Monday, July 03, 2017

Hadiths Ini Sangat Bagus, Tapi Kenapa Tidak Sama Dgn Kondisi Kita?



“Ada seorang laki-laki yang datang kepada Nabi SAW dan mengeluhkan kekerasan hatinya. Nabipun bertanya: ‘Sukakah kamu, jika hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu terpenuhi? Kasihilah anak yatim, usaplah mukanya, dan berilah makan dari makananmu, niscaya hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu akan terpenuhi.’” (HR. Ath-Thabrani, Targhib, Al Albaniy: 254)

Yang tidak sesuai realita adalah bagian ini: “Kasihilah anak yatim, usaplah mukanya, dan berilah makan dari makananmu…”

Sedangkan yang nyata adalah ini: >>Kasihani anak yatim di bulan Ramadhan saja, tapi di luar bulan itu bisa buang muka dan pura-pura tidak tahu mrk punya kebutuhan, dan diberilah makanan yang murah dan siap saji agar tidak direpotkan dgn beli makanan kesukaan mereka.

Hadiths Rasulullah SAW itu sudah berikan petunjuk yang jelas dan bagus, tapi sayangnya tidak ada hubungan dgn kehidupan banyak orang di sini. Banyak orang Muslim hanya pedulikan anak yatim di bulan puasa saja. Dan hanya mau beli makanan siap saji jadi anak2 di panti bisa makan KFC setiap hari untuk bbrp tahun, sampai bosan melihatnya. Lalu orang kaya itu bawa anak kandungnya ke Mall utk makan steak, spaghetti, dan pizza. Anak yatim tidak dibawa ke mall utk makan yg sama.

Seandainya anda bisa kembali dalam mesin waktu, dan bertemu seorang anak yatim bernama “Muhammad bin Abdulllah”, dan anda tahu bahwa nanti ketika dewasa dia akan menjadi RASULULLAH SAW, anda mau berikan dia makanan apa? Yang murah dan siap saji agar anda tidak direpotkan? Atau siap belikan APA SAJA yang dia senangi, hanya utk melihat dia senyum?

Kl bersedia menjadi super royal dan penuh kasih sayang terhadap anak yatim bernama Muhammad bin Abdulllah (seandainya bisa ketemu), coba saja bersikap begitu terhadap anak yatim yg lain, setiap minggu, tanpa rasa takut. Allah yang jamin uang anda akan dibayar kembali dgn berlipat ganda. (BEJ saja tidak bisa berikan jaminan itu!)

245. Siapakah yang mau memberi PINJAMAN kepada Allah, pinjaman yang BAIK (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan MELIPAT GANDAKAN pembayaran kepadanya dengan LIPAT GANDA yang BANYAK. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.
(QS. Al-Baqarah 2:245)

Rasulullah SAW bersabda, “Aku dan pemelihara anak yatim di surga seperti ini (dan beliau memberi isyarat dengan telunjuk dan jari tengahnya, lalu membukanya.” (HR. Bukhari, Tirmidzi, Abu Daud)

Semoga bermanfaat. Wassalamu’alaikum wr.wb., Gene Netto

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...