Wednesday, July 09, 2008

Ketiduran Tidak Shalat Isya' Menggantinya Gimana?

Selasa, 8 Jul 08 07:26 WIB

Assalamu'alaikum wr wb.

Ustadz yang dirahmati ALLOH SWT,

Saya pernah terlewat sholat isya hingga tertidur dan bangun ketika adzan shubuh, apakah sholat isyanya bisa diganti dan bagaimana cara menggantinya?

Apakah dikerjakan setelah mengerjakan sholat shubuh atau di waktu sholat isya berikutnya?

Mohon keterangannya

Abu Haniya

Jawaban

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Sebenarnya sudah ada hadits nabi Muhammad SAW yang secara tegas menjawab apa yang anda tanyakan. Haditsnya sebagai berikut:

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم قَالَ: مَنْ نَسِيَ صَلَاةً فَلْيُصَلِّهَا إذَا ذَكَرَهَا لَا كَفَّارَةَ لَهَا إلَّا ذَلِكَ مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

Dari Anas bin Malik ra. bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa yang ketiduran (sampai tidak menunaikan sholat) atau lupa melaksanakannya, maka ia hendaklah menunaikannya pada saat ia menyadarinya.” (HR Muttafaq alaihi)

Cara menggantinya bukan dikerjakan besok waktu shalat shubuh, itu kelamaan. Cara menggantinya adalah dengan langsung mengerjakan shalat yang kelupaan atau ketiduran itu.

Tapi ada syaratnya.

Apa syaratnya?

Syaratnya, ya harus wudhu' dulu, jangan bangun tidur kuterus shalat. Nanti shalatnya tidak sah. Jadi begitu bangun tidur, ternyata ingat belum shalat Isya misalnya, maka segeralah berwudhu' lalu shalat Isya'.

Walau sudah masuk waktu shubuh. Dan urutannya memang harus shalat Isya' dulu baru shalat shubuh. Kecuali bila waktu shubuh pun sudah hampir lewat, maka segera lakukan dulu shalat shubuh baru shalat isya', biar tidak lewat dua-duanya.

Bagaimana kalau sudah lewat dua-duanya?

Ini namanya sial bin apes, bukan cuma Isya' yang lewat, eh ternyata shubuh pun juga lewat. Lalu apa yang harus dilakukan?

Pertama, bangun dulu, kedua wudhu', ketiga shalat Isya, terus shalat shubuh. Lalu?

Lalu tobat, minta ampun dan janji tidak mengulangi lagi. Orang yang malas shalat sampai lewat, wah balasannya serem. Akan dijebloskan di neraka Saqar. Namanya saja Saqar, kedengarannya sangar kan?

مَا سَلَكَكُمْ فِي سَقَرَ قَالُوا لَمْ نَكُ مِنَ الْمُصَلِّين

Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?" Mereka menjawab, "Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan salat (QS. Al-Muddatstsir: 42-43)

Jadi upayakan jangan sampai terlambat shalat, kalau tidak mau digebukin malaikat di dalam neraka Saqar. Dan kalau ternyata tanpa sengaja karena satu dan lain hal, ternyata terlambat juga, maka lakukan seperti yang telah dijelaskan di atas. Jangan sampai tidak diganti, sebab absen yang dipegang malaikat tidak pernah terhapus, semua pasti ada datanya.

Logikanya, dari pada absen itu kosong, mendingan terisi walau terlambat. Tetap saja ada beda besar sekali antara sama sekali tidak mengerjakan shalat dengan mengerjakan shalat tapi terlambat.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Sumber: Eramuslim

2 comments:

  1. Assalamu'alaikum wr wb

    Sebenarnya ini aib buat saya,tapi untuk berbagi pengalaman tidak apa2lah saya ceritakan pengalaman ini.

    Dulu sekali saya pernah mengalami kejadian ini,sepulang dari acara dauroh hari sudah menjelang larut,saya bermaksud untuk istirahat sejenak meregangkan badan yang terasa kaku dan lelah sekali,dan menunda sholat isya setelah memejamkan mata sejenak.

    Tapi ternyata saya baru terbangun saat subuh menjelang,tentu saja saya kaget bercampur sesal karena lalai belum mengerjakan sholat isya,memang saya langsung menggatinya saat terbangun sambil berjanji tak akan mengulanginya lagi,tapi rasa sesal tetap ada.

    Hari itu hidup saya terasa kacau,mulai dari salah naik mobil,pedahal dari jauh saya sudah melihat dengan benar mobil yang biasa saya naiki untuk pergi kuliah,seperempat perjalan saya baru sadar kalau saya salah arah.Parah nya lagi sampai di kampus saya baru ingat kalau hari itu tidak ada jam kuliah alias libur,pedahal malamnya saya baru bersyukur kalau hari ini tidak ada kuliah jadi saya saya bisa istirahat setelah lelah dauroh.

    Saya pikir kejadian2 yang tidak menyenangkan hari itu pasti ada kaitannya dengan kelalaian saya menunda sholat yang akhirnya terlewat waktu.

    Hal itu saya rasakan sebagai teguran Allah pada saya karena Allah sayang,kalau tidak pasti Allah akan membiarkan saya melakukan apapun yang seharusnya tidak dilakukan oleh seorang muslim,dan saya suka teguran Allah secara langsung seperti ini,jadi taubat bisa seketika disegerakan.

    tara

    ReplyDelete