Sunday, February 01, 2009

Bukti Nyata Kenapa Anak Kecil Dilarang Menjadi Pemilih

Megawati Terpopuler di Mata Anak-Anak 
Minggu, 01/02/2009 18:25 WIB 
Pilpres 2009 
M. Rizal Maslan – detikPemilu

Jakarta - Dalam hasil simulasi pelaksanaan Pemilu, calon presiden Megawati Soekarnoputri lebih populer dibanding Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Megawati mencatat sekitar 20,18 persen di atas SBY yang berjumlah 17,29 persen.

Demikian hasil simulasi pemilu yang dilakuka Al-Ma'mun Education Centre For Indonesia Research (AMEC INDORS) dan Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) di Sawangan, Depok, Sabtu (31/1/2009) kemarin. Dalam simulasi bertajuk "Kids Election for Presiden 2009" juga didukung Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary.

Setelah Megawati dan SBY, diurutan ketiga ditempati Sri Sultan HB X sekitar
15,17 persen, Prabowo Subianto sekitar 12,83 persen dan Sutiyoso sekitar 9,85 persen.

Darinya ada 12 nama capres selain nama yang di atas, yaitu Wiranto (7,47 persen), Hidayat Nurwahid (6,10 persen), Din Syamsuddin (5,04 persen), Abdurrahman Wahid (3,72 persen), Soetrisno Bachir (2,35 persen) dan Rizal Ramli serta Muhammad Yasin masing-masing memperoleh suara 0 persen.

"Semua peserta ini sudah kami beritahu melalui surat dan sekaligus kami
meminta jika keberatan namanya dicantumkan secepatnya diberitahukan kepada
sekretariat," kata Direktur Eksekutif Puskaptis, Husin Yazid, dalam siaran persnya yang diterima detikcom, Minggu (1/2/2009).

Menurut Husin, simulasi ini diikuti oleh peserta siswa di lingkungan sekolah
AMEC dan perwakilan berbagai sekolah di Depok, Tangerang dan DKI Jakarta.
Jenjang pendidikan TK 150 siswa, SD 144 siswa, jumlah keseluruhan sebanyak
294 siswa.

Husin menambahkan, penyelenggaran simulasi pemilu anak untuk calon presiden, diadakan tidak lain dalam rangka memberikan edukasi nilai-nilai demokrasikepada anak sejak dini.

"Disisi lain terdorong untuk memberikan jawaban atas keingintahuan anak-anak terhadap penyelenggaraan pemilu, serta mengenalkan calon pemimpin kepada anak-anak," imbuhnya.

( zal / mad )

Sumber: Pemilu.detiknews.com

No comments:

Post a Comment