Monday, September 14, 2009

40 Ribu Lebih Penduduk Jepang Berusia 100 Tahun Ke Atas

Assalamu'alaikum wr.wb.,

Kalau menjadi negara yang penuh dengan orang yang beriman, mungkin ini bisa dilihat sebagai suatu kesempatan untuk mengumpulkan pahala yang banyak dengan umur yang panjang. Tetapi kalau ini terjadi di negara yang penuh dengan orang kafir, maka umur yang panjang itu sia-sia karena tidak membawa manfaat di dunia maupun di akhirat.

Bagaimana dengan Indonesia? Di sini, kebanyakan orang wafat cepat antar umur 50-70 tahun. Gizinya berbeda, sistem kesehatan berbeda, tingkat pendidikan berbeda, dan banyak sekali orang dewasa dan remaja merokok dan makan secara tidak sehat. Semuanya punya pengaruh besar.

Alangkah enaknya kalau orang2 Indonesia yang beriman kepada Allah juga diberikan umur yang begitu panjang, dan mayoritas dari orang2 yang tua itu adalah ahli agama yang sanggup membimbing dan membina generasi mendatang supaya menjadi lebih beriman lagi.

Wassalamu'alaikum wr.wb.,
Gene

********
40 Ribu Lebih Penduduk Jepang Berusia 100 Tahun Ke Atas

Sabtu, 12/09/2009 06:16 WIB
Shohib Masykur - detikNews
Tokyo - Lebih dari 40 ribu penduduk Jepang berusia 100 tahun atau lebih. Angka ini naik 10 persen dibanding tahun lalu.

Seperti ditulis Reuters, Jumat (11/9/2009), 87 persen dari 40.399 orang yang berusia 100 tahun atau lebih adalah perempuan. Data hasil survei pemerintah ini menjadi peringatan bagi Jepang yang mengalami masalah penuaan usia penduduk.

Makin banyaknya penduduk manula Jepang ini menjadi tantangan bagi Perdana Menteri Yukio Hatoyama yang baru saja terpilih. Saat ini Jepang tengah menghadapi persoalan ekonomi dan butuh lebih banyak tenaga kerja produktif.

Yang tengah terjadi di Jepang adalah angkatan kerja yang berjumlah sedikit harus menopang beban kebutuhan untuk dana pensiun dan kesehatan. Setiap 3 orang berusia produktif harus menopang 1 manula. Dalam 50 tahun ke depan, perbandingannya akan mengecil menjadi 1 banding 1.

Angka harapan hidup di Jepang memang tertinggi di dunia. Menurut para ahli, hal ini disebabkan penduduk Jepang menjalani diet yang sehat, para pensiunannya bersikap aktif, dan Jepang memiliki pelayanan kesehatan yang baik.

Jumlah manula berusia di atas 100 tahun di Jepang menduduki peringkat kedua setelah Amerika Serikat (AS). Di AS angkanya mencapai 96 ribu. Namun penduduk AS lebih dari 2 kali lipat dibanding Jepang. (sho/sho)

Sumber: detiknews.com

3 comments:

  1. Blog anda OK dan unik Banget!. Submit tulisan anda di Kombes.Com Bookmarking, Agar member kami vote tulisan anda. Silakan submit/publish disini : http://bookmarking.kombes.com Semoga bisa lebih mempopulerkan blog/tulisan anda!

    Kami akan sangat berterima kasih jika teman blogger memberikan sedikit review/tulisan tentang Kombes.Com Bookmarking pada blog ini.

    Salam hormat
    http://kombes.Com

    ReplyDelete
  2. Assalamu'alaika Mr. Gene..salam kenal juga, nama saya Mayesli Sandra.Dalam hadits Nabi Muhammad pernah bersabda bahwa umur umatku(umat Islam) antara 60 - 70 tahun (maaf saya lupa perawinya nanti bisa cari sendiri ya). Semua faktor seperti gizi, kesehatan dan lain sebagainya menurut saya pribadi itu adalah penyebabnya kematian saja walaupun saya tidak menyangkal bahwa berjuang untuk hidup sehat dengan menerapkan pola makanan bergizi, hidup sehat dan lain sebagainya itu penting dan memang dianjurkan dalam islam. Tapi ketentuan batas umur sekitar 60-70 seperti yang diucapkan Nabi SAW itu memang suda Qadha dari Allah SWT, kita wajib menerimanya. Hikmahnya, coba kita perhatikan, Banyak orang Jepang yang hidup di atas 100 tahun itukan bukankah merepotkan...Tuch artikelnya bilang sendiri khan? malahan di negara China bisa-bisa kena Youthanasia Lho (Suntik kematian). Usia yang lanjut membuat orang tidak produktif (malah jadi pikun kali ya hehehe)jangankan mau beramal atau berdakwah, untuk berdiri saja susah, badan sudah tidak kuat, mungkin (maaf) buang air saja harus ada yang ngurus...tu khan malah repot dan merepotkan ^_^(hehehe). Kesimpulannya ya kita bersyukurlah dengan umur yang diberikan kepada kita, use it wisely.....

    ReplyDelete
  3. Assalamu'alaika Pak Gene,
    salam kenal. Nabi SAW pernah bersabda, beliau mengatakan kira-kira begini:"Usia dari umatku(umat Islam) antara 60-70 tahun.."(Saya lupa perawi Hadits ini, nanti kalo sempat cari sendiri ya haditsnya, ada kok ^_^). Mengenai umur manusia itu sudah ada ketetapan dari Allah SWT. Umur umat Islam itu ya memang segitu itu seperti yang di sabdakan oleh Nabi dan itu sudah merupakan ketetapan (Qada) Allah SWT. Adapun masalah kurang gizi, nutrisi, kesehatan dan lain sebagainya itu hanya merupakan faktor penyebab semata. Tapi sebagai umat yang baik kita juga mesti berupaya menjaga kesehatan, kebersihan dan lain-lain. Islam memang sangat memperhatikan hal tersebut sampai-sampai slogan "Kebersihan sebagian dari Iman" itukan hadits Nabi Juga. Begitu juga masalah kesehatan, kalo saya terangkan ya ndak cukup kolom komentar ini (maaf ya)secara umum ya seperti tata cara bersuci dari uang air, larangan keras berbuat zina (freeseks), berwudhu (bersihkan anggota badan min 5 kali sehari)dan lain sebagainya.
    So, Hikmahnya apa? Gini, coba perhatikan artikel tersebut, khan artikelnya mengatakan semakin banyak manula itu bukannya semakin baik, tapi memperburuk keadaan dan menjadi beban. Manusia kalo sudah lebih dari 90 atau 100 tahun kebanyakan sudah pikun, terkadang tidak menyadari ucapan atau tindakannya,(pikiran sudah tidak jernih lagi), atau mungkin pendengaran sudah tidak terlalu tajam sehingga kita mesti mengeluarkan suara keras untuk bicara pada mereka, atau bahkan sudah tidak dapat menggerakkan anggota badannya(cuma bisa berbaring dan duduk seperti lumpuh. Coba pikirkan, bagaimana bisa membimbing atau berdakwah dalam keadaan seperti itu.
    Malah akan semakin repot dan merepotkan seperti yang mereka tulis dari artikel tersebut. Malah dulu di negara China, saking banyak penduduknya, orang yang berumur lanjut itu di suntik mati lho (Youthanasia). Itu kan pembunuhan jadinya, kita yang dosa.
    Kesimpulannya, sebagai umat Islam kita selayaknyalah bersyukur dengan nikmat umur yang telah ditetapkan oleh Allah, use it wisely, kematian itu bukanlah akhir Lho, tapi sebuah pintu gerbang menuju alam yang sebenarnya.Akhirat. Kita kan di dunia ini hidupnya serba palsu(fatamorgana). Semua bakal lenyap. tinggallah Amal Shaleh yang ikut kita.

    ReplyDelete