Saya kembali ke Indonesia pada malam hari. Pesawat mendarat jam 21.30 di Terminal 2. Sekarang harus scan QR code untuk laporan Bea Cukai. (Bagaimana kalau tidak punya HP, atau baterai habis?) Baterai HP saya tinggal 10%. Minggu kemarin, teman saya suruh coba Skytrain ke Terminal 1 lalu kereta bandara "Railink" ke Manggarai. Kereta berangkat jam 22:15. Setelah lewat Imigrasi dan Bea Cukai, masih ada 20 menit. Saya tanya petugas pertama, Skytrain di mana? Naik 1 lantai. Di atas, pintu ke Skytrain tertutup. Saya tanya petugas kedua, ke Railink bagaimana? Dia tanya, Railink itu apa? Saya tanya, kereta api ke Manggarai? Ke Terminal 1.
Bagaimana caranya ke Terminal 1, kalau Skytrain tutup? Dia tidak tahu, dan tanya ke petugas ketiga. Naik shuttle bus. Naik 1 lantai lagi. Saya naik, tidak kelihatan shuttle bus. Saya tanya petugas keempat dan dia tunjuk ke kiri. Dari jauh, kelihatan bis kecil yang tiba-tiba berangkat. Tidak ada jadwal. Saya tanya petugas kelima yang jelaskan nanti datang lagi. Setelah 5 menit, bis kecil datang.
Ada orang yang scan QR code di pintu. Saya tanya ke sopir, apa itu bis ke terminal 1 dan stasiun kereta? Ya, bayar lima ribu. HP saya tinggal 5%. Bisa cash? Tidak bisa. Saya coba GoPay, berhasil. Akhirnya berhenti di terminal 1. Saya tanya, kereta api di mana? Sopir jawab, "Jauh ke sana pak." Apa bis ke sana sekarang? Tidak, keliling ke terminal lain. Dia suruh saya jalan kaki dan tunjuk lurus ke depan. Saya mulai jalan. Makin jauh makin sepi. Saya lihat petugas keenam jadi bertanya. Katanya, salah arah, dan tunjuk ke arah parkiran. Jauh sekali katanya, naik taksi saja. Saya kembali ke arah pintu terminal dan taksi.
Ada petugas ketujuh. Saya tanya, bisa naik taksi ke stasiun? Dia bingung. Stasiunnya di mana? Dia tanya ke petugas kedelapan. Orang itu suruh saya jalan kaki saja, dekat. Saya jelaskan, orang lain suruh naik taksi. Bisa atau tidak? Dengan sikap keberatan, dia suruh saya naik. Saya kasih tahu sopir taksi mau ke stasiun kereta api bandara. Dia tanya, di mana itu? Kami saling buka Google Maps. Railink tidak muncul. Sopir dapat lokasi, di tengah parkiran. Sepertinya benar. Dia buka jendela dan mulai diskusi dengan orang yang atur taksi. Kalau antar saya, boleh kembali ke bandara? Mereka diskusi dulu lima menit.
Akhirnya kami berangkat, ikuti Google Maps. Saya tanya, apa yang dibahas tadi? Katanya, kalau keluar bandara dilarang kembali cepat. Tapi dia sudah menunggu 2 jam, dan hanya antar saya 1 km saja. Rugi sekali. Kami ikuti Google Maps karena tidak ada rambu jalan. Keluar, putar balik, kembali ke arah parkiran, tiba-tiba jalan tertutup tapi Google suruh lurus. Sopir mundur ke gedung terakhir, ada orang. Sopir tanya ke petugas kesembilan, masuk stasiun di mana? Dia tidak tahu, dan suruh kami ke kiri, lalu tanya ke orang di parkiran. Kereta terakhir jam 22.45 dan sudah jam 22.38. Di tempat parkir, ada petugas kesepuluh. Dia suruh kami carikan jalan dekat pagar belakang. Kami ke pagar belakang, dan ada tempat untuk jalan kaki.
Saya turun dan lari cepat ke stasiun. Sudah jam 22.42. Ada petugas kesebelas yang suruh saya masuk dan beli tiket di mesin. Saya lari ke sana. Mesinnya begitu rumit, tidak bisa dipakai sendiri. Harus dibantu petugas kedua belas. Dia pencet 00000000001 untuk dapat tiket. Saya kasih kartu ATM BCA. Mesinnya error. Dicoba lagi. Error. Sudah jam 22.44. Coba GoPay, error. Kartu Mandiri, berhasil, tiket keluar. Saya lari ke kereta, masuk, dan 5 detik kemudian, pintu ditutup. Baterai HP saya tinggal 3%.
Sebelumnya, di Terminal 2, ada beberapa orang bule yang terlihat bingung. Mungkin cari Skytrain, shuttle bus, bis Damri, atau stasiun kereta api? Saya sudah tinggal bertahun-tahun di Jakarta, dan harus bicara dengan 12 petugas dalam bahasa Indonesia untuk cari kereta api ke kota. Saya harus negosiasi dengan sopir taksi dan 2 petugas yang tidak mau saya naik taksi ke stasiun, dan hampir semua orang yang ditanya tidak tahu stasiun di mana.
Kalau masih ada kereta pada jam 22:45, kenapa Skytrain berhenti pada jam 21:00? Kenapa petugas bandara tidak tahu Railink di mana, atau caranya sampai sana? Berapa persen dari petugas bandara tidak bisa berbahasa Inggris? Kenapa mesin tiket kereta begitu rumit sampai penumpang tidak bisa pakai sendiri, dan kenapa sistem pembayaran bisa error terus?
Kasihan sekali para turis dan pengusaha yang tiba di Jakarta pada malam hari. Apa mereka hanya diizinkan naik taksi dan semua mode transportasi lain dilarang? Singapura punya 5 juta penduduk, negara kecil, tapi dapat 19 juta turis per tahun. Indonesia punya 280 juta penduduk, ribuan pulau, ratusan bahasa dan budaya, ribuan destinasi wisata, tapi hanya dapat 16 juta turis per tahun. Jangan heran. Cari stasiun kereta api di bandara sudah sulit, apalagi yang lain!
-Gene Netto
Search This Blog
Labels
alam
(8)
amal
(45)
anak
(315)
anak yatim
(75)
bilingual
(21)
bisnis dan pelayanan
(6)
budaya
(8)
dakwah
(84)
dhuafa
(6)
for fun
(12)
Gene
(168)
guru
(68)
hadiths
(9)
halal-haram
(24)
Hoax dan Rekayasa
(32)
hukum
(57)
hukum islam
(51)
indonesia
(487)
islam
(541)
jakarta
(27)
kekerasan terhadap anak
(371)
kesehatan
(94)
Kisah Dakwah
(13)
Kisah Sedekah
(9)
konsultasi
(13)
kontroversi
(5)
korupsi
(22)
KPK
(12)
Kristen
(14)
lingkungan
(18)
mohon bantuan
(13)
muallaf
(49)
my books
(2)
orang tua
(11)
palestina
(33)
parenting
(2)
pemerintah
(99)
Pemilu 2009
(36)
pendidikan
(497)
pengumuman
(23)
perang
(9)
perbandingan agama
(12)
pernikahan
(11)
pesantren
(48)
politik
(111)
Politik Indonesia
(29)
Progam Sosial
(15)
puasa
(35)
renungan
(187)
Sejarah
(5)
sekolah
(94)
shalat
(11)
sosial
(281)
tanya-jawab
(15)
taubat
(6)
umum
(13)
Virus Corona
(24)
Popular Posts
-
Assalamu'alaikum wr.wb. Kemarin saya sibuk ketemu orang bule yang masuk Islam karena mau menikah dengan wanita Indonesia. Saya diberi...
-
[Pertanyaan]: 1) Saya mau nanya nih, saya pernah melakukan onani setelah berbuka puasa. Apakah puasa saya pd hari itu di terima? 2) Saya per...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Ada beberapa komentar di blog saya dari orang yang inginkan hukum syariah diterapkan dengan cepat, dan mereka kecew...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Orang sering berkomentar kepada saya, kok banyak orang bisa melakukan korupsi padahal mereka shalat dan puasa. Ka...
-
Pada saat saya jalan-jalan dengan teman, saya diajak makan es krim di Pisa Café, Menteng, lalu saya diberitahu bahwa sebagian dari es krim d...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Seperti biasa, ini kisah rekayasa, dengan menggunakan nama orang yang benar. Prof. Fidelma O'Leary mema...
-
Assalamu’alaikum wr.wb. Ada banyak guru yang setuju dengan kebiasaan memukul, menampar, menjewer, melempar barang, atau memberikan ...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Email yang menyatakan Sunita Williams menjadi Muslim adalah rekayasa dan sudah ada lebih dari satu versi...
-
[Pertanyaan]: Assalamualaikum pak ustad. Saya mau tanya nih. Malam ini saya minum bir bintang, apakah puasa saya besok dan seterusnya masih ...
-
Sumber: Era Muslim Assalamualikum wr. wb. Ustadz, ada teman saya non muslim menanyakan kenapa dalam Islam babi itu haram dimakan? ...
Showing posts with label jakarta. Show all posts
Showing posts with label jakarta. Show all posts
15 September, 2023
Pengalaman Tiba Di Sukarno Hatta dan Mencari Kereta Bandara
25 June, 2020
Data Pemantauan COVID-19 DKI Jakarta
Saya diskusi sama teman tentang apakah aman atau belum utk shalat Jumat di masjid. Dia bilang, kasus corona sedang turun di DKI, jadi tidak ada masalah. Saya cari info yang "akurat" dan ketemu situs ini. Dari semua data yang terkumpul pemerintah, terlihat jumlah kasus di DKI meningkat terus, sampai 24 Juni 2020, dan tidak turun sedikitpun. Dan itu tanpa membahas betapa banyak kasusnya yang tidak masuk perhitungan karena ada orang yang belum dites atau orang yang tidak bergejala. Dan ternyata mall, kantor, masjid, kereta, dan car free day sudah ramai lagi, jadi penyebaran virus dalam 1-4 minggu ke depan belum bisa ditentukan.
Perlindungan satu-satunya bagi kita adalah menjaga diri. Selama jumlah kasus di DKI belum berkurang, sepertinya kurang bijaksana untuk ambil risiko terus. Ada bedanya antara takdir dari Allah dan "takdir pilihan" di mana kita abaikan risiko atau peringatan, dan tetap bertindak seakan-akan tidak ada informasi yang seharusnya membuat kita ragu2 atau waspada sebelum bertindak. Semoga Allah SWT berikan keselamatan kepada kita semua. Amin.
-Gene Netto
Data Pemantauan COVID-19 DKI Jakarta
https://corona.jakarta.go.id/id/data-pemantauan
Perlindungan satu-satunya bagi kita adalah menjaga diri. Selama jumlah kasus di DKI belum berkurang, sepertinya kurang bijaksana untuk ambil risiko terus. Ada bedanya antara takdir dari Allah dan "takdir pilihan" di mana kita abaikan risiko atau peringatan, dan tetap bertindak seakan-akan tidak ada informasi yang seharusnya membuat kita ragu2 atau waspada sebelum bertindak. Semoga Allah SWT berikan keselamatan kepada kita semua. Amin.
-Gene Netto
Data Pemantauan COVID-19 DKI Jakarta
https://corona.jakarta.go.id/id/data-pemantauan
09 December, 2019
Anak Ceria Bermain Layang-Layang? Atau Pendidikan Agama Anak Kurang Baik?
Kemarin saya lihat berita dengan judul, "Cerianya Anak-anak di Ibu Kota Bermain Layang-layang." Saya buka karena ingin lihat bentuk layang2 yang dipakai. Ketika melihat fotonya, saya langsung abaikan layang2nya. Fokus saya pindah ke tempat berdirinya anak2 itu: Di tengah kuburan.
Saya langsung dapat dua buah pemikiran dari semua foto itu. Pertama, Pemda DKI begitu gagal menciptakan taman kota dan lokasi terbuka yang bisa dipakai oleh anak, sehingga kuburan dijadikan tempat bermain. Mereka bisa main di mana lagi? Dengan jutaan anak di seluruh kota, seharusnya menjadi prioritas menciptakan lokasi bermain untuk anak2 itu, daripada bangun sekian banyak mall lagi.
Kedua, bagaimana pendidikan agamanya bagi anak ini sehingga mereka tidak bisa menghormati tempat pemakaman? Terlihat keasyikan mereka main layang2, dan kuburan orang diinjak2. Apa orang tua dan gurunya tidak mendidik mereka untuk hormati kuburan? Bagaimana kalau anda datang utk berziarah ke kuburan saudara, dan ada 3 anak yang sedang injak2 dan loncat2 di atas kuburan itu?
Anak Indonesia perlu diperhatikan oleh pemerintah dan pemda. Bukan seragamnya yang perlu dipikirkan terus, atau PRnya, atau jam datang ke sekolah. Akhlak yang paling penting utk diutamakan, karena dengan akhlak yang baik, insya Allah semua yang lain akan menjadi baik juga.
-Gene Netto
Cerianya Anak-anak di Ibu Kota Bermain Layang-layang
Sabtu 07 Desember 2019, Rifkianto Nugroho - detikNews
https://news.detik.com
Saya langsung dapat dua buah pemikiran dari semua foto itu. Pertama, Pemda DKI begitu gagal menciptakan taman kota dan lokasi terbuka yang bisa dipakai oleh anak, sehingga kuburan dijadikan tempat bermain. Mereka bisa main di mana lagi? Dengan jutaan anak di seluruh kota, seharusnya menjadi prioritas menciptakan lokasi bermain untuk anak2 itu, daripada bangun sekian banyak mall lagi.
Kedua, bagaimana pendidikan agamanya bagi anak ini sehingga mereka tidak bisa menghormati tempat pemakaman? Terlihat keasyikan mereka main layang2, dan kuburan orang diinjak2. Apa orang tua dan gurunya tidak mendidik mereka untuk hormati kuburan? Bagaimana kalau anda datang utk berziarah ke kuburan saudara, dan ada 3 anak yang sedang injak2 dan loncat2 di atas kuburan itu?
Anak Indonesia perlu diperhatikan oleh pemerintah dan pemda. Bukan seragamnya yang perlu dipikirkan terus, atau PRnya, atau jam datang ke sekolah. Akhlak yang paling penting utk diutamakan, karena dengan akhlak yang baik, insya Allah semua yang lain akan menjadi baik juga.
-Gene Netto
Cerianya Anak-anak di Ibu Kota Bermain Layang-layang
Sabtu 07 Desember 2019, Rifkianto Nugroho - detikNews
https://news.detik.com
29 November, 2017
Apakah PGRI Bermanfaat Untuk Pendidkan Di Indonesia?
Kemarin
di Facebook Page saya, saya post info berita ttg dana hibah dari Pemda DKI, termasuk info bahwa PGRI dikasih 23 milyar. Dan saya bertanya, apa
manfaat sebenarnya dari PGRI, sampai harus dikasih dana begitu besar? Saya tidak ingin jelekkan PGRI, dan hanya sebutkan
info itu sebagai contoh. Lalu ada orang yang kirim pesan kepada saya. Dia ceritakan
berbagai keburukan PGRI, yang disaksikan oleh saudarnya selama bertahun-tahun
ketika punya jabatan tinggi di PGRI. Dia juga bahas mantan ketua PGRI yang
tewas terbakar hidup-hidup di RS Mintohardjo, dan mengatakan “tidak heran” seorang pemimpin PGRI bisa
dimatikan Allah dgn cara begitu….
Apa
benar PGRI penuh keburukan? Saya tidak bisa menilai, karena tidak ada info. Saya
ingin bahas semua komentar orang itu di sini, tapi di Indonesia tidak ada hak
rakyat utk bicara secara bebas. Siapapun yang berani buka rahasia dari pejabat
atau organisasi bisa kena pasal pencemaran nama baik. Sering digunakan orang
kuat dan kaya utk bungkamkan orang kecil.
19 October, 2016
Bodohnya Pemda DKI: Pemprov Hargai Rp 20 Ribu Tiap Ekor Tikus
Apakah pemimpin Pemda bisa dapat ide ini karena tidak suka
baca buku? Atau karena tidak punya wawasan yang luas? Cukup kl asal luncurkan
program baru, tanpa riset, tanpa berpikir, dan lihat hasilnya nanti? Apapun alasannya,
rencana terbaru Pemda DKI ini sudah pernah dilakukan di negara lain. Dan gagal
total. Di masa penjajahan Inggris di India, pemda bikin program utk berantas
ular kobra di kota New Delhi. Utk setiap ekor kobra, warga dibayar sekian. Dalam
waktu singkat, warga kota sudah mulai TERNAK ular cobra, dan serahkan ekornya
utk dapat hadiah uang.
Setelah sadar ular kobra diternak bukan ditangkap, pemerintah
tiba2 batalkan program itu. Para peternak lepaskan ular kobranya, dan New Delhi
menjadi kebanjiran ular, lebih dari sebelumnya. Progam yg sama juga dicoba di
masa penjajahan Perancis di Hanoi, Vietnam, tapi dgn tikus. Warga kota Hanoi
mulai tangkap tikus, potong ekornya utk dapat uangnya, tapi tikusnya dilepaskan
kembali (tanpa ekor), agar bisa beranak dan berkembang biak.
13 October, 2016
Orang Muslim Mau Pilih Ahok?
Orang Muslim Mau Pilih Ahok?
Surat Al Maidah ayat 51: “Wahai orang-orang yang beriman,
jangan kalian jadikan kaum Yahudi dan Nasrani sebagai penolong/penguasa. …"
(QS. Al-Maidah: 51)
Apakah ini satu-satunya ayat yang membahas orang Kafir
(non-Muslim) di dalam Al Qur'an dan hadiths? Atau hanya SALAH SATU? Ternyata,
ini hanya salah satu ayat dari ratusan yang bahas sikap Allah dan Rasulullah
SAW terhadap orang non-Muslim. Jangan bahas satu ayat saja. Melihat semua ayat
sekaligus. Ini contoh lain (dari ratusan ayat dan hadiths):
KUTUKAN ALLAH PADA ORANG KAFIR
87. Mereka itu, balasannya ialah: bahwasanya laknat Allah
ditimpakan kepada mereka, (demikian pula) laknat para malaikat dan manusia
seluruhnya, (QS. Al Imran 3:87)
ALLAH MENJADI MUSUH BAGI ORANG KAFIR
98. Barang siapa yang
menjadi musuh Allah, malaikat-malaikat- Nya, rasul-rasul-Nya, Jibril dan
Mikail, maka sesungguhnya Allah adalah musuh orang-orang kafir. (QS. Al Baqarah 2:98)
06 May, 2016
Kyai Ali Mustafa Yaqub: Haram Memilih Pemimpin Non-Muslim
Lihat Video di sini: http://bit.ly/1WcTLHR
Ceramah Kyai Ali Mustafa Yaqub di Masjid Al Latief Pasaraya
pada Selasa 26 April, 2016. Dua hari sebelum beliau wafat pada tanggal 28
April, 2016. Ada yang bertanya apakah orang Muslim boleh memilih pemimpin
non-Muslim (untuk menjadi presiden, gubenur, walikota, bupati, dsb.). Ini pesan
terakhir dari Kyai Ali Mustafa Yaqub kepada umat Islam.
Poin-poin utama:
·
Rumah tangga adalah "lembaga" paling
kecil. Dalam memilih suami (Pemimpin) haram memilih non-Muslim. Suami adalah
pemimpin terhadap keluarganya. Untuk tingkat keluarga yang kecil saja sudah
haram, apalagi untuk tingkat yang lebih besar dan luas derajatnya.
221.
…Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita
mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari
orang musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang
Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Allah menerangkan
ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil
pelajaran. (QS. Al-Baqarah 2:221).
25 March, 2014
Bis Transjakarta: Bahaya Besar Bagi Rakyat Jakarta?
Assalamu’alaikum wr.wb.,
Kemarin saya lihat berita dengan judul “Tabrak Pejalan Kaki,
Bus Transjakarta Kabur”, lalu saya ingat berita yang lalu tentang bis Transjakarta
yang lain. Ada banyak buah berita tentang bis Transjakarta yang keluarkan asap,
terbakar, mogok, dan menabrak orang hingga luka-luka atau wafat, ada juga orang
yang terluka di dalamnya bisnya (ada bapak dulu yang jempolnya terpotong dan ke
rumah sakit naik ojek karena tidak ada petugas yang mau membantunya) dan banyak
berita yang lain.
Beberapa minggu yang lalu, ada berita tentang seorang
perempuan yang jauth pingsan di busway, lalu diperkosa atau dicabuli oleh
beberapa petugas Transjakarta. Saat diskusi dengan teman perempuan, dia
berkomentar, “Berita tentang perempuan yang diperkosa itu kok menghilang dengan
cepat sekali??!!” Saya baru cari di Google, ternyata kejadian itu tanggal 23
Januari 2014. Hanya ada berita pada hari itu saja. Selanjutnya di bulan
Januari, Februari dan Maret 2014 tidak ada lagi beritanya. Kesannya: Petugas Transjakarta
bebas memperkosa wanita, dan tidak akan menjadi berita. Tapi juga tidak jelas
diperkosa atau korban pencabulan. Ada berita yang menyebutkan telah terjadi
pemerkosaan, dengan barang bukti noda sperma, dan ada berita lain yang
menyebutkan pencabulan dengan barang bukti botol aromaterapi. Mana yang benar?
Kasus hukumnya kapan masuk pengadilan? Atau korban dibayar saja agar mau damai?
Polisi diam juga? Jaksa Penuntut sibuk semua?
23 March, 2014
Anak Indonesia Masih Tawuran Terus
Sebagian dari anak Indonesia masih tawuran
setiap minggu, tetapi berita tentang ekskul yang satu itu sepertinya lebih
jarang. Apa disengaja tidak masuk media terlalu banyak? Tadi saya lihat info
tentang tawuran di Ps Minggu kemarin, jadi saya coba cek di YouTube lagi. Ternyata
tetap ada banyak video yang baru. Banyak anak sekarang menjadi juru kamera
ketika tawuran terjadi, dan hasilnya di-upload ke YouTube. Penonton di jalan juga
bisa puluhan anak. Jadi puluhan sampai ratusan anak ikut tawuran, puluhan anak
lain nonton, dan ratusan ribu lihat di YouTube. Orang tua, guru, Polisi dan
Kemenkominfo diamkan saja.
Berapa banyak anak hidup seperti ini setiap
minggu, tetapi orang tuanya, gurunya dan Polisi tidak tahu (dan mungkin juga
tidak mau tahu)? Kenapa tidak dibuat nomor telfon khusus untuk laporkan tawuran
(untuk Jakarta dulu). Misalnya tinggal telfon 123 dari HP, sebutkan lokasi, dan
Polisi akan segera datang. Tapi kalau Polisi datang, apa yang mereka lakukan? Biasanya
hanya teriak2 saja, sehingga anak itu bubar dan kabur, agar bisa kembali lagi
besok. Dan kalaupun dulu Polisi berhasil menangkap puluhan anak, dan bawa ke
Polsek, biasanya juga diserahkan ke orang tua saja, dan minggu depan bisa
kembali lagi tawuran. Jadi solusinya apa? Berapa anak Indonesia perlu dibacok
sebelum ada yang mau bertindak untuk mencari solusi?
20 October, 2012
Taman Baca ICA di Depok
Assalamu’alaikum wr.wb.,
Teman2, setelah saya menulis kemarin tentang anak yatim di Depok
yang baru belajar membaca dan menulis di Taman Baca ICA, ada beberapa orang
yang hubungi saya dan minta info lebih lengkap untuk menyumbang ke sana. Taman
Baca ICA dibuat oleh Yayasan Investa Cendekia Amanah (ICA) di bawah pimpinan Dr.
Cholil Nafis Lc. (dari MUI Pusat).
Di sekitar Taman Baca ICA ada beberapa anak yang sudah
datang dan minta diajarkan membaca dan menulis. Sangat mungkin ada anak lain di
sana yang perlu bantuan, tapi karena selama ini dana terbatas, maka belum
dibuka program secara besar jadi jumlah anak yang sudah dibantu hanya sedikit. Data
tentang anak yang perlu bantuan masih terbatas sekali.
Yang sudah diketahui hanya ada info dari anak yang sudah
daftar yaitu:
1 anak yatim piatu
1 anak yatim
12 anak miskin lain
Semuanya belajar membaca dan menulis dengan Ibu Hj Fairuz. Ini
anak yang datang sendiri dan tidak dicari. Tapi dalam program pendidikan ICA,
memang ada niat untuk menawarkan bantuan seluas mungkin untuk membantu
masyarakat di sekitarnya.
02 October, 2012
Ratusan Video Tawuran Pelajar di YouTube
Assalamu’alaikum wr.wb.,
Minggu kemarin saya carikan video tawuran pelajar di YouTube
dengan menggunakan kata kunci “tawuran” dan juga cari lewat Google. Ternyata
saya salah. Kebanyakan video tawuran pelajar justru diambil oleh anak2 itu
sendiri, dan tidak menggunakan kata “tawuran” dalam judulnya, jadi tidak keluar
dalam Google search. Setelah saya mulai mengikuit links di sebelah kanan di
YouTube, baru ketahuan bahwa ada ratusan video lain, yang dibuat oleh anak
sekolah itu sendiri, dan diupload untuk ditonton ramai2 oleh mereka. Sebagian
dari video itu sudah ditonton puluhan ribu kali (padahal jumlah anak yang ikut
tawuran hanya sekian puluh).
Judul video menggunakan nama sekolah, atau nama geng, atau
kode khusus yang digunakan oleh anak sekolah untuk menunjukkan sekolahnya.
Berikut ini beberapa contoh saja, dan ini HANYA dari tahun 2012.
Setelah melihat semua video ini, saya ada 3 pertanyaan.
1.
Anak ini punya orang tua seperti apa? Mungkin pada saat
anak ini pulang, orang tuanya (kalau ada di rumah) hanya bertanya apa sudah
makan, sudah shalat, dan apakah ada PR. Kemungkinan besar orang tua tidak sadar
anak2 mereka mengikuti kegiatan seperti ini sebelum pulang. Tapi kenapa tidak
sadar? Apa mereka tidak terbiasa bicara dengan anaknya secara terbuka?
2.
Anak ini akan menjadi orang tua seperti apa nanti
ketika menjadi dewasa? Kalau masa muda mereka dihabiskan dengan bersikap begitu
kejam terhadap manusia lain yang seusia, bagaimana mereka bisa membina anak
mereka sendiri dengan sikap lembut, mulia dan bijaksana?
3.
Kenapa baru sekarang Kemendikbud, Pemda, Polisi,
masyarakat dan media mau memperhatikan masalah ini?
04 August, 2012
Mengemis di Kota, Hidup Mewah di Desa
Membongkar Mafia Pengemis
Kamis, 08/09/2011 17:02 WIB
Deden Gunawan - detikNews
Jakarta Gang-gang sempit dengan rumah yang saling
berhimpitan menjadi pandangan khas di Kebon Singkong, Kelurahan Klender,
Jakarta Timur. Inilah kampung pengemis. Ada sekitar 3 RW di kawasan ini. Warga
yang tinggal di Kebon Singkong kebanyakan pendatang. Mayoritas mereka berasal
dari Indramayu, Jawan Barat. Dulunya kawasan padat penduduk ini hanyalah
hamparan kebun singkong. Namun sejak tahun 1980-an perlahan-lahan rumah semi
permanen dibangun menggantikan tanaman singkong. “Sampai sekarang meski
perkebunan singkong sudah tidak ada, kampung ini tetap disebut Kebon Singkong,”
kata Yayan, tokoh pemuda di Jakarta Timur.
Seiring perkembangan, daerah Kebon Singkong menjadi kawasan padat dan ramai. Bahkan kawasan ini belakangan dilabeli "danger" sebab banyak residivis yang bersembunyi dan tinggal di kawasan ini. Selain dikenal sebagai daerah yang rawan kriminalitas, daerah ini juga disebut-sebut sebagai kampung jablay. Dulu banyak perempuan penghibur yang sering mangkal di lokalisasi Prumpung, Jatinegara, mengontrak di daerah ini. Namun seiring meredupnya lokalisasi Prumpung, para pekerja seks komersial (PSK) yang tinggal di daerah tersebut perlahan berkurang. Sekarang di Kebon Singkong banyak dihuni para pengemis. Mereka adalah warga Indramayu.
Seiring perkembangan, daerah Kebon Singkong menjadi kawasan padat dan ramai. Bahkan kawasan ini belakangan dilabeli "danger" sebab banyak residivis yang bersembunyi dan tinggal di kawasan ini. Selain dikenal sebagai daerah yang rawan kriminalitas, daerah ini juga disebut-sebut sebagai kampung jablay. Dulu banyak perempuan penghibur yang sering mangkal di lokalisasi Prumpung, Jatinegara, mengontrak di daerah ini. Namun seiring meredupnya lokalisasi Prumpung, para pekerja seks komersial (PSK) yang tinggal di daerah tersebut perlahan berkurang. Sekarang di Kebon Singkong banyak dihuni para pengemis. Mereka adalah warga Indramayu.
28 May, 2012
Hidayat Janji Bangun Stadion buat Persija
Nasional | Senin, 28 Mei 2012 12:33 WIB
Metrotvnews.com, Jakarta: Para pendukung kesebelasan Persija
Jakarta meminta Calon Gubernur DKI Jakarta Hidayat Nur Wahid membangun sebuah
stadion yang layak untuk Persija. Mereka merasa prihatin karena Persija, yang
merupakan salah satu klub elite di Tanah Air, tidak memiliki stadion sendiri.
Stadion dimaksud yang dinilai layak dipakai untuk pertandingan, baik di level
nasional maupun internasional.
Persija kerap tidak bisa menggelar pertandingan di kandang karena tak memiliki stadion sendiri. “Kita sering harus bertanding di luar Jakarta,” ungkap salah seorang Jak Mania, secara spontan ketika bertemu dengan pasangan Cagub dan Cawagub Hidayat+Didik di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, saat keduanya beniat menyaksikan pertandingan antara Persija melawan Persib, Ahad (27/5) petang.
Hidayat mengaku prihatin karena kota sebesar Jakarta tidak memiliki stadion sendiri yang bisa dibanggakan masyarakat Jakarta. Dia menegaskan, jika mendapat amanah menjadi Gubernur DKI Jakarta, dirinya akan membangun dua buah stadion sepak bola berstandar intenarsional untuk masyarakat Jakarta.
“Dan Persija tidak perlu mengungsi lagi ke kota lain untuk melaksanakan pertandingan kandang,” tandas Hidayat.
Sebaliknya, Hidayat juga minta agar para pendukung Jak Mania dapat menjaga ketertiban dan keamanan jika Persija bertanding. Sebab, percuma ada stadion jika ketertiban dan keamanan tidak terjaga. Nantinya aparat keamanan akan sulit mengeluarkan izin pertandingan.
Persija kerap tidak bisa menggelar pertandingan di kandang karena tak memiliki stadion sendiri. “Kita sering harus bertanding di luar Jakarta,” ungkap salah seorang Jak Mania, secara spontan ketika bertemu dengan pasangan Cagub dan Cawagub Hidayat+Didik di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, saat keduanya beniat menyaksikan pertandingan antara Persija melawan Persib, Ahad (27/5) petang.
Hidayat mengaku prihatin karena kota sebesar Jakarta tidak memiliki stadion sendiri yang bisa dibanggakan masyarakat Jakarta. Dia menegaskan, jika mendapat amanah menjadi Gubernur DKI Jakarta, dirinya akan membangun dua buah stadion sepak bola berstandar intenarsional untuk masyarakat Jakarta.
“Dan Persija tidak perlu mengungsi lagi ke kota lain untuk melaksanakan pertandingan kandang,” tandas Hidayat.
Sebaliknya, Hidayat juga minta agar para pendukung Jak Mania dapat menjaga ketertiban dan keamanan jika Persija bertanding. Sebab, percuma ada stadion jika ketertiban dan keamanan tidak terjaga. Nantinya aparat keamanan akan sulit mengeluarkan izin pertandingan.
27 May, 2012
P3I: 1,4 Juta Pemilih Fiktif dalam DPS Pilgub DKI
Jumat, 18 Mei 2012 | 05:59
Dari sekitar 523.000 DPS terdapat 104.000 pemilih fiktif
pada setiap kelurahan di Jakarta.
Pusat Pergerakan Pemuda Indonesia (P3I) menemukan adanya 1,4 juta pemilih fiktif pada Pemilukada DKI Jakarta 2012. Pemilih fiktif tersebut sudah terdaftar dalam daftar pemilih sementara (DPS) Pemilukada DKI Jakarta.
"Apabila menghitung secara keseluruhan hasil temuan tersebut, maka dalam Pilkada 2012 mendatang terdapat sekitar 1,4 juta pemilih fiktif (ghost voters)," kata Ketua P3I Mustafa, dalam jumpa pers "Carut Marut Daftar Pemilih Pilkada DKI Jakarta" yang digelar P3I di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (17/5).
Menurut Mustafa, dari hasil investigasi yang dilakukan, dari sekitar 523.000 DPS terdapat 104.000 pemilih fiktif pada setiap kelurahan di Jakarta. Berdasarkan data tersebut, lanjut dia, hanya ada 5,6 juta pemilih sesungguhnya dalam Pemilukada DKI.
Pusat Pergerakan Pemuda Indonesia (P3I) menemukan adanya 1,4 juta pemilih fiktif pada Pemilukada DKI Jakarta 2012. Pemilih fiktif tersebut sudah terdaftar dalam daftar pemilih sementara (DPS) Pemilukada DKI Jakarta.
"Apabila menghitung secara keseluruhan hasil temuan tersebut, maka dalam Pilkada 2012 mendatang terdapat sekitar 1,4 juta pemilih fiktif (ghost voters)," kata Ketua P3I Mustafa, dalam jumpa pers "Carut Marut Daftar Pemilih Pilkada DKI Jakarta" yang digelar P3I di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (17/5).
Menurut Mustafa, dari hasil investigasi yang dilakukan, dari sekitar 523.000 DPS terdapat 104.000 pemilih fiktif pada setiap kelurahan di Jakarta. Berdasarkan data tersebut, lanjut dia, hanya ada 5,6 juta pemilih sesungguhnya dalam Pemilukada DKI.
03 March, 2012
Jepang Sebelum dan Sesudah Tsunami
Saya merasa terpaksa senyum saat melihat
foto2 ini. Ternyata jalan umum di Jepang yang pernah kena tsunami masih lebih
bagus lagi dari jalan umum di Jakarta yang belum pernah kena tsunami, dan belum
kena banjir juga.
Saya jadi berfikir, mungkin pada saat ada
orang yang mau masuk Pemda DKI, hanya ada satu tes sederhana yang perlu
dilakukan:
“Apakah saudara punya rasa malu?”
“Tidak ada Pak. Saya tidak punya rasa malu, dan saya bisa abaikan kebutuhan rakyat tanpa punya rasa malu atau rasa bersalah sama sekali.”
“Selamat. Anda cocok untuk kerja di Pemda DKI. Selamat datang!”
“Apakah saudara punya rasa malu?”
“Tidak ada Pak. Saya tidak punya rasa malu, dan saya bisa abaikan kebutuhan rakyat tanpa punya rasa malu atau rasa bersalah sama sekali.”
“Selamat. Anda cocok untuk kerja di Pemda DKI. Selamat datang!”
12 January, 2012
Gedung pencakar langit dan krisis keuangan
Dua buah berita yang sangat menarik. Coba dibaca keduanya,
dan direnungkan. Kalau analisa dari Barclays Capital ini benar, dan memang ada
hubungan antara pembangunan gedung tinggi dan krisis keuangan, maka apakah wajar
kalau semua aparat langsung setujui pembangunan gedung 111 lantai di Jakarta?
(Mungkin lebih baik berhati-hati, tetapi kalau “Pak Amplop” sudah bicara, segala
sesuatu bisa berubah menjadi “boleh”!) Kata Barclays, krisis keuangan terjadi
karena ada “alokasi investasi yang salah” yang menghasilkan gedung tinggi, tetapi
abaikan kebutuhan ekonomi yang lain.
Dan selain pembangunan gedung tinggi, ada juga rencana pemerintah
untuk membuat jembatan paling panjang (dan paling mahal) di dunia dari Banten
ke Lampung. Rencana itu sudah diseutjui oleh SBY dan akan segera mulai. Walaupun
bukan gedung, mungkin prinsipnya sama. Di saat separuh dari rakyat Indonesia hidup
dalam kemiskinan, Mega Proyek yang menjadi fokus pemeritah dan pengusaha.
Siap-siap saja menghadapi krisis ekonomi yang lebih parah di
sini!
Wassalam,
Gene
Gedung pencakar
langit dan krisis keuangan
Terbaru 11 Januari 2012 - 08:54 WIB
Pembangunan gedung pencakar langit terkait dengan terjadinya
krisis keuangan, menurut bank Barclays Capital. Contoh adanya "hubungan
tidak sehat" menurut badan perbankan ini termasuk pembangunan Gedung
Empire State di Amerika menjelang Depresi Besar dan gedung tertinggi saat ini,
Burj Khalifa, dibangun sebelum Dubai hampir bangkrut. Cina saat ini adalah
negara yang membangun paling banyak gedung pencakar langit, menurut bank itu.
India juga tengah membangun 15 gedung tinggi.
"Gedung-gedung pencakar langit di dunia merupakan tren
pembangunan gedung tinggi dan menunjukkan alokasi investasi yang salah,"
menurut analis Barclays Capital. Bank itu juga mencatat gedung pencakar langit
pertama di dunia, Equitable Life di New York, selesai dibangun tahun 1873 dan
bersamaan dengan terjadinya resesi selama lima tahun. Gedung itu dihancurkan
pada tahun 1912.
14 December, 2011
Tak Hanya Diperkosa, Rosmiati Juga Dirampok Duit & Antingnya
Rakyat bisa mengharapkan apa dari Polisi dan Pemda? Orang
yang punya kendaraan pribadi selalu ditegor oleh Pemda karena bikin macet
katanya. Tetapi petugas Pemda sendiri tidak bakalan suruh isteri dan anak
perempuan mereka naik angkot.
Wassalam,
Gene
Tak Hanya Diperkosa, Rosmiati Juga Dirampok Duit &
Antingnya
Rabu, 14/12/2011 15:26 WIB
Hendrik - detikNews
Jakarta - Malang benar nasib Rosmiati (40), warga Jalan
Raden Saleh, Depok, Jawa Barat. Tak hanya diperkosa di dalam angkot dan 'dibuang'
di Cikeas, Rosmiati juga kehilangan uang Rp 500 ribu dan sepasang anting.
"Pelaku mengambil anting dan uang belanja korban Rp 500 ribu," ujar Kasat Reskrim Polresta Depok, AKP Febriansyah, kepada wartawan di Polresta Depok, Jalan Margonda Raya, Rabu (14/12/2011). Rosmiati diperkosa oleh pelaku di dalam angkot di kawasan Cikeas, Cibubur, Jawa Barat. Saat itu Rosmiati akan membeli sayuran di Pasar Kemiri Muka, Beji, Depok. Sayuran itu akan dijual kembali di dekat rumahnya.
"Pelaku mengambil anting dan uang belanja korban Rp 500 ribu," ujar Kasat Reskrim Polresta Depok, AKP Febriansyah, kepada wartawan di Polresta Depok, Jalan Margonda Raya, Rabu (14/12/2011). Rosmiati diperkosa oleh pelaku di dalam angkot di kawasan Cikeas, Cibubur, Jawa Barat. Saat itu Rosmiati akan membeli sayuran di Pasar Kemiri Muka, Beji, Depok. Sayuran itu akan dijual kembali di dekat rumahnya.
10 February, 2011
Wow, Kerugian Kemacetan di Jakarta Capai Rp 28 T Per Tahun!
Kamis, 10/02/2011 15:34 WIB
Hery Winarno - detikNews
Jakarta - Kemacetan yang terjadi di Ibukota Jakarta sudah sedemikian memprihatinkan. Bahkan akibat kemacetan ini, puluhan triliun terbuang percuma di jalanan Ibukota setiap tahunnya.
"Kerugian akibat kemacetan di Jakarta mencapai Rp 28,1 triliun pertahun," ujar Inspektur Jenderal Kementerian Perhubungan Iskandar Abubakar dalam diskusi bertajuk Revitalisasi Angkutan Umum Massal di Kawasan Jabodetabek, di Gedung Kemenhub, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (10/2/2011).
Hery Winarno - detikNews
Jakarta - Kemacetan yang terjadi di Ibukota Jakarta sudah sedemikian memprihatinkan. Bahkan akibat kemacetan ini, puluhan triliun terbuang percuma di jalanan Ibukota setiap tahunnya.
"Kerugian akibat kemacetan di Jakarta mencapai Rp 28,1 triliun pertahun," ujar Inspektur Jenderal Kementerian Perhubungan Iskandar Abubakar dalam diskusi bertajuk Revitalisasi Angkutan Umum Massal di Kawasan Jabodetabek, di Gedung Kemenhub, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (10/2/2011).
07 December, 2010
Kehilangan Jempol, Eko Trauma Naik Bus TransJakarta
Assalamu'alaikum wr.wb.,
NAIK OJEK SENDIRI KE RUMAH SAKIT????!!! Ampun, ampun, ampun!!!
Kapan akan muncul sikap tanggung jawab dari semua aparat dan petugas di negara ini?
Busway sudah membunuh berapa banyak orang sejak mulai beroperasi?
Busway sudah membuat cidera berapa banyak orang?
Dan sekarang ada yang kejepit sampai jempolnya putus?
Lebih aneh lagi, petugas Busway di kantor pusat mengatakan “Biasanya kalau ada penumpang kejepit, di kantor ramai, Mbak.”
BIASANYA????? EMANG SERING TERJADI PAK????!!!!
Sungguh luar biasa rakyat Jakarta. Penghuni kota ini bisa dibunuh, ditabrak, dilindas, diseret, dikasih luka-luka dan cidera serius, dan sebagainya. Tetapi walaupun ada berita seperti ini terus, rakyat masih DIAM saja dan biarkan hal ini terjadi berulang kali.
Saya yakin sekali, kalau ada kejadian2 seperti ini di negara barat, akan terjadi keributan besar karena masyarakat tidak akan terima kondisi seperti ini, di mana sistem transportasi dari Pemda malah makan ratusan sampai ribuan korban, tanpa terjadi perubahan.
NAIK OJEK SENDIRI KE RUMAH SAKIT????!!! Ampun, ampun, ampun!!!
Kapan akan muncul sikap tanggung jawab dari semua aparat dan petugas di negara ini?
Busway sudah membunuh berapa banyak orang sejak mulai beroperasi?
Busway sudah membuat cidera berapa banyak orang?
Dan sekarang ada yang kejepit sampai jempolnya putus?
Lebih aneh lagi, petugas Busway di kantor pusat mengatakan “Biasanya kalau ada penumpang kejepit, di kantor ramai, Mbak.”
BIASANYA????? EMANG SERING TERJADI PAK????!!!!
Sungguh luar biasa rakyat Jakarta. Penghuni kota ini bisa dibunuh, ditabrak, dilindas, diseret, dikasih luka-luka dan cidera serius, dan sebagainya. Tetapi walaupun ada berita seperti ini terus, rakyat masih DIAM saja dan biarkan hal ini terjadi berulang kali.
Saya yakin sekali, kalau ada kejadian2 seperti ini di negara barat, akan terjadi keributan besar karena masyarakat tidak akan terima kondisi seperti ini, di mana sistem transportasi dari Pemda malah makan ratusan sampai ribuan korban, tanpa terjadi perubahan.
26 October, 2010
Ditanya Soal Jakarta Semalam, Foke Cuma Senyum dan Lambaikan Tangan
Selasa, 26/10/2010 09:47 WIB
Fajar Pratama - detikNews
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo alias Foke menjadi sosok yang paling dipergunjingkan terkait Jakarta yang porak poranda semalam. Saat wartawan meminta komentarnya terkait 'tragedi' semalam, Foke cuma tersenyum dan melambaikan tangannya.
Peristiwa itu terjadi saat Foke hendak memasuki ruang kantornya di Balai Agung, kantor Pemprov DKI Jakarta, Selasa (26/10/2010) pukul 08.10 WIB.
"Mau tanya terkait banjir semalam, Pak," kata wartawan yang menunggunya sejak pagi.
Mendengar pertanyaan itu, anggota Dewan Pembina Partai Demokrat itu tidak menghentikan jalannya. Alih-alih menjawab pertanyaan, Foke malah berbalik melempar senyum dan melambaikan tangan. Foke yang mengenakan safari abu-abu itu bahkan tampak cool.
Fajar Pratama - detikNews
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo alias Foke menjadi sosok yang paling dipergunjingkan terkait Jakarta yang porak poranda semalam. Saat wartawan meminta komentarnya terkait 'tragedi' semalam, Foke cuma tersenyum dan melambaikan tangannya.
Peristiwa itu terjadi saat Foke hendak memasuki ruang kantornya di Balai Agung, kantor Pemprov DKI Jakarta, Selasa (26/10/2010) pukul 08.10 WIB.
"Mau tanya terkait banjir semalam, Pak," kata wartawan yang menunggunya sejak pagi.
Mendengar pertanyaan itu, anggota Dewan Pembina Partai Demokrat itu tidak menghentikan jalannya. Alih-alih menjawab pertanyaan, Foke malah berbalik melempar senyum dan melambaikan tangan. Foke yang mengenakan safari abu-abu itu bahkan tampak cool.
Subscribe to:
Comments (Atom)
