Tuesday, January 12, 2010

Ruang Khusus Ayin, AC, Meja Kerja, Box Bayi

Assalamu'alaikum wr.wb.,
Saya kira semua teman sudah dengar tentang ini sekarang, betul? Ada beberapa pertanyaan dan komentar saja:

1.    Kenapa baru ada penyelidikan sekarang? Apakah SBY baru menjadi Presiden 1 bulan yang lalu? Bukannya 5 tahun yang lalu sudah jadi Presiden? Kenapa bapak Presiden tidak tertarik untuk menyelidiki penyimpangan hukum dan Mafia Hukum dari 5 tahun yang lalu?
2.    Menhumkam selama 5 tahun pemerintahan SBY yang pertama kenapa tidak langsung diinvestigasi juga? Apakah mungkin dia tidak tahu tentang kondisi seperti ini? Dan kalau tidak tahu, apakah berarti dia tidak kompeten? Kenapa tidak langsung ditahan juga, dan rekening banknya diperiksa karena ada dugaan dia juga terlibat?

3.    Kepala rutan dan semua anak buahnya seharusnya diperiksa rekening banknya juga. Kalau ada napi yang bisa mendapatkan fasilitas khusus seperti itu, apakah mungkin tanpa bayar kepada kepala rutan dan orang2 lain yang berkuasa? Seharusnya KPK atau institusi yang lain langsung memeriksa semua rekening dari semua orang yang pernah menjadi kepala rutan di seluruh negara. Dari itu akan ketahuan kalau ada aliran dana selain gaji mereka. Dan kalau kelihatan ada aliran dari kepala rutan ke tokoh politik, pewira polisi, menteri, dll., seharusnya mereka juga diselediki. Apakah SBY bisa seberani itu?
4.    Sopir taksi bisa tahu bahwa orang seperti Tommy Soeharto boleh keluar masuk Nusakambangan kapan saja dia mau. Tetapi selama 5 tahun, SBY tidak peduli untuk melakukan investigasi terhadap rutan dan proses hukum di Indonesia. Tetapi sekarang sangat peduli. Kenapa?
5.    Kenapa baru sekarang ini menjadi berita ya? Apakah ada usaha untuk menciptakan “skandal baru” biar kita lupa sama Bank Century, dan kriminalisasi KPK?
6.    Apa lagi yang perlu dipertanyakan?

Wassalamu'alaikum wr.wb.,
Gene
********
Ruang Khusus Ayin, AC, Meja Kerja, Box Bayi

Sidak Pemberantasan Mafia Hukum di Rutan Pondok Bambu
Senin, 11 Januari 2010, 07:03 WIB
JAKARTA-Satgas Pemberantasan Mafia Hukum melakukan inspeksi mendadak di rumah tahanan Pondok Bambu, Jakarta Timur. Pemeriksaan ini dilakukan terkait informasi perlakuan khusus pihak rutan kepada penghuni tertentu,salah satunya Artalyta Suryani. "Iya saya lagi di dalam rutan. Tidak hanya Ayin,kamar lain juga kita periksa,"terang salah satu anggota satgas, Mas Achmad Santosa, Ahad malam (10/1.

Sidak ini karena ada informasi atau pengaduan.  Satgas, termasuk Denny Indrayana, langsung meluncur dan sesuai dengan informasi kami naik ke lantai 3. Di sana ada ruang khusus Ayin. Dia sedang mendapat treatment laser kosmetik dan ada dokter khususnya dua orang. Di sana juga ditemukan ruang khusus seperti kantor, ada TV, sofa untuk tidur, ruang tamu, dan ada box mainan anak-anak. Kabarnya, Ayin sering mengajak anaknya dan pulang lagi sore pukul 17.00. "Pokoknya, lengkaplah di sana," katanya.

Dari tempat Ayin di lantai 3 satgas ke tempat Aling terpidana seumur hidup kasus narkoba di lantai 2. Di sana ditemukan ruangan khusus, ada pendingin udara, sound system dan ada ruang karaoke. Setelah itu ke ruang Darmawati, yang kasus bersama Hadi Jamal. Di ruangan itu Darmawati bergabung dengan Ines dan Eri Wulandari. Di sana juga ada ruang khusus, ada AC, sofa, TV. Dan "Kami juga melihat sel-sel yang katanya setiap malam didatangi mereka," tuturnya. Sel Ayin dan Alin jelas berbeda dengan sel yang lain. Kalau yang lain penuh bisa sampai 20 orang dan panas.

Intinya dari hasil temuan, ada penyimpangan dan tidak benar dan akan disampaikan pada Menhukam agar diinvestigasi secara menyeluruh untuk perbaikan sistem. Sehingga tidak ada perlakuan khusus yang menimbulkan kecemburuan sosial. "Fenomena ini seperti puncak gunung es, tidak menutup kemungkinan akan ada perlakuan khusus yang lebih di LP lain. Sidak dari pukul 19.00, ketika kami datang mereka agak rikuh karena banyak kamera. Kaget dan panik."

Sumber: Republika.co.id

2 comments:

  1. Semoga Presiden tidak pernah menemukan blog ini karena saya suka membaca tulisan Pak Netto dan pasti sulit menulis dari balik teralis penjara. Tahukah Pak Netto, negara ini punya hukum aneh yang bisa memenjarakan orang yang dianggap menghina presiden dan orang yang dianggap mencemarkan nama baik orang kaya. Bahkan wartawan pun bisa ditangkap polisi karena menulis berita yang mengusut dosa anak presiden. http://www.tempointeraktif.com/hg/politik/2009/04/17/brk,20090417-170914,id.html
    Sekedar memberi tahu saja.

    ReplyDelete
  2. hahaha... saya suka ama komentar ke-dua yang ada di berita pada link dari anonymous diatas :

    "Polisi bukanya memeriksa orang yang melakukan money politic malah memeriksa yang melaporkan.
    Semua jadi jungkir balik gara2 anak presiden
    "

    Emang top banget hukum di negeri ini :)

    Tapi warning dari anonymous ini benar banget, be carefull deh mas gene...

    Hhhmmm i do like monday :p

    Wassalam.

    ReplyDelete