Friday, March 17, 2017

Korban Sodomi Guru Honor Jadi 10 Orang (Bengkulu Utara)

Anak Indonesia tidak aman. Di kota, di desa, di sekolah, di pesantren, di madrasah, di panti asuhan, di rumah tetangga. Anak Indonesia tidak aman. Tapi selama korbannya BUKAN anaknya pejabat atau orang elit, kebanyakan orang lebih suka buang muka dan tidak usah tahu. Menunggu orang lain bertindak duluan. Bukan anak saya jadi bukan urusan saya.
-Gene Netto

Korban Sodomi Guru Honor Jadi 10 Orang (Bengkulu Utara)

CamkohaNews – Kemenag Bengkulu Utara, langsung mengambil langkah terhadap kasus yang menimpa murid sekolah dasar Madrasyah Ibtidaiyah, dengan membentuk tim investigasi khusus untuk mencari kebenaran yang terjadi terhadap kasus sodomi yang dilakukan oleh Ag, oknum guru honorer di madrasyah Ibtidaiyah kecamatan Ketahun.
Awalnya korban sodomi guru honorer tersebut hanya berjumlah 6 orang, namun dari investigasi yang dilakukan, pihak Kemenag menemukan tambahan korban yakni menjadi 10 orang. Samsir Alamsyah, Sekretaris Tim Investigasi Kemenag Bengkulu Utara, mengatakan tersangka berinisial Ag, diterima sebagai guru honorer mengajar olahraga awal tahun 2015.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...