[Komentar]: Di SMP saya dulu, tahun 1981, Kepala Sekolahnya memutar cincinnya dulu kalau mau menempeleng muridnya. Kalau ada muridnya berkelahi, dikasih sarung tinju, dan diadu tinju sampai kecapekan. Habis itu disuruh berdamai. Tiap reuni kami ketawaan mengingat masa2 itu dan berterima kasih dididik dengan cara spartan seperti itu. Gak peduli dibilang kejam dan brutal.
[Gene]: Assalamu’alaikum wr.wb. Mohon maaf pak, tetapi ada masalah dengan pola pikir itu. Kita tidak bisa ambil dua versi dari anak yang sama (misalnya 2 anak kembar), lalu satu dihajar terus di sekolah, dan satu lagi dikasih motivasi dan semangat, dan tidak pernah alami kekerasan. Lalu setelah 5, 10, dan 20 tahun, kita cek lagi dan membuat analisis.
Seorang bapak bilang “Saya dulu dihajar terus dan saya sukses! Hajar anak bukan masalah!” Coba kita kaji lebih dalam. Kalau 1.000 anak dihajar, lalu 300 berkumpul saat reuni dan merasa “sukses”, bagaimana dengan 700 orang yang lain? Apa kondisi hidup mereka diketahui? Sukses juga?
Lalu kita lihat, dari 1.000 anak itu, berapa persen yang bercerai, selingkuh, kecanduan narkoba, hajar anak dan istri di rumah, sering pindah kerja, merasa depresi, berada di penjara, atau bunuh diri? Dan apa persentase dalam semua hal itu setara dengan rakyat secara umum? Dari penelitian seperti itu, baru kita bisa dapat gambaran. Secara umum, manusia selalu fokus pada yang baik dan berhasil. Contohnya, anak lulus pesantren sebagai hafiz Quran dan menjadi pejabat. Pasti dipamerkan terus. Orang lain, yang ditangkap polisi, akan disembunyikan. Orang lain yang menjadi kecanduan narkoba dan tewas tidak akan dibahas. Dan kondisi mereka itu tidak akan dikaitkan dengan pengalamannya pada waktu kecil.
Jadi kalau bapak dulu dihajar dan sekarang merasa “sukses”, dan berikan nilai keberhasilan sebagai 8/10 dalam kehidupan, bagaimana kalau saya bilang pengukuran yang sebenarnya BUKAN 1-10 saja, tetapi malah bisa jadi 1-100? Hanya saja, bapak tidak sadar ada penghitungan sampai 100 itu. Dianggap 10 sudah tinggi dan 8/10 sudah sangat bagus sekali. Tetapi kalau seandainya dihitung dari 100, maka 8/100 sangat rendah (walaupun memuaskan). Artinya, coba berpikir tentang APA yang seandainya bisa dicapai kalau bapak tidak pernah dihajar dulu dan malah dikasih motivasi? Apa hasilnya akan sama saja? Atau jauh lebih besar?
Pernah ada guru yang berdebat dengan saya. Seorang mantan murid berterima kasih, dulu sering dihajar, dan sekarang berhasil sebagai polisi. Dia memukul tersangka dan memaksa mereka mengaku. Karena banyak tersangka mengaku, polisi itu dapat prestasi. Guru tersebut ikut bangga. Saya jelaskan masalahnya, tetapi guru itu tidak mau peduli. Katanya, orang yang tidak bersalah tidak mungkin mengaku. Pasti itu kriminal dan “dibantu” mengaku. Baik guru itu, maupun muridnya, merasa dalam kebenaran, dan tidak ingin melihat dari sisi tersangka yang takut dibunuh jadi mengaku, walaupun tidak bersalah.
Ini hanya satu contoh dari berbagai macam masalah yang bisa muncul kalau anak dididik dengan kekerasan. Sudah ada data dari penelitian di seluruh dunia. Hasilnya dari kekerasan itu buruk terus, untuk BANYAK anak (tidak semuanya). Ada banyak yang alami efek yang luas di usia dewasa seperti menjadi depresi, pakai narkoba, DO dari sekolah atau universitas, selingkuh, sering cerai, bunuh diri, dll. Ada pengaruh dari pola pendidikan masa kecil. Tetapi kebanyakan orang tua tidak belajar tentang psikologi pendidikan, jadi tidak tahu. Dan banyak guru di sini juga tidak mau tahu.
Memukul anak BUKAN cara yang benar untuk mendidik anak. Kalau memang benar, dijamin ada matakuliah di Fakultas Pendidikan berjudul, “Tata Cara Hajar Anak Demi Hasil Pendidikan Yang Baik: 4 SKS.” Ternyata, tidak ada, di seluruh dunia!!! Coba berpikir kenapa!
Semoga bermanfaat sebagai renungan.
Wa billahi taufiq wal hidayah,
Wassalamu’alaikum wr.wb.
-Gene Netto
Search This Blog
Labels
Popular Posts
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Seperti biasa, ini kisah rekayasa, dengan menggunakan nama orang yang benar. Prof. Fidelma O'Leary mema...
-
Assalamu'alaikum wr.wb. Kemarin saya sibuk ketemu orang bule yang masuk Islam karena mau menikah dengan wanita Indonesia. Saya diberi...
-
Assalamu’alaikum wr.wb. Ada banyak guru yang setuju dengan kebiasaan memukul, menampar, menjewer, melempar barang, atau memberikan ...
-
Assalamu’alaikum wr.wb. Ini sebagian dari judul berita kekerasan terhadap anak selama 2025. Coba baca semuanya dan berpikir tentang masa dep...
-
[Ini adalah penjelasan tambahan dari saya di group pendidikan. Kaitannya dengan post ini: Komentar Tentang Rambut Gondrong Siswa . ...
-
[Komentar]: Menurut saya, kekerasan boleh kalau masih dalam koridor mendidik. Murid jadi takut, termotivasi belajar, dan hormati gurunya. Za...
-
Kapan rakyat Indonesia akan diberitahu bahwa seorang anak yang dibawa jalan-jalan selama 20 menit dalam keadaan tidak bernafas mustahil hidu...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Orang sering berkomentar kepada saya, kok banyak orang bisa melakukan korupsi padahal mereka shalat dan puasa. Ka...
-
Di Amerika, seorang polisi datang ke rumah orang dan temukan bayi yang tidak bernafas. Ambulance sudah dipanggil, tetapi belum sampai. Jadi ...
-
Assalamu’alaikum wr.wb. Ada orang yang mengatakan dia capek dan kesiangan, jadi baru bangun jam 8 pagi, dan tidak bisa shalat subuh. Saya b...
27 January, 2026
Tidak Sah Kalau Bilang “Saya Dulu Dipukul Di Sekolah Dan Sukses Sebagai Dewasa”
24 January, 2026
KASUS PENCABULAN DAN KEKERASAN TERHADAP ANAK – 2025
Assalamu’alaikum wr.wb. Ini sebagian dari judul berita kekerasan terhadap anak selama 2025. Coba baca semuanya dan berpikir tentang masa depan puluhan ribu (atau ratusan ribu?) korban. Ini hanya contoh dari kasus yang masuk media, dan jumlah korban biasanya tidak lengkap. Kalau ditulis 5 anak dicabuli, jumlah aslinya bisa lebih banyak tetapi yang lain tidak mau lapor, atau tidak dicari. Mungkin ada ribuan kasus lain yang belum pernah dilaporkan, jadi tidak masuk berita dan tidak ketahuan. Kebanyakan kasus "biasa" (diperkosa/dicabuli oleh bapak tiri, bapak kandung, guru, tetangga, dsb.), dengan jumlah korban hanya 1-2 anak, tidak disimpan karena terlalu banyak setiap minggu. Artinya, daftar ini hanya perwakilan saja, dan bukan daftar lengkap (ada ratusan kasus lain yang saya hapus). TOLONG JAGA ANAK ANDA TERUS dan jangan berasumsi mereka akan aman. Ketika diberitahu anaknya dicabuli atau menjadi korban kekerasan, semua orang tua dalam semua kasus selalu mengatakan, "KAMI TIDAK MENYANGKA!"
Semoga informasi ini akan membuat para orang tua waspada terus. Dan semoga Allah SWT melindungi semua anak Indonesia. Aamiin, Aamiin, ya Rabbal 'Aalamiin.
Wassalamu’alaikum wr.wb.
-Gene Netto
*GURU / SEKOLAH*
* 40 Siswi SMK di Kalideres Mengaku Dilecehkan Guru
* Puluhan Korban Angkat Suara: Dugaan Kekerasan Seksual oleh Oknum Guru di Demak Terbongkar
* Puluhan Siswi TK Al-Quran Dicabuli Seorang Kakek di Kabupaten Banjar
* Guru di NTT yang Pertontonkan Video Porno ke 24 Siswa SD Jadi Tersangka
* 23 Siswa SD di Labusel Jadi Korban Pelecehan Oknum Guru Olahraga
* Kepala SD Swasta di Sukoharjo Ditangkap, Melecehkan 20 Siswa Laki-laki
* Diajak Tonton Video di HP Sebelum Dicabuli Kepala Madrasah, Korban 19 Orang
* Guru Madrasah Diniyah di Demak Cabuli 16 Anak SD
* Guru SD di Padang Pariaman Dipecat Usai Cabuli 16 Muridnya, Orangtua Korban Tak Lapor Polisi
* Oknum Guru Olahraga yang Cabuli 15 Siswinya di Lubuklinggau Jadi Tersangka
* Korban Dugaan Pencabulan Guru SD di Lebak Banten Bertambah Jadi 14 Anak
* Guru SD Swasta di Depok Diduga Lecehkan Belasan Siswi sejak Agustus 2024
* Aksi Pelecehan Pada 9 Murid SD di Cikarang Bekasi, Guru Agama Dilaporkan
* Modus Oknum Pembina Pramuka di Jambi, 9 Siswi Setor Hafalan Sambil Tutup Mata, Lalu Dicabuli
* Bejat! Oknum Guru Agama di Pandeglang Cabuli 8 Siswi
* Guru SD di Sikka NTT Ditahan Usai Cabuli 8 Siswi
* Kasus Oknum Guru di Mimika Cabuli 7 Murid Laki-laki
* Oknum Guru Honorer di Samarinda Diduga Cabuli 7 Muridnya
* 7 Siswi SMP di Depok Diduga Dilecehkan Gurunya
* Diduga Lecehkan 7 Murid Oknum Plt Kepsek SD di Kotawaringin Lama Ditangkap Polisi
* Guru Ekskul Pramuka di Banjarmasin Cabuli 7 Siswanya
* Guru SD di Samarinda Ilir Cabuli Murid di Toilet, 6 Siswa Jadi Korban
* Korban Pencabulan-Sodomi Guru di Asahan Jadi 6 Anak
* Jelang Pensiun, Guru di Indragiri Hulu Malah Cabuli Beberapa Siswi di Kantin
* Beberapa Siswa SMPN 1 Pinrang Sulsel Dilecehkan Oknum Guru Pria
* ASN Guru Drumband di Lumajang Jadi Tersangka Kasus Pelecehan Seksual 6 Siswi
* Guru di SDIT Mataram Diduga Cabuli 5 Siswanya
* Guru SMP di Natuna Riau Cabuli 5 Siswa Sesama Jenis
* Oknum Guru di Kubu Raya Diduga Cabuli 5 Siswinya
* Kepsek SD Tasikmalaya Diduga Cabuli 5 Remaja Putri
* Miris! Oknum Guru SD di Cirebon Ditahan, Diduga Cabuli 5 Murid
* 5 Siswi SMP di Morotai Trauma Usai Dicabuli Gurunya
* Kekerasan Seksual Terhadap 5 Siswi, Guru Agama di Luwu Timur Ditangkap
* Oknum Guru SD di Pemalang Cabuli 4 Siswi, Ancam Korban Tutup Mulut
* Oknum Guru SMP di Kendari Diduga Cabuli 4 Siswinya
* Akal Bulus Oknum Kepsek PAUD di Polman Cabuli 4 Murid
* Polsek Obi Halmahera Selatan Lambat Tangani Kasus Guru Sodomi 3 Siswa
* Terbongkarnya Kasus Guru di Mesuji Lampung Sodomi 3 Siswa Sejak SD hingga SMP
* Guru Gay Cabuli 3 Siswa di Kupang, Berkomplot dengan Mahasiswa dan Honorer (3 pelaku, 3 korban)
* Oknum Guru SMA di Cianjur Cabuli 3 Siswi
* Pengakuan 2 Siswa Korban Pencabulan Guru di Kupang, Disodomi di Kamar Mandi dan Rumah Pelaku Selama 3 Tahun
* Diduga Cabuli 3 Muridnya, Oknum Guru di Kampar Ditangkap
* Bejat ! Oknum Guru di Teweh Selatan Barut Diduga Cabuli 3 Siswi
* Guru SD di Cilacap Ditangkap Usai Cabuli 3 Murid Lelaki
* Pilu 2 Bocah di Bandung Barat Dicabuli Guru Sekaligus Tetangganya
* Eks Wakepsek SMPN di Tangerang Diduga Cabuli 2 Anak
* Oknum Guru Madrasah di Riau Diduga Lecehkan 2 Bocah Laki-laki
* Siswa Kelas 11 Bima Patah Rahang Usai Dipukul 3 Oknum Guru
* Guru di Manggarai NTT Diduga Pukul Siswa hingga Pingsan
* Oknum Guru SDN di Kotim Diduga Pukul Murid Hingga Muntah-muntah
* Guru Tendang Perut Siswa SD di Merangin Jambi
* Dua Siswa SMA Dianiaya Oknum Kepala Sekolah dan Guru SD di Kofiau Raja Ampat
* Derita Batin 7 Gadis Belia Usai Dicabuli Oknum Guru Silat di Wonogiri
* Cabuli 7 Murid Perempuan, Guru Karate di Pontianak Dibekuk Polisi
* Guru Silat di Jambi Cabuli 7 Murid hingga Satu Korban Hamil
* Guru Silat di Bukit Tinggi Tega Lecehkan Murid, Modus Minta Pijit Paha
* Bejat! Guru Les di Pelalawan Cabuli 2 Anak di Bawah Umur
* Pelatih Silat di Kota Kediri Diamankan Polisi gegara Perkosa Siswi
*GURU / SEKOLAH - HANYA 1 KORBAN YANG LAPOR*
* Keponakan Guru SMP Mesum di Linggau Speak Up, 3 Tahun Dicabuli Pelaku
* Guru SD Di Kutai Timur Perkosa Murid Tiga Kali Seminggu Selama Setahun
* Guru Perempuan di Grobogan 2 Tahun Paksa Siswa Laki-laki Berhubungan
* Fakta-fakta Guru SD di Makassar Diduga Lecehkan Siswi 56 Kali Saat Les
* Cabuli Siswi 21 Kali di Dalam Kelas, Guru Agama di Sragen Ditangkap
* Mantan Guru di Lampung Ditangkap karena Sodomi Pelajar 15 Kali
* Guru Madrasah di Sukabumi Perkosa Siswi Berkali-kali Sambil Direkam di Sekolah
* Guru di NTB Setubuhi Siswinya Sejak Kelas 6 SD, Ancam Sebar Video
* Guru Wali Kelas di Nagekeo NTT Cabuli Siswi SD Berulang Kali Selama Setahun
* Guru SD Setubuhi Siswi Berulang Kali, Modus Ancam Sebar Video
* Guru Honorer SMP di Lampung Tengah Diduga Sodomi Murid
* Oknum Guru SD di Palopo Sodomi Siswanya
* Oknum Guru BK Diduga Cabuli Pelajar Lelaki di Garut
* Polisi Tangkap Kepsek yang Cabuli Siswi di Tangerang
* Siswi Autis di Tangsel Dicabuli Guru Agama di Kelas
* Guru MTs di Serang Cabuli Murid, Modus Bisa Sembuhkan Jerawat
* Diduga Cabuli Siswi, Guru Agama di Lebak Banten Dipolisikan
* Guru SMK Lecehkan Siswi, Ancam Kurangi Nilai jika Korban Melapor
* Guru di Nias Tersangka Pemerkosaan Siswi SD Tak Ditahan
* Setubuhi Siswi Berkali-kali, Guru SD di Lombok Tersangka!
* Tega, Oknum Guru di Gorontalo Diduga Cabuli Siswi SMA
* Oknum Guru PPPK di Pangkalpinang Ditangkap karena Cabuli Muridnya
* Guru SMP di Tuban Ditangkap, Cabuli Murid 14 Tahun 2 Kali
* Siswa di Bondowoso Dicabuli di Musala, Pelaku Gurunya Sendiri
* Guru di Tangerang Lecehkan Siswi SMP di Ruang Komputer
* Siswi SD di Pinrang Sulawesi Selatan Dicabuli Kepsek di Sekolah
* Murid Laki-Laki Madrasah Ibtidaiah di Solok Selatan Dicabuli di Sekolah
* Satpam Sekolah di Mojokerto Diduga Cabuli Siswi SD
* Penjaga Sekolah di Purbalingga Cabuli Siswi SD dalam Kelas
* Siswi SLB di Lombok Diduga Disetubuhi di Toilet Sekolah-Kelamin Keluar Darah
* Bejat! Guru BK SMP di Lubuklinggau Paksa Siswi Onani gegara Tolak Oral Seks
* Siswi SMA Diduga Dilecehkan Oknum Guru di Ruang OSIS
* Kasus Pelecehan Seksual di SMAN 4 Kota Serang, 3 Guru Dinonaktifkan
* Oknum Kepsek SD Kampung Baru di SBT Maluku Rudapaksa Siswi Hingga Hamil
* Diduga Lecehkan Siswi, Oknum Tenaga Honorer di SDN Gadog 1 Bogor Dipecat
* Guru TK di Sragen Cabuli Murid di WC Sekolah
* Kronologi Siswa Laki-laki di SMP Babel Dicabuli Teman di Toilet Sekolah
* Nestapa Siswi SMA di Lampung Diperkosa Teman di Toilet Sekolah
*PESANTREN / SANTRI / RUMAH TAHFIZ*
*PESANTREN - TEWAS / DIBUNUH*
* Tragedi Ambruknya Gedung Empat Lantai di Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo, 63 Santri Tewas
* 6 Santri Hanyut Saat Mandi di Krueng Cot Kuala Mane-Pidie, Aceh, 5 Meninggal, 1 Hilang
* Kronologi 6 Santri di Bangkalan Tewas di Bekas Galian C, Berawal Saat 5 Santri Menolong 1 Temannya
* Atap Kamar Pondok Pesantren di Situbondo Ambruk, 1 Tewas dan 19 Luka-Luka
* Penjelasan Ponpes Dalwa Pasuruan soal Satu Santri Tewas dan Belasan Luka saat Jatuh dari Tangga
* Santri Ponpes di Lombok Tengah Tewas Diduga Dipukul Teman
* Santri Ponpes di Wonogiri Meninggal dengan Luka Lebam, Diduga Di-bully
* Santri di Ponpes Metro Lampung Meninggal Tak Wajar, Keluarga Menduga Ada Kekerasan
* Kerap Dibully, Santri di Bogor Balas Aniaya Teman hingga Tewas
* 6 Hari Koma, Santri Banyuwangi yang Dianiaya 6 Senior Meninggal Dunia
* Santri di Gowa Dianiaya Senior Hingga Tak Sadarkan Diri
* Santri Bacok Santri hingga Tewas di Bandung, Korban Lebih Dulu Tusuk Santriwati
* Kronologi Santri di Jambi Meninggal, Diduga Dianiaya di Ponpes, Pulang dalam Kondisi Demam Tinggi
* Santri Ponpes HST di Kalsel Ditusuk Saat Tidur Dengan Sajam Hingga Tewas
* Kronologi Santri di Jambi Meninggal, Diduga Dianiaya di Ponpes, Pulang dalam Kondisi Demam Tinggi
* Santri yang Tewas Tergantung di Mangkubumi Dikenal Sosok Baik dan Pendiam, Ponpes Bantah Korban Bullying
* Cerita Pilu Santri Tewas Peluk Alquran Dalam Tragedi Kebakaran Ponpes di Pinrang
* Terseret Ombak Saat Berenang, Santri Asal Bandung Tewas di Pantai Pangandaran
* Bocah 6 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Ponpes Ogan Ilir
* Pengurus Pesantren dan Seorang Santri di Tanjung Morawa Tewas Kesetrum Listrik
* Santri di Sukabumi Tewas Diduga Tersengat Listrik
*PESANTREN - DISODOMI / DIPERKOSA / DICABULI*
* Pimpinan Ponpes di Martapura Banjar Diduga Lecehkan Puluhan Santri, Korban Disodomi Hingga Oral Seks
* Modus Keji Ustaz di Tulungagung Cabuli hingga Sodomi Belasan Santri
* Miris Belasan Santri Putra Ponpes Tahfidz Al Quran di Bangka Selatan Diduga Disodomi Oknum Ustaz
* Parah..!! Belasan Santri di Kalteng Diduga Dicabuli-Disodomi oleh Senior
* Dugaan Pencabulan-Sodomi di Pesantren Duren Sawit Jaktim, Polisi Sebut 5-7 Orang Terindikasi Jadi Korban
* Dua Pengurus Pesantren di Balikpapan Jadi Tersangka Kasus Sodomi 2 Santri
* Tak Kerasan di Ponpes, Santri di Magetan Ternyata Disodomi Seniornya
* Pengasuh Ponpes Miftahul Huda Sumbar Diduga Cabuli Puluhan Santriwati
* Oknum Lora di Bangkalan Diduga Cabuli Puluhan Santri
* 20 Santri Dicabuli Oknum Ketua Ponpes Lombok NTB, Korban Lapor Usai Nonton Film Walid 'Bidaah'
* Guru Silat di Ponpes Ogan Ilir Diduga Cabuli 16 Santri
* 12 Santri Jadi Korban Pencabulan di Ponpes di Semarang
* Oknum Pengasuh Ponpes di Sumenep Perkosa 10 Santriwati
* Santri Laki-laki Korban Pencabulan di Ponpes Tulungagung Jadi 8 Anak
* Delapan Santriwati Dicabuli di Soreang, Bandung
* 7 Santri Ponpes di Kukar Dicabuli Ustaz Selama Setahun
* Beberapa Santri di Pati Jadi Korban Pencabulan Pimpinan Ponpes
* Oknum Guru Olahraga Cabuli 5 Santri di Ciamis, Aksinya Direkam di Ponsel
* Santri Korban Pencabulan Oknum Guru Ponpes di Maros Bertambah Jadi 4 Orang
* Pria Paruh Baya Predator Seks Sesama Jenis, Cabuli 4 Santri di Tapsel
* Pimpinan Ponpes Lombok Tengah Diduga Cabuli 3 Santriwati
* Miris! Oknum Pimpinan Ponpes di Tasik Cabuli 3 Santriwati
* Korban Perkosaan Pengasuh Ponpes di Kubu Raya Bertambah Jadi 3 Orang
* Guru Tahfiz di Labuhanbatu Selatan Cabuli 3 Murid, 1 Korban Hamil
* Tiga Santri Dipaksa Masturbasi Oknum Pengasuh Ponpes di Jombang
* Pemilik Rumah Tahfiz di Gowa Perkosa 3 Santri
* Pengasuh Ponpes di Tangerang Cabuli 3 Santri Laki-laki, Paksa Nonton Porno
* Pengasuh Ponpes di Kota Batu Diduga Cabuli 2 Santri Anak
* Modus Minta Pijat, Guru Ponpes di Tanjab Barat Jambi Cabuli 2 Santri Laki-Laki
* Pengasuh Ponpes di Rembang Dipolisikan, Pelecehan Seks Terhadap 2 Anak
* Ajarkan Istinja, Kakek di Kota Batu Tersangka Pencabulan 2 Santriwati SD di Ponpes
* Pengurus Ponpes di Lampung Tengah Bejat! Santriwati Dicabuli di Musala
* Ketua Yayasan Ponpes di Tapsel Ditangkap Usai Perkosa Santri
* Santri di Ogan Ilir Jadi Korban Oknum Guru, Diminta Pihak Ponpes Tutup Mulut
* Cabuli Santri Sesama Jenis, Oknum Pengasuh Ponpes di Ngawi Ditahan
*PESANTREN - UMUM*
* Langgar Aturan Ponpes, Santriwati di Kubu Raya Kalbar Dipukul Pakai Rotan 125 Kali
* Oknum Pengabdi Pesantren di Asahan Sumatera Peras dan Ancam Bunuh Puluhan Santri
* Santri di Lampung Dianiaya Pengurus Ponpes: Diikat, Dipukuli, Kepalanya Dibenturkan Ke Lantai, Kulit Disundut
* Santri di Malang Disiksa Ustaz hingga Kaki Membusuk
* Santri Bakar Pesantren di Aceh Besar gegara Sering Diolok Idiot
* Santri Ponpes di Sumbawa Diduga Dianiaya dan Dirundung Kakak Kelas di Asrama
* Santri di Pasuruan Babak Belur Diduga Dihajar Pengurus Ponpes
* Perundungan dalam Ponpes di Gunungkidul, Korban Santri Mengeluh Sakit pada Alat Kelamin
* Santri 14 Tahun Asal Aceh Tengah Dihajar 3 Senior di Bireuen
* Dikira Mencuri, Malah Disiksa, Santri Bengkulu jadi Korban Kekerasan
*GURU NGAJI*
* Modus Bejat Guru Ngaji Cabuli 16 Santri Termasuk Komika Eky di Makassar
* Korban Sodomi Oknum Guru Ngaji di Garut Bertambah Jadi 15 Anak
* Bejat! Dua Guru Ngaji di Cianjur Cabuli 14 Santriwati
* 12 Bocah di Bawah Umur di Kebumen Diduga Dicabuli Oknum Guru Ngaji Asal Demak
* Dugaan Pencabulan di Tebet, Guru Ngaji Cabuli 10 Santri Dibawah Umur
* Cabuli 9 Murid, Oknum Guru Ngaji di Puncak Cianjur Akhirnya Jadi Tersangka
* Modus Turunkan Ilmu, Guru Ngaji Cabuli 7 Murid di Pangandaran
* Bejat, Guru Ngaji di Bojong Pekalongan Cabuli 7 Santrinya
* Guru Ngaji di Mataram Diduga Cabuli 6 Murid, Begini Modusnya
* Cabuli 6 Murid, Guru Ngaji di Halmahera Selatan Jadi Tersangka
* 5 Bocah Lelaki Dicabuli Guru Ngaji di Tarakan Kaltim
* Lima Santriwati di Sukabumi Jadi Korban Pencabulan Oknum Guru Ngaji Saat Praktik Shalat
* Modus Mengajar Ngaji, Pria di Makassar Cabuli 5 Anak di Masjid
* Modus Guru Ngaji Cabuli 4 Muridnya di Musala di Jember, Supaya Cepat Hafal Pelajaran Ngaji
* Kronologi 4 Anak di Boyolali Disekap dan Dirantai Guru Ngaji
* Oknum Guru Ngaji di Cianjur Cabuli 4 Muridnya
* Guru Ngaji Diduga Lecehkan 3 Santriwati di Glenmore Banyuwangi
* Guru Ngaji di Batang Terekam CCTV Diduga Cabuli Siswi SD, Terungkap 3 Korban
* Guru Ngaji di Tangsel Cabuli 3 Murid, Pura-pura Bikin Les Privat
* Terungkap Modus Bejat Guru Ngaji di Batam Cabuli 3 Muridnya
* Oknum Guru Ngaji di Ponpes Aceh Selatan: Pelaku Sodomi 2 Korban dari SD Hingga SMP
* Guru Ngaji di Bekasi Ditangkap Gegara Cabuli 2 Santri Kakak-Adik Laki-laki di Pesantren
* Guru Ngaji di Kediri Cabuli Dua Anak SD
* Guru Ngaji Lansia di Sinjai Diduga Cabuli Santri Usia 7 Tahun di Masjid
* Malam Pilu Gadis 13 Tahun Dilecehkan Guru Ngaji di Bandung
* Pilu Gadis di Sukabumi Dicabuli Guru Ngaji
* Anak di Gresik Diperkosa Tetangga Sepulang Ngaji hingga Hamil 4 Bulan
* Guru Ngaji di Lampung Utara Diduga Cabuli Murid 12 Tahun
(Kebanyakan kasus guru ngaji cabuli 1 anak tidak disimpan karena terlalu banyak setiap bulan. Seringkali tidak jelas jumlah korbannya berapa.)
*DICABULI / DIPERKOSA - BANYAK KORBAN*
* Korban Predator Seks di Jepara Bertambah Jadi 31 ABG
* Eks Juara Duta Budaya Berau Ditangkap, Cabuli 18 Anak
* Cabuli 5 Bocah, 12 Anak Lain Diselidiki, Pelatih Voli Diringkus Polisi
* Marbot di Ogan Ilir Sumsel Cabuli Belasan Bocah di Toilet Masjid
* Mahasiswa-Motivator di Ciamis Diduga Cabuli 13 Pelajar Laki-laki
* Polres Maluku Tenggara Tangkap Pelaku Pornografi Anak di Dobo, Banyak Korban
* Korban Kakek Cabul di Padalarang Diduga Lebih dari 10 Bocah
* Polres Flores Timur Dalami Pegawai Bank Diduga Cabuli 8 Remaja Laki-laki
* Heboh Dukun Cabuli Anak di Mojokerto, Korbannya 8 Orang
* Terungkap! Pria di Solo Cabuli 8 Anak Tetangga yang Masih Bocah
* Korban Kakek Cabul di Kota Malang Bertambah Jadi 7 Anak Laki-Laki
* Pria Paruh Baya Cabuli 7 Anak, Modus Kasih Mainan dan Uang
* Pria di Tangerang Cabuli Sejumlah Anak, Imingi Korban Uang-Makanan
* Anaknya Korban Rudapaksa Penjaga SD, Sejumlah Orang Tua Lapor ke Polsek Soreang
* Predator Seks Anak di Kalibata Jaksel Beraksi 12 Tahun, Ada Korban Anak dan Dewasa
* Sejumlah Anak SD Jadi Korban Penculikan di Semarang, Dicabuli
* ASN Diduga Cabuli 6 Remaja Penghuni Panti Sosial Pemprov Kalbar
* Pemilik Panti Asuhan di Surabaya Cabuli 5 Anak Selama 3 Tahun
* Pria 65 Tahun Warga Lubuk Linggau Cabuli 5 Anak di Masjid
* Penculik Siswi SD di Mojokerto Sudah Beraksi 5 Kali, Korban Dicabuli
* Kakek di Bekasi Cabuli 5 Bocah dengan Modus Ajak Jalan-Jalan Naik Motor
* Kronologi Pendeta di Blitar Cabuli 4 Anak Sopirnya
* Empat Gadis di Tanah Datar Dicabuli Nelayan, Diimingi Uang Rp10.000
* Aksi Bejat Pria Sikka Perkosa 4 Anak Kandung Bertahun-tahun
* Dicabuli Pria Berusia 54 Tahun, 4 Anak di Siak Trauma Berat
* Pria Diduga Cabuli 4 Siswi SMP Touna di Rumahnya Ternyata ASN
* Lansia di Joyoboyo Ditangkap Gegara Cabuli 4 Bocah
* Pria di Bengkulu Cabuli 3 Bocah Laki-laki, Modus Beri Akun Game Online
* 3 Anak Laki-laki Menjadi Korban Pencabulan di Masjid Tanjung Pasir, Tarakan
* Tiga Remaja Dari Serang Digilir Pelajar SMA, Pelaku Ditahan
* Pemerkosa 3 Siswi SMP di Sukabumi Ditangkap!
* Kapolres Ngada NTT Cabuli 3 Anak, Video Dikirim ke Situs Porno
* Kakek 60 Tahun di Sorong Tega Cabuli 3 Anak Di Bawah Umur
* 3 Bocah di Serang Dipaksa Nonton Video Porno dan Dicabuli Tetangga
* Tiga Bocah Dicabuli Tetangga, Polres Bangka Tangkap Pria 41 Tahun
* Pura-pura Memijit, Pria Purworejo Cabuli 3 Bocah Laki-laki
* Kakek 70 Tahun Di Serdang Bedagai Pelaku Pedofilia, 3 Anak Jadi Korban
* Polisi Ringkus Pemulung yang Cabuli Tiga Bocah di Kuningan
* Tukang Kebab Cabuli 3 Bocah Laki-laki di Bogor: Nonton Porno Sesama Jenis
* Polisi Tangkap Pria Predator Seks Cabuli 3 Remaja di Kalibaru Jakut
* Pemuda Pengangguran Cabuli 3 Anak SD Laki-laki di Bandar Lampung
* Pilu Bocah 5 Tahun di Garut Dicabuli Ayah-Paman-Kakek
* Tiga Kakak Beradik di Simalungun Sumatera Utara Diperkosa Ayah Kandung
* Anak Disabilitas di Kupang Diperkosa Tetangga, Dua Adiknya Dicabuli
* 2 Bocah Kakak Beradik Dicabuli Eks Kanitreskrim Polsek di Deli Serdang
* Cabuli 2 Bocah di Toilet Gereja, Pelaku Ancam Korban Gunakan Pisau
* Siswi SD Bangkep Curhat ke Guru, Disetubuhi Ayah-Kakak Lalu Dijual Ibu
(Kasus 1-2 anak dicabuli oleh bapak kandung, bapak tiri, kakek tiri, paman, kakak ipar, dll. tidak disimpan karena terlalu banyak)
*DIPERKOSA BERGILIR*
*DIPERKOSA 7-20 PRIA*
* Korban Prostitusi di Hotel Jaksel Dipaksa Layani 70 Pria Baru Dikasih Fee
* 20 Pemuda Gorontalo Rudapaksa Gadis, Korban Digilir hingga Trauma
* Siswi SMP di Halmahera Selatan Dirudapaksa Hingga Hamil, Pelaku 16 Orang
* Gadis Cianjur Diperkosa 12 Pria Selama 4 Hari, Korban Trauma Berat
* 12 Pria Keji Perkosa Bocah 13 Tahun di Malaka NTT
* Gadis Kubu Raya Diperkosa 12 Orang, Hanya 1 Pelaku Dewasa
* 11 Pria di NTT Cabuli Seorang Siswi SMA, 7 Pelaku Ditangkap dan 4 Buron
* Sulit Bongkar Kasus ABG Diperkosa 11 Pria di Parigi Moutong Sulteng
* Gadis Belia di Indragiri Hulu Diperkosa 10 Remaja Bejat Berulang Kali
* Gadis ABG di Baubau Dicekoki Miras-Diperkosa 10 Remaja, 7 Pelaku Diamankan
* Mahasiswi di Medan Diperkosa 10 Pria-Diancam Dibunuh, 4 Pelaku Ditangkap
* Miris! Siswi SMP Diperkosa 9 Orang Usai Diajak Pesta Miras
* Remaja di Jambi Disekap Selama Dua Hari, Diperkosa 9 Pria
* Tragis! Dua Gadis di Bawah Umur ‘Digilir’ 8 Pemuda di Bangkalan
* Siswi SMP di Lombok Tengah Diperkosa 8 Orang Setelah Pesta Miras
* Siswi SMP di Palopo Dicekoki Miras Lalu Diperkosa 8 Pria, 4 Pelaku Ditangkap
* Remaja Disabilitas di Polman Sulbar Diperkosa 8 Pria, 5 Orang Ditangkap
* Gadis 13 Tahun di Gorontalo Diperkosa 8 Pemuda Usai Dicekoki Miras
* Siswi SD di Baubau Sulawesi Tenggara Dicabuli 8 Pria, 6 Pelaku Masih Bebas
* Remaja 15 Tahun Diperkosa oleh 8 Pemuda Mabuk di Makassar
* Siswi MA di Jombang Diperkosa 7 Pemuda, Empat Pelaku Buron
* 7 Pemuda Belu NTT Perkosa Remaja 16 Tahun di Rumah Dinas Polisi
* Miris! Bocah 14 Tahun di Pasuruan Diperkosa 7 Pria
* Siswi SMP Dicekoki Miras & Diperkosa 7 Pria Bergiliran di Tangerang
*DIPERKOSA 4-6 PRIA*
* 6 Pelajar SMP Karawang Perkosa Temannya: Direkam-Dilihatkan ke Orang Tua Korban
* Gadis ABG di Kolaka Timur Dicekoki Miras-Diperkosa Pacar Bareng 6 Temannya
* Anak Kelas 6 SD di Sambas Diperkosa 6 Lelaki Bejat, 2 Pelaku Berusia 12 Tahun
* 6 Pesilat Jember Rudapaksa Anak 14 Tahun di Jember
* Siswi SMP di Pulau Seram Maluku Dicabuli 6 Pria Termasuk Kakek 77 Tahun
* Remaja Flores Timur Dicabuli 5 Pria di Belakang Gedung SD
* Remaja 14 Tahun Diperkosa 5 Pria di Ambon hingga Masuk RS
* Kenalan lewat Medsos, Gadis di Bengkulu Diperkosa 5 Pelajar
* Cewek ABG di Makassar Disekap dan Diperkosa Berhari-hari, 5 Pelaku Ditangkap
* Anak Perempuan Dicekoki Obat-Diperkosa Geng 5 Pria di Pati
* Gadis Penjual Es Kelapa Muda di Medan Diperkosa Bergiliran 4 Remaja
* Siswi SMP di Serang Diperkosa 4 Pelajar SMA
* Gadis di Sulawesi Rekam ABG Diperkosa 4 Orang
* Remaja 14 Tahun Disetubuhi Bergiliran 4 Lelaki di Pesisir Selatan, Sumatera Barat
* Dibuat Mabuk, 2 Remaja Putri Diperkosa 4 Pria di Gorontalo
* Siswi SMA di Grobogan Diperkosa dan Divideokan di Hotel, 4 Tersangka
* Gadis Datang ke Pasar Melolo, Sumba Timur, Diperkosa 4 Lelaki Mabuk!
* 4 Pria di Bekasi Perkosa ABG Usai Cekoki Korban Miras
* ABG 13 Tahun Dicabuli 4 Pria di Simalungun
* Gadis 14 Tahun Diperkosa 4 Pemuda di Cilacap, Dicekoki Minuman Keras
* Bocah 13 Tahun Dicabuli 4 Pria Dewasa di Simalungun
* Polda Banten Bekuk 4 Tersangka Kasus Viral ABG Diperkosa
* Gadis Disekap dan Diperkosa di Samarinda, 4 Pelaku Ditangkap
* 19 Hari Hilang, Perempuan 15 Tahun Ditemukan di Hotel Bersama 4 Pria
* 4 Pria Pengangguran Perkosa Siswi SMA di Kuningan
* Miris! Gadis Penyandang Disabilitas Dicabuli 4 Pria di Serang
* Gadis 16 Tahun di Sulawesi Tengah Dicabuli Dua Sepupu, Ayah Kandung dan Paman
* Gadis ABG di Muna Barat Diduga Diperkosa 4 Pria Usai Dicekoki Miras
*DIPERKOSA 3 PRIA*
* Siswi SMA Diperkosa 3 Pria di Bone, Sulawesi Selatan, 1 Pelaku Guru PPPK
* Remaja 14 Tahun di Parepare Diperkosa Bergilir 3 Temannya Usai Diajak Makan
* Tiga Pemuda Cabuli Siswi SLTA Di Madina Secara Bergilir
* Tiga Pemuda di Bandar Lampung Setubuhi Anak SMA Secara Bergiliran
* 3 Pelajar Bandar Lampung Perkosa Siswi SMA Bergiliran
* ABG Wanita di Jakbar Diperkosa 3 Orang Usai Dicekoki Alkohol
* Gadis Dicekoki Miras, Diperkosa 3 Remaja di Kembangan Jakbar
* Anak SMP Hamil 5 Bulan Diperkosa 3 Pria Di Asahan
* Gadis ABG di Polman Diperkosa Pacar Bareng 3 Pria
* Anak Yatim di Karawang Diperkosa 3 Pemuda hingga Hamil
* Wanita Dirampok dan Diperkosa 3 Pria di Empat Lawang Sumatera
* Gadis Pekerja Warung di Jombang Dicekoki Miras dan Diperkosa 3 Pria
* Pelajar Kepahiang Dicabuli 3 Remaja di Rejang Lebong
* Anak Perempuan di Tasik Diperkosa 3 Pemuda hingga Hamil
* Disekap Sepekan, ABG 14 Tahun di Mataram Diperkosa 3 Pemuda
* Setelah Pesta Miras, 3 Pemuda di Gowa Perkosa Anak di Bawah Umur
* Anak Diperkosa 3 Temannya, Ayah di Cilegon Lapor Polisi
* 2 Gadis Putus Sekolah Diperkosa 3 Pemuda di Hotel Jombang
* 3 Remaja di Polman Ketahuan Perkosa Gadis Usai Videonya Beredar
* 3 Lansia di Bombana Sulawesi Tenggara Setubuhi Anak hingga Hamil
* 3 Pelajar di Kota Bima Ditangkap gegara Perkosa Gadis 13 Tahun
* Dua Gadis di Bima Dicekoki Miras lalu Diperkosa 3 Pria
* Gadis Cilik 10 Tahun Dijual Ibu untuk Dicabuli 3 Pria
* 3 Pemuda di Serang Culik Gadis 15 Tahun, Korban Diperkosa-Dicekoki Miras
* Gadis SMA di Bantul Diduga Diperkosa 3 Pria Usai Dicekoki Pil Koplo
* Siswi SD di Bengkulu Selatan ‘Digarap’ 3 Orang, 2 Diantaranya Kakak Korban
* Terungkap, Siswi SMA Flores Timur Pernah Diperkosa 3 Pria
* 3 Pelaku Pencabulan Anak di Bojonegoro Termasuk Ayah dan Ayah Tiri
* Pulang Nonton Dangdut, Bocah 13 Tahun Dicabuli 3 Pria
* Remaja Perempuan di Malang Diduga Dirundung 3 Orang
* Remaja 15 Tahun di Kupang: Diimingi Jalan-jalan, Diperkosa 3 Teman
* 3 Pemuda di Lampung Perkosa Perempuan Disabilitas, Dicekoki Tuak
* Siswa SD di Gunungkidul Dicabuli Tiga Teman Laki-Laki
* Siswi SMA Di Timika Diperkosa Tiga Pria Saat Mandi Di Tengah Hutan
* Paman dan 2 Anaknya Cabuli Anak Yatim di Padangsidempuan Sumut
(Kasus pemerkosaan bergilir dengan jumlah pelaku 2 pria dihapus.)
*DISODOMI*
* Geger Siswa SMA di Sulsel Sodomi 16 Bocah, Modus Kasih Duit dan Pinjamkan HP
* Fenomena “Boti” [Sodomi] Merebak di Cilegon, Kekerasan Seksual Terhadap Anak Laki-laki Meningkat
* LPA Mataram Telusuri Dugaan Sodomi Anak SD sebagai Syarat Gabung Geng
* Bocah 8 Tahun Diduga Sodomi 9 Anak di Bekasi, Aksinya Disaksikan Teman
* Miris, Sejumlah Bocah di Jambi Disodomi Teman Mainnya
* 6 Anak di Bawah Umur Diduga Jadi Korban Sodomi Duda di Parungpanjang Bogor
* Pemilik Salon di Makassar Diduga Sodomi 4 Bocah Dalam 2 Tahun Terakhir
* Modus Main Game Online, 3 Bocah di Tangsel Disodomi
* Residivis Predator Seksual di Pariaman Ditangkap Usai Sodomi 3 Anak
* Badut Jalanan Sodomi 2 Anak di Cikarang Bekasi, Pura-pura Sakit saat Ditangkap
* Pegawai Indomaret Sodomi Bocah di Toilet Minmarket, Diduga Korban Kedua
* Diimingi Wifi Gratis-Akun Game, 2 Remaja di Tasikmalaya Disodomi Pria Beristri
* Seorang Santriwati di Banda Aceh disekap dan disodomi siswa SMA
* Diimingi Layangan, Bocah 11 Tahun Disodomi Pelaku Empat Kali di Depok
* Anak Diperkosa 3 Orang di Sanggau, Satu Pelaku Lakukan Sodomi
* Petani di Karo Sodomi Bocah Berulang Kali, Modus Antar Sekolah-Belikan Mainan
* Pelajar SMP di OKU Disodomi Tetangga Saat Tagih Utang
* Pria Paruh Baya di Berau Sodomi Bocah di Musala
* Iming-iming Cemilan, Seorang Ustadz di Makassar Diduga Nekat Sodomi Anak 9 Tahun
*TEWAS / DIBUNUH*
*BAYI TEWAS / DIBUNUH*
* Autopsi Ungkap Mayat Bayi di Tulungagung Dibuang ke Sungai Hidup-hidup
* Ulah Bejat Ayah Banting Bayi hingga Tewas di Ciputat
* Ibu di Trenggalek Habisi Bayi yang Baru Dilahirkan karena Alasan Ekonomi
* Polisi Cekik Bayinya hingga Tewas di Semarang
* Akibat Malu, Ibu Muda di Magetan Bekap Bayi Baru Lahir Hingga Tewas
* Balita Pontianak Tewas Dibanting Pacar Ibu, Tengkorak Retak
* Bayi 1 Minggu Tewas Usai Dibanting Orang Tak Dikenal di HST
* Bayi 2 Tahun di Sulsel Tewas Dianiaya Pacar Ibu Pakai Balok
* Siswi SMK di Banjarnegara Melahirkan di Toilet Sekolah, Bayi Ditemukan Tewas
* Wanita Muda Dibantu Ibunya Bunuh Bayi yang Baru Dilahirkan di Bangka
* Kronologi Ibu Bunuh-Kubur Bayinya di Magelang
* Bayi Laki-laki Ditemukan Tewas dengan Luka Gigitan Anjing, Dibuang Orang Tuanya
* Bayi Dibuang di Irigasi di Jember, Pelaku Siswi SMA
* Polisi Tangkap Pelajar SMA Pelaku Pembuangan Mayat Bayi Dalam Ransel
* Siswi SMA di Lampung Selatan Kubur Bayi Hasil Hubungan Gelap
* Begini Cara 2 Pelaku Bunuh Sachroni dan 4 Anggota Keluarganya, Dipukul Pakai Pipa hingga Bayi Ditenggelamkan
*BALITA TEWAS / DIBUNUH*
* 3 Balita di Tapsel Usia 1, 3, dan 4 Tahun Tewas Jatuh ke Sumur saat Ayah Ibunya Bekerja
* Balita 2 Tahun Tewas Dianiaya Pasutri Pengasuh di Kuansing Riau
* Aceh Tenggara: Anak dan 4 Cucu Samidah Usia 26, 16, 13, 2 Tahun Dibantai Keponakan
* Balita 3 Tahun di Cilacap Tewas Dilempar dari Tebing, Ibu dan Selingkuhan Jadi Tersangka
* Balita 4 Tahun di Kutai Barat Ditemukan Tewas di Kebun, Diduga Dicabuli-Dibunuh
* Anak 4 Tahun Tewas di Dalam Lipatan Istana Balon, Polres Kerinci Dalami Dugaan Kelalaian
* Balita 4 Tahun di Bandung Tewas dengan Luka Bakar, Ibu Tiri Jadi Tersangka
* Pilu! Bocah 4 Tahun di Bangkalan Dibanting dan Dibacok Paman hingga Tewas
* Anak Usia 4 Tahun di Tangsel Tewas Usai Dianiaya Ayah dan Ibu Berkali-kali
* Ditemukan Kakak-Adik Usia 8-4 Tahun Tewas Berpelukan di Lampung
* Balita di Tapsel Tewas Dibanting Ayah Tiri karena Menangis
*ANAK TEWAS / DIBUNUH*
* Siswa SD Usia 10 Tahun di NTT Meninggal Dihukum Guru: Kepala Dipukul Pakai Batu
* Bocah Usia 5 Tahun yang Tewas Terbungkus Sarung di Bekasi Dibunuh Ortu
* Tragis! Anak Usia 6 Tahun Tewas Usai Dianiaya 3 Hari oleh Ibu Tiri di Bogor
* Bocah Usia 6 Tahun Ditemukan Tewas di Kebun Karet OKI, Sempat Diculik
* Bocah Alvaro Usia 6 Tahun Hilang 8 Bulan, Ditemukan Tewas, Polisi Tangkap Tersangka
* Anak Usia 6 Tahun Tewas Terbakar di Aceh, Damkar Telat karena Lagi Makan
* Bocah 7 Tahun di Pasuruan Tewas Diduga Dibunuh Tetangganya
* Akhir Tragis Bocah Usia 7 Tahun di Jember Tewas di Tangan Kekasih Ibunya
* Ibu Tiri dan Ayah Kandung di Kutim Aniaya Anak Usia 8 Tahun hingga Tewas
* Ayah Tega Cabuli dan Bunuh Anaknya Usia 8 Tahun di Semarang
* Anak Usia 8 Tahun Tewas Tanpa Busana di Kos Penjaringan Jakut
* Menguak Misteri Pembunuhan Sadis Anak Politisi PKS Usia 9 Tahun di Cilegon
* Remaja Bengkulu Bunuh 2 Bocah Usia 8-9 Tahun, Buang Mayatnya ke Septic Tank dan Sungai
* Pemuda Punk Pontianak Aniaya Anak Pacar Usia 9 Tahun hingga Tewas
* Bocah 10 Tahun yang Tewas Tanpa Busana-Mulut Berbusa di Lampung Korban Pemerkosaan
* Anak 11 Tahun di Banyuwangi Tewas Diduga Dicekik Ayah Tiri
* Viral Anak Usia 11 Tahun di Jaksel Diduga Dibunuh Sopirnya
* Pria Bunuh Bocah Laki-laki 11 Tahun di Toilet Masjid di Majalengka gegara Melawan Saat Hendak Dicabuli
* Bocah Laki-Laki Usia 12 Tahun di Padang Lawas Utara Dicabuli Dibunuh Pamannya
* Keji Pria di NTT Bantai Istri dan 2 Anak Kandung Usia 14-8 Tahun
*REMAJA TEWAS / DIBUNUH*
* Siswa SMP di Simalungun Ditemukan Tewas dengan Kondisi Terikat
* Kronologi Santri Usia 13 Tahun di Lampung Tengah Dibunuh Saudara Kembar Lalu Jasad Dibuang ke Irigasi
* ABG di Pinrang Sulsel Tewas gegara Kepala Dibenturkan saat Tolak Dicabuli, 11 Pelaku Ditangkap
* Siswi SMP Usia 15 Tahun di Simalungun Dibunuh Pacar, Pakai Batu dan Ditusuk 10 Kali karena Kehamilan
* Siswa SMP 3 Pasuruan Tewas Tersetrum Mikrofon di Sekolah
* Siswi MTsN Tewas Dalam Karung di Sumbar, 2 Pembunuhnya Ditangkap
* Pria di Maluku Bunuh Siswi MTS gegara Menolak Ajakan Bercinta
* Melawan Saat Dipalak, Pelajar SMK di Tulang Bawang Dibunuh Preman
* Siswi SMA Anggota Paskibraka di Madina Dibunuh, Mayatnya Dikubur di Kebun Sawit
* Dendam Diejek, Bocah Perempuan di Kolaka Timur Tewas Digorok Remaja
* Pria 42 Tahun Bunuh Pacarnya yang Masih SMA Usai Dimintai iPhone
* Siswi SMAN 1 Batuputih Meninggal Tersambar Petir Saat Kegiatan Pramuka
* Anak Yatim Piatu Usia 18 Tahun Tewas usai Ditendang Polisi
* Sabung Silat, Pelajar MTs di Kabupaten Mojokerto Tewas
* Kronologi Pesilat Boyolali Tewas Usai Ditendang 2 Senior Saat Latihan
* Seorang Pelajar di Sragen Meninggal Dunia Usai Ikuti Latihan Silat
* Pesilat Tewas Dikeroyok di Demak, Polisi Buru Pelaku
* Atlet Taekwondo Jateng Usia 16 Tahun Meninggal, Diduga Kelelahan Saat Latihan
*ANAK DIPERKOSA & DIBUNUH*
* Bocah 7 Tahun di Deliserdang Dibunuh Lalu MAYATNYA DIPERKOSA
* Kronologi Bocah Usia 9 Tahun di Lampung Diracun Gorengan hingga Tewas lalu MAYATNYA DIPERKOSA
* Remaja 16 Tahun Bunuh Siswi Kelas 6 SD di Cilincing, PERKOSA MAYAT KORBAN
* Siswi SMP di Bengkayang Dibunuh Tetangganya, MAYATNYA DIPERKOSA
* Pelaku Pembunuhan Siswi MTs Usia 16 Tahun di Tanah Datar Habisi Korban & PERKOSA JASADNYA
* Bocah 5 Tahun Tewas Terbungkus Karung di Konsel Diduga Korban Pelecehan
* Malang Bocah 10 Tahun Diperkosa-Dibunuh di Pantai Nabire Papua Tengah
* Gadis Disabilitas 11 Tahun Di Merauke Diculik, Diperkosa, Dan Dibunuh
* Pedih! Sebelum Meninggal, Gadis 12 Tahun Ini Curhat ke Ibu Diperkosa Ayah Tirinya
* Kenalan via Medsos Berakhir Tragis, Siswi SMP di Purwakarta Tewas Dibunuh & Diperkosa Mahasiswa
* Kasus Mayat Remaja di Selokan di Pasaman, Mintana Diperkosa sebelum Dibunuh, Pelaku Teman Ayah Sendiri
* Fakta Keji Pembunuhan Siswi SMA di Jombang: Dianiaya, Diperkosa Bergilir, dan Dibuang ke Sungai Hidup-Hidup Oleh 3 Pria
*ANAK TEWAS DARI BULLYING*
* Diduga Dianiaya 3 Temannya, Siswa SD di Makassar Tewas
* Polisi Selidiki Kematian Anak SD di Pariaman, Diduga Akibat Perundungan Teman Sekolah
* Siswa SD di Toboali Meninggal Dunia, Diduga Jadi Korban Bullying
* Siswa SD Wonosobo Tewas Diduga Korban Bullying, Makamnya Dibongkar
* Yakin Anak Tewas karena Bullying, Keluarga Siswa SD di Pekanbaru Lapor Polisi
* Sepekan Dirawat di RS, Siswa SMPN Tangsel Korban Bullying Meninggal Dunia
* Siswa SD di Riau Tewas Diduga Dipukuli 5 Kakak Kelas, Korban Muntah Darah dan Kejang
* Pelajar SMP di Grobogan Dibully Hingga Tewas di Ruang Kelas Saat Jam Pelajaran
* Bocah SD Tusuk Mati Pelajar MTs di Muratara Diduga Sering Dibully Korban
* Sering Di-"bully" Pelajar SMP di Lampung Bunuh Teman Sekolah
* Anak Disabilitas di Karawang Meninggal Setelah 9 Hari Koma karena Dikeroyok
*ANAK TEWAS TENGGELAM*
(Kasus pilihan saja. Anak tenggelam adalah berita harian.)
* 6 Anak Tewas Tenggelam di Kubangan di Balikpapan, Seluruh Korban Mati Lemas
* 4 Siswa SMPN 7 Mojokerto Tewas Terseret Ombak Pantai Drini
* Main di Lubang Galian Proyek Tol, 3 Bocah di Bekasi Tewas Tenggelam
* 2 Bocah SD di Bekasi Tewas Tenggelam di Kolam Renang Sekolah
* Siswi SD di Pangkalpinang Ditemukan Tenggelam di Kolam Renang
* Perpisahan Siswa SD Tanah Laut, Kalsel, di Wahana Pemandian, Seorang Anak Tewas Tenggelam
* Geger Siswa SD di Gunungkidul Tewas Tenggelam Usai Kegiatan Pramuka
* Anak 6 Tahun Tewas Tersangkut Saluran Pembuangan Air Kolam Renang di Garut
* 2 Bocah Kembar Tewas Tenggelam saat Berenang di Komplek Citraland Deli Serdang
*ANAK BUNUH DIRI*
* Siswa SD di Cianjur Ditemukan Tewas di Rumahnya, Diduga Bunuh Diri
* Siswi 14 Tahun di Labusel Bunuh Diri Usai Depresi Diperkosa Abang-Sepupu
* Siswi MTs Sukabumi Bunuh Diri Usai Di-bully: Ibu Pernah Lapor ke Sekolah
* Siswa SMP di Sumbar Tewas Tergantung di Kelas Saat Teman-temannya di Lab
* Siswa SMP di Denpasar Tewas Gantung Diri, Tinggalkan 2 Surat Permintaan Maaf
* Remaja 15 Tahun di Rembang Ditemukan Gantung Diri
* Kronologi Kasus Ibu Gantung Diri setelah Racuni Dua Anak di Kabupaten Bandung
* Siswa Sekolah Internasional di Tangerang Tewas Terjatuh dari Lantai 8
* Heboh Pelajar Diduga Bunuh Diri Usai Dibully gegara Lapor Teman Ngevape
* Pelajar SMA di Pekanbaru Ditemukan Tewas Gantung Diri
*UMUM*
* Total Korban Ledakan SMAN 72 Jakarta Capai 96 Orang
* Menkomdigi Temukan 5,5 Juta Konten Pornografi Anak dalam 4 Tahun Terakhir
* Mobil MBG Tabrak Siswa di Cilincing Jakarta: 20 Orang Terluka
* Temuan KPAD Lembata NTT: 85 Persen Pelajar di 16 SMP-SMA Aktif Berhubungan Seks Bebas
* 8 SMP di Kota Kupang Terpapar Pornografi dan Prostitusi Sesama Pelajar
*UMUM - ANAK DICABULI / DIPERKOSA*
* Siswi SD di Lombok Hamil dan Melahirkan, Korban "Open BO" karena Dijual Kakak Kandung
* Pilu Bocah 5 Tahun di Garut Dicabuli Ayah-Paman-Kakek
* Pengakuan Anak 5 Tahun di Meulaboh Dicabuli Pria 71 Tahun
* Miris! Pelajar SMP Nyaris Dimassa Usai Cabuli Balita di Dompu NTB
* Diduga Kecanduan Video Porno, Bocah Usia 13 Tahun Cabuli Balita di Banjar
* Kakak Beradik Yatim Piatu di Bogor Dicabuli Pamannya Sendiri Selama 7 Tahun
* Pria Nunukan Cabuli 2 Kakak Beradik, Pelaku Punya Kelainan Seksual
* Keji! Balita di Pontianak Diperkosa Paman Tiri hingga Sifilis
* Oknum Pendeta di Pontianak Diduga Cabuli Siswi Usia 8 Tahun
* Marbut Masjid Cabuli Bocah 8 Tahun di Bandung
* Bejat! Bocah 8 Tahun Diperkosa di Pasaman Barat, Sumbar, Korban Kesakitan, Kaki dan Tangan Diikat
* Bocah SD Dicabuli Teman Orangtua di Depan Adik
* Bocah Usia 9 Tahun Dilecehkan di Ruang Kerja Mapolresta Serang Kota
* Pria di Jambi Ditangkap Usai Cabuli Bocah Perempuan di Teras Masjid
* Kakek 72 Tahun di Luwuk Tersangka Pencabulan Anak di Masjid
* Bocah Perempuan Dicabuli di Toilet Masjid Pancoran, Pelakunya ABG
* Anak 15 Tahun di Bone Dicabuli Polisi, Ancam Sebar Video Korban
* Modus Pasutri di Dharmasraya Cabuli Remaja Usia 15 Tahun hingga Hamil
* 2 Muncikari Ditangkap Jajakan Anak di Bawah Umur Live Porno di Apartemen
* Oknum ASN Pemprov Kalbar Terbukti Setubuhi Anak Panti di Toilet UPT
* Diancam Akan Dibunuh, ABG di Muba Diperkosa Tetangganya
* Kakek Berusia 82 Tahun Cabuli Gadis 12 Tahun di Jati Blora
* Pria di NTT Perkosa dan Aniaya Siswi SMP hingga Pingsan
* Ayah Bejat! Anak Tiri Diperkosa, Anak Kandung Dijual
* Bocah 16 Tahun di Lampung Diculik-Diperkosa Selama 6 Bulan
* Cinta Ditolak, Kakek di Bone Culik Siswi SMP Dibantu 4 Teman
* Siswi SMA di Pesisir Selatan Melahirkan di Sekolah, Ternyata Diperkosa Paman
* Siswi SMK di Serang Alami Rudapaksa, Dianiaya hingga 3 Kali Keguguran
* Siswi SMK di Depok Diperkosa Kakek-Dinikahkan dengan Pelaku
*UMUM - ANAK DISIKSA*
* Bocah 11 Tahun Disiksa Brutal Ayah Tiri di Mojokerto, Dicambuk Rantai Motor-Dipukul Besi
* Bocah Disiksa hingga Kaki Bengkok di Nias Selatan, Tante Jadi Tersangka, Kakek-Nenek Diperiksa
* Diduga Mencuri Ayam, Komplotan Remaja Disirami Air Keras hingga Dipukul Warga Sipil di Makodim Flores Timur
* Miris! Geng Pelajar Siram Air Keras ke Siswa SMK Jakut Biar Terlihat Eksis
* Alasan Ayah Rantai Anaknya yang Punya IQ di Atas Rata-rata, Rasa Ingin Tahunya Besar
* Viral! Anak 6 Tahun di Lampung Dirantai Orangtua karena Ditinggal Bekerja
* Diduga Dipukul Guru, Siswa Kelas Tiga SD di Dairi Sumut Alami Patah Tulang
*UMUM - ANAK KORBAN BULLYING*
* Polisi Selidiki Kasus Siswi SD di Karawang Di-bully hingga Tangannya Patah
* Siswi SD di Garut Dibully Kakak Kelas, Dipegangi Ramai-Ramai Lalu Dilecehkan
* Siswi SD Tertembak Kakak Kelas di Manggarai hingga Peluru Tembus Otak
* Siswa SDIT Ukhuwah Trauma, Dikeroyok 3 Teman Sekelas
* Siswi MTs di Belitung Timur Jadi Korban Bullying hingga Terancam Lumpuh
* Siswa SMP di Kotaanyar Probolinggo Jadi Korban Bullying, Dipukul Teman, Masuk Rumah Sakit
* Siswi SMP di Bangka Barat Jadi Korban Bullying, Dipukul hingga Pingsan
* Siswi SMP di Purworejo Jadi Korban Bullying, Dipukul 5 Kakak Kelas
* Siswi SMP di Bali Coba Bunuh Diri karena Jadi Korban Bullying
* Siswa Baru SMPN 3 Doko Blitar Dikeroyok 20 Teman Sekolah saat MPLS, Keluarga Tolak Damai
* Video Perundungan SMPN 1 Blora Viral: Korban Dipukul di Kamar Mandi
* Diduga Dikeroyok Kakak Kelas, Pelajar SMA di Lubuklinggau Alami Bocor di Kepala
*( - AKHIR - )*
22 January, 2026
Kenapa Ada Banyak Konflik Antara Siswa Dan Guru Sekarang?
[Komentar]: Menurut saya, kekerasan boleh kalau masih dalam koridor mendidik. Murid jadi takut, termotivasi belajar, dan hormati gurunya. Zaman dulu, guru pakai kekerasan, murid tidak marah, tidak dendam. Zaman dulu, guru dihormati.
[Gene]: Mohon maaf, tetapi orang yang anggap kekerasan dibutuhkan untuk anak belum memahami ilmu pendidikan, ilmu psikologi anak, dan ilmu parenting. Manusia mendidik anjing, kuda, dan binatang lain dengan kekerasan agar binatang itu taat. Apa cocok untuk manusia juga, yang punya otak? Tidak perlu dibedakan antara anjing dan manusia? Faktanya, banyak anak yang dipukul gurunya akan membencinya. Anak lebih mudah belajar dari orang yang disayangi, atau orang yang dibenci??
Murid tidak marah zaman dulu? Sudah survei berapa juta murid? Sudah baca berapa ratus artikel penelitian? Sudah bicara dengan orang tua yang anaknya bunuh diri setelah menjadi korban bullying dari gurunya? Sudah bicara dengan anak yang menjadi depresi? Sudah bicara dengan anak yang kecanduan narkoba? Atau apakah mereka tidak penting, dan boleh dibuang ke laut?
Saya koreksi pernyataan anda: “Zaman dulu, anak DIPAKSA menghormati guru dan DIANCAM kalau tidak.” Lalu, ketika ancaman itu dihilangkan, anak yang tidak menghormati gurunya tidak perlu takut. Mereka tidak dipukul, ditendang, dan nilainya tidak diturunkan! Hasilnya: Banyak anak tidak mau hormati sebagian guru. Tetapi ada guru2 lain yang tetap dihormati. Jadi bedanya bukan pada anak zaman ini. Bedanya ada pada faktanya bahwa ancaman terhadap anak sudah dihapus, tetapi sikapnya dan ilmunya banyak guru tidak berubah.
Jadi, apakah sekarang SEMUA guru tidak dihormati oleh SEMUA anak dalam SEMUA sekolah? Tentu saja tidak. Banyak guru masih dihormati dan disayangi! Artinya, ada sebagian guru yang sikap pribadinya tidak terhormat (mereka sombong, kasar, pemarah, dll.). Jadi guru yang itu saja yang tidak dihormati. Tetapi ada banyak guru lain, yang hatinya penuh kasih sayang, dan sangat menghormati dan menghargai siswanya, dan mereka sangat dicintai oleh siswanya.
Jadi yang muncul di media adalah kisah tentang guru2 yang kurang baik, lalu mereka bela diri dengan mantra, “Niat saya mendidik”. Tetapi faktanya adalah guru2 itu kurang baik, dan bertindak dengan sikap yang tidak terhormat. Mereka tidak mau belajar, dan hanya teruskan pola pendidikan yang mereka terima 20 tahun yang lalu. Dan oleh karena itu, guru2 yang itu saja yang TIDAK DIHORMATI oleh sebagian anak. Kenapa? Karena ancaman terhadap anak dihapus, tetapi banyak guru tidak mau berubah dan belajar.
Sebagai perumpamaan, seorang bapak mau beli mobil baru. Dia terbiasa dengan jenis mobil yang diproduksi 100 tahun yang lalu, karena dipakai bapaknya. Mobil itu sangat tidak aman. Di toko Toyota, dia minta mobil seperti itu. Ditawarkan mobil baru, yang jauh lebih baik, dia menolak. Yang zaman dulu cukup bagus, kenapa harus berubah? Kalau berjalan dengan kecepatan 20 km/jam, akan aman. Kenapa anak muda sekarang mau berjalan 100 km/jam, dalam mobil yang aman? Yang salah anak muda sekarang!
Bapak itu cerdas? Atau bodoh? Sudah ada ratusan kemajuan dalam ilmu penciptaan mobil. Tetapi dia tidak peduli karena terbiasa dengan sistem lama! Bukan karena terbukti lebih baik, tapi karena terbiasa!! Itu setara dengan guru yang mau teruskan pola pendidikan zaman dulu (dari 50-100 tahun yang lalu), dan abaikan ratusan kemajuan dalam ilmu pendidikan, psikologi anak, dan parenting. Sekarang ada pilihan. 1) Mau belajar, dan siap berubah, sesuai zaman ini? Atau 2) Mau berpegang teguh pada hal yang berlaku di zaman dulu? Ilmu sudah berubah, tetapi sebagian guru menolak belajar lalu jadikan anak kambing hitam agar gurunya tidak perlu berubah!
Semoga bermanfaat sebagai renungan.
-Gene Netto
14 January, 2026
Apa Netizen Indonesia Dahsyat?
[Komentar]: Dahsyatnya ulah netizen Indonesia. Suami istri yang diserang oleh netizen dalam kasus tumbler ketinggalan di KRL itu bisa gila!
[Gene]: Dahsyat? Saya tidak percaya!! Netizen Indonesia tidak ada hebatnya dalam pandangan saya. Pahlawan kesiangan, yang nyaris tidak berguna. Suka-suka mereka mau marah pada siapa, dan pada waktu dan keadaan yang tidak bisa diprediksi. Dalam kasus tumbler ketinggalan di kereta api itu, 1 petugas dipecat, Netizen membuat kasusnya viral, sampai suami-istri itu terpaksa minta maaf. Gara-gara satu pria yang hanya dipecat saja.
Jumlah anak yang dicabuli, diperkosa, diperkosa bergilir, disodomi, dibunuh, atau menjadi korban bullying (dan sebagian juga bunuh diri), atau alami kekerasan di rumah, di sekolah, atau di jalan, mungkin mencapai sekian ribu kasus setiap bulan. Mana netizen? Diam terus. Puluhan santri bisa mati di pesantren, disebabkan kelalaian dan kebodohan para pengurus yang anggap tempat konstruksi aman bagi anak. Netizen diam juga. Enam anak mati karena tenggelam dalam kubangan di Balikpapan, lalu TIGA hari setelah itu, enam santri yang lainmati dalam kubangan di Bangkalan. Netizen diam juga.
Hampir setiap hari ada berita tentang anak yang dicabuli oleh bapak tirinya. Ada begitu banyak kasus sampai saya tidak simpan datanya karena capek menghitungnya. Netizen diam juga. Hampir setiap hari ada berita tentang anak yang tenggelam, lalu orang dewasa setempat membawa lari anak yang tidak bernafas ke puskesmas. Setelah 20 menit di jalan, dalam keadaan mati, tetap saja mati di puskesmas. Bisa diatasi kalau 100 juta dewasa dan 80 juta anak diajarkan tentang Resusitasi Jantung Paru (RJP-CPR). Tetapi pemerintah malas peduli. Netizen diam juga.
Mau saya teruskan dengan daftar seratus poin lagi yang menggambarkan ketidakpedulian dari pemerintah dan netizen terhadap masalah yang serius dan butuh perhatian? Tetapi ketika ada urusannya tumbler hilang dan 1 orang dipecat, kita sangat bisa bergantung pada hebatnya netizen Indonesia. Paling cepat lari ke barisan depan demi urus tumbler dan pekerjaan 1 orang. Luar biasa. Perjuangannya bisa lebih hebat dari Avengers (kalau tumblernya Iron Man hilang)!!
Sekelompok santriwati yang diperkosa oleh ustadznya di pesantren mungkin sangat berharap bisa dapat perhatian dan kepedulian seperti itu. Tetapi tidak pernah ada. Seorang anak SMP yang diperkosa bergilir oleh 8 teman lalu hamil, dan orang tua pelaku malah ancam korban, sangat berharap bisa dapat perhatian dan kepedulian seperti itu. Tetapi tidak pernah ada. Semua orang tua yang anaknya tewas dalam kegiatan resmi dari sekolah atau pesantren, lalu dengar komentar, “Ini Musibah, dan Takdir Allah, dan Kami Tidak Menyangka!” lalu tidak pernah ada pihak yang dianggap salah, atau ditangkap, atau dihukum, sangat berharap bisa dapat perhatian dan kepedulian seperti itu. Tetapi tidak pernah ada.
Jadi apa hebatnya Netizen Indonesia? Dan kapan kita bisa lihat netizen bersatu untuk MENOLONG ratusan ribu anak yang sangat membutuhkan pertolongan, tetapi malah lebih sering diabaikan dan didiamkan oleh semua pihak?
Semoga bermanfaat sebagai renungan.
-Gene Netto
12 December, 2025
Kronologi 6 Santri di Bangkalan Tewas di Bekas Galian C, Berawal Saat 5 Santri Menolong 1 Temannya
Assalamu’alaikum wr.wb. Kemarin ada berita dari Balikpapan tentang 6 anak yang tenggelam di kubangan. Hari ini, ada berita itu lagi, tetapi saya bingung karena mereka dikatakan santri (kemarin tidak). Saya baca lagi dari atas dan baru sadar: INI KASUS BARU!! Tanggal 17 November 2025, ada 6 anak yang tenggelam dalam kubangan di Balikpapan. Tanggal 20 November 2025 ada 6 santri yang tenggelam dalam kubangan di Bangkalan, Jawa Timur!! Dalam 3 hari saja, 12 anak tewas secara sia-sia dengan cara yang sama. Dijamin semua orang akan berkata: “Ini Musibah, dan Takdir Allah, dan Kami Tidak Menyangka!”
Mohon tunggu dulu. Anak yang tenggelam tidak harus “tewas secara permanen”. Masih bisa hidup kembali KALAU ada yang melakukan Resusitasi Jantung Paru (RJP, atau CPR). Tidak sulit belajar. Cukup pelatihan beberapa menit, dan praktek pada boneka. Tetapi daripada belajar RJP, para guru, ustadz, dan orang dewasa yang lain selalu membawa anak itu ke puskesmas. Dan setelah TIDAK BERNAFAS selama 20 menit lagi, anak itu dinyatakan masih tewas.
Jadi anak-anak itu tidak tewas hanya karena tenggelam saja! Tetapi sebenarnya mereka tewas karena para guru, ustadz, dan orang dewasa yang lain melakukan kesalahan. Dan daripada belajar tentang Resusitasi Jantung Paru (RJP/CPR), 3 juta guru, dan 1 juta ustadz hanya angkat tangan dan berkata, “Kami tidak paham.”
Berdasarkan riset, anak yang sudah tenggelam 0–5 menit lalu menerima RJP/CPR, bisa langsung hidup kembali tanpa efek samping. Kalau tenggelam 6–10 menit lalu terima RJP/CPR, bisa hidup kembali tetapi ada risiko alami gangguan otak. Kalau 10–15 menit, sudah 50-50, dan risiko cacat otak tinggi. Kalau 15–25 menit, jarang bisa hidup kembali dan risiko cacat otak sangat tinggi. Dan kalau 25-30 menit atau lebih, kemungkinan hidup kembali hampir nol.
Jadi ketika 80 juta anak Indonesia butuh guru dan ustadz yang mengerti RJP/CPR, tetapi semuanya “tidak paham” kenapa rakyat dan pejabat diam saja? Apa sulitnya pemerintah mewajibkan semua guru dan ustadz wajib belajar RJP/CPR dan dapat sertifikat P3K? Apa sulitnya 60 juta orang tua marah dan menahan SPP, dan memaksa guru dan ustadz belajar? Anak yang baru tenggelam butuh RJP/CPR. Tidak perlu dibawa jalan-jalan keliling kota! Dan kalau 3 juta guru dan 1 juta ustadz berkata, “Kami tidak tahu caranya,” ada solusi yang sederhana: BELAJAR!!!!!!!!
Semoga bermanfaat bagi para orang tua yang tidak ingin melihat anak bangsa tewas terus disebabkan para guru dan ustadz yang malas belajar!
Wassalamu’alaikum wr.wb.
-Gene Netto
Kronologi 6 Santri di Bangkalan Tewas di Bekas Galian C, Berawal Saat 5 Santri Menolong 1 Temannya
https://surabaya.kompas.com
04 November, 2025
Bayi Baru Lahir Ditemukan Tewas dalam Kantong Plastik di Kampar, Ada Bekas Gigitan Anjing
Hal yang sama terulang terus. Ada bayi yang dilahirkan di luar nikah, jadi untuk menutupi rasa malunya di depan masyarakat (hanya rasa malu yang penting, nyawa tidak), ibunya membuang bayi tanpa dosa itu untuk menangis sendiri di tengah semak, atau di dalam kardus di belakang gedung. Kadang, dibunuh dulu, baru dibuang. Hal ini terjadi terus karena anak Indonesia bukan prioritas. Tidak ada usaha yang serius untuk mengurangi jumlah anak yang hamil di luar nikah. Dan tidak ada informasi tentang APA yang bisa dilakukan dengan sebuah bayi yang tidak diinginkan (sebelum dibunuh atau dibuang).
Tidak ada info bahwa (misalnya) bayi tersebut bisa ditinggalkan di puskesmas tanpa kesulitan, tanpa ibunya ditangkap, tanpa harus berikan nama. Dan tidak semua perempuan yang menjadi hamil itu adalah hasil hubungan di luar nikah. Sebagian disebabkan pemerkosaan. Oleh bapak kandung, bapak tiri, tetangga, kenalan medsos, guru ngaji, dukun, dll. Jadi perempuan yang hamil itu sudah menjadi korban, lalu menjadi korban kedua kalinya ketika tidak bisa dapat bantuan, dan merasa tidak ada pilihan selain bunuh dan buang bayi itu.
Jadi ketika anak remaja bingung dan trauma, dan pemerintah TIDAK memberikan informasi atau bantuan, dan masayarakat hanya ingin menyebarkan gosip tanpa menolongnya juga, hasilnya seperti ini. Bayi yang tidak berdosa dibuang seperti sampah, lalu dimakan anjing, seperti sampah. Faktanya, 80 juta anak yang sudah besar tidak merupakan prioritas. Apalagi yang belum lahir.
Di saat yang sama, ada ratusan ribu pasangan suami-istri yang sulit dapat keturunan, dan siap adopsi anak, tetapi prosesnya sulit. Kalau ada stok barang, dan ada calon konsumen, tetapi barang tersebut malah dibuang dan dibiarkan rusak, ruginya sangat jelas. Dalam dunia bisnis tidak masuk akal sedikitpun. Apalagi kalau membahas nyawa anak yang bersih dari dosa...
Semoga bermanfaat sebagai renungan. Walaupun tidak ada harapan akan terjadi perubahan, karena kebanyakan orang tidak akan peduli selain bilang, “Memprihatinkan ya”. Lalu kita semua akan lupa lagi sampai mayat bayi yang berikutnya ditemukan di tengah tumpukan sampah. Merdeka!!
-Gene Netto
Bayi Baru Lahir Ditemukan Tewas dalam Kantong Plastik di Kampar, Ada Bekas Gigitan Anjing
https://suaraindonesia.co.id
29 October, 2025
Asrama Putri Ponpes di Situbondo Ambruk, 1 Santriwati Meninggal-11 Luka
Assalamu’alaikum wr.wb. Harap ingat: “Ini Musibah, dan Takdir Allah, dan Kami Tidak Menyangka!” Ketika anak tewas di pesantren atau sekolah, kalimat sakral itu sudah cukup sebagai penjelasan. Tidak ada pihak yang salah atau lalai. Tidak ada yang perlu ditangkap. Musibah saja. Kegiatan di pesantren harus segera mulai lagi bagi anak yang belum mati, dan gedung yang rusak harus dibangun kembali dengan uang rakyat.
Anehnya, ketika bis masuk jurang, sikap itu tidak berlaku. Sopirnya ditangkap, tidak ada usaha beli bis baru dengan uang rakyat, dan sopir itu tidak disuruh segera mengantar penumpang lagi. Sopir itu tidak sengaja bunuh orang, tapi dianggap bersalah. Pengurus pesantren tidak sengaja bunuh orang, jadi bebas dari kesalahan?
Selain itu, ketika melihat video berita di YouTube, saya kaget. Terkesan bahwa seluruh TKP sudah “bersih” ketika Polisi datang. Semua puing, beton, genteng, dll. sudah dipindah. Jadi kalau insinyur sipil mau periksa “tata cara bangunan itu jatuh”, sudah mustahil. Tidak bisa lihat apa yang jatuh duluan, atau jatuhnya ke mana.
Apa usaha pelaku membersihkan seluruh TKP bukan perkara hukum? Kalau seorang bapak membunuh anaknya lalu bilang “tidak sengaja”, apa juga boleh begitu? Ketika polisi datang, mayat anak sudah hilang dari rumah, darah sudah dibersihkan, dan barang-barang rusak sudah hilang sampai TKP menjadi steril dan bersih? Apa boleh dilakukan di semua TKP? Atau hanya boleh di pesantren saja?
Mungkin kondisi ini bisa menjadi bahan bagi mahasiswa fakultas hukum. Mereka bisa menulis makalah menarik tentang tipe orang yang kebal hukum, atau yang kena sanksi hukum, padahal perbuatannya mirip. Bedanya adalah satu pihak merupakan ahli agama di pesantren, dan pihak lain adalah orang biasa. Dan kalau seluruh barang bukti dihilangkan, apa di pesantren boleh, tetapi di rumah dilarang?
Kenapa nyawa anak di pesantren kalah penting dengan nyawa anak di tempat lain? Sepertinya, investigasi terhadap anak yang tewas di rumah bisa luas dan lengkap. Tetapi bagi anak yang tewas di pesantren, ada kesan bahwa hukum negara kurang berlaku, dan tidak ada pelaku yang perlu bertanggung jawab, karena itu hanya musibah dan takdir Allah saja. Betul?
Semoga bermanfaat sebagai renungan.
Wassalamu’alaikum wr.wb.
-Gene Netto
Asrama Putri Ponpes di Situbondo Ambruk, 1 Santriwati Meninggal-11 Luka
Musibah terjadi di Pondok Pesantren Salafiah Syafi'iyah Syekh Abdul Qodir Jaelani, Situbondo. Salah satu bangunan asrama putri di ponpes itu ambruk menewaskan seorang santriwati dan melukai 11 orang santriwati lainnya.
https://www.detik.com
Kamar Ponpes di Situbondo Ambruk, Belasan Santri Putri Tertimpa Reruntuhan & 1 Orang Tewas
https://www.youtube.com
28 October, 2025
Siswa SD di Cianjur Ditemukan Tewas di Rumahnya, Diduga Bunuh Diri
Keluarganya, gurunya, dan teman-temannya yang kenal anak itu bisa melihat perubahan tersebut. Tetapi dalam setiap kasus, semuanya “bingung”. Dalam beberapa kasus, anak tersebut bunuh diri. Ketika perubahan sikap itu muncul, anak itu perlu dibantu secara cepat. Tetapi yang sering terjadi adalah semua orang dewasa diam saja dan menunggu dia kembali normal. Lalu dia bunuh diri.
Dalam kasus ini, keluarganya merasa “kasihan” pada mayat korban, jadi tidak rela dilakukan autopsi dan investigasi polisi. Dalam kata lain, mereka tidak ingin korban dapat keadilan, dan pelakunya boleh dibiarkan melakukan kejahatan terhadap anak-anak yang lain. Biar ada banyak korban sekaligus. Biar banyak keluarga lain menderita juga.
Ada dua hal yang terulang, dan patut disayangkan. Pertama, banyak orang dewasa tidak sanggup mengingat satu fakta sederhana: Anak yang berubah menjadi murung telah mengalami trauma! Kedua, sering ada rasa “kasihan pada mayat”. Tetapi sikap itu sama dengan membebaskan pelaku untuk mengulangi perbuatannya. Keadilan bagi korban dibuang ke laut? Rasa “kasihan pada mayat” lebih utama, seakan-akan mayat akan dapat suatu manfaat?
Dua perubahan dibutuhkan. Pertama, pelatihan anti-pencabulan dan anti-bullying secara nasional. Semua orang dewasa perlu memahami tanda-tanda seorang anak mengalami trauma. Kedua, ketika anak wafat di luar dugaan, keluarga harus dukung investigasi polisi, demi mencari pelaku (kalau ada), agar bisa ditangkap, untuk selamatkan anak lain. Autopsi tidak mengganggu mayat seditpun! (Belum pernah ada mayat yang bangkit dan protes!)
Kalau kedua perubahan ini tidak terjadi (dan sepertinya tidak ada yang cukup peduli), anak-anak Indonesia akan menjadi korban terus. Dan ribuan pelaku akan tetap bebas, karena tidak dicari polisi, karena keluarga korban menolak investigasi dan autopsi. Terkesan banyak orang tua telah mengalami pencucian otak agar punya rasa “kasihan pada mayat”. (Dari mana sikap umum itu??) Hasilnya adalah mereka tidak peduli pada keadilan, dan tidak mau melindungi anaknya orang lain! Ibaratnya mereka berkata, “Mayat anak saya lebih utama daripada anak lain yang masih hidup!!” Semua orang dewasa harus berubah, agar ribuan anak bisa diselamatkan dan tidak perlu menjadi korban!
Semoga bermanfaat.
Wassalamu’alaikum wr.wb.
-Gene Netto
Siswa SD di Cianjur Ditemukan Tewas di Rumahnya, Diduga Bunuh Diri
Seorang anak laki-laki berinisial MAA (10 tahun) di Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, ditemukan tewas di rumahnya, Rabu (22/10). "Memang ada kebiasaan yang berubah, biasanya cucu saya sering bermain di luar rumah bersama teman-temannya. Tapi, belakangan ini lebih memilih diam di dalam rumah, dan terlihat murung," tuturnya.
https://kumparan.com
Santri Bunuh Diri, Investigasinya Nol, Pelaku Penyebab Trauma: AMAN
Assalamu’alaikum wr.wb. Ada berita tentang seorang anak yang bunuh diri, dan setelah beberapa hari, terungkap dia seorang santri. Saya cari beritanya di Google, tetapi malah ketemu beberapa kasus yang berbeda (3 santri bunuh diri di bulan Oktober 2025!) Pertanyaan saya, APA yang menimpa mereka sampai merasa tidak tahan, tidak bisa dapat bantuan, dan satu-satunya jalan keluar dari penderitaannya adalah bunuh diri? Kita tidak akan tahu. Selalu dianggap musibah dan takdir Allah. Jadi tidak perlu investigasi dari polisi (siapa yang mau bayar?)
Dua hal yang paling mungkin adalah mereka korban bullying atau pencabulan. Dalam kasus pencabulan di pesantren, biasanya ada korban lain. Jarang ada berita pencabulan dari pesantren dengan 1 korban saja. Tetapi siapa yang mau investigasi? Kalau pencabulan atau bullying, hampir terjamin ada beberapa atau bahkan puluhan korban lain. Seharusnya Kemenag, Kemen PPPA, KPAI, dan Polri sangat peduli dan wajib melakukan investigasi. Ternyata tidak. Setiap kasus hanya musibah dan takdir Allah. Semua orang dewasa selalu berkata, “Kami tidak menyangka!”
Dan setelah saya cari berita tentang santri yang bunuh diri, juga muncul kasus anak SD dan SMP (bukan santri) yang bunuh diri. Dan dalam setiap kasus, dicap musibah dan takdir Allah, dan tidak ada investigasi, jadi penyebabnya tidak ketahuan, dan pelaku (bullying atau pencabulan) aman. Tidak ada yang mencarinya. Saksi mata utama sudah tewas. Simsalambim, kasus itu dilupakan. Dan besoknya, ketika terjadi lagi di dengan anak yang lain, boleh dilupakan juga.
Kapan anak dan santri Indonesia akan dinilai penting, dan patut dijaga dan dilindungi? Kenapa mereka bisa dibiarkan menjadi korban terus, tanpa ada yang peduli pada kondisi hidupnya, sampai akhirnya sebagian anak merasa terpaksa bunuh diri untuk akhiri penderitaan mereka? Kalau ada sumber pertolongan yang jelas, seharusnya tidak ada anak yang bunuh diri, dan kasus bullying dan pencabulan berhenti cepat. Kenapa tidak ada yang mau berusaha selamatkan para anak dan santri dari takdir yang buruk itu?
Wassalamu’alaikum wr.wb.
-Gene Netto
Ini beberapa kasus yang saya temukan hari ini. Mungkin ada yang lain. Semuanya judul berita asli. Kalau juga cari berita anak SD-SMP yang bunuh diri, hasilnya lebih banyak.
* 15 Oktober 2025, santri bunuh diri di Merangin, Jambi
Izin Mendadak, Santriwati Ini Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pesantren
https://www.batamnews.co.id
* 11 Oktober 2025, santri bunuh diri di Muara Enim, Sumsel.
Santri di Muara Enim Ditemukan Gantung Diri dalam Kamar, Polisi Selidiki
https://www.detik.com
* 3 Oktober 2025, santri bunuh diri di Musi Rawas, Sumsel.
Santri Tewas Gantung Diri Tinggalkan Surat untuk Ibu: Gading Sudah Tak Kuat dengan Cobaan Ini
https://news.okezone.com
* 11 September 2025, santri bunuh diri di Mangkubumi, Tasikmalaya,
Santri yang Tewas Tergantung di Mangkubumi Dikenal Sosok Baik dan Pendiam, Ponpes Bantah Korban Bullying
https://www.insiden24.com
* 31 Juli 2025, siswi di asrama sekolah Islam bunuh diri di Tanjungpinang
Siswi yang Diduga Gantung Diri Hafidzah 30 Juz, Sekolah di SMA As-Sakinah Tanjungpinang
https://ulasan.co
* 26 April 2025, santri bunuh diri di Bener Meriah, Aceh
Seorang Santriwati di Bener Meriah Ditemukan Meninggal Tergantung di Pesantren
https://www.ajnn.net
26 October, 2025
6 Pelajar SMP Karawang Perkosa Temannya: Direkam-Dilihatkan ke Orang Tua Korban
Sudah ada banyak tulisan di media tentang “generasi emas” dan “bonus demografi”. Katanya, jumlah pemuda di Indonesia sangat besar, jadi hal itu bisa membawa masa depan yang berjaya. Jumlah pemuda yang besar mungkin bermanfaat. Tetapi bagaimana kalau otaknya rusak? Berapa persen dari anak Indonesia punya IQ yang tinggi dan hati yang baik? Mayoritas? Kalau 70% dari 100 juta anak baik, berarti ada 30 juta anak yang rusak. Dan bagaimana kalau SEBALIKNYA?! Yaitu, ada 30 juta anak yang baik, tetapi ada 70 juta anak yang ber-IQ rendah, dan hatinya juga rusak?! Mereka akan melakukan apa di masa depan? Sekarang saja di usia remaja sudah jelas ada banyak remaja yang rusak, apalagi menjadi dewasa dan lebih bebas nanti.
Berapa banyak anak yang bodoh, dan akhlaknya juga rusak? Berapa banyak yang sadis? Saya sudah baca ribuan artikel tentang kasus pemerkosaan bergilir. Dari semua remaja dan pemuda yang dapat tawaran “ikut perkosa anak perempuan”, ternyata 100% SETUJU. Tidak ada SATUPUN anak dalam puluhan tahun terakhir yang menolak tawaran itu, dan kabur cari bantuan, atau berusaha selamatkan korban.
Dalam berita di atas, 6 anak remaja itu melakukan kejahatan secara bersamaan, merekam kejahatan itu, sebarkan ke medsos, sampai dikasih lihat kepada orang tua korban. Apa mereka tidak berpikir akan ditangkap dan masuk penjara? Akalnya tidak ada? Bagaimana mau menjadi generasi emas kalau otaknya rusak seperti ini? Dan siapa yang mau berusaha memperbaiki keadaan ini? Tidak cukup menambahkan ujian di sekolah, atau ganti buku teks. Masalah seperti ini hanya bisa diatasi kalau 100 juta orang tua bersatu dan menuntut perubahan pendidikan yang membangun generasi yang berakhlak baik dan juga cerdas. Diam saja, dan berharap “semoga bukan anak saya yang diperkosa”, bukan solusi.
-Gene Netto
6 Pelajar SMP Karawang Perkosa Temannya: Direkam-Dilihatkan ke Orang Tua Korban
https://kumparan.com
15 October, 2025
Menteri Agama: Kejahatan Seksual di Pesantren Dibesar-besarkan Media
Assalamu’alaikum wr.wb. Mohon maaf Pak Menteri, tetapi apakah bapak sudah pegang data yang akurat, sehingga berani bilang jumlahnya sedikit? Soalnya, penelitian di Indonesia dan juga di mancanegara membuktikan bahwa mayoritas dari korban pencabulan tidak pernah buka mulut. Jadi tidak ada yang tahu bahwa mereka telah menjadi korban. Ada perkiraan bahwa sebanyak 90% dari korban tidak pernah mengaku.
Kondisi serupa pernah dialami oleh Gereja Katolik. Selama puluhan tahun, mereka bersikeras bahwa tidak ada masalah, dan yang penting adalah jangan sampai rakyat putus hubungan dengan Gereja. Ketika suatu kasus terjadi, Gereja buru-buru menutupinya, demi menjaga nama baik Gereja. Setelah dibongkar secara global (mulai dari Amerika), seluruh dunia jadi kaget. Satu contoh, di Perancis saja, 330.000 orang mengaku sebagai korban pencabulan di Gereja Katolik. Secara global, ada jutaan korban, tetapi masih ada banyak negara yang menolak kumpulkan data yang akurat.
Pola yang persis sama terulang lagi dalam dunia pesantren di Indonesia. Mungkin setelah puluhan tahun, akan ketahuan bahwa jutaan santri dan santriwati pernah menjadi korban pencabulan. Lalu di saat itu, menteri agama, dan para pengurus pesantren akan berkata, “Mohon maaf, kami khilaf. Ini musibah. Ini takdir Allah. Dan, kami tidak menyangka!!!”
Mereka tidak bersedia “menyangka” dari sekarang, dengan menciptakan sistem anti-pencabulan dengan latihan rutin di semua pesantren. Mereka tidak mau melakukan survei nasional untuk mencari semua korban dan menolongnya. Banyak pelaku yang ditangkap sekarang mengaku bahwa mereka menjadi korban dulu. Jadi korban di masa lalu bisa menjadi pelaku di masa sekarang. Itu yang terjadi ketika para korban tidak dapat bantuan terapi dari psikolog.
Sayangnya, para pemimpin agama Islam di sini punya pola pikir persis sama dengan pemimpin Gereja Katolik di zaman dulu. Dianggap lebih baik semuanya ditutupi, dianggap jumlah korbannya kecil, tidak mau mencari data akurat, dan buang muka agar tidak perlu melihat jutaan anak kecil yang disiksa di pesantren. Yang penting adalah “nama baik pesantren”, jadi demi menjaga nama baik itu, mereka siap korbankan jutaan anak Muslim yang tidak berdosa.
Semoga bermanfaat sebagai renungan.
Wa billahi taufiq wal hidayah,
Wassalamu’alaikum wr.wb.
-Gene Netto
Menteri Agama: Kejahatan Seksual di Pesantren Dibesar-besarkan Media
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyatakan kasus kekerasan seksual di Pondok Pesantren itu sedikit, namun media massa telah membesar-besarkannya melalui pemberitaan. "Jangan sampai orang nanti alergi memasukkan anaknya ke Pondok Pesantren,” katanya.
https://www.cnnindonesia.com
Contoh Kebodohan Guru: Geger Penis Siswa TK di Solo Dipotong Teman Pakai Gunting
Banyak orang yang kerja sebagai “guru” hanyalah orang dewasa yang berdiri di kelas dan memberikan tugas kepada anak, TANPA memiliki ilmu yang dibutuhkan. Nomor Satu dalam semua kegiatan seharusnya Perlindungan Anak. Kenapa? Karena sangat buruk kalau guru berikan mayat kepada orang tuanya, lalu banggakan diri karena nilai Bahasa Indonesianya anak itu tinggi sebelum dia tewas. Atau guru mengatakan, “Maaf anak anda jadi buta, tapi nilai matematikanya tinggi ya!!”
Kenapa kasus penis siswa TK dipotong menjadi contoh kebodohan guru? Karena anak TK seharusnya tidak pernah dikasih pisau atau gunting yang bisa memotong kulit. Ada gunting khusus anak kecil yang dibuat dari plastik, atau dari besi, tetapi sifatnya tumpul. Bisa memotong kertas dan kardus tipis, tetapi kalau digunakan di lengan seperti gergaji besi, tidak akan muncul luka di kulit. (Contohnya dalam foto di atas.) Aman bagi anak balita karena tidak tajam dan tidak mungkin bisa potong kulit. Dalam beritanya, tidak dijelaskan jenis guntingnya, tetapi kalau bisa memotong penis anak, dijamin bukan gunting anak.
Ini yang terjadi kalau orang yang tidak punya ilmu pendidikan menjadi “guru” di kelas. Dianggap “cukup” kalau bisa jaga ketertiban dan bagikan tugas agar siswa duduk manis, dan tidak mengganggu anak lain. ILMU seorang guru yang profesional jauh lebih luas dari itu. Tetapi banyak orang tua tidak sadar, dan banyak pemilik sekolah tidak peduli. Yang penting adalah uang dari orang tua mengalir terus. Perlindungan Anak seharusnya menjadi prioritas. Tetapi hal itu tidak akan terjadi selama banyak orang dewasa, orang tua, dan pejabat meremehkan keahlian guru, dan cari siapa saja yang mau digaji murah. Ada 80 juta anak Indonesia yang berharap dapat pendidikan berkualitas. Kapan mereka akan dapat haknya itu?
Semoga bermanfaat sebagai renungan. Dan semoga anak-anak kita semua selamat dari kebodohan “guru” dan pemimpin bodoh yang memberikan pekerjaan kepadanya, dengan sekaligus meremehkan ilmunya yang dibutuhkan.
-Gene Netto
Geger Penis Siswa TK di Solo Dipotong Teman Pakai Gunting, Begini Kronologinya
Alat vital salah satu siswa dipotong dengan gunting oleh temannya sendiri usai mereka mengikuti pelajaran prakarya bersama siswa lainnya, di salah satu TK di Solo. Alat vital salah satu siswa dipotong dengan gunting oleh temannya sendiri usai mereka mengikuti pelajaran prakarya bersama siswa lainnya.
https://www.merdeka.com
13 October, 2025
Gedung Pesantren Ambruk: Ketika Perlindungan Anak Bukan Prioritas
Assalamu’alaikum wr.wb. Pada tanggal 29 September, 2025, gedung baru dalam sebuah pesantren di Sidoarjo ambruk pada saat banyak anak melakukan shalat di dalamnya. Hasilnya, 63 anak tewas, 24 anak luka berat, 74 anak luka ringan, dengan jumlah total korban 171 anak. Rakyat kaget, tetapi sebenarnya, ini merupakan hasil dari sistem pendidikan di Indonesia di mana perlindungan dan keselamatan anak bukan sebuah prioritas.
Di banyak sekolah dan pesantren ada bahaya. Ada sebagian anak yang mengalami bullying, penyiksaan, pemerasan, pencabulan, sodomi, atau pemerkosaan. Ada anak yang dikembalikan kepada orang tuanya sebagai mayat. Hal ini terjadi karena banyak guru dan ustadz yang menerima anak sebagai amanah tidak memahami tugas utamanya, yaitu, kewajiban melindungi anak!
Kalau kita berpikir dengan akal yang sehat, sangat jelas bahwa tempat proyek berbahaya. Biasanya ada peringatan di pagarnya: Wajib memakai alat pelindung diri (APD) seperti helm safety, sepatu safety, dll. Suatu barang yang jatuh dari atas bisa membunuh orang di bawah. Sudah banyak pekerja yang terluka atau tewas di tempat proyek. *Kalau dewasa wajib pakai APD, kenapa 171 anak bisa masuk wilayah proyek dengan APD peci dan sarung saja? Sangat tidak masuk akal.*
Setiap kali ada anak yang terluka atau tewas, di pesantren, sekolah, atau dalam kegiatan resmi di luar, para guru dan ustadz selalu berkata: “Ini musibah! Ini takdir Allah! Kami tidak menyangka!” Ketika ada korban bullying sampai terluka atau tewas, atau korban pencabulan, komentar yang sama muncul juga. Orang dewasa yang menjaga anak perlu memikirkan bahaya terhadap anak, sebelum anak menjadi korban.
Para guru dan ustadz harus menggunakan akalnya, untuk memikirkan perlindungan dan keselamatan anak sebagai prioritas utama. Mungkin mereka anggap cukup kalau mengucapkan “Bismillah, insya Allah aman”, dan tidak perlu berpikir lagi. Jadi, untuk apa Allah berikan akal kepada manusia? Apakah ada banyak ayat di dalam Al Qur’an yang berbunyi, “Maka, janganlah berpikir”, atau “Akal tidak penting”? Setahu saya, tidak ada. Jadi kenapa banyak guru dan ustadz bisa bersikap seperti itu?
Di dalam Al Qur’an, ada sekitar 130 ayat yang menyuruh kita berpikir, menggunakan akal, mengambil pelajaran, merenung, mengingat, ambil peringatan, memahami, dan memperhatikan. Contohnya:
Terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal. (QS. 3:190)
Apakah kamu tidak memikirkan(nya)? (QS. 6:50)
Maka apakah kamu tidak dapat mengambil pelajaran (darinya)? (QS. 6:80)
Terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. (QS. 12:111)
Ketika Rasulullah SAW diberitahu bahwa umat Islam akan diserang, apa yang terjadi? Para sahabat sudah menunggu perintah untuk mengumpulkan pasukan, siapkan kuda, pedang, busur dan anak panah, dsb. Apa Rasulullah SAW pernah berkata, “KITA BISMILLAH SAJA, DAN TIDAK USAH BERPIKIR LAGI! Kita tidak perlu pasukan, pedang, posisi strategis, dan lain-lain. Cukup Bismillah saja, dan apa yang terjadi sesudahnya adalah MUSIBAH DAN TAKDIR ALLAH. Buanglah akal. Jangan berpikir. Kita sudah Bismillah!”
Apakah begitu sikap Rasulullah SAW? Cukup Bismillah saja? Atau apakah Nabi SAW selalu menggunakan AKAL dan membuat persiapan yang matang? Kalau Nabi Muhammad SAW selalu memberikan contoh menggunakan akal dan bersiap-siap secara baik, kenapa banyak guru, ustadz, dan orang tua merasa puas dengan persiapan “Bismillah saja, insya Allah aman”? Dari mana pemikiran itu? Sangat jelas bukan dari Rasulullah SAW, berarti juga bukan dari Allah!
Anak perlu diselamatkan dari bahaya sebelum menjadi korban. Menjadi seorang guru atau ustadz adalah amanah dari Allah, dan amanah dari orang tuanya semua anak. Jangan diremehkan amanah itu dengan abaikan bahaya yang jelas. Justru Allah berikan akal kepada manusia agar kita memakainya untuk berpikir dan mencari jalan yang terbaik!
Kalau anda diberikan amanah dari Allah dengan ditugaskan mengurus anak, tetapi anda merasa tidak perlu berpikir dengan akal yang sehat, maka ada kesimpulan yang jelas: Mohon maaf, tetapi terbukti anda tidak pantas mendapat posisi dan pekerjaan tersebut. Kalau anda tidak mau memikirkan hal-hal yang bisa membahayakan anak, maka anda sudah gagal menjaga amanah! Dan apa saja yang menimpa anak-anak tersebut adalah kesalahan dan tanggung jawab anda 100%.
Allah sudah berikan amanah dalam bentuk 80 juta anak. Kita harus jaga amanah itu dan gunakan akal yang sehat untuk memikirkan apa yang berbahaya bagi mereka, dan bertindak untuk MELINDUNGINYA sebelum ada yang menjadi korban. Kita harus bangun dari dunia mimpi dan mulai berpikir secara bijaksana tentang apa yang dibutuhkan oleh mereka. Kita harus serius dalam menjaga mereka, atas nama Allah, atas nama orang tuanya, atas nama masa depan bangsa, agar semua anak Indonesia bisa tumbuh dalam kondisi yang baik dan aman, dan bisa menjadi kebanggaan kita di masa depan.
Mohon maaf apabila ada kekurangan.
Semoga bermanfaat sebagai renungan.
Wa billahi taufiq wal hidayah,
Wassalamu’alaikum wr.wb.
-Gene Netto
21 August, 2025
MERDEKA!!??
Assalamu’alaikum wr.wb. Hari yang normal dalam berita di Indonesia seperti ini: Setiap hari, anak yang tidak berdosa dibunuh secara sadis oleh orang yang dekat! Dan di sini, saya hanya membahas anak kecil. Bukan yang remaja, atau pemuda, yang jumlahnya jauh lebih banyak! Sebenarnya, saya tidak punya “rencana” membahas topik ini. Tetapi ketika sedang baca berita, saya lihat kasus anak balita dibunuh. Di situs lain, anak balita yang lain dibunuh, lalu ada kasus yang ketiga juga. Jadi kaget sendiri, sehingga saya melakukan pencarian di Google.
Apa kita perlu bersyukur Belanda telah diusir, sehingga anak-anak bangsa bisa dibunuh oleh orang tuanya, saudaranya, dan tetangganya sendiri? Pembunuhan anak Indonesia hendaknya dilakukan oleh orang pribumi!? Kita tidak butuh orang asing yang kurang ajar datang ke sini dan berharap bisa bunuh anak bangsa! Itu tugasnya kita sendiri!? MERDEKA!!??
Seperti biasa, saya ingin menulis, “Semoga bermanfaat sebagai renungan”. Tetapi saya tahu hampir percuma. Banyak orang tidak suka merenung. Para pemimpin sibuk menghitung hartanya. Rakyat sibuk komplain tentang pemimpin, dan menunggu “orang lain” bertindak untuk memperbaiki keadaan rakyat. Dan ahli agama sibuk membahas kemenangan di surga dan hukum fiqih jadi tidak punya waktu untuk mengurus hal sepele seperti penyelamatan nyawa anak.
Apa artinya “kemerdekaan”? Apa kemerdekaan punya makna kalau tidak dibarengi dengan keselamatan dan kesejahteraan? (Banyak kasus pembunuhan terhadap anak terikat dengan masalah ekonomi, yang membuat banyak orang stres!) Jumlah anak yang dibunuh Belanda berapa? Jumlah anak yang dibunuh oleh orang tua, saudara, tetangga dan teman pribumi berapa? Kalau Belanda diusir, dan jumlah kasus pembunuhan malah meningkat, dan keselamatan dan kesejahteraan tetap juga tidak didapatkan, maka buat APA perjuangan dan kematian para Pejuang Kemerdekaan yang terhormat? Mereka berikan darah dan nyawa mereka untuk hasil seperti ini??
Kenapa tidak ada yang merasa malu? Dan kenapa banyak orang tidak mau peduli pada semua anak bangsa, terutama tetangganya sendiri, daripada berharap anak kandung mereka saja yang bisa maju, sukses, kaya, dan hidup dalam keadaan baik? Kenapa kita tidak siap berjuang untuk dapatkan hasil yang sama bagi SEMUA anak bangsa, tanpa peduli orang tuanya siapa?
Semoga bermanfaat sebagai renungan. (Walaupun percuma diucapkan!)
Wa billahi taufiq wal hidayah,
Wassalamu’alaikum wr.wb.
-Gene Netto
[Judul berita ini sebagai contoh saja!]
* Kronologi Anak Usia 4 Tahun di Tangsel Tewas Usai Dianiaya Ayah dan Ibu Berkali-kali
* Balita Cilacap Tewas Dilempar dari Tebing, Ibu dan Selingkuhan Jadi Tersangka
* Pilu! Bocah 4 Tahun di Bangkalan Dibanting dan Dibacok Paman hingga Tewas
* Uray Bunuh Bayi di Singkawang Kalbar Gegara Sakit Hati ke Pengasuh
* Pilunya Bayi Usia 8 Bulan di Aceh Selatan Dibunuh Ayah Sendiri
* Balita 20 Bulan Tewas di Situbondo, Diduga Dibunuh Ibu Kandungnya
* Kejadian di Berau Kaltim, Dua Balita dan Ibu Hamil Tewas Dibunuh Suami
* 2 Balita Tewas di Samarinda, Diduga Dicekik Ayah Kandung
* Teganya Ibu di Tulungagung Habisi Bayinya dengan Dibenamkan dalam Bak
* Ini Motif Mustika Bunuh Bayi yang Baru Dilahirkannya di Kos Jombang
* Tragedi Tewasnya 2 Bocah Usia 3 Tahun dan 6 Tahun di Pantai Sigandu, Diduga Diajak Ibu Bunuh Diri
* Kronologi Pria di OKI Bunuh dan Perkosa Bocah Perempuan 6 Tahun
* Detik-detik Bocah 7 Tahun di Pasuruan Tewas Dihabisi Tetangga
29 July, 2025
Anak Yang Diperkosa Dan Dibunuh Menjadi Berita Terus, Siapa Yang Mau Mencari Solusi?
Assalamu’alaikum wr.wb. Setiap hari saya baca berita tentang kekerasan terhadap anak. Saya ingin tahu apa yang dialami banyak anak di Indonesia. Hari ini, ada berita baru. Seorang anak kecil dibunuh dulu, lalu mayatnya diperkosa. Lebih sadis dari binatang. Saya mau abaikan beritanya karena sudah dibaca kemarin, bahkan sudah tulis post di Facebook. Pas mau hapus link beritanya, saya perhatikan lokasinya: Ogan Komering Ilir (OKI), di Sumatera Selatan. Kok OKI? Seingat saya, kasus itu terjadi di Lampung?? Saya buka arsip, dan cari berita dari kemarin. Betul. Berita kemarin terjadi di Lampung. Berita baru ini terjadi di OKI, karena kasusnya beda!! Dalam hitungan hari, ada berita tentang DUA anak Indonesia yang dibunuh dulu, lalu mayatnya diperkosa.
Berapa banyak orang tua yang sudah pernah didatangi polisi dan dikasih kabar bahwa anaknya diperkosa dan dibunuh? Atau dibunuh dulu, baru diperkosa? Dalam kebanyakan kasus (setiap hari ada beritanya), anak diperkosa oleh 1-2 orang, atau diperkosa bergilir oleh 4-16 pemuda. Dalam beberapa kasus, diperkosa lalu dibunuh untuk hilangkan saksi. Dalam sebagian kecil dari kasusnya, anak itu dibunuh duluan, baru mayatnya diperkosa. Dan dalam berita pemerkosaan bergilir yang pernah saya baca, dijamin bahwa 100% dari remaja dan pemuda yang diajak perkosa anak selalu setuju. Belum pernah ada kasus seorang remaja laki-laki menolak ajakan itu dan selamatkan korban. Dari puluhan ribu kasus, belum ada 1 pemuda Indonesia yang sanggup sayangi anak perempuan dan mau selamatkan daripada ikut memperkosanya. Siapa yang mendidik anak laki-laki di Indonesia, sehingga menjadi begitu sadis? Siapa yang mau bertanggung jawab?
Bagaimana rasanya bagi orang tua para korban itu? Dan anak siapa yang harus diperkosa dan dibunuh sebelum 60 juta orang tua akan mulai teriak dan marah pada pemimpin yang anggap kekerasan terhadap anak belum masuk kondisi darurat? Allah dan para malaikat menyaksikan ketidakpedulian mereka setiap hari. Siapa yang mau mencari solusi? Apa cucunya orang penting harus menjadi korban dulu, baru kita mulai peduli? Pertanyaan saya dari kemarin, yang tidak pernah dijawab oleh siapapun:
ANAK SIAPA YANG HARUS DIPERKOSA DAN DIBUNUH SEBELUM MASALAH KEKERASAN TERHADAP ANAK MENJADI PRIORITAS NEGARA!!??
Semoga bermanfaat sebagai renungan. TOLONG JAGA ANAK ANDA. Jangan anggap mereka “aman” di mana saja, karena mereka tidak aman.
Wassalamu’alaikum wr.wb.
-Gene Netto
Kecanduan Film Porno Berujung Pria di OKI Bunuh dan Perkosa Bocah 6 Tahun
https://www.detik.com
Kronologi Bocah Usia 9 Tahun di Lampung Diracun Gorengan hingga Tewas lalu Diperkosa
https://regional.kompas.com











