Monday, November 07, 2016

Kenapa Gene Netto Tidak Lakukan Tindakan Nyata Untuk Indonesia?



Assalamu’alaikum wr.wb.,
Ada komentar bahwa saya hanya bisa tulis di medsos, tapi di dunia nyata saya "nol besar". Mohon maaf, halangan terbesar yg saya hadapi dalam melakukan kebaikan di sini adalah orang Indonesia sendiri. Saya dapat basa-basi, bukan dukungan. Ini beberapa contoh:

Saya pernah bergabung dgn beberapa organisasi untuk mendirikan lembaga nasional pembinaan muallaf. (Ada lebih dari 10 ribu muallaf baru setiap tahun). Kami kerja 6 bulan, sahkan lembaga, siap launching. Kementerian Agama tawarkan milyaran rupiah. Kami siap terima, tapi menolak korupsi. (Ada yg bilang 30% harus dikembalikan). Tiba2, dukungan Kemenag ditarik kembali. Teman2 patah hati, dan lembaga bubar.

Saya usulkan dibuat Menteri Urusan Anak utk 80 juta anak Indonesia. Saya minta seorang menteri diskusi dgn SBY. Katanya sulit buka kementerian baru. Jadi pada tahun 2009, SBY mengubah Kementerian Pemberdayaan Perempuan menjadi "Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak". Sebuah kemajuan kecil.

Saya mau berusaha mencegah ribuan pedofil Australia yg masuk Bali setiap tahun, dgn dibuat Blacklist imigrasi. Saya datangi petugas imigrasi, kedutaan Australia, kementerian sosial, KPAI, dan lain-lain. Saya dapat basa-basi. Semuanya menunggu saya bertindak sendirian dulu. 

Saya usulkan ke Imam Besar Masjid Istiqlal utk mendirikan Islamic Center utk  turis asing yg ingin tahu ttg Islam. Saya merancang program, desain ruang belajar, toko buku, video sejarah Islam di Indonesia, cari arsitek, dan mulai cari dana. Imam Besar mendukung, tapi yg lain berikan basa-basi. Semuanya menunggu saya bertindak sendirian dulu.

Saya berusaha membuat konperensi nasional utk atasi masalah kekerasan dan kekerasan seks terhadap anak. Saya merancang isi acara, mulai hubungi kementerian pendidikan, sosial, dan agama, KPAI, psikiater anak, psikolog anak, polisi, dokter, dan lembaga2, serta tokoh2 nasional. Saya dapat basa-basi. Semuanya menunggu saya bertindak sendirian dulu.

Saya berusaha mendirikan program pelatihan guru nasional. Saya datangi bbrp yayasan terkenal, tokoh2 nasional, kementerian, dll. Saya dapat basa-basi. Ada yg mau dukung kl terwujud, tapi menunggu saya bertindak sendirian dulu.

Saya sudah mengajar bahasa Inggris kepada lebih dari 10 ribu orang Indonesia. Berikan pelatihan utk ribuan guru. Ceramah di ratusan masjid, kantor dan pengajian tanpa tarif. Berikan konsultasi gratis setiap minggu. Membuat program2 sosial utk anak yatim, dhuafa, anak cacat, dll. Selama 20 tahun di sini, tabungan saya selalu kosong. Uang saya selalu habis untuk menolong orang Indonesia. Ini hanya sebagian dari usaha nyata saya.

Orang Indonesia yg bantu saya bisa dihitung dgn jari tangan. Akhirnya saya mendirikan yayasan sendiri dgn teman saya Dr. Irwan Kreshnamurti. Menghabiskan hampir 3 tahun utk proses dokumen dari Kemenkumham, Imigrasi, Kemenaker, Kemensos, Polri, BIN, Pemda DKI, Walikota Jakarta Timur, Kecamatan, Kelurahan, dll. Sekarang saya cari dana CSR utk bangun program.

Saya selalu dorong umat Islam untuk bangkit, bersatu dan menciptakan negara yang kuat, bersih dan sejahtera. Lalu saya sering dikatakan kafir, setan, agen CIA, antek Yahudi, pembenci Islam, liberal, provokator, Snouck Hurgronje yg baru, perusak NKRI, dll. Saya suka pendapat yg berbeda, krn bantu saya berpikir. Sayangnya, banyak orang Indonesia sulit menerima pendapat yg berbeda, dan cepat menghujat. Saya memikirkan masa depan Indonesia, bukan hujatan itu. Jadi saya bersabar, dan menunggu rakyat Indonesia BANGUN DARI DUNIA MIMPI, dan bersatu untuk melakukan kemajuan dan menjadi pemimpin dunia. Semoga usaha saya tidak sia-sia. Mohon doanya. Terima kasih.
Wassalamu’alaikum wr.wb.,
Gene Netto

2 comments:

  1. thats a very beautiful header picture

    ReplyDelete
  2. Saya bangga dan bahagia bisa mengenal Anda.

    ReplyDelete