Assalamu’alaikum wr.wb. Pada suatu hari, saya makan malam dengan seorang anak yatim yang saya kenal. Saat mau pulang, saya kasih dia Rp.150 ribu sebagai uang saku. Alhamdulillah, sudah bisa membuat anak yatim kenyang, sudah berikan uang saku, dan juga menghibur hatinya dengan diskusi agar dia dapat wawasan yang luas. Besok harinya, ada teman yang ajak saya minum kopi, tetapi katanya harus mampir ke Mall Ambassador dulu. Saya merasa capek, tetapi sudah lama tidak bertemu dia, jadi tidak enak menolak, jadi saya paksakan diri keluar. Saat ketemu, dia bilang mau lihat HP baru dulu. Yahhh, capek deh, kalau harus menunggu teman melihat HP berjam-jam. Tetapi ternyata, dia hanya mau lihat satu HP saja.
Di tokonya, saya duduk dan berdzikir saja karena bosan melihat HP padahal tidak bisa beli. Setelah dia sudah periksa semuanya, teman saya berpesan, “Minta DUA ya Mbak!” Saya kaget. Baru saja lihat, kok langsung beli dua? Saya bertanya, apa buat istrinya? Teman saya senyum. “Nggak. Buat kamu saja, biar kita sama!!” Sebelumnya, saya sudah sering bilang bahwa HP lama saya kurang enak dipakai dan sering error saat instal aplikasi terbaru. Ternyata, teman itu juga alami masalah yang sama, jadi dia sudah berniat beli dua HP baru, biar kami bisa senang pakai HP yang bagus.
Setelah dipikirkan, saya merasa kaget. Kok bisa? Waktu diajak, saya tidak mau pergi karena capek, tetapi paksakan diri karena ingin silaturahim. Lalu dapat HP baru. Tiba-tiba saya ingat anak yatim dari satu hari sebelumnya. Saya kasih dia Rp.150 ribu saja, dan besok harinya saya dapat HP baru, dengan harga 2,7 juta. Saya pakai kalkulator. Rp. 2,7 juta / 150rb = 18. Jadi uang yang diberikan kepada anak yatim dibalas 18 kali lipat, dan dibalas persis 18 jam sesudahnya juga. KEBETULAN? Kalau kita yakin kepada Allah, tidak ada kebetulan.
Kalau anda punya banyak uang, atau sedikit, jangan lupa anak yatim dan dhuafa. Uang yang diberikan kepada mereka tidak akan hilang. Tetapi itu adalah investasi yang paling aman, karena Allah SWT yang menjamin akan bayar kembali dengan berlipat ganda! Coba saja, dan jangan takut. Doa dari anak yatim itu lebih berharga daripada deposito yang paling bagus di bank. Doa itu membawa manfaat yang luas di dunia dan juga di akhirat, sedangkan deposito mungkin bermanfaat di dunia, tetapi tidak bisa selamatkan kita di akhirat.
245. Siapakah yang mau memberi PINJAMAN kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan MELIPAT GANDAKAN PEMBAYARAN KEPADANYA dengan LIPAT GANDA YANG BANYAK. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki), dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.
(QS. Al-Baqarah 2:245)
Rasulullah SAW bersabda, “Aku dan pemelihara anak yatim di surga seperti ini (dan beliau memberi isyarat dengan telunjuk dan jari tengahnya, lalu membukanya.” (HR. Bukhari, Tirmidzi, Abu Daud)
Semoga bermanfaat sebagai renungan.
Wa billahi taufiq wal hidayah,
Wassalamu’alaikum wr.wb.
-Gene Netto
Search This Blog
Labels
alam
(8)
amal
(45)
anak
(315)
anak yatim
(75)
bilingual
(21)
bisnis dan pelayanan
(6)
budaya
(8)
dakwah
(84)
dhuafa
(6)
for fun
(12)
Gene
(168)
guru
(68)
hadiths
(9)
halal-haram
(24)
Hoax dan Rekayasa
(32)
hukum
(57)
hukum islam
(51)
indonesia
(487)
islam
(541)
jakarta
(27)
kekerasan terhadap anak
(371)
kesehatan
(94)
Kisah Dakwah
(13)
Kisah Sedekah
(9)
konsultasi
(13)
kontroversi
(5)
korupsi
(22)
KPK
(12)
Kristen
(14)
lingkungan
(18)
mohon bantuan
(13)
muallaf
(49)
my books
(2)
orang tua
(11)
palestina
(33)
parenting
(2)
pemerintah
(99)
Pemilu 2009
(36)
pendidikan
(497)
pengumuman
(23)
perang
(9)
perbandingan agama
(12)
pernikahan
(11)
pesantren
(48)
politik
(111)
Politik Indonesia
(29)
Progam Sosial
(15)
puasa
(35)
renungan
(187)
Sejarah
(5)
sekolah
(94)
shalat
(11)
sosial
(281)
tanya-jawab
(15)
taubat
(6)
umum
(13)
Virus Corona
(24)
Popular Posts
-
Assalamu'alaikum wr.wb. Kemarin saya sibuk ketemu orang bule yang masuk Islam karena mau menikah dengan wanita Indonesia. Saya diberi...
-
[Pertanyaan]: 1) Saya mau nanya nih, saya pernah melakukan onani setelah berbuka puasa. Apakah puasa saya pd hari itu di terima? 2) Saya per...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Ada beberapa komentar di blog saya dari orang yang inginkan hukum syariah diterapkan dengan cepat, dan mereka kecew...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Orang sering berkomentar kepada saya, kok banyak orang bisa melakukan korupsi padahal mereka shalat dan puasa. Ka...
-
Pada saat saya jalan-jalan dengan teman, saya diajak makan es krim di Pisa Café, Menteng, lalu saya diberitahu bahwa sebagian dari es krim d...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Seperti biasa, ini kisah rekayasa, dengan menggunakan nama orang yang benar. Prof. Fidelma O'Leary mema...
-
Assalamu’alaikum wr.wb. Ada banyak guru yang setuju dengan kebiasaan memukul, menampar, menjewer, melempar barang, atau memberikan ...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Email yang menyatakan Sunita Williams menjadi Muslim adalah rekayasa dan sudah ada lebih dari satu versi...
-
[Pertanyaan]: Assalamualaikum pak ustad. Saya mau tanya nih. Malam ini saya minum bir bintang, apakah puasa saya besok dan seterusnya masih ...
-
Sumber: Era Muslim Assalamualikum wr. wb. Ustadz, ada teman saya non muslim menanyakan kenapa dalam Islam babi itu haram dimakan? ...
Showing posts with label Kisah Sedekah. Show all posts
Showing posts with label Kisah Sedekah. Show all posts
26 February, 2026
Sedekah Untuk Anak Yatim Dibalas 18 Kali Lipat Dalam 18 Jam, Dalam Bentuk HP Baru
20 January, 2017
Berhasil: 30 Juta Utk Tuti, Yatim Yg Kena Luka Bakar
Assalamu’alaikum wr.wb.,
Alhamdulillah sudah terkumpul 30 juta utk Tuti, anak yatim yg kena luka bakar
besar di kakinya, saat kerja di Jakarta sebagai pembantu. Tuti yg menjadi anak
yatim sejak usia 6 tahun sekarang mau menetap di Desa Karangdawa, Tegal,
bersama Ibu dan adiknya. Mrk mau dagang sayuran dan buah. Dan bersama pamannya,
mau ternak kambing dan bagi hasil.
Sekarang Tuti, 4 kakak-adik, dan
ibu punya kesempatan utk hidup mandiri, dan anak2 tidak perlu tinggalkan ibu
sendirian di kampung. Tuti masih berobat dan luka bakar di kakinya sudah
mulai sembuh. Kl mau kasih tambah ke Tuti dan keluarganya, silahkan kirim ke
rekeningnya. Terima kasih kepada semua teman yang
turut membantu dalam program ini. Semoga Allah SWT membalas dgn berlipat
ganda. Amin..
Wassalamu’alaikum wr.wb., Gene Netto
BRI, No. 6066-0100-2086-507, a/n Tuti umaroh
23 February, 2014
Sedekah 100 Dolar Untuk Anak Yatim Dibalas Dalam 1 Jam
Assalamu'alaikum wr.wb. Saya pernah dikasih sedekah $US 100 dari seorang teman. Tiba-tiba, saya memikirkan seorang anak yang saya kenal yang baru menjadi yatim, jadi saya langsung berniat untuk menghibur hatinya. (Kapan lagi bisa pegang $US 100?) Saat ketemu saya dan melihat uangnya, senyumnya lebar sekali. Dipegang seperti barang antik seolah-olah takut "pecah".
Dia tidak percaya semuanya mau dikasih kepada dia, dan dikira harus dibagi sama saya. Saya sarankan dia simpan dulu, tetapi dia tunjukkan sepatunya yang "kebetulan" rusak. (Apakah ada kebetulan di dunia ini?) Sepertinya sudah menjadi takdir dia untuk dapat uang untuk beli sepatu baru pada hari itu.
Ketika berangkat pulang, saya cek email di HP, dan menjadi kaget. Ada orang yang kirim Rp 1 juta kepada saya karena merasa terbantu oleh nasehat saya. Jadi uang yang dikasih kepada anak yatim dibalas dalam SATU JAM saja dengan jumlah yang sama (sesuai nilai kurs di saat itu).
Kalau dianggap uang di tangan kita adalah milik kita, maka keliru sekali. Setiap atom di seluruh alam semesta adalah milik Allah SWT. Berarti semua uang di seluruh dunia juga milik Allah. Badan setiap manusia yang memegang uang juga milik Allah. Dan karena Allah baik hati, setiap manusia mendapatkan "titipan" uang untuk sementara. Jumlahnya terserah Allah, tetapi juga terkait dengan usaha kita. Jadi kalau melihat anak yatim dan dhuafa lalu berpikir, "Saya tidak mau bagikan UANG SAYA dengan mereka," maka pemikiran itu merugikan diri sendiri.
Uang yang diberikan kepada anak yatim dan dhuafa akan dibalas oleh Allah, dengan berlipat ganda, dan kita juga akan diberikan berbagai kebaikan di atas itu lagi disebabkan pahala yang terkumpul, seperti kesehatan, kemudahan dalam urusan, dan banyak hal lain yang sulit kita hitung nilainya. Jadi kalau uang kita lebih dari kebutuhan, jangan takut untuk menolong anak yatim dan dhuafa, dan harus merasa YAKIN bahwa Allah SWT akan membalas.
Sebaiknya dimulai dengan anak yatim dan dhuafa yang masih saudara (kalau ada), lalu tetangga, dan yang jauh. Coba mulai saja dengan 1 orang, atau membantu pesantren, masjid, muallaf, pengobatan, bakti sosial, dan hal-hal lain. Insya Allah akan cepat terasa manfaatnya, dan cepat juga balasannya, yang berlipat ganda.
Rasulullah SAW bersabda, “Aku dan pemelihara anak yatim di surga seperti ini (dan beliau memberi isyarat dengan telunjuk dan jari tengahnya, lalu membukanya).” (HR. Bukhari, Tirmidzi, Abu Daud)
245. Siapakah yang mau memberi PINJAMAN kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan MELIPAT GANDAKAN PEMBAYARAN KEPADANYA DENGAN LIPAT GANDA YANG BANYAK. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki), dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.
(QS. Al-Baqarah 2:245)
Semoga bermanfaat.
Wabillahi taufik walhidayah,
Wassalamu'alaikum wr.wb.
-Gene Netto
07 May, 2013
Bantuan Untuk Anak Yatim Dan Dhuafa Dibalas Oleh Allah
Assalamu’alaikum wr.wb.,
Teman2, pada hari Sabtu kemarin (04 Mei 2013), saya pergi
bersama teman saya Dr. Irwan ke Desa Purwadana, Karawang, untuk antar sekitar 300
buku bagi anak yatim dan dhuafa di sana. Semua buku itu dibeli dengan bantuan
teman2 yang transfer uang ke saya dan habiskan 7,5 juta. Di sana ada teman saya
Ust Muhtadin, yang mengurus 230 anak yatim dan ratusan janda dan anak dhuafa. Karena
berangkat telat dan kena macet, saat kami tiba di sana, kebanyakan anak yatim
sudah pulang karena menunggu kelamaan. Saya tidak bisa bawa makanan, jadi mereka
pulang untuk makan dan shalat dzuhur.
Saya minta Ust Muhtadin mengantarkan saya untuk melihat
kampung Purwadana, karena dia sering bercerita tentang gubuk2 orang miskin di
situ. Di satu rumah, saya turun dari motor dan bicara dengan seorang nenek bernama
Ibu Murtasih. Saya tanya usianya berapa, tapi dia bilang tidak ingat. Saya tanya
dari kapan pindah ke Purwadana, tapi katanya dia lahir di rumah itu. Suaminya seorang
petani, tapi sudah 3 bulan tidak kerja karena sakit. Jadi dia hidup dari
bantuan anaknya yang sudah menikah. Saya memfoto Ibu Murtasih itu bersama
cucunya. (Dari semua anak di sekitar situ, hanya cucu perempuan itu yang
bajunya bersih karena masih baru.)
07 January, 2013
Uang 200 Rupiah Untuk Anak Yatim Dibalas dengan Berlipat Ganda Dalam 1 Jam
Assalamu’alaikum
wr.wb., Ada seorang teman yang masih mahasiswa. Dia sering
mengeluh karena tidak punya uang. Uang kuliah dibayar orang tuanya, tapi untuk uang harian
tidak
banyak. Saya berusaha mengubah cara berpikirnya. Saya sarankan agar dia coba lebih memikirkan orang lain daripada diri
sendiri, mulai
dgn anak yatim.
Dia bilang akan coba mengubah cara pikirnya, dan akan coba lebih fokus ke anak yatim dan orang miskin, daripada berpikir tentang diri sendiri. Tidak lama sesudah itu, dia diajak ke mall dgn saudara, dan seorang anak yatim ikut juga. Saat si anak yatim mau beli sesuatu di apotik, uangnya kurang 200 rupiah. Teman saya ingat janjinya jadi dia berikan uang logam 200 rupiah kepada anak yatim itu. Saudaranya di tempat lain dan tidak melihat tindakan sedekah kecil itu.
Malam itu, mereka lihat celana jeans yg diskon. Jadi saudara itu beli jeans untuk teman saya dan untuk anak yatim sekaligus. Saat teman saya membahas pengalaman tersebut dgn saya, baru dia sadari hubungannya. Awalnya dia hanya bersyukur krn dapat jeans baru seharga 200 ribu. Setelah saya tanya tentang apa yang dia kasih kepada si anak yatim, awalnya dia bilang tidak kasih apa-apa karena "tidak ada uang", lalu dia ingat ttg uang 200 rupiah itu. Dia baru sadar!
Saya langsung teriak “Tuh, terbukti! Kamu kasih 200 rupiah saja kepada seorang anak yatim, dengan niat yang iklhas, dan dalam waktu 1 jam, DIBALAS BERLIPAT GANDA oleh Allah.” Ternyata sedekah 200 rupiah dibalas dengan jeans baru seharga 200 RIBU Rupiah, atau 1000 kali lipat dalam satu jam. Saya bilang, "Ini bukti dari Allah bahwa uang seberapapun yang kamu kasih kepada anak yatim akan dibalas oleh Allah dengan berlipat ganda. Apa kamu mau YAKIN pada Allah atau tidak?” Dia jawab insya Allah akan selalu yakin pada Allah, dan akan coba mengubah pola pikirnya.
Teman2, kalau anda ingin dapat pengalaman serupa, sederhana sekali. Coba mulai dgn sering mengutamakan anak yatim. Kalau kita berusaha dengan hati yang ikhlas, tinggal menunggu balasan dari Allah. Dan Allah tidak pernah mengingkari janji-Nya.
Dia bilang akan coba mengubah cara pikirnya, dan akan coba lebih fokus ke anak yatim dan orang miskin, daripada berpikir tentang diri sendiri. Tidak lama sesudah itu, dia diajak ke mall dgn saudara, dan seorang anak yatim ikut juga. Saat si anak yatim mau beli sesuatu di apotik, uangnya kurang 200 rupiah. Teman saya ingat janjinya jadi dia berikan uang logam 200 rupiah kepada anak yatim itu. Saudaranya di tempat lain dan tidak melihat tindakan sedekah kecil itu.
Malam itu, mereka lihat celana jeans yg diskon. Jadi saudara itu beli jeans untuk teman saya dan untuk anak yatim sekaligus. Saat teman saya membahas pengalaman tersebut dgn saya, baru dia sadari hubungannya. Awalnya dia hanya bersyukur krn dapat jeans baru seharga 200 ribu. Setelah saya tanya tentang apa yang dia kasih kepada si anak yatim, awalnya dia bilang tidak kasih apa-apa karena "tidak ada uang", lalu dia ingat ttg uang 200 rupiah itu. Dia baru sadar!
Saya langsung teriak “Tuh, terbukti! Kamu kasih 200 rupiah saja kepada seorang anak yatim, dengan niat yang iklhas, dan dalam waktu 1 jam, DIBALAS BERLIPAT GANDA oleh Allah.” Ternyata sedekah 200 rupiah dibalas dengan jeans baru seharga 200 RIBU Rupiah, atau 1000 kali lipat dalam satu jam. Saya bilang, "Ini bukti dari Allah bahwa uang seberapapun yang kamu kasih kepada anak yatim akan dibalas oleh Allah dengan berlipat ganda. Apa kamu mau YAKIN pada Allah atau tidak?” Dia jawab insya Allah akan selalu yakin pada Allah, dan akan coba mengubah pola pikirnya.
Teman2, kalau anda ingin dapat pengalaman serupa, sederhana sekali. Coba mulai dgn sering mengutamakan anak yatim. Kalau kita berusaha dengan hati yang ikhlas, tinggal menunggu balasan dari Allah. Dan Allah tidak pernah mengingkari janji-Nya.
245. Siapakah yang
mau memberi PINJAMAN kepada Allah, pinjaman yang BAIK (menafkahkan hartanya di
jalan Allah), maka Allah akan MELIPAT GANDAKAN pembayaran kepadanya dengan
LIPAT GANDA yang BANYAK. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan
kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.
(QS. Al-Baqarah 2:245)
(QS. Al-Baqarah 2:245)
Rasulullah SAW
bersabda, “Aku dan pemelihara anak yatim di surga seperti ini (dan beliau
memberi isyarat dengan telunjuk dan jari tengahnya, lalu membukanya.”
(HR. Bukhari,
Turmidzi, Abu Daud)
Semoga bermanfaat. Wabillahi taufik walhidayah, Wassalamu’alaikum wr.wb.,
Gene Netto
Semoga bermanfaat. Wabillahi taufik walhidayah, Wassalamu’alaikum wr.wb.,
Gene Netto
04 December, 2012
Nikmatnya Seharian Dengan Anak Yatim
Kisah: 500 ribu untuk anak yatim dibalas dgn 1 juta, dalam waktu 1 jam
Assalamu’alaikum
wr.wb.,
Pada hari
minggu, 3 Desember 2012, saya kembali lagi ke Desa Purwadana di Karawang untuk
acara santunan 210 anak yatim dan 170 jompo yang tidak dapat bantuan rutin. Teman
saya Ust Muhtadin yang menjadi Ketua MUI di Desa Purwadana (sebuah desa besar dengan
8 ribu kepala keluarga) mengurus semua anak yatim dan jompo itu. Untuk memperhatikan
gizi anak2, dia mencari dana untuk potong sapi karena mereka jarang dimakan.
Alhamdulillah
kemarin ada tiga teman yang ikut ke sana juga untuk mengantarkan santunan buat
anak yatim. Mereka bawa 400 amplop untuk dibagikan. Akhirnya, setiap anak yatim
dan jompo dapat dua amplop dan sekantong daging sapi (satu kilo per orang). Sebelum
bulan puasa 2012, kami berhasil mendapatkan dana untuk beli dua sapi, yang
dagingnya dibagikan untuk sahur pertama. Karena ingin beli sapi lagi, Ust
Muhtadin beli ratusan kantong plastik. Temannya bertanya, buat apa beli kantong
plastik kalau belum ada sapi? Ust Muhtadin senyum saja, dan jawab, “Sekarang
kantong plastik sudah siap, tinggal mencari isinya!” Hahahaha. Dia begitu yakin
bahwa Allah akan berikan sapi lagi bagi anak yatim di sana.
20 November, 2012
Kalau Mau Kasih Kepada Anak Yatim, Jangan Ragu-Ragu!
Assalamu’alaikum wr.wb.,
Kemarin saya kasih 350 ribu kepada
seorang anak yatim, karena ada yang dia butuhkan, jadi saya beli. Hari ini saya
dapat balasan dari Allah dengan 1 juta dari ceramah, padahal saya (seperti
biasa) tidak minta uang dari panitia masjid. Jadi pengeluaran untuk 1 anak
yatim dibalas 3 kali lipat dalam waktu 24 jam. Masa ummat Islam tidak mau
percaya?
Berkali2 saya ceritakan sebagian kecil
dari sedekah saya, di dalam ceramah, di Facebook dan blog, dengan niat dakwah
(bukan untuk pamer) tetapi kelihatan masih banyak orang Muslim yang tidak mau
yakin dan tidak mau percaya. Setiap hari mengeluh “Kok susah cari uang sekarang
ya!” Padahal tidak susah. Hanya susah bagi mereka yang tidak yakin pada Allah. Allah
berjanji, uang yang dikeluarkan di jalan-Nya akan dibayar kembali dengan BERLIPAT
GANDA. Apa tidak cukup janji dari Allah SWT? Perlu jaminan dari siapa lagi?
27 June, 2012
Sepatu Bola Untuk Anak Yatim Dibalas Dengan Umrah
Assalamu’alaikum wr.wb. Pada suatu hari, saya dapat sedekah yang cukup besar, jadi saya berniat traktir seorang anak yatim yang saya kenal. Sudah sering saya ajak dia makan, dan setiap kali masuk mall, dia selalu wajib melihat sepatu bola idamannya, merek Nike. Jadi saya memutuskan untuk beli sepatu bola itu baginya. Sambil makan, saya berikan tausiah, suruh dia memperbaiki ibadahnya, dan tambah bersyukur kepada Allah. Akhirnya dibeli sepatu bola itu, dan senyumnya begitu besar seakan-akan mukanya akan pecah.
Setelah pulang, saya tulis di Facebook tentang nikmatnya belikan sepatu bola bagus untuk anak yatim, agar menjadi motivasi bagi pembaca untuk melakukan yang serupa. Banyak orang bersyukur, tetapi juga ada komentar negatif. Katanya, sepatu bola tidak penting, dan merek Nike juga “terlalu mahal untuk anak yatim”. Katanya, saya berlebihan dan seharusnya kasih yang paling murah saja.
Saya merenung. Apa saya salah? Saya melakukan shalat taubat dan shalat istikharah, dan mohon petunjuk dari Allah. Tidak muncul perasaan bahwa saya bersalah. Jadi saya berhenti membalas komentar negatif itu, dan serahkan urusan itu kepada Allah.
Sekitar 10 hari kemudian, ada teman yang ajak makan siang. Saat ketemu, dia menjelaskan ada rezeki baru jadi dia ingin balas semua kebaikan saya, karena saya sudah sering menolongnya dengan nasehat yang bermanfaat. Dia bahas dengan istrinya, dan ide terbaik adalah mereka mau bayarkan saya umrah!
Ya Allah!! Saya setuju dan bilang akan mengatur jadwalnya. Malam itu, saya mulai merenung. Saya sudah mengeluarkan 1 juta untuk sepatu bola berkualitas bagi seorang anak yatim. Lalu, disalahkan dengan komentar yang tajam. Saya shalat taubat dan istikharah, dan tidak merasa bersalah. Jadi saya diam saja dan serahkan urusan itu kepada Allah. Dan 10 hari kemudian, Allah membalas 1 juta itu dengan undangan ke Baitullah senilai 20 juta lebih (pada saat itu), atau 20 kali lipat dari pengeluaran saya. Apa kita masih tidak mau percaya pada balasan Allah?
245. Siapakah yang mau memberi PINJAMAN kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan MELIPAT GANDAKAN PEMBAYARAN KEPADANYA DENGAN LIPAT GANDA YANG BANYAK. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki), dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.
(QS. Al-Baqarah 2:245)
Rasulullah SAW bersabda, “Aku dan pemelihara anak yatim di surga seperti ini (dan beliau memberi isyarat dengan telunjuk dan jari tengahnya, lalu membukanya).” (HR. Bukhari, Tirmidzi, Abu Daud)
Jangan merasa takut untuk melakukan kebaikan bagi anak-anak yatim dan dhuafa. Tidak ada istilah “anak yatim yang terlalu kaya” di dalam Al Qur'an atau hadits. Juga tidak ada barang yang “terlalu mahal untuk anak yatim”. Itu hanya persepsi buruk sebagian orang. Coba mulai saja dengan anak yatim yang dekat, terutama kalau ada saudara. Yakinlah bahwa Allah SWT yang akan membalas dan yakinlah bahwa balasan itu akan BERLIPAT GANDA.
Rasulullah SAW bersabda, “Bersikaplah kepada anak yatim, seperti seorang bapak yang penyayang.” (HR. Bukhari)
Kalau mau bantu anak yatim, jangan hanya kasih KFC, Hoka-Hoka Bento, dan Dunkin Donuts saja. Coba bicara dengan anak itu, menjadi saudaranya, dan bertanya dia mau dibelikan apa. Dengan memberikan barang yang diinginkannya, seperti sepatu bola, atau sepeda, atau baju bagus, dia akan terima sebagai bentuk kasih sayang dari Allah karena Allah-lah kirim orang Muslim yang baik untuk menolong dia. Dan setelah itu, insya Allah doanya anak itu bagi kita akan sangat luar biasa. Dan jangan lupa bahwa Allah Sendiri yang berjanji untuk membalas uang yang kita keluarkan. Kalau kita yakin!!
Semoga bermanfaat.
Wa billahi taufiq wal hidayah,
Wassalamu’alaikum wr.wb.
-Gene Netto
Setelah pulang, saya tulis di Facebook tentang nikmatnya belikan sepatu bola bagus untuk anak yatim, agar menjadi motivasi bagi pembaca untuk melakukan yang serupa. Banyak orang bersyukur, tetapi juga ada komentar negatif. Katanya, sepatu bola tidak penting, dan merek Nike juga “terlalu mahal untuk anak yatim”. Katanya, saya berlebihan dan seharusnya kasih yang paling murah saja.
Saya merenung. Apa saya salah? Saya melakukan shalat taubat dan shalat istikharah, dan mohon petunjuk dari Allah. Tidak muncul perasaan bahwa saya bersalah. Jadi saya berhenti membalas komentar negatif itu, dan serahkan urusan itu kepada Allah.
Sekitar 10 hari kemudian, ada teman yang ajak makan siang. Saat ketemu, dia menjelaskan ada rezeki baru jadi dia ingin balas semua kebaikan saya, karena saya sudah sering menolongnya dengan nasehat yang bermanfaat. Dia bahas dengan istrinya, dan ide terbaik adalah mereka mau bayarkan saya umrah!
Ya Allah!! Saya setuju dan bilang akan mengatur jadwalnya. Malam itu, saya mulai merenung. Saya sudah mengeluarkan 1 juta untuk sepatu bola berkualitas bagi seorang anak yatim. Lalu, disalahkan dengan komentar yang tajam. Saya shalat taubat dan istikharah, dan tidak merasa bersalah. Jadi saya diam saja dan serahkan urusan itu kepada Allah. Dan 10 hari kemudian, Allah membalas 1 juta itu dengan undangan ke Baitullah senilai 20 juta lebih (pada saat itu), atau 20 kali lipat dari pengeluaran saya. Apa kita masih tidak mau percaya pada balasan Allah?
245. Siapakah yang mau memberi PINJAMAN kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan MELIPAT GANDAKAN PEMBAYARAN KEPADANYA DENGAN LIPAT GANDA YANG BANYAK. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki), dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.
(QS. Al-Baqarah 2:245)
Rasulullah SAW bersabda, “Aku dan pemelihara anak yatim di surga seperti ini (dan beliau memberi isyarat dengan telunjuk dan jari tengahnya, lalu membukanya).” (HR. Bukhari, Tirmidzi, Abu Daud)
Jangan merasa takut untuk melakukan kebaikan bagi anak-anak yatim dan dhuafa. Tidak ada istilah “anak yatim yang terlalu kaya” di dalam Al Qur'an atau hadits. Juga tidak ada barang yang “terlalu mahal untuk anak yatim”. Itu hanya persepsi buruk sebagian orang. Coba mulai saja dengan anak yatim yang dekat, terutama kalau ada saudara. Yakinlah bahwa Allah SWT yang akan membalas dan yakinlah bahwa balasan itu akan BERLIPAT GANDA.
Rasulullah SAW bersabda, “Bersikaplah kepada anak yatim, seperti seorang bapak yang penyayang.” (HR. Bukhari)
Kalau mau bantu anak yatim, jangan hanya kasih KFC, Hoka-Hoka Bento, dan Dunkin Donuts saja. Coba bicara dengan anak itu, menjadi saudaranya, dan bertanya dia mau dibelikan apa. Dengan memberikan barang yang diinginkannya, seperti sepatu bola, atau sepeda, atau baju bagus, dia akan terima sebagai bentuk kasih sayang dari Allah karena Allah-lah kirim orang Muslim yang baik untuk menolong dia. Dan setelah itu, insya Allah doanya anak itu bagi kita akan sangat luar biasa. Dan jangan lupa bahwa Allah Sendiri yang berjanji untuk membalas uang yang kita keluarkan. Kalau kita yakin!!
Semoga bermanfaat.
Wa billahi taufiq wal hidayah,
Wassalamu’alaikum wr.wb.
-Gene Netto
Subscribe to:
Comments (Atom)


