Tuesday, July 25, 2017

Mohon Bantuan utk Janda Buta



Assalamu’alaikum wr.wb., saya mau kumpulkan 20 juta utk bantu Ibu Dasiyem. Dia seorang janda usia 59 tahun, dengan dua anak remaja, di Desa Babakan, di Cilacap. Dia sudah buta selama bbrp tahun, disebabkan Glaukoma Akut. Sudah diusahakan operasi, tapi sesudahnya dia tetap buta. Tidak ada penghasilan, jadi dia hidup dalam kondisi sangat miskin tanpa bantuan, bahkan tidak ada WC di rumahnya. Dengan uang yang dikumpulkan, anaknya bisa berdagang, atau beli kambing dan sawah yang dikelola orang lain dengan sistem bagi hasil.
Terima kasih kl bisa bantu. Sumbangan bisa dikirim ke rekening sosial saya seperti biasa.

Rekening Sosial Gene Netto: >> BCA, No. 4502214881, A/N Eugene Francis Netto, Cabang: KCU Menara Bidakara.
Rekening Sosial Yayasan Bambu Biru>>> MANDIRI, No. 124-00-0688256-8, A/N: Yayasan Bambu Biru, Cabang: KK Jakarta Wisma IKPT.

MOHON DISEBARKAN. Wassalamu’alaikum wr.wb., Gene Netto


Monday, July 24, 2017

Pelajar Purwakarta Tidak Diwajibkan Gunakan Seragam Sekolah



Apa ini sebuah kebijakan yang bagus? Mungkin siswa yang tidak pakai seragam bisa jadi korban bullying dari yang lain. Tidak pakai seragam bisa terasa setara dgn pakai rompi dgn tulisan “Saya orang miskin”.
Kalau ada banyak anak miskin yang tidak sanggup beli seragam, kenapa tidak menjadi tanggung jawab pemda utk menyediakan secara gratis? Atau sebaliknya, seragam tidak dipakai di seluruh sekolah? (Saya juga penasaran, apa masih akan ada tawuran kl siswa tidak pakai seragam, dan tidak ketahuan siswa berasal dari sekolah yg mana?)
Bagaimana kl dicoba satu tahun, semua sekolah bebas seragam di suatu daerah? Dilakukan penelitian formal oleh dosen, utk lihat hasilnya dari berbagai aspek. Lalu di tahun berikutnya, dikaji ulang: seragam tetap dipakai, dan orang miskin dikasih secara gratis, atau seragam dihapus saja (karena menjadi beban bagi orang tua miskin). Hanya perlu keberanian untuk mencoba hal yang berbeda dari status quo, utk mencari solusi.
-Gene Netto

Saturday, July 08, 2017

Investigasi Bisnis Presiden Trump di Indonesia



Investigasi ABC Four Corners dari Australia. Menjelaskan hubungan antara Hary Tanoe, Donald Trump, Setya Novanto. Ada rencana pembangunan resor “rahasia” di Bali (tidak ada yang mau membahasnya, termasuk Bupati), pembangunan resor raksasa seluas 300 Ha di Lido, Bogor, bersama Hary Tanoe, yg akan seperti Disneyland di Indonesia, lengkap dgn hotel, golf, perumahan, track balapan Formula 1, dll. Proyek itu hanya maju karena pemerintah izinkan pembangunan tol dari Jakarta ke sana. Four Corners menjelaskan bagaimana puluhan ribu warga kecil akan digusur agar Tanoe dan Trump bisa tambah kaya, dan bagaimana Fadli Zon, Setya Novanto, dll. siap layani Trump. Sangat menarik.
Coba nonton videonya (40 min, dlm bahasa Inggris, tapi bicara dgn pelan).

The Company He Keeps: Unearthing Trump's business deals on our doorstep.

Four Corners investigation will reveal how Donald Trump was negotiating luxury resort deals in Bali and Java, raising serious questions about presidential conflicts of interest. In Bali, plans are under way to Trumpify one of the most iconic and sacred sites in Bali - Tanah Lot.
In a second development on Java, the deal to build a massive gaudy theme park and resort development has been inked, leaving local farmers frightened of what the future holds.
"When the financial power of Trump comes here, we the original people who live here are powerless. Their enormous wealth buys enormous influence."
Four Corners investigates how these deals were done through an unholy alliance formed between Donald Trump and controversial business and political figures in Indonesia. Trump's business partners have a troubling history with ties to the corrupt Suharto regime.

Salah Kaprah Pesan Berantai Tentang Manfaat Petai



Jumat, 07 Jul 2017 Alfons Tanujaya - detikInet
Jakarta - Mungkin Anda sudah pernah menerima pesan broadcast lewat WhatsApp tentang khasiat makan 30 petai sehari. Benarkah, atau sekadar hoax? Begini penjelasannya.
Dari video berdurasi 2:20 menit tersebut pembicara yang diperkirakan sudah cukup berumur dan menderita kencing manis dengan komplikasi ke jantung, darah tinggi, ancaman kebutaan dan amputasi kaki memberikan kesaksian bahwa ia sembut setelah meminum obat dewa yang ditafsirkan oleh pendengarnya (yang langsung sorak-sorak bergembira) sebagai Pete.

Jika kesaksian seperti di video dimana ia menelan 30 butir pete setiap hari selama sebulan di ikuti, bukan kesembuhan atas penyakit kencing manis yang anda dapatkan tetapi anda malah akan mendapatkan gagal ginjal karena ginjal anda dipaksa bekerja keras karena konsumsi pete yang berlebihan.
Setelah diteliti, rupanya endorser dengan logat melayu tersebut bukan menyebutkan Pete atau Petai, melainkan tablet makanan kesehatan “Purtier” yang dalam bahasa Inggris harusnya dilafalkan: Pherthier. Tetapi dalam telinga orang Melayu terdengar sebagai Pete (lihat gambar 3).
Purtier sendiri adalah makanan suplemen yang diklaim dapat menyembuhkan banyak penyakit dan meremajakan sel.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...