Saturday, January 21, 2012

Jembatan Rusak Lebih Layak Untuk Anak SD Atau Anggota DPR?




Tiga murid SD Negeri 02 Sangiangtanjung meniti jembatan miring saat menyebrangi Sungai Ciberang menuju rumah mereka, Selasa (17/1). Kurangnya perhatian Pemda terhadap insfrastruktur di desa ini membuat anak-anak ini bak menantang maut ketika pergi dan pulang sekolah. ANTARA/Asep Fathulrahman.
Sumber : foto.detik.com

Tapi untuk renovasi ruang banggar DPR, 20 milyar nggak jadi masalah. Kasihan anak bangsa.
Menurut saya, seharusnya jembatan ini diambil, dan dijadikan satu2nya cara masuk gedung DPR. Jadi mobil harus parkir di hotel Mulia, dan para anggota DPR harus jalan kaki, dan lewati jembatan ini dengan cara persis sama seperti anak2 SD yang malang ini. Tanah di bawah jembatan akan digali, diisi dengan air (menjadi kolam) dan juga 100 buaya besar. Kalau ada anggota DPR yang mau masuk sidang untuk menikmati ruang senilai 20 Milyar (di mana dia akan tidur), atau cari data proyek2 yang bisa dibagikan kepada teman2, maka perlu lewati jembatan ini dulu, dengan risiko jatuh ke dalam kolam buaya.
Dan anak SD itu harus dikasih sekolah baru senilai 20 Milyar.
Hehehehe. 
Wassalam,
Gene

No comments:

Post a Comment