Wednesday, March 08, 2017

Siswi Kelas 2 SD Digilir Teman Sekelasnya



Banyak pemimpin negara dan pemimpin masyarakat tidak mau bahas pornografi. Saya belum pernah dengar khutbah Jumat ttg topik itu, dan belum pernah dengar ada pelatihan parenting yg bahas bahayanya pornografi terhadap anak. Para pemimpin bisa tenang karena bukan anak mereka yang diperkosa. Anaknya orang miskin di kampung dan kota2 kecil yang makin banyak diperkosa bergilir sekarang. Bahkan ANAK SD menjadi pemerkosa. Hampir dijamin ini bisa terjadi krn mrk melihat film porno di HP. Juga sangat mungkin mrk lihat dalam koleksi video di HP bapaknya sendiri. Atau dari teman sekolah. Tanpa mengerti, anak SD usia 9 tahun bisa coba2 meniru apa yg mereka lihat dalam video porno.
Dan besok akan terjadi lagi. Dan besoknya lagi. Dan para pemimpin bisa tenang. Soalnya, bukan anak mereka yang diperkosa…. Barangkali belum pernah ada seorang pemimpin yang isterinya pernah jadi korban pemerkosaan, atau pejabat perempuan yang pernah jadi korban pemerkosaan. Jadi mrk sebatas tahu berita ttg apa yang menimpa orang lain, tanpa pernah merasakan sendiri. Mungkin karena itu, semuanya kurang peduli, krn mrk tidak pernah melihat dampaknya. Kondisi ini akan berlangsung terus, sampai ada persatuan dari para pemimpin utk PEDULI pada semua anak Indonesia. Dan bukan hanya peduli pada anak kandung yg diberikan kondisi hidup aman dan nyaman. Semua anak Indonesia berhak dapat yg sama!
-Gene Netto  

Kacau! Siswi Kelas 2 SD Digilir Teman Sekelasnya

Kamis, 2 Maret 2017, Mewan Haqulana,  
BANYUASIN - Sungguh memilukan pergaulan murid SD di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel). Bagaimana tidak, anak-anak yang belum berusia 10 tahun melakukan tindakan persetubuhan bersama teman sekelasnya.
Hal ini seperti yang dialami Nestapa (9) (nama disamarkan). Bocah kelas II SD ini disetubuhi oleh dua teman sekelasnya anggap saja Kanjiman (9) dan Parnomin (9) secara bergantian.
Menurut keterangan korban didampingi orangtuanya saat melapor ke Polsek Betung Kabupaten Banyuasin, awalnya dua teman lelakinya itu hanya megang-megang kemaluannya, kemudian disetubuhi. "Anunya dia ditempel-tempel ke anu saya," ujarnya lugu.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...