Saturday, April 21, 2007

QuikClot: Kapan muncul di indonesia?

Sebuah penemuan baru bernama QuikClot. Bahan ini adalah bahan kimia seperti "Pasir" yang kalau ditumpahkan ke dalam sebuah luka besar yang berdarah, maka terjadi "clotting" (pengentalan darah). Sebagian besar korban yang ditembak atau mengalami luka besar setelah kecelakaan justru wafat di jalan karena pendarahan. Dengan penemuan baru ini, yang secara rutin sudah diberikan kepada polisi di beberapa wilayah di AS, jumlah pasien yang selamat meningkat secara drastis.

Pada saat diujicoba dengan babi, yang saluran darahnya terpotong dengan sengaja, maka jumlah babi yang selamat dari luka tersebut adalah 100%.

Kapan kita bisa mendapatkan ini di Indonesia, ya? Kayanya banyak korban kecelakaan di sini pasti wafat sebelum sampai ke RS terdekat karena macet di jalan dan lamanya menunggu ambulance.

Sachets of sand-like material called QuikClot are carried by every US marine and navy soldier in Iraq and Afghanistan. When poured into a bleeding wound, it accelerates clotting by more than 80%, dramatically increasing the likelihood of survival. Unfortunately a chemical reaction during clotting can heat QuikClot enough to cause serious burns: tolerable in life-or-death situations but less acceptable for civilian use. But a new generation of materials from QuikClot's makers will soon offer even faster, cooler clotting. Make room in your first-aid kit..

Read the full article here: New Scientist

No comments:

Post a Comment