Tuesday, February 21, 2012

HOAX: Prof. Fidelma O’leary dan Sujud

Assalamu’alaikum wr.wb.,
Seperti biasa, ini kisah rekayasa, dengan menggunakan nama orang yang benar.
Prof.  Fidelma O'Leary memang masuk Islam 25 tahun yang lalu. Tetapi itu disebabkan dia sudah merasa tidak percaya lagi dengan agama Katolik yang dianut keluarganya, dan ada teman Muslim yang memberikan dia Al Qur'an. Setelah membacanya, dia merasa memahami dan setuju dengan isinya, dan menjadi seorang Muslim.
Dia tidak menemukan “fakta ajaib” berkaitan dengan sujud. Seluruh kisah itu adalah rekayasa.
Kisah kehidupan yang benar tentang Prof.  Fidelma O'Leary bisa dilihat di You Tube.
Wassalamu’alaikum wr.wb.,
Gene Netto


Professor Fidelma O'Leary is an Irish former Catholic who embraced Islam.

[Ini kisah rekayasa yang sedang disebarkan]:
Manfaat dr Sujud dalam Sholat 5 Waktu.. Tahukah Anda ?
Sujud melibatkan 5 anggota badan yang bertumpu pada bumi, yaitu dahi, hidung, kedua telapak tangan, lutut, dan kedua ujung kaki (jari2 kaki). Sujud adalah merendahkan diri, memuji Allah meminta segala macam pinta kpd Allah. Sekaligus, mengikis sifat sombong, ria, takabur, dll. Dr Fidelma O'Leary, Phd Neuroscience dari St Edward's University, telah menjadi muallaf, krn mendapati fakta ttg manfaat sujud bagi kesehatan. Dalam kajiannya ditemukan ada bbrp urat syaraf di dlm otak manusia yg tdk dimasuki darah dan urat ini baru bisa dimasuki darah pada sa'at manusia sujud. Tetapi urat syaraf ini hanya memerlukan darah untuk beberapa saat tertentu saja. Yaitu, pada waktu2 sholat yg telah ditetapkan (waktu subuh, zuhur, ashar, maghrib, 'Isya). Subhanallah. So, siapa yg tidak sholat maka urat ini tidak menerima darah shg otaknya tdk berfungsi secara normal. Maka tdk heran, timbul macam2 gejala sosial masyarakat saat ini. Karena letak otak di atas jantung, maka kata Alm. Prof Hembing: jantung, hanya mampu membekalkan 20% darah ke otak manusia, jadi dibantu dengan sujud yg lebih lama agar menambah kekuatan aliran darah ke otak. (Kalau begitu sesuai apa yg disuruh Nabi Muhammad SAW, supaya kita sujud lama-lama di rakaat terakhir, sambil banyak meminta semua keinginan kita). Manfa'at sujud lama2 ini, untuk menolak pening, dan migrain, menyegarkan otak, menajamkan akal pikiran (peka), melegakan sistim pernapasan, membetulkan pundi peranakan yg jatuh, memperbaiki kedudukan bayi sungsang, dll. Otak merupakan pusat pengatur dari seluruh kegiatan manusia, di dalamnya tdpt banyak sekali urat2 saraf, yg bertugas masing2. Bentuknya seperti orang sujud... Subhanallah....

34 comments:

  1. Apa kepentingannya sehingga dia harus merekayasa kisah kepindahan agamanya ke Islam... .

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bingung juga dengan kata" rekayasa'

      Delete
    2. Bukan dia yang merekayasa, tapi orang lain yang membuat cerita rekayasa, dan menggunakan nama O'Leary.

      Delete
  2. Bukan dia yang merekayasa, tapi orang lain yang membuat cerita rekayasa, dan menggunakan nama O'Leary.

    ReplyDelete
  3. hmmmm.. Semoga tetap diambil ibrohnya oleh yang sudah ber Islam..

    ReplyDelete
  4. coba tabayyun dulu, ini video Fideima sebagai muslim:
    http://www.youtube.com/watch?v=kq_GGvJBr7o

    Linked in
    http://www.linkedin.com/pub/fidelma-o-leary/11/901/6a

    Associate Professor
    http://www.zoominfo.com/p/Fidelma-O'Leary/418404790

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba anda paham. Dia memang Muslim dari 25 tahun yg lalu. Dia masuk Islam karena baca Al Quran dan belajar ttg Islam. Fakta.
      Dia TIDAK masuk Islam karena menemukan "mujizat berkaitan dgn sujud", atau alasan ajaib yang lain. Dia belajar, dan masuk Islam.
      Jadi info keajaiban sujud yang disebarkan, yang sebutkan nama dia, adalah PALSU DAN REKAYASA.
      Bisa paham?

      Delete
  5. Anda dapat info seperti itu dari mana? Alangkah akan jauh lebih baik jika anda menyertai sumber informasi tersebut. Tidak sepatutnya anda berkata bahwa hal-hal yang ia temukan adalah sebuah rekayasa belaka.. Atau mungkin, sebenarnya anda yang merekayasa tanpa bukti yang jelas ada dan terbukti benar

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di atas sudah diterangkan. Apakah anda membaca apa yg ditulis di atas? Atau asal komentar dulu? Dalam video di Youtube, O'leary jelaskan sendiri dia masuk Islam setelah mempelajari Al Quran selama beberapa tahun. Tidak ada hubungan apapun dgn "keajaiban sujud". Jadi semua hal yg membahas sujud adalah rekayasa dan bohongan, bukan kenyataan. O'leary tidak menemukan apapun ttg sujud. Tidak ada info apapun dari dia, atas nama dia. Tidak ada artikel satupun atau video satupun dari dia yg membahas keajaiban sujud.
      Artinya, semua kisah itu adalah bohongan. Kl anda mau percaya pada bohongan dan sebarkan kebohongan kepada umat Islam, silahkan. Tanggung jawab sendiri di akhirat.

      Delete
  6. Mt gene, cb anda cari riset Dr Fidelma o'leary tsb, ada kok di jurnal tp mngkn aja keislaman beliau bukan krn itu, riset dilakukan stlh beliau convert to islam

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tidak ada. Hanya ada teks rekayasa dlm bahasa Indonesia yg mengatakan dia masuk Islam setelah melakukan riset itu. Tapi bukti ada riset itu dlm bahasa Inggris tidak ada. Semuanya rekayasa. Dan dia masuk islam setelah baca Al Quran dan belajar ttg Islam. Walaupun begitu, berkali2 orang Muslim di sini menolak utk menerima kenyataan itu, dan lebih senang pada berita rekayasa, karena seolah-olah membuat Islam "agung dan ajaib". Mereka mau percaya ada keajaiban. Orang masuk Islam karena baca Al Quran, pakai akalnya, dan setuju dgn isinya tidak cukup ajaib. Jadi kisah rekayasa dibuat terus, dan setelah dijelaskan rekayasa, banyak orang Muslim tetap mau percaya padanya. Artinya org Muslim itu yg tidak mau pakai akal, padahal org kafir bisa pakai akalnya smp menemukan Islam.

      Delete
    2. Maaf, bung Gene. Islam memang AGUNG DAN AJAIB. Anda tidak usah pakai kata 'seolah-olah', ya. Saya hargai pendapat Anda, tp jangan rendahkan agama Islam dan kaumnya, apapun agama Anda

      Delete
    3. @Rini Pertiwi, Kalau anda tidak mengerti apa yang dibicarakan, daripada marah dulu, coba baca lagi atau minta tolong sama teman utk baca dan jelaskan.
      Islam memang agung. Jadi tidak dibutuhkan “kisah ajaib” yang juga rekayasa utk mengagungkan Islam. Sudah agung sendiri. Sudah benar sendiri.
      Tapi banyak sekali orang muslim tidak puas kecuali kebenaran Islam dan keagungan Islam bisa didukung oleh kisah2 ajaib. Jadi orang yang menyebarkan kisah rekayasa itu yang merendahkan martabat Islam. Tanpa kisah2 itu, Islam sudah benar.

      Delete
  7. Saya Kesal Dengan berita berisi "Si X Masuk Islam Karena Itu dan Ini" Tolonglah.... emangnya semudah gitu seseorang berpindah dari agama ? kan gk mungkin

    ReplyDelete
  8. tp faktanya memang benar koq jika sujud yg lama, setelahnya migren bisa hilang, dan lagi kalau menurut logika saya, karena pembuluh darah di otak setiap 5x sehari kita aliri dengan darah sewaktu sujud dalam sholat, maka pembuluh darah di otak kita, akan terbiasa menerima tekanan darah, jadi jika mendadak karena marah, panik, hipertensi dll tekanan darah mendadak naik, resiko terkena stroke yang di akibatkan pembuluh darah pecah bisa di minimalisir. Ibaratnya seperti orang yang terbiasa latihan angkat barbel 5kg setiap hari, maka saat mengangkat benda2 lain seperti memindahkan kursi, lemari dalam rumah, mengangkat kasur, dll. dia tidak akan merasakan pegal2 di tangan lagi.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silahkan saja kl ada org yang merasa sehat setelah sujud. Yang dibahas di atas adalah info yang disebarkan sebagai hoax (rekayasa), yang mengatakan ada orang masuk Islam setelah lakukan penelitian ttg otak dan sujud, dan itu tidak benar. Jadi daripada sebarkan “fitnah” yang tidak benar (walaupun dgn niat baik), tapi pakai nama orang yang memang muallaf, lebih baik tidak disebarkan. Dan kl ada yang merasa sujud bikin otak sehat, silahkan dilakukan penelitian dan berikan buktinya.

      Delete
  9. Dan kl ada yang merasa sujud bikin otak sehat, silahkan dilakukan penelitian dan berikan buktinya.


    tanggapan silahkan baca
    http://www.arrahmah.com/news/2015/07/15/maasyaa-allah-bagian-syaraf-ini-hanya-dialiri-darah-jika-kita-bersujud.html

    ReplyDelete
  10. Assalamualaikum Pak Gene & sahabat muslim lainnya disini,

    mari kita lebih sabar dan detail dalam merespon sesuatu, apalagi kita adalah saudara sesama muslim.
    apa yang diutarakan pak Genne di artikel ini adalah hasil dari penelusuran beliau terhadap professor fidelma ini dari youtube dan bbrp sumber lainnya.
    Bisa saja apa yg disampaikan pak Genne ini benar bisa juga tidak. Mungkin saja professor Fidelma ini benar tidak pernah melakukan penelitian tersebut, atau mgkin saja profeesor Fidelma ini memang pernah melakukan penelitian tersebut. Harus dilakukan pengkajian yg lebih mendalam daripada skedar mencari sumber2 di internet.kl perlu ditanyakan lansung kepada si professor apa benar dia melakukan penelitian tentang sujud dan memang menemukan fakta menakjubkan akan sujud terhadap kesehatan. Ketika sudah dapat klarifikasi dari si professor baru kita akan dapat informasi yang terang benderang.
    Kita harus ingat bahwa sumber di internet pun bisa direkayasa, baik menambahkan berita tidak benar maupun menghilangkan berita benar.

    Walau bagaimanapun sujud itu adalah kondisi terbaik, terlepas penelitian tersebut hoax atau bukan...

    Keadaan paling dekat seorang hamba dari Rabb-nya adalah ketika dia dalam keadaan sujud, maka perbanyaklah doa (didalamnya)-HR Muslim.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ini merupakan sebuah masalah di tengah umat Islam. Sebarkan info rekayasa dgn mengucapkan “Siapa tahu benar!” Fidelma O’leary menjelaskan sendiri, dia belajar Al Qur'an, lalu masuk Islam. Al Qur'an meyakinkan dia. Tapi umat Islam di Indonesia tidak mau terima. Harus ada kisah ajaib di belakangnya. Jadi dibuat kisah rekayasa.
      Apa dia seorang tukang bohong? Melakukan riset, ketemu keajaiban, lalu rahasiakan dari seluruh dunia kecuali orang Indonesia, lalu berbohong dan bilang masuk Islam karena belajar Al Qur'an? Dan kl memang ada keajiaban itu, kenapa hanya orang Indonesia saja yang tahu, dan seluruh dunia malah tidak pernah tahu?
      Orang Muslim di sini mengatakan “Siapa tahu benar” dan itu sama dgn mengatakan Fidelma adalah tukang bohong karena berbohong ttg alasan yang dorong dia utk masuk Islam. Apa mau menuduh dia berbohong? Mau memfitnah seorang Muslim lain? Kalau iya, silahkan sebarkan kisah rekayasa, dan sekaligus menyatakan dia adalah tukang bohong krn tidak kasih tahu dunia ttg kisah ajaib itu, yang hanya diketahui orang Indonesia saja.
      Tidak perlu klarifikasi apapun. Fidelma sudah jelaskan kenapa dia masuk Islam. Orang Muslim di Indonesia sendiri yang tidak mau terima, dan mau sebarkan info rekayasa ttg kisah ajaib sujud, yang tidak masuk jurnal kedokteran manapun di seluruh dunia, dan tidak pernah dibahas oleh Fidelma dalam bahasa Inggris di manapun. Tapi secara ajaib juga, orang Muslim di Indonesia sudah tahu karena pernah terima email dr sumber yang tidak jelas. Yang paling ajaib di sini adalah sikap orang Muslim Indonesia yang secara rutin sebarkan kebohongan dan fitnah terhadap orang lain, dgn mengatakan “Siapa tahu benar”.
      Kebodohan tidak ada obat. Hanya umat yg mau menggunakan akal yg sehat yang bisa menjadi cerdas.

      Delete
  11. Terima kasih pak Gene atas responnya,
    Saya cuma bisa menggelengkan kepala ktika bapak cuma mengutip sebagian dari kalimat saya dan lansung menyimpulkan saya memfitnah.
    padahal dengan panjang lebar saya menyebutkan bahwa mungkin saja benar mungkin saja salah dan harus dilakukan pengkajian yg lebih mendalam untuk mendapatkan faktanya, atau istilahnya tabbayun.
    Mudah2n bapak bs menangkap maksud pernyataan saya dan tidak lansung jump to conclusion.

    Dari pernyataan bapak saya yakin bapak punya keyakinan akan fakta yang bapak temui and that is fine and good. Artinya jika itu dianggap cukup mari kita percayai fakta bahwa berita tentang prof Fidelma tersebuat adalah hoax belaka.

    Menurut saya bukannya umat islam Indonesia tidak terima fakta tentang prof Fidelma itu, tapi lebih kepada umat islam banyak yang termakan berita yang ternyata hoax.

    Tapi apa memang hanya muslim indonesia yg secara rutin menyebarkan kebohongan dan fitnah terhadap orang lain?Ketika itu menjadi aktifitas jamak yang dilakukan semua orang apakah baik jika hanya menunjuk hidung orang muslim Indonesia?

    Saya tau bapak orang yang cerdas. Dan mungkin saya termasuk satu dari orang bodoh yang bapak sebut diatas, oleh karena itu saya terus belajar salah satunya dari tulisan2 bapak disini. saya tidak setuju kalau kebodohan itu tidak ada obatnya. Bodoh itu diobati dengan belajar.
    Terima kasih atas tulisan2nya yang menginspirasi.
    Sekian pak Gene.
    Wassalamualaikum.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau anda mau baca lagi komentar saya, maka jelas saya tidak bicarakan anda secara pribadi, tapi dgn jelas saya mengatakan ini adalah masalah di tengah umat Islam. Sebarkan info rekayasa, dgn bersikap “siapa tahu benar”. Lalu kl bilang Fidelma masuk Islam karena alasan A (hal yang ajaib), sedangkan yang bersangkutan bilang sendiri masuk Islam karena alasan B (baca Al Qur'an sendiri) maka itu sudah jelas menjadi fitnah atas dirinya.
      Kl Fidelma masuk Islam karena ketemu hal ajaib dalam sujud, dia bisa jelaskan sendiri. Ternyata tidak pernah. Lalu orang Muslim di Indonesia sebarkan kisah itu dgn bawa nama Fidelma. Apa dia seorang tukang bohong? Kl tidak berbohong, kenapa dia tidak jujur ttg kenapa masuk Islam?
      Jadi ada 2 pilihan saja. Dia berbohong, atau umat Islam memfitnah dia. Mau pilih yang mana Pak?
      Kenapa bahas umat Islam? Karena umat Islam yang sebarkan kisah2 seperti ini, sambil mengatakan ajaib, dan semuanya rekayasa dan bohongan. Tidak usah bicarakan umat yg lain. Kita sendiri yang salah, tapi selalu mau dibenarkan, dan menolak utk introspeksi.
      Semoga bermanfaat.

      Delete
  12. Harun Yahya wrote on
    http://www.harunyahya.com/en/Videos-on-Returning-to-Faith-in-the-World/20715/the-neurology-professor-is-honored

    Fidelma O’Leary, a professor of biology at Saint Edwards University in the USA, became acquainted with Islam during her student years. Brought up as a Catholic, O’Leary’s life changed when she began questioning her religious beliefs following a radio program. O’Leary described how she became acquainted with Islam: "I was listening to a radio program. A listener who phoned in asked, ‘Since Jesus is God, how is it that he also worships God?’ I felt a bolt of lightning in my head. It was as if all the pieces of the puzzle had suddenly come together in the right place. I realized that Islam was the right faith for me. I loved and embraced it with all my heart.”

    ReplyDelete
  13. Mungkin saja ini kenyataan yang ditutupi pihak lain. Seperti terorisme yang direkayasa sedemikian rupa. Jangan yang langsung menuduh. Mari diskusi terlebih dahulu. Pelajari lagi. Jangan percaya 100% internet karena anda semua tahu kalo media hanya untuk 'kepentingan' tertentu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba menggunakan otak dan akal anda. Coba nonton video di Youtube yang dibuat bersama Prof. O'Leary sendiri. Dia mengatakan dgn jelas bahwa dia masuk Islam karena membaca Al Qur’an. Titik. Kalau anda termasuk orang yang mau merekayasa alasan selain itu, berarti anda ikut MEMFITNAH dia. Silahkan tanggung jawab atas fitnah itu.

      Bagi dia, cukup Al Qur’an utk meyakinkan dirinya ttg kebenaran Islam. Tapi bagi banyak orang Muslim di sini, Al Qur’an tidak cukup. Harus ada tambahan “keajaiban luar biasa” atau “kejadian” yg berbau mistis dan tidak masuk akal, sebelum orang non-Muslim boleh mendapat hidayah dan masuk Islam. Orang Muslim yang bersikap seperti itu sedang MEREMEHKAN Al Qur’an. O'Leary bisa masuk Islam HANYA karena baca Al Qur’an, tetapi banyak orang Muslim di sini semangat sekali untuk menolak kenyataan itu. Al Qur’an dianggap tidak cukup bermanfaat untuk membawa kebenaran bagi orang yang mencari kebenaran. Harus ada “kejadian”.

      Jadi apakah teman2 Muslim di sini mau terus menghinakan Al Qur'an dengan cara itu, dan sekaligus memfitnah seorang muallaf yang mulia? Atau mau berhenti menyebarkan fitnah yang direkayasa? Jangan meremehkan Al Qur'an terus. Kl ada orang yang masuk Islam karena baca Al Qur'an, bersyukur saja, dan jangan menciptakan kisah2 rekayasa yg berikan alasan selain Al Qur'an. Allah Maha Besar, dan tidak membutuhkan kisah rekayasa dari orang Muslim untuk membenarkan Islam. Al Qur'an sudah cukup bagi orang yang mencari kebenaran. Coba buka pikiran anda dan gunakan akal yang Allah berikan.

      Delete
  14. Saya setuju dgn logika Mr Gene, ketika sebuah kisah sampai kepada kita jgn mudah percaya begitu saja. Apakah itu kisah baik atau buruk.

    Dan Mr Gene sdh meneliti melalui youtube apa yg membuat Dr Fidelma masuk Islam.

    Sampai dgn saat ini Mr Gene blm menemukan satu sumberpun yg membuktikan Dr Fidelma berbicara sendiri bahwa Dr Fidelma masuk Islam setelah penelitian tentang sujud.

    Sumber teks yg ada, tdk membuktikan bahwa Dr Fidelma masuk Islam krn penelitian tsb. Memang cerita itu bisa direkayasa oleh siapa saja :)

    Andai kata penelitian Sujud itu benar adanya, seharusnya ada Jurnal Ilmiah yg resmi dan sudah teruji secara akademis dan medis. Apakah sdh ada ? (Bertanya)

    Andai kata penelitian Sujud itu benar adanya. Sy yakin bukan itu yg menyebabkan Dr Fidelma masuk Islam, krn hal itu tdk diungkapkan dlm kisahnya di Youtube.

    Demikian sharing perspektif dari saya. Tidak perlu setuju dgn perspektif saya, sah sah saja kita berbeda.

    ReplyDelete
  15. Thanks atas info yang berharga Saudara Gene Netto

    ReplyDelete
  16. Terimakasih untuk sharing2nya..... perdebatan boleh asal tidak menimbulkan perpecahan.... ingat kita adalah saudara .....Wassalam

    ReplyDelete
  17. Mantab pak Netto. Sering sekali dapat sharing di media sosial (fb, whatsapp dll) padahal belum jelas kebenarannya. Ini harus dijadikan pelajaran, jangan sembarangan menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya. Cek dan ricek, cross check, yakinkan, bukankah Islam mengajarjan agar kita selalu harus cermat dan berhati-hati?

    ReplyDelete
  18. Dari beberapa respon yg menyebabkan mereka bertahan dengan "percaya" pada cerita keajaiban sujudnya Prof. O'leary, sepertinya menganggap pak Gene sedang menyerang. Padahal biodata beliau jelas sebagai muslim dan sedang menempatkan islam pada keagungannya. Qur'an adalah mukjizat Rasulullah yg fenomenal dibandingkan mukjizat para Nabi dan rasul lainnya. Pak Gene sedang mengajak umat islam lebih mengutamakan otak, rasio dan logika dari pada hal yg di luar akal sehat. Maaf, wallahua'lam.

    ReplyDelete
  19. Dari beberapa respon yg menyebabkan mereka bertahan dengan "percaya" pada cerita keajaiban sujudnya Prof. O'leary, sepertinya menganggap pak Gene sedang menyerang. Padahal biodata beliau jelas sebagai muslim dan sedang menempatkan islam pada keagungannya. Qur'an adalah mukjizat Rasulullah yg fenomenal dibandingkan mukjizat para Nabi dan rasul lainnya. Pak Gene sedang mengajak umat islam lebih mengutamakan otak, rasio dan logika dari pada hal yg di luar akal sehat. Maaf, wallahua'lam.

    ReplyDelete
  20. kayaknya yang posting lagi galau,bisa dilihat dari komentarnya sendiri,,,

    mgkn dia lah kafir dari agama lain yg sengaja menjungkirbalikan kenyataan.
    maaf.

    ReplyDelete
  21. Kisah-kisah diatas sering disebar, Pak.
    Serupa dengan kisah tentang penelitian DNA yang mengandung ayat Qur'an ... memang suatu kisah ajaib, tetapi makalah atau artikel terkait tidak pernah ditemukan dalam jurnal ilmiah.

    Tidak perlulah kita berbohong demi (mengagungkan) Islam. Kisah-kisah demikian memang selintas lalu terlihat 'wah' untuk Islam, tetapi sungguh tak ada kebohongan yang memuliakan, malah merendahkan.

    ReplyDelete