Thursday, October 13, 2016

Kasihan Anak Indonesia, Dapat Orang Dewasa Seperti Kita!



Saya sering merasa sedih sekali melihat sikap masyarakat di negara ini. Ada berita ttg seorang siswa yang duduk di meja guru, taruh kaki di atas meja, sambil merokok, di sebelah gurunya. Dalam sehari jadi berita viral dan ratusan ribu orang mau berkomentar. Padahal sebenarnya, ini perkara sepele, dan bisa ditangani oleh guru kelas sendiri. Tapi ketika disebarkan di medsos, banyak orang ingin berkomentar ttg kualitas "sopan santun" dari anak Indonesia. Karena kaki dan rokok?

Mohon maaf, tapi KE MANA semua komentator itu ketika anak SD dan SMP diperkosa, diperkosa bergilir, disodomi dan dibunuh, setiap hari, di seluruh Indonesia OLEH ANAK SEKOLAH YANG LAIN??!! Kok kaki dan rokok yang bikin masyarakat heboh? Bukan kekerasan terhadap anak? Ketika berkali-kali saya angkat masalah kekerasan dan kekerasan seks terhadap anak di Facebook, sekian ada orang2 yg suruh saya diam, hujat saya, lalu suruh saya keluar dari Indonesia. Dan ketika kekerasan dibahas di forum guru, saya dijuat dan dihinakan, dikatakan setan, agen intel asing, perusak NKRI, lalu juga disuruh keluar dari Indonesia. Tapi kl "kaki di atas meja guru", tiba2 ratusan ribu orang merasa terganggu.

Ada anak yg diperkosa. Kata masyarakat: "Biasa!" Ada anak yg disodomi. Kata masyarakat: "Biasa!" Ada anak yang diperkosa bergilir oleh 6 anak lain. Kata masyarakat: "Biasa!" Ada anak yang diperkosa dan dibunuh. Kata masyarakat: "Biasa!" Ada anak yang disodomi oleh guru ngajinya di dalam masjid. Kata masyarakat: "Biasa!" Ada anak yang hamil setelah diperkosa oleh bapak tirinya. Kata masyarakat: "Biasa!"

Lalu ketika ada satu anak saja yang taruh kaki di atas meja guru, masyarakat berkata: "Ya Allah!! Suatu musibah besar ini! Bagaimana generasi ini!? Kita semua mesti bangkit dan perhatikan perkara ini! Kok rusak berat moralnya anak Indonesia! Kok bisa begitu tidak sopan terhadap guru? Ayo bangkit semua dan berkomentar. Share ke semua teman. Jangan sampai kita tidak ikut komentari SIMBOL kesopanan ini!!"

Terhadap satu anak yang merusak simbol (bersikap sopan di meja guru), ratusan ribu orang mau berkomentar. Tetapi terhadap ratusan anak yang MENJADI KORBAN KEKERASAN SETIAP HARI, tidak ada banyak yg mau berkomentar. Saya sungguh merasa sedih melihat masyarakat di Indonesia. Sangat pilih2 dalam pedulikan kondisi anak di negara ini.
-Gene Netto

Heboh Murid Merokok dan Angkat Kaki di Meja di Samping Guru, KPAI Bergerak
Kamis 13 Oct 2016, Herianto Batubara - detikNews

1 comment:

  1. Kalau seorang anak bersikap kurang ajar, masih bisa bereaksi dengan komentar, tapi kalau sudah memperkosa atau membunuh, itu benar-benar bawa perasaan marah luar biasa, tidak lagi bisa komentar, yang ada di kepala hanyalah ingin memenggal kepala pemerkosa, saya masih ingat kejadian seperti itu karena dikirimi gambar foto orang yg dipenggal.
    Kadang ngeri juga kalau sudah begitu, kalau massa sudah marah sampai tega mengguyur perampok dengan bensin lalu disulut api.
    Yang bisa kita lakukan hanya mencegah jangan sampai itu terjadi, tapi kalau sudah terjadi, kemarahan masa lebih mengerikan lagi

    ReplyDelete