Search This Blog

Labels

alam (8) amal (45) anak (315) anak yatim (75) bilingual (21) bisnis dan pelayanan (6) budaya (8) dakwah (84) dhuafa (6) for fun (12) Gene (168) guru (68) hadiths (9) halal-haram (24) Hoax dan Rekayasa (32) hukum (57) hukum islam (51) indonesia (487) islam (541) jakarta (27) kekerasan terhadap anak (371) kesehatan (94) Kisah Dakwah (13) Kisah Sedekah (9) konsultasi (13) kontroversi (5) korupsi (22) KPK (12) Kristen (14) lingkungan (18) mohon bantuan (13) muallaf (49) my books (2) orang tua (11) palestina (33) parenting (2) pemerintah (99) Pemilu 2009 (36) pendidikan (497) pengumuman (23) perang (9) perbandingan agama (12) pernikahan (11) pesantren (48) politik (111) Politik Indonesia (29) Progam Sosial (15) puasa (35) renungan (187) Sejarah (5) sekolah (94) shalat (11) sosial (281) tanya-jawab (15) taubat (6) umum (13) Virus Corona (24)

Popular Posts

12 June, 2014

Coca-Cola menciptakan 16 Tutupan Botol Untuk Berikan Kehidupan Kedua Bagi Botol Kosong



Coca Cola bekerja sama dengan biro iklan Ogilvy & Mather China untuk membuat kampanye "Second Lives” [Kedihupan Kedua] dan menciptakan 16 tutupan botol merah yang mengubah botol plastik Coca Cola yang bekas, yang dinyatakan tidak berguna, menjadi sesuatu yang kreatif, menyenangkan dan bermanfaat. Kampanye ini yang ramah lingkungan diluncurkan di Vietnam, di mana 40.000 tutupan botol gratis akan diberikan ketika membeli minuman Coca Cola. Tutupan baru itu mengubah botol minuman bekas menjadi lampu, kuas, botol semprot, rautan pensil, dispenser sabun, dan banyak benda lainnya yang dapat digunakan.
Jangan lupa untuk simak videonya untuk melihat bagaimana semua tutpan yang berbeda digunakan.
Foto dan video di sini:

[Apakah Aqua juga bisa membuat program serupa???]

10 June, 2014

Pengaruh Nonton Video Porno, 5 Anak SD Disodomi Anak SD yang Lain



Minggu baru. Berita baru anak sekolah disodomi.
Biasanya anak besar atau dewasa yang menyodomi, tapi kali ini pelaku juga anak SD kelas 3. Habis nonton video porno di Warnet, dia menajak teman sekolah bermain, lalu disodomi, dan bahkan bambu juga dimasukkan ke dubur korban.
Setiap minggu ada berita serupa. Anak SD disodomi, anak lain diperkosa bergilir. Tapi hampir tidak ada yang berubah.
Apa pernah ada pemilik warnet yang ditangkap polisi dan dipidanakan karena “menyediakan sarana pornografi bagi anak sekolah”? Apa kalau menyebarkan pornografi adalah tindakan ilegal, bukan seharusnya menyediakan sarana nonton pornografi bagi anak sekolah adalah pelanggaran hukum juga? Apa ada pasal seperti itu? Kalau ada, kenapa (sepertinya) tidak pernah ada berita pemilik warung kena sanksi hukum?
Setiap minggu anak sekolah diperkosa bergilir, dan anak lain disodomi. Dan sekarang, pelakunya anak SD juga. Lalu 100 juta orang tua, 60 juta siswa sekolah, dan 3 juta guru profesional mengucapkan Mantra Nasional Indonesia berjudul, “Sangat Memprihatinkan Ya!”. Dan kalau ditanyakan kenapa tidak ada tindakan yang terjadi pada skala nasional, semua orang tersebut mengatakan, “Kami tidak punya kekuatan”. Lebih dari 100 juta orang dewasa “tidak punya kekuatan”. Dan besok anak sekolah yang lain akan diperkosa bergilir dan disodomi. Kapan kondisi ini bisa berubah?
Wasalam,
Gene Netto

Bocah RD Terlibat Pencabulan akan Jalani Rehab

Senin, 09 Juni 2014 | 23:54 WIB
TEMPO.CO, Jakarta - Lembaga Perlindungan Anak Suku Dinas Sosial Jakarta Utara menyatakan faktor kelalaian orangtua sebagai penyebab RD, bocah 10 tahun, melakukan pencabulan atas kelima orang temannya. Rika meminta RD ditangani secara khusus dan tak dicap sebagai pelaku. Sebab, menurutnya, RD adalah korban akibat orang tuanya yang lalai mendidik dan mengawasi. "Dia mengakui ke saya kalau melakukan itu karena lihat video porno di warnet," ujar Rika.

Kenapa Tidak Pindah Ke Selandia Baru Biar Gampang?



[Komentar]:
Btw, Saya sendiri saja kepikiran ke New Zealand yang katanya sebagai salah satu Negara dengan pemandangan terbaik di dunia.

[Gene]:
Assalamu’alaikum,
Kalau nikmat, iya, memang nikmat di sana. Semua bersih, tertib, teratur, aman, tenang, dan dapat banyak fasilitas dan kemudahan dari pemerintah. Bahkan sekolah dan kuliah hampir gratis. Tapi "medan perang" untuk mengubah umat Islam dan membantu anak yatim ada di sini. Jadi kalau pindah ke sana untuk cari "nikmat dunia" atau selamat, berarti sudah gagal sebagai "prajurit Allah" yang ingin berjuang untuk memajukan umat Islam.

Di sini, ada orang yang puluhan tahun tidak shalat, tapi berubah dan langsung mulai shalat lagi setelah bertemu saya dan diskusi. Saya tidak bisa melakukan tugas itu di Selandia Baru. Dan ada begitu banyak hal yang saya kerjakan di sini yang tidak bisa saya kerjakan di sana, atau dikerjakan dari sana (jarak jauh). Jadi ada pilihan berusaha untuk tinggal di sini karena melihat tujuan dan tidak mau menyerah, walaupun kadang sulit (seperti sekarang, karena visa habis dan kartu kredit over limit), atau bisa berhenti dan pindah ke negara nyaman, dan tinggal di sana saja dalam keadaan bahagia sendiri. Saya masih ada keinginan untuk coba sekali lagi untuk tetap di sini, walaupun sudah “gagal” berkali2 dengan berbagai usaha.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...