Friday, August 11, 2017

“Motivator” Anak Menyodomi Belasan Anak



Anak SMP dan SMA diajak main ke rumah dan menginap, agar dikasih “motivasi”. Ternyata, yang didapatkan adalah sodomi. Kasus ini hanya terbongkar karena seorang guru melihat siswaya berubah, dgn perilaku tidak seperti biasa. Setelah dibujuk, akhirnya siswa2 itu mengakui pengalaman pahitnya dan diantar ke polisi oleh gurunya. Guru yang peduli dan perhatikan siswanya akan sadar kl siswa berubah tiba2 karena itu salah satu tanda seorang anak sudah alami trauma. Seharusnya orang tua juga sadar. Tapi dalam kasus ini, hanya guru yang perhatikan perubahan anak2 itu. Orang tuanya kok tidak? Kalau ada orang tua yang kurang pandai menjalankan tugasnya sebagai orang tua, peran guru menjadi sangat penting sebagai pelengkap utk menjaga dan mendidik anak. Tidak semua orang tua sanggup membesarkan anaknya dgn baik.
Lebih baik kalau orang tua tidak mengizinkan anaknya pergi begitu saja utk menginap di rumah pria dewasa yang tidak dikenal baik oleh orang tua. Orang tua, guru, dan semua orang dewasa harus bersatu utk menjaga semua anak, karena semua anak bisa menjadi korban.
Disebabkan seorang guru yang penuh perhatian terhadap siswa, satu kriminal ditangkap, dan tidak akan ada korban lagi dari pelaku itu. 
-Gene Netto

Motivator Kelas Kampung Ini Ternyata Serigala Berbulu Domba
Rabu, 09 Agustus 2017, WinNetNews.com - Pria yang pilihan seksualnya menjadi gay berinisial AM (30) ini, kedapatan melakukan pelanggaran pencabulan terhadap belasan remaja laki-laki yang masih duduk di bangku SMP dan SMA.
"Pelaku mengaku telah melakukan aksinya sejak 4 tahun terakhir dengan modus mengajak para korban menginap kerumahnya dan memberikan motivasi-motivasi. Biasanya pelaku mengajak korban usai pulang sekolah. Tapi sesampainya di rumah, ia malah merayu para korbannya untuk kemudian dicabuli," ungkap Kapolres Tuban, AKBP Fadly Samad melalui keterangan resminya, Rabu (09/08/2017).
Pak Kapolres melanjutkan, kasus ini terungkap berawal dari kecurigaan guru korban yang melihat perilaku siswanya ini berubah tak seperti biasanya. Saat ditanya sang guru, para korban akhirnya berani menceritakan dan diajak guru mereka untuk melapor ke pihak kepolisian.
"Pelaku melakukan akai bejatnya ini dilatar belakangi karena ia juga pernah mengalami hal serupa pada saat SMP. Ia akhirnya mengakui 12 nama yang sudah menjadi korbannya mulai dari anak SMP hingga SMA," kata Kapolres.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...