Thursday, April 28, 2011

Kasus Pencurian Pulsa: Polisi Interogasi Anak SMP Pakai Siksaan

Sayangnya Polisi tidak berani melakukan ini dengan para koruptor yang menjadi pejabat negara atau anggota DPR, padahal merekalah yang merusak bangsa ini dari atas, dan bukan anak kecil yang mengambil barang yang ditemukan di pinggir jalan.
Bagaimana kalau menteri, gubenur, walikota, bupati, atau anggota DPR ditangkap, digebukin, ditampar, ditendang, ditahan 25 hari, diancam dan disuruh memberikan tanda tangan pada pengakuan tertulis, diperiksa tanpa pengacara, lalu baru dibawa ke persidangan untuk melanjutkan kasusnya, dan para hakim selalu setuju untuk teruskan pemeriksaan dan persidangan?
Berapa banyak koruptor yang akan masuk penjara selama puluhan tahun kalau Polisi (dan hakim) berani bersikap begitu dengan elit politik. Sayangnya, Polisi hanya berani bertindak tegas dan keras terhadap anak kecil…

Wassalam,
Gene

Kasus Pencurian Pulsa: Polisi Interogasi Anak SMP Pakai Siksaan

INILAH.COM, Jakarta – Salah satu rekan DS yang turut ditangkap Polisi karena dituduh mencuri voucher Rp10 ribu, M Luki (14) mengaku sempat dipukul oleh polisi saat ditangkap. Siswa kelas 2 SMP Islam Al Jihad Johar Baru, Jakarta Pusat ini dipukuli setelah didata oleh pihak kepolisian.

Saat awal pemeriksaan, Luki mengaku masih dalam kondisi yang biasa saja. Tidak ada tanda-tanda jika dia akan dipukuli. “Waktu masih duduk di kursi sih enggak, biasa saja,” kata Luki saat berada di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (28/4/2011).
Namun, setelah itu, dia kemudian duduk di lantai. Pada saat itulah, Luki kemudian diinterogasi dan mendapat perlakuan kasar dari aparat kepolisian. “Semua tubuh kena pukul. Tangan juga ditendang,” kata Luki.

Kisah Pemulung Tua Dan Amplop Putih

Assalamu’alaikum wr.wb.,
Teman-teman, tadi siang saya harus berangkat ke Plaza Indonesia karena ada meeting di situ. Jam 12.30 saya naik taksi di depan rumah tetapi langsung kena macet karena menuju lampu merah. Saya baru saja duduk, berdoa seperti biasa, lalu lihat ke depan untuk ngecek kondisi lalu lintas. Ternyata, taksi hampir tidak bergerak dan lampu merah masih jauh. Taksi maju sedikit dan berhenti lagi. Saya lihat ke kiri. Persis di sebelah kiri saya ada bapak tua yang menjadi pemulung, yang umurnya sudah kira2 70-80 tahun. Dia sedang tarik gerobak, tetapi tidak bisa maju karena jalan ke depan diblokir antrian mobil yang menunggu lampu merah. Saya melihat bajunya yang kere sekali. Mukanya yang tua dengan kulit yang keriput. Di luar sangat panas (mau hujan) sedangkan saya duduk di dalam AC yang sejuk. Dia kurus sekali dan mungkin tidak makan secara rutin, sedangkan saya baru saja makan di rumah dan sudah janji makan lagi dengan teman2 di Plaza Indonesia. Saya merasa kasihan sama bapak itu. Mestinya dia sudah pensiun dan duduk di rumah dengan santai setiap hari. Tetapi siapa yang mau membiayai masa pensiunan dia?

Tuesday, April 26, 2011

AZIMAH BEJI RESIDENCES di Depok

AZIMAH BEJI RESIDENCES

Assalamu'alaikum wr.wb.,
Teman saya sedang membangun kompleks perumahan kecil di Depok. Sudah separuh dari rumah sudah dijual, tinggal sedikit lagi kalau masih ada yang membutuhkan.
Kalau ada yang berminat, silahkan baca attachment dan hubungi mereka langsung.
Juga ada info di Facebook mereka:
http://www.facebook.com/pages/Azimah-Beji-Residences/197460786951803
Semoga bermanfaat,
Wassalamu'alaikum wr.wb.,
Gene


AZIMAH BEJI RESIDENCES


Modern Living in Natural Harmony

Type Delima (45), Type Ruby (58)

Lingkungan hunian dengan system cluster yang mengutamakan keamanan, kenyamanan, dipadukan desain modern yang berjalan selaras dengan harmoni alam, atau: Modern living in natural harmony.

Lokas strategis di kota Depok, didukung dengan rencana pembangunan jalan tol Cinere-Depok-Jagorawi, sehingga menjadikan kawasan ini sebagai investasi menjanjikan, dengan fasilitas penunjang yang didukung dengan fasilitas umum dan sosial.

Sunday, April 24, 2011

Keterlaluan! Kalau Cabai Saja RI Kalah Sama China


Assalamu’alaikum wr.wb.,
Saya bukan orang bisnis. Apakah saya memahami ini secara benar?
Yang saya paham seperti ini: rakyat Indonesia memilih pemerintah (SBY, wakil rakyat). Pemerintah dipilih untuk MEWAKILI rakyat, melindunginya, berjuang demi kepentingan rakyat, dan menjaga industri dan pekerjaan rakyat supaya negara ini bisa maju.
Lalu… pemerintah membuka pasar supaya impor murah bisa masuk dari Cina. Segala sesuatu diimpor dari Cina sekarang, termasuk cabai. (Apakah nanti kita bisa impor wakil rakyat dan presiden dari Cina juga?)
Dan dengan tindakan pemerintah tersebut, industri dalam negeri rugi, dan banyak pekerja di sini di-PHK karena perusahaan mereka tidak bisa bersaing dengan Cina. (Walaupun persaingan dari Cina tidak adil, karena nilai tukar mata uang mereka tetap rendah, dsb.)
Jadi… rakyat memilih pemerintah, dan pemerintah bertindak untuk melindungi dan menjaga pekerjaan dan industri BAGI RAKYAT CINA DI NEGARA CINA??!!??

Apakah betul begitu? Negara apa ini?
Wassalamu’alaikum wr.wb.,
Gene

Jelang UN Dukun Cilik Ponari Diburu Pelajar SMP


 Sabtu, 23/04/2011 14:20 WIB
Tamam Mubarok - detikSurabaya
Jombang - Menjelang Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP), berbagai cara dilakukan para siswa, mulai dari belajar dan berdoa hingga meminta bantuan paranormal agar bisa lulus dengan nilai yang memuasakan.

Tak terkecuali bagi para siswa SLTP di Jombang yang minta air Ponari, dukun cilik asal Dusun Kedungsari, Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh. Para siswa mengaku, selain belajar, mereka berharap air Ponari bisa berkhasiat agar lulus Unas.

Wednesday, April 20, 2011

Pesantren Yatim Piatu Daarul Qur’an Tebet Perlu Bantuan Anda


Mohon disebarkan!

Assalamu’alaikum wr.wb.,
Teman-teman, para pengurus Pesantren Yatim Piatu Daarul Qur’an Tebet sudah memutuskan untuk memperbesar dan memperluas semua kegiatan dan aktivitas pesantren.
Pesantren Yatim Piatu Daarul Qur’an didirikan oleh KH Masyhuri Syahid MA, di Menteng Dalam, Tebet. Sayangnya, Pak Kyai wafat pada tahun 2007 sebelum pembangunan bisa selesai, dan sejak saat itu, sumber bantuan untuk pesantren sudah berkurang secara signifikan. Banyak orang yang dulu langsung memberi bantuan uang tunai kepada Pak Kyai pada saat ketemu sudah tidak lagi menjadi donor rutin ke pesantren.

Oleh karena itu, kami mohon bantuan kepada masyarakat untuk turut menjaga kelangsungan pesantren ini yang sudah lama menyediakan pendidikan tingkat SMP secara gratis bagi anak2 yatim. Gedung secara fisik sudah diselesaikan, dan sudah digunakan untuk belajar selama beberapa tahun, tetapi karena keterbatasan dana, masih ada banyak fasilitas yang belum lengkap atau kurang berkualitas. (Lihat foto-foto yang dilampirkan).

Tiga dari sepuluh tukang ojek di Jakarta adalah sarjana

 Mari Berwirausaha

Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. R Edy Haryatno Fitriyanto (41) tak pernah mengira hidupnya bakal berubah drastis. Ketika PT Dirgantara Indonesia (PT DI) di Bandung melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) secara besar-besaran terhadap 6.551 karyawannya, Edy Haryatno Fitriyanto termasuk di dalamnya.

Sarjana Teknik Nuklir lulusan Universitas Gadjah Mada ini tersingkir dari PT DI tahun 2003. Protes dan unjuk rasa tak mampu mengubah keputusan perusahaannya. Berbagai usaha telah dicoba untuk menyambung hidup. Dari beternak kelinci, ayam, itik, berjualan rokok, dan keripik singkong. Namun, kerja serabutan tersebut gagal atau tidak memuaskan. Akhirnya, dia memutuskan untuk berjualan es krim di di pusat perbelanjaan Ramayana, Kota Cimahi, Jawa Barat.

Tuesday, April 19, 2011

Gaji Anggota DPR

(Dari teman di milis)


Saat ini ribuan caleg berlomba-lomba menjadi anggota DPR. Tapi ngomong-ngomong berapa sih gaji mereka?

Penerimaan anggota DPR terbagi menjadi tiga kategori, yaitu rutin perbulan, rutin non perbulan dan sesekali.

Rutin perbulan meliputi :
Gaji pokok : Rp 15.510.000
Tunjangan listrik : Rp 5. 496.000
Tunjangan Aspirasi : Rp 7.200.000
Tunjangan kehormatan : Rp 3.150.000
Tunjangan Komunikasi : Rp 12.000.000
Tunjangan Pengawasan : Rp 2.100.000
Total : Rp 46.100.000/bulan
Total Pertahun : Rp 554.000.000

Masing-masing anggota DPR mendapatkan gaji yang sama. Sedangkan penerimaan nonbulanan atau nonrutin. Dimulai dari penerimaan gaji ke-13 setiap bulan Juni.

Gaji ke-13 :Rp 16.400.000
Dana penyerapan ( reses) :Rp 31.500.000
Dalam satu tahun sidang ada empat kali reses jika di total selama pertahun totalnya sekitar Rp 118.000.000. Sementara penghasilan yang bersifat sewaktu-waktu yaitu:

Dana intensif pembahasan rencangan undang-undang dan honor melalui uji kelayakan dan kepatutan sebesar Rp 5.000.000/kegiatan. Dana kebijakan intensif legislative sebesar Rp 1.000.000/RUU

Jika dihitung jumlah keseluruhan yang diterima anggota DPR dalam setahun mencapai hampir 1 milyar rupiah. Data tahun 2006 jumlah pertahun dana yang diterima anggota DPR mencapai Rp 761.000.000, dan tahun 2007 mencapai Rp 787.100.000.

Ini data kalau nggak salah 2008/2009 Bahkan yang aktual menurut infomasi bisa mencapai 900 Juta/tahun .... wow heubat .

Aneh, DPR Pelajari Kemiskinan ke China, Australia

Oleh: Agus Rahmat
Nasional - Sabtu, 16 April 2011 | 22:00 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Komisi VIII DPR RI menjadwalkan berkunjung ke China dan Australia pada 17– 24 Mei 2011 dalam rangka Rancangan Undang-Undang (RUU) fakir miskin.

"Mempelajari orang-orang miskin tidak harus sampai ke negeri China dan Australia. Apalagi kedua negara ini sudah termasuk negara kaya, bukan negara miskin," ujar Koordinator Investigasi dan Advokasi Sekretariat Nasional Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA), Uchok Sky Khadafi dalam keterangan persnya, Sabtu (16/4/2011).

Keberangkatan ke China dan Australia ini dianggap sangat tidak efektif. Bahkan, justru hanya menghabiskan anggaran dan pajak dari masyarakat. Apalagi, negara yang dituju justru merupakan negara dengan kategori masyarakat kaya. Keberangkatan ini menghabiskan dana hingga Rp1,4 miliar."Jelas-jelas hanya menghambur-hambur pajak publik saja," katanya.
Hal yang sama juga terjadi pada komisi X DPR RI. Dengan dana hingga Rp1,8 miliar, mereka akan melakukan studi banding ke Spanyol dan China hanya untuk melihat fasilitas olah raga, perpustakaan, pendidikan, dan wisata.

"Kalau DPR masih mempunyai rasa yang prihatin, dan kebatinaan mereka berpihak kepada konstituen yang masih banyak di bawah garis kemiskinan, barangkali tidak perlu mengunjungi Spanyol dan China. Kalau sekadar ingin tahu soal perpustakaan kan bisa berselancar di dunia maya." [tjs]

Thursday, April 07, 2011

Selesai Dakwah dgn Orang Asing, Mulai Lagi dgn Sopir Taksi

Assalamu'alaikum wr.wb.,
Kemarin saya ada pertemuan dengan orang pada waktu siang, untuk membahas suatu kegiatan untuk bulan depan. Saya berangkat setelah dzuhur, dan rapatnya hanya 2 jam, jadi saya kira bisa pulang sekitar ashar, karena masih ada banyak kerjaan dan tugas di rumah yang belum selesai untuk membantu 3 yayasan yang sedang ditangani.

Setelah rapat itu, saya ketemu seorang teman yang memperkenalkan saya dengan seorang muallaf bule di kantornya. Dia sudah masuk Islam beberapa tahun, tetapi masih merasa ragu terhadap Islam, dan belum bisa shalat secara rajin. Saat saya melihat bahwa dia ingin bertanya banyak, saya memutuskan untuk berusaha menjawab semua pertanyaannya sampai dia merasa puas.
Kadang, dengan orang asing, mereka merasa dekat dengan Islam (sudah muallaf atau sudah memikirkannya) tetapi masih ada sesuatu di dalam hatinya yang menghalangi mereka untuk lepaskan kehidupan biasa mereka dan mengikuti Islam secara benar.

Wednesday, April 06, 2011

Mencari Info Lembaga Pembinaan Muallaf Di Seluruh Indonesia

[MOHON SEGERA DISEBARKAN KE SEMUA MILIS ISLAM]

Assalamu'alaikum wr.wb.,
Teman-teman,

Saya bersama beberapa teman dari lembaga2 muallaf sedang membangun sebuah organisasi baru. Nama yayasan ini adalah PERSATUAN PEMBINA MUALLAF INDONESIA (PPMI).

Kami sudah berdiri secara aktual dengan Ketua, Sekretaris, Bendahara, dan sedang menyiapkan launching nasional di Jakarta pada ahkir Mei 2011. PPMI akan kerja sama dengan Kemenag dalam semua program kami, Insya Allah sampai tingkat Kanwil (atau KUA) dan Kecamatan nanti di seluruh Indonesia. Bulan kemarin kami sudah rapat dengan Dirjen Bimas Islam dan stafnya yang sangat mendukung adanya PPMI.