Assalamu’alaikum wr.wb.,
Teman-teman, tadi siang saya harus
berangkat ke Plaza Indonesia karena ada meeting di situ. Jam 12.30 saya naik
taksi di depan rumah tetapi langsung kena macet karena menuju lampu merah. Saya
baru saja duduk, berdoa seperti biasa, lalu lihat ke depan untuk ngecek kondisi
lalu lintas. Ternyata, taksi hampir tidak bergerak dan lampu merah masih jauh. Taksi
maju sedikit dan berhenti lagi. Saya lihat ke kiri. Persis di sebelah kiri saya
ada bapak tua yang menjadi pemulung, yang umurnya sudah kira2 70-80 tahun. Dia sedang
tarik gerobak, tetapi tidak bisa maju karena jalan ke depan diblokir antrian mobil
yang menunggu lampu merah. Saya melihat bajunya yang kere sekali. Mukanya yang
tua dengan kulit yang keriput. Di luar sangat panas (mau hujan) sedangkan saya
duduk di dalam AC yang sejuk. Dia kurus sekali dan mungkin tidak makan secara
rutin, sedangkan saya baru saja makan di rumah dan sudah janji makan lagi
dengan teman2 di Plaza Indonesia. Saya merasa kasihan sama bapak itu. Mestinya dia
sudah pensiun dan duduk di rumah dengan santai setiap hari. Tetapi siapa yang
mau membiayai masa pensiunan dia?