Search This Blog

Labels

alam (8) amal (45) anak (315) anak yatim (75) bilingual (21) bisnis dan pelayanan (6) budaya (8) dakwah (84) dhuafa (6) for fun (12) Gene (168) guru (68) hadiths (9) halal-haram (24) Hoax dan Rekayasa (32) hukum (57) hukum islam (51) indonesia (487) islam (541) jakarta (27) kekerasan terhadap anak (371) kesehatan (94) Kisah Dakwah (13) Kisah Sedekah (9) konsultasi (13) kontroversi (5) korupsi (22) KPK (12) Kristen (14) lingkungan (18) mohon bantuan (13) muallaf (49) my books (2) orang tua (11) palestina (33) parenting (2) pemerintah (99) Pemilu 2009 (36) pendidikan (497) pengumuman (23) perang (9) perbandingan agama (12) pernikahan (11) pesantren (48) politik (111) Politik Indonesia (29) Progam Sosial (15) puasa (35) renungan (187) Sejarah (5) sekolah (94) shalat (11) sosial (281) tanya-jawab (15) taubat (6) umum (13) Virus Corona (24)

Popular Posts

03 March, 2026

Mata Kuliah Gene Netto, Di Universitas Griffith, Brisbane, Australia

Assalamu'alaikum wr.wb. Kadang ada orang yang tidak paham kenapa saya sering membahas politik. Semoga ini bisa menjelaskan. Fakultas saya di Australia setara dengan FSIP atau Hubungan Internasional di sini, tetapi hanya berfokus pada Asia. (“Faculty of Asian International Studies”.) Di bawah ada detailnya dari pelajaran saya di Griffith University, Brisbane, dari tahun 1990-1994. Sejak zaman itu, saya terbiasa membahas perkembangan politik di Indonesia dan di dunia. Yang kenal saya sebagai “guru bahasa Inggris”, atau “ustadz”, tidak tahu saya punya latar belakang seperti ini. Saya memang seorang guru bahasa Inggris dan bahasa Indonesia, dan guru sejarah dunia, tetapi juga mengikuti ilmu politik selama 30 tahun. Saya aktif belajar agama dari beberapa guru, terutama bidang fiqih dan tafsir. Dan aktif membahas politik Indonesia dan dunia dengan para teman, guru agama, dosen, dll.

Ini yang pelajaran saya waktu kuliah: 

Bachelor of Arts (BA), Asian Internasional Studies (Fakultas AIS)

•    BAHASA INDONESIA - Tahun I, II, III, IV
•    SASTRA INDONESIA MODERN - Mempelajari sastra Indonesia, termasuk keterampilan sebagai penerjemah.
•    ILMU POLITIK - Teori2 standar Ilmu Politik internasional. 
•    NEGARA DAN POLITIK DI INDONESIA - Tentang pemerintah Indonesia, politik umum dan partai politik dari pra-perang hingga pasca Perang Kemerdekaan, Gerakan Pemuda, PKI, 1965, Gestapo, Supersemar, Orde Lama, Orde Baru, dominasi militer dalam bisnis dan politik, Dwifungsi ABRI, struktur kekuasaan, birokrasi, hubungan Indonesia dengan negara lain, dll.
•    HUBUNGAN INTERNASIONAL DAN ASIA - Teori2 standar Hubungan Internasional, teori hubungan bilateral dan multilateral, dan bagaimana teori2 itu berhubungan dengan konteks Asia, teori “North vs South”, kolonialisme, hutang internasional, lembaga keuangan, dunia ketiga, dunia berkembang, negara maju, PBB, kebijakan luar negeri Amerika dan kekuatan militernya di Asia, dll.
•    BISNIS DAN POLITIK DI WILAYAH ASIA PASIFIK - Bagaimana bisnis dan politik dipengaruhi di setiap negara Asia, terutama Indonesia, Jepang, Korea dan Cina, dengan struktur politik dan sosial yang berbeda.
•    AUSTRALIA DAN ASIA - Hubungan pemerintah dan sosial antara Australia dan negara-negara Asia lainnya, bagaimana hubungan dagang dan politik mempengaruhi setiap kebijakan, pertahanan, keamanan nasional, keamanan ekonomi, dll.
•    MASYARAKAT ASIA - Tentang struktur sosial yang berbeda dalam masyarakat di semua negara terkemuka di Asia.
•    PEDESAAN INDONESIA - Ekonomi dan Perubahan Sosial dalam desa Indonesia, kehidupan di pedesaan Indonesia, bagaimana ekonomi pedesaan dikembangkan dan dipelihara, bagaimana bisa rusak, masalah sosial dan ketidakstabilan yang disebabkan oleh kerusakan ekonomi pedesaan, dll.
•    HISTORIOGRAFI - Teori tentang bagaimana manusia menciptakan dan menganalisis sejarah.
•    ANTROPOLOGI - Teori standar antropologi yang membandingkan budaya2 dan masyarakat di satu negara dengan yang lain.

Setelah selesai BA, saya teruskan dengan Graduate Diploma of Education dan menjadi seorang guru. Mata kuliahnya berkaitan dengan Pendidikan Anak, Psikologi Anak, Manajemen Sekolah, Pembuatan Kurikulum, Ujian, dll. Lalu saya dapat beasiswa untuk belajar di Universitas Indonesia selama 1 tahun saja, di Fakultas Sastra Indonesia. Pada akhir tahun 1995, saya sudah ingin masuk Islam, jadi saya dapat pekerjaan sebagai guru bahasa Inggris, dan menetap di Jakarta terus sampai sekarang. Dulu ada rencana berlanjut sampai kuliah S3, tetapi saya kena Hepatitis dari makan di warung2 di Jakarta, dan menjadi kurang sehat bertahun-tahun, jadi belum ada tenaga untuk kuliah lagi.

Jadi saya sudah terbiasa belajar, pantau berita, dan membahas pendidikan, agama, politik, hubungan internasional, sejarah, bisnis, dan topik serupa selama puluhan tahun. Saya sering terima permintaan konsultasi terkait semua topik itu, dan saya berusaha untuk membantu semua orang, dengan harapan akan ada manfaatnya bagi kemajuan umat Islam dan bangsa Indonesia. 

Saya mulai membahas politik dunia dari usia 10 tahun, setelah tahu tentang Nelson Mandela yang dipenjarakan. Suatu hari, saya dimarahi ibu saya karena berdebat dengan orang dewasa sampai dia kalah. Kata Ibu, orang dewasa malu kalau kalah debat dengan anak SD. Hehe.

Jadi saya tertarik pada politik sejak kecil, dan ditambah dengan kuliah di Australia. Bagi saya, bidang2 pendidikan, agama, dan politik setara dengan bidang kesehatan bagi dokter. Kalau tidak boleh dibahas, apa gunanya belajar selama puluhan tahun? 
Sekian dulu. Semoga bermanfaat sebagai penjelasan. 
Wassalamu'alaikum wr.wb.
-Gene Netto


Apa Ada Doa Yang Terlalu "Remeh" Untuk Allah?

Assalamu’alaikum wr.wb. Pada suatu malam, saya ada rencana bertemu seorang ustadz untuk makan malam. Saya sampai di mall duluan, dan menunggu lama. Akhirnya dia datang dan jelaskan bahwa parkiran di mall penuh. Saya bertanya, "Kenapa tidak berdoa dan minta parkiran saja?" Dia kelihatan bingung dan bertanya, "Apa doanya dalam bahasa Arab untuk minta parkiran?" Sekarang, saya yang jadi bingung. Berdoa kepada Allah tidak harus dalam bahasa Arab! Berdoa dalam bahasa Indonesia dan semua bahasa lain juga boleh. Contohnya: "Ya Allah, tolong bantu saya dapat parkiran yang baik dan aman! Amin." Gitu aja kok repot?!

Dia ketawa dan mulai bertanya. Masa semua orang berdoa minta parkiran? Apa Gene sudah pernah coba? Hasilnya apa? Saya jelaskan. Sudah menjadi kebiasaan saya sejak masuk Islam dulu. Rekor saya adalah 3 detik. Rata-rata dalam waktu 10-30 detik dapat parkiran, di semua mall, kapan saja, termasuk hari Sabtu dan Minggu yang paling ramai. Kadang saja bisa menunggu beberapa menit, tetapi jarang. 

Rasulullah SAW bersabda, "Berdoalah kepada Allah dalam keadaan YAKIN DITERIMA dan ketahuilah bahwa Allah tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai." (HR. Tirmidzi)

Saya pernah ajarkan hal ini kepada seorang calon muallaf dari Eropa. Saya jelaskan, Allah Maha Mendengar dan Maha Kuasa, dan Allah bisa saja bantu kita dengan atur sebuah tempat parkir, KALAU kita minta tolong kepada-Nya. Orang Eropa itu coba berdoa sendiri pada sore itu, dan 5 detik kemudian dapat tempat parkir. Dia menjadi sangat kaget bisa berhasil dengan begitu cepat, dan mulai berpikir apakah Islam memang benar, dan Allah Mendengar dan Melihat dia setiap hari. Lalu setelah diskusi dengan saya 2 kali lagi, alhamdulillah dia masuk Islam. Sebelumnya dia ateis, tetapi setelah dapat pengalaman bahwa doanya bisa dikabulkan dengan cepat, dan bisa terjadi berkali-kali, dia berubah cepat dan merasa bahwa Allah memang “ada”, dan Allah memperhatikan dia, dan juga peduli pada dia.

60. Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina".  
(QS. Ghafir 40:60)

Kalau anda belum pernah berdoa untuk minta tempat parkir, atau minta hal-hal lain yang tergolong "sangat kecil", yang mungkin dikatakan remeh atau tidak penting oleh banyak orang, silahkan coba saja sendiri! Dan insya Allah anda juga akan dapat hasil yang baik. Makin kecil dan sederhana perkaranya, makin mudah bagi Allah untuk mengaturnya bagi kita. Doa minta tempat parkir mudah diurus. Doa menjadi orang paling kaya di dunia jauh lebih sulit diatur. Dengan makin sering berdoa, dan makin sering merasa doa itu dikabulkan dengan cepat, insya Allah kita akan dapat kemauan untuk berdoa terus-terusan, sepanjang hari, sampai dapat perasaan bahwa kita sangat dekat dengan Allah, seakan-akan Allah siap melayani semua permintaan kita 24 jam. 

Apapun yang dibutuhkan, tugas kita hanya BERDOA DAN BERSABAR. Dan tentu saja perlu berusaha juga! Terserah kita berdoa kepada Allah sepanjang hari dan minta tolong dengan seribu hal yang tergolong besar dan kecil, atau tidak. Dan ternyata, tidak ada hal yang tergolong "terlalu kecil" atau "remeh" di sisi Allah. Semut saja diurus sama Allah. Masa menolong seorang hamba yang beriman dan bertakwa agar dapat tempat parkir dengan cepat akan membuat Allah repot? Berdoalah. Dan sesudahnya, berdoa lagi! Tanpa batas. Dan yakinlah bahwa Allah selalu ingin menolong kita.

Semoga bermanfaat sebagai renungan. 
Wa billahi taufiq wal hidayah, 
Wassalamu’alaikum wr.wb. 
-Gene Netto 


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...