda suka sistem diktator, di mana siapa saja bisa menjadi korban, tanpa pemerintah perlu tanggung jawab. Mau Indonesia menjadi begitu? Dapat diktator atau raja paling mudah dari semua sistem pemerintahan, karena berkuasa mutlak, jadi bisa melakukan perubahan semaunya, dan bisa berhasil. Singapura contohnya. Tapi secara automatis, rakyat menjadi tidak bebas. Mau hidup seperti itu?
-Gene  



No comments:

Post a Comment