Saya kaget! Hari ini ada berita tentang seorang santri di Mojokerto yang tewas setelah dianiaya oleh seniornya di pesantren. Karena informasinya ringkas, saya cari lagi di Google. Tapi ada yang "aneh". Beberapa artikel punya tanggal lama, dari 2019. Awalnya saya bingung. Kenapa kematian santri dari 2019 dibahas kembali pada 2021? Apa ada informasi yang baru? Lalu saya perhatikan semua detailnya. Ternyata, nama korban, pelaku, dan pesantren berbeda. Artinya, DUA santri tewas dalam 2 tahun di Mojokerto setelah dihajar oleh seniornya. Hanya di satu kabupaten!
Bagaimana dengan kondisi nasional?? Berapa banyak santri yang menjadi korban bullying, diancam, dipukul, dianiaya, dicabuli, dan dibunuh di lingkungan pesantren setiap tahun? Apa ada pihak yang kumpulkan data? Setahu saya tidak ada yang peduli. Mereka hanya anak Muslim tetapi bukan anaknya orang elite! Jadi untuk apa umat Islam perlu peduli pada masa depan para santri itu? Yang penting "belajar agama", dan kalau sebagian dari anak itu alami trauma seumur hidup, atau diperkosa, atau disodomi, atau dibunuh, buat apa kita perlu peduli? Bukan anak kita!
-Gene Netto
03 November 2021 - Santri di Mojokerto Tewas Dihajar Seniornya
Korban Galang Takkaryaka Raisaldi (14). Pondok Pesantren Amanatul Ummah.
https://jatim.suara.com
21 Agustus 2019 - Santri di Mojokerto Tewas Dianiaya Senior, Polisi Sita Pakaian Bercak Darah
Korban Ari Rivaldo (16). Pondok Pesantren Mambaul Ulum.
https://news.okezone.com
Search This Blog
Labels
alam
(8)
amal
(45)
anak
(315)
anak yatim
(75)
bilingual
(21)
bisnis dan pelayanan
(6)
budaya
(8)
dakwah
(84)
dhuafa
(6)
for fun
(12)
Gene
(168)
guru
(68)
hadiths
(9)
halal-haram
(24)
Hoax dan Rekayasa
(32)
hukum
(57)
hukum islam
(51)
indonesia
(487)
islam
(541)
jakarta
(27)
kekerasan terhadap anak
(371)
kesehatan
(94)
Kisah Dakwah
(13)
Kisah Sedekah
(9)
konsultasi
(13)
kontroversi
(5)
korupsi
(22)
KPK
(12)
Kristen
(14)
lingkungan
(18)
mohon bantuan
(13)
muallaf
(49)
my books
(2)
orang tua
(11)
palestina
(33)
parenting
(2)
pemerintah
(99)
Pemilu 2009
(36)
pendidikan
(497)
pengumuman
(23)
perang
(9)
perbandingan agama
(12)
pernikahan
(11)
pesantren
(48)
politik
(111)
Politik Indonesia
(29)
Progam Sosial
(15)
puasa
(35)
renungan
(187)
Sejarah
(5)
sekolah
(94)
shalat
(11)
sosial
(281)
tanya-jawab
(15)
taubat
(6)
umum
(13)
Virus Corona
(24)
Popular Posts
-
[Pertanyaan]: 1) Saya mau nanya nih, saya pernah melakukan onani setelah berbuka puasa. Apakah puasa saya pd hari itu di terima? 2) Saya per...
-
Masih perlu alasan untuk tidak percaya pada hasil pemilu 2009? Ini dia. Begitu besar perolehan Partai Demokrat, sampai bisa menjadi rekor du...
-
Walaupun Bermaksiat, Shalat Masih Wajib Ada orang yang mengaku sering melakukan maksiat dan tidak bisa tinggalkan. Temannya me...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Seperti biasa, ini kisah rekayasa, dengan menggunakan nama orang yang benar. Prof. Fidelma O'Leary mema...
-
Assalamu'alaikum wr.wb. Kemarin saya sibuk ketemu orang bule yang masuk Islam karena mau menikah dengan wanita Indonesia. Saya diberi...
-
Oleh Dr. Yusuf Qardhawi Setiap yang keluar dari tubuh manusia – karena melihat pemandangan-pemandangan yang merangsang...
-
Assalamu'alaikum wr.wb., Di milis pendidikan, seorang bapak bertanya bagaimana menghadapi anak didik atau anak kandung yang mau murtad. ...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Yang wafat di Israel dari roket Hamas : 4 orang. Luka-luka: 2 orang. Yang wafat di Gaza dari roket Israel : 375 ora...
-
Menyedihkan sekali ini: The latest research by non-profit organization the Sejiwa Foundation, conducted in three cities, revealed that ...
-
Assalamu’alaikum wr.wb., Email yang menyatakan Sunita Williams menjadi Muslim adalah rekayasa dan sudah ada lebih dari satu versi...
05 November, 2021
Kenapa Dua Santri Bisa Tewas Dalam 2 Tahun Di Satu Kabupaten Saja??
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment