Monday, August 29, 2016

Produk Ini Membunuhmu! Jadi Kenapa Dijual Bebas?



Di toko swalayan, saya perhatikan kotak plastik besar di atas posisi kasir. Ada iklan di depannya. Rokok! Kotak plastik itu penuh dgn rokok, lengkap dengan iklan juga. Tapi ada "peringatan". Rokok Membunuh!! Jadi? Kalau rokok membunuh, KENAPA dijual bebas? Apa ada produk lain yang juga membunuh, tapi dijual bebas di semua toko, dgn izin pemerintah, yg dengan senang hati terima pajaknya, dan berikan izin bebas utk pasang iklan di semua jalan, semua warung, di tivi, majalah, dll. agar anak kecil bisa melihatnya setiap hari? Kenapa tidak ditambahkan lagi, biar adil?

ARSENIK! Produk ini membunuhmu (tapi dijual bebas)!
NARKOBA! Produk ini membunuhmu (tapi dijual bebas)!
BORAX! Produk ini membunuhmu (tapi dijual bebas)!
SENJATA API! Produk ini membunuhmu (tapi dijual bebas)!
BOM! Produk ini membunuhmu (tapi dijual bebas)!

Silahkan tambahkan lagi sepuas hati. Pemerintah mengizinkan rakyat beli produk yang MERUSAK kesehatan, lalu BPJS kehabisan uang karena penuh dgn orang yang kena kanker…. Berapa banyak anak yatim diciptakan karena bapaknya wafat setelah dikasih segala kemudahan dari pemerintah untuk menjadi perokok? Kalau orang mau ciptakan Go-Jek atau GrabCar, atau suatu hal lain yang kreatif dan bermanfaat, tiba2 pemerintah gerak cepat utk blokir ruang gerak dan siap bahas perubahan UU negara dalam sekejap. Tapi kalau pemerintah ditanyakan ttg UU Rokok, harus menunggu 10 tahun untuk dapat jawaban, tanpa perubahan, tanpa kepedulian pada kerusakan generasi muda….

Sebagai contoh lain, ganja hampir tidak pernah menimbulkan kematian orang, tapi dilarang keras dan orang bisa masuk penjara 5 tahun karena beli bungkus kecil utk diri sendiri… Coba kl orang yg beli sebungkus rokok juga masuk penjara 5 tahun… Semoga segera keluar fatwa haram rokok, serta harga 300 ribu per bungkus (pajak tinggi), serta larangan jual di warung dan toko, larangan pasangan iklan di semua tempat umum, dan… ohhh, maaf, dunia mimpi ya?

Mau jual semua, atau larang semua, silahkan. Asal adil. Tapi kl pemerintah mau adil, berarti bijaksana dan memikirkan masa depan bangsa. Apa para pemimpin kita peduli pada masa depan anak Indonesia?
-Gene Netto


1 comment:

  1. Saya anti rokok, karena bagi konsumen rokok merusak ekonomi dan kesehatan, tapi bagi produsen termasuk pekerjanya, tidak bolehnya rokok merusak ekonomi dan kesehatan mereka ha..ha.., dan mereka dengan segala cara berusaha membela rokok, bahkan TV pun lebih condong membela rokok, karena budget iklan mereka besar.

    karena itu saya menolak bekerja di perusahaan rokok meski dengan iming2 gaji tinggi, karena sama dengan mencari rezeki dengan cara merugikan orang lain.

    dan istri saya sangat amat bahagia karena saya bukan perokok.

    bagi saya merokok itu haram, dan boleh disamakan dengan bunuh diri, rezeki yang diterima hendaknya untuk kebaikan, bukan untuk bunuh diri.

    ReplyDelete