Tuesday, August 02, 2016

Dermawan Pakistan Abdul Sattar Edhi Wafat



Dua minggu yang lalu, seorang dermawan terkenal di Pakistan wafat pada usia 88 tahun. Abdul Sattar Edhi adalah orang Pakistan yang kerja selama 60 tahun untuk menolong orang lain. Di usia 19 tahun, ibunya jatuh sakit. Dia sadari berapa banyak orang di komunitasnya yang perlu bantuan medis, jadi dia mulai menolongnya. Walaupun bukan orang kaya, dia mulai kerja sendiri saja, galang dana dan dukungan secara pelan dan bertahap. Lalu dia buka klinik berobat, panti asuhan, dan tempat pelatihan. Sebagai hasilnya, pada tahun 2016, dia telah selamatkan 20 ribu bayi yang tidak diinginkan, telah melatih 40 ribu perawat, dan 50 ribu anak yatim dapat tempat tinggal di panti asuhannya. Satu juta bayi telah lahir dalam Klinik Persalinan Edhi, ada 8 rumah sakit yang berikan pengobatan gratis, rumah sakit mata, klinik diabet, unit bedah, dan rumah sakit kanker.
Semuanya didirikan oleh satu orang bernama Abdul Sattar Edhi, yang punya keinginan untuk menolong orang lain. Saya menunggu 1 minggu setelah melihat berita ini di BBC, karena saya kira akan menjadi berita di Indonesia juga. Ternyata tidak. Seorang dermawan yang menolong begitu banyak orang bisa wafat tanpa menjadi pembahasan di kalangan umat Islam di Indonesia. Semoga ada orang Indonesia yang mau bangkit dan mengikuti contohnya, daripada menjadi sibuk utamakan diri sendiri. Jangan pernah ragu bahwa dunia bisa berubah dari usaha satu orang saja. Apalagi kl kita semua bersatu dengan satu tujuan.
-Gene Netto

Pakistani philanthropist Abdul Sattar Edhi dies aged 88

Abdul Sattar Edhi

 

No comments:

Post a Comment