Monday, October 29, 2007

Book Cover Design


Assalamu’alaikum wr.wb.,
Ada yang bisa kasih saran bagi book cover design untuk buku saya, Mencari Tuhan, Menemukan Allah? Kira-kira gambar apa yang cocok di cover?
Di dalam buku, saya membahas agama Kristen dan agama Islam.
Terima kasih kalau ada yang punya saran.
Wassalamu’alaikum wr.wb.,
Gene
 

UPDATE: 1 Feb 2008
Hitam dan putih, yang kelihatan kuning di gambar, akan gunakan warna emas. Jadi emas di atas hitam, mirip kain kiswah di atas kabah.
Dan hitam putihnya karena saya berusaha untuk membuat agama semudah hitam putih: ada yang benar, ada yang salah. Hitam putih. Tidak ada abu-abunya.
Gimana? Suka?


16 comments:

  1. gambar tata surya, gimana pak?melambangkan alam semesta, kan mencari siapa penciptanya..

    dulu Nabi Ibrahim as. waktu mencari Tuhan juga memandang langit dan sempat salah sangka bahwa bintang,lalu bulan, lalu matahari adalah Tuhan. Lalu batal karena mereka semua ada waktu tenggelamnya.

    Tapi yah, sekedar saran, hehe.

    wassalam
    mona

    ReplyDelete
  2. Terima kasih Mona. Bermanfaat. Saya juga lagi berfikir tentang gambar bumi ke memangdang ke atas, ke alam semesta.

    ReplyDelete
  3. Pak,

    Seorang anak kecil di alam bebas seolah berlari menuju mesjid....

    ;))

    Just - Raf -

    ReplyDelete
  4. Ass.alternatif lain : gambar manusia (dgn ukuran gambar yg kecil) pd malam yang kelam, memandang jauh ke atas /cakrawala/ tata surya. dan di atas (cakrawala)ada gambar Al-Qur'an yang memancarkan cahaya.

    Catatan :
    Malam yang kelam, menunjukkan bhw tanpa Al Qur'an kita berada pd kegelapan, sedangkan Al Qur'an dgn cahaya di malam kelam menunjukkan bhw Al Qur'an membimbing ke arah jalan yang terang (kebenaran sejati dari Allah SWT).

    ReplyDelete
  5. Pendapatnya hamba Allah bagus sekali, tapi kalo boleh, gambar Al-Qur'annya dihilangkan saja. Jadi tinggal siluet anak kecil di saat senja dengan matahari terbenam di ufuk barat dan bulan terbit di ufuk timur beserta beberapa buah bintang mengiringi. Di dekat siluet anak itu gambarkan masjid. Kalau perlu tampilkan efek dramatis, dengan membuat siluet anak itu sedang menuju masjid. Seakan anak tersebut sedang menjemput hidayah. Wallohu a'lam.

    Richard.

    ReplyDelete
  6. Barusan lihat desain sampulnya. Jujur, saya kurang suka karena kesannya terlalu kaku (jadi seperti buku teks ilmiah). Padahal buku ini kan tentang kisah perjalanan spiritual yang seharusnya mampu menginspirasi orang lain, dan itu menurut saya seharusnya dimulai dari desain sampulnya yang inspiratif dan eye-catching. Atau mungkin karena belum ada gambarnya ya? Pendapatnya Richard bagus tuh sebagai masukan.

    ReplyDelete
  7. Ada symbolisme di dalam desain itu.
    Hitam/putih karena bedanya di antara Islam Kristen adalah hitam-putih.
    Tidak ada abu-abu, tidak ada keraguan.
    Hitam-putih karena urusan agama adalah jelas, jernih, sederhana.
    Hitam putih karena ada bedanya antara masuk akal dan tidak masuk akal.
    yang kelihatan kuning, nanti pakai emas. Emas di atas hitam sama dengan kain kiswah di atas kabah.
    Begitu deh.
    Dan hitam putih juga "eye-catching" karena jarang ada cover buku seperti itu.

    ReplyDelete
  8. Mojang BandungFriday, 13 June, 2008

    Saya paham jika ada simbolisasi di situ (saya sudah baca posting Gene sebelumnya). Saya sebenarnya tidak mempermasalahkan soal penggunaan warna tapi lebih ke arah layout-nya agar tidak terlihat kaku seperti sebuah buku teks ilmiah (temannya Gene ada benarnya, saya rasa permainan font akan sangat membantu). Sebagai perbandingan, mungkin bisa dilihat sampul buku "Let's Write English" yang didominasi warna hitam putih dan notabene adalah sebuah buku teks Bahasa Inggris.

    Desain seperti "Let's Write English" memang cocok untuk sebuah buku ilmiah, tapi rasanya kurang cocok jika diterapkan pada buku-nya Gene. Saya sudah baca sedikit tentang buku-nya Gene dan saya rasa isinya sangat inspiratif.
    Saya rasa buku Gene berpotensi untuk menjadi best seller. Tapi jangan lupa, orang Indonesia seringkali melihat sesuatu dari "sampul"nya (Lihat saja pemilihan presiden yang lalu, yang dipilih yang fotonya tersenyum dan dianggap ganteng. Lihat juga pemilihan salah satu gubernur , ada ibu yang mengakui menyukai seorang calon gubernur saat itu karena gantengnya). Buku bagus bisa jadi nggak laku karena sampulnya dianggap kurang menarik.

    Sebagai bahan perbandingan, mungkin Gene bisa lihat buku best seller "Pelatihan Shalat Khusyu: Shalat sebagai meditasi tertinggi dalam Islam" karya Abu Sangkan. Saya rasa buku ini sangat bagus bukan hanya dilihat dari kualitas isinya yang memang berbobot, tapi juga dari segi fisiknya. Desain sampulnya yang menggambarkan seorang lelaki sholat sendirian dengan tenang (khusyu) pada dermaga di tengah telaga biru sangat mengena dengan isi bukunya itu sendiri (penggunaan font-nya juga sederhana).

    Maaf jika ada kata-kata yang dirasa kurang enak, tidak ada niat sedikit pun untuk menyinggung. Saya hanyalah orang asing yang peduli dengan bukunya Gene yang saya anggap kelak mampu menginspirasi orang jika diterbitkan. Saya pamit.

    ReplyDelete
  9. Assalamu'alaykum warrahmatullah ya akhy

    Agar tampil unik, lebih baik tidak berusaha memusatkan perhatian dan energi pada sampulnya saja.


    Bisa menggunakan ide kreatif seperti:

    Ada tambahan seperti flyer, pembatas buku atau pamphlet yang berisi pertanyaan-pertanyaan tentang Islam dan agama lain, dan jawaban dari pertanyaan itu terdapat di isi buku..

    Formulir atau secara otomatis mereka yang membeli buku telah menyisihkan beberapa persen dari harga total buku untuk di sumbangkan ke Yayasan Yatim Piatu..


    Tapi untuk sampul saya ingatkan untuk tidak menggunakan gambar makhluk hidup, karena banyak keterangan hadits yang masuk kategori mutawatir bahwa Allah melaknat para ahli gambar yang menggambar/memahat bentuk makhluk hidup (Mutaffaqun Alaih = Diriwayatkan di dalam Shahih Bukhari dan Shahih Muslim).

    Wallahu'alam bishshowab.

    ReplyDelete
  10. akhirnya yang mana MR. gene yang dipilih untuk covernya..
    sedikit coment:) warna kuning jangan berada diatas warna putih-2 warna ini punya kedekatan warna-efecknya..susah dibaca.(liat di multiply itu)
    Pemilihan Font-nya terlalu kaku..jenis san serif ya??
    emang enaknya main di font aja, pilih font yg ga kaku...,

    ReplyDelete
  11. Yang dipakai adalah yang ada pada link di atas. Hitam dan putih. Tulisan bukan kuning nanti, tetapi emas (emas di atas hitam - seperti kain di atas kabah). Tidak ada warna emas untuk contoh online. Tenang saja. Hanya sebagai contoh saja, bukan 100% mirip nanti.

    ReplyDelete
  12. Ihsana SabrianiMonday, 18 May, 2009

    Assalaamu'alaikum....
    Boleh ikut sumbang saran, ya...
    Cover buku dengan warna hitam, putih dan emas dengan filosofinya menurut saya bagus dan keren. Hanya, hhmmmmmm...ma'af ya pakai hanya, rasanya kurang eye catch....tampak seperti buku pelajaran. Mungkin karena faktor hurufnya. Jadi, kayaknya harus dipilih huruf yang eye catch dan ditambah gambar yang "menjelaskan" isi buku mengenai "Mencari Tuhan". Gambar yang mengindikasikan "mencari", sebagai latar belakang saja. Ide tentang gambar tata surya bagus. Atau kalau saya boleh saran, foto Gene sebagai latar belakang tetapi dengan situasi yang menggambarkan "upaya pencarian Tuhan". Kayak apa, ya....hmmmm...mungkin fotografer punya ide bagus untuk posing-nya.
    Wassalam
    Ihsana Sabriani

    ReplyDelete
  13. ASSALAMU"ALAIKUM

    SALAM KENAL AKHI...setuju dengan apa yg akhi buat menyebarkan dakwah islam.
    tetapi utk masalah gambar saya hanya mengingatkan dan harus bersifat WARO.. yg sebagaimana :
    ‘Aisyah radhiallahu 'anha mengabarkan: “Ketika Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam sedang sakit, sebagian istri-istri beliau8 ada yang bercerita tentang sebuah gereja bernama Mariyah yang pernah mereka lihat di negeri Habasyah. Mereka menyebutkan keindahan gereja tersebut dan gambar-gambar yang ada di dalamnya. Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam pun mengangkat kepalanya seraya berkata:

    أُوْلئِكَ إِذَا مَاتَ مِنْهُمْ الرَّجُلُ الصَّالِحُ بَنَوْا عَلى قَبْرِهِ مَسْجِدًا, ثُمَّ صَوَّرُوا فِيْهِ تِلْكَ الصُّوْرَة, أُوْلئِكَ شِرَارُ الْخَلْقِ عِنْدَ اللهِ

    “Mereka itu, bila ada seorang shalih di kalangan mereka yang meninggal dunia, mereka membangun masjid/ rumah ibadah di atas kuburannya. Kemudian mereka membuat gambar-gambar itu di dalam rumah ibadah tersebut. Mereka itulah sejelek-jelek makhluk di sisi Allah
    (HR. Al-Bukhari no. 1341, kitab Al-Jana`iz, bab Bina‘ul Masajid ‘alal Qabr dan Muslim no. 1181, kitab Al-Masajid wa Mawadhi’ush Shalah, bab An-Nahyu ‘an Bina‘il Masajid ‘alal Qabr wat Tikhadzish Shuwar)

    dan masih banyak lagi rosulullah menerangkan larangan maslah gambar menyerupai mahluk.
    mungkin alangkah bagusnya gambar pemandangan aja akhi: toh yg dilihat isi dari buku nya kan....INSYA ALLAH BERMANFAAT UTK KITA SEMUA. sebelum sesudahnya saya minta maaf ya akhi..sukron
    jazzakallahu khoir

    ReplyDelete
  14. Dikasih gambar background Matahari terbit di pantai.
    Cahaya matahari berwarna keemasan,
    siluet pantai yang masih sedikit gelap,
    pinggir pantai yang basah memantulkan cahaya matahari terbit.

    Keindahan siluet pantai adalah duniawi (semua persepsi manusia soal dunia).
    Matahari terbit adalah Agama Islam (datang memberi penerangan yang diperlukan saat gelap malam).
    Horizon adalah janji Allah untuk umat muslim kelak.

    Bisa sewa fotografer profesional untuk mendapatkan gambarnya.
    Atau beli dari fotografer yang ada di flickr.

    Salah satu referensi:
    http://youtu.be/nZADKDcXlRQ

    Regards,
    uud45.com (akan publish)

    ReplyDelete
  15. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  16. Pak Gene Netto, sy telah menulis 2 BUKU perjalanan seorang mualaf sdh bisa di dapat di gramedia, boleh minta alamat email atau alamatnya untuk kirimkan buku tersebut judulnya : YOU KNOW MY NAME, NOT MY STORY

    email ku: fahruddin65@gmail.com

    ReplyDelete