Search This Blog

Labels

alam (8) amal (45) anak (315) anak yatim (75) bilingual (21) bisnis dan pelayanan (6) budaya (8) dakwah (84) dhuafa (6) for fun (12) Gene (168) guru (68) hadiths (9) halal-haram (24) Hoax dan Rekayasa (32) hukum (57) hukum islam (51) indonesia (487) islam (541) jakarta (27) kekerasan terhadap anak (371) kesehatan (94) Kisah Dakwah (13) Kisah Sedekah (9) konsultasi (13) kontroversi (5) korupsi (22) KPK (12) Kristen (14) lingkungan (18) mohon bantuan (13) muallaf (49) my books (2) orang tua (11) palestina (33) parenting (2) pemerintah (99) Pemilu 2009 (36) pendidikan (497) pengumuman (23) perang (9) perbandingan agama (12) pernikahan (11) pesantren (48) politik (111) Politik Indonesia (29) Progam Sosial (15) puasa (35) renungan (187) Sejarah (5) sekolah (94) shalat (11) sosial (281) tanya-jawab (15) taubat (6) umum (13) Virus Corona (24)

Popular Posts

30 May, 2013

Lebih Baik Bersedekah Dengan Cara Sembunyi Atau Terang?



Assalamu’alaikum wr.wb.,
Ada teman yang berkomentar bahwa kalau dia mau bersedekah untuk anak yatim seperti yang saya lakukan belakangan ini, maka dia akan merasa “malu bercerita” kepada orang lain, alias harus disembunyikan usaha itu. Menurut saya, ini suatu persepsi yang keliru di tengah umat Islam. Ada rasa bahwa semua kebaikan harus disembunyikan karena “takut riya”. Kalau untuk urusan riya, memang ada sebagian orang yang bersikap seperti itu. Tapi di sisi lain, malah ada izin dari Allah untuk mengungkapkan sedekah kita, selama dilakukan dengan niat mengajak orang lain melakukan kebaikan juga.

31. Katakanlah kepada hamba-hamba-Ku yang telah beriman: "Hendaklah mereka mendirikan shalat, menafkahkan sebahagian rezki yang Kami berikan kepada mereka secara sembunyi ataupun TERANG-TERANGAN sebelum datang hari (kiamat) yang pada hari itu tidak ada jual-beli dan persahabatan.  (QS. Ibrahim 14:31)

Dan ada ayat2 lain dengan isi yang sama. Artinya, sedekah yang dilakukan secara sembunyi itu baik, terutama kalau takut akan menjadi sumber riya (kesombongan). Tetapi karena itu-itu saja yang diajarkan terus oleh ustadz dalam ceramah, maka muncullah persepsi bahwa menyebutkan sedekah itu salah dan berdosa. Padahal Allah SWT sudah memberikan izin penuh untuk sebutkan sedekah (secara terang) kalau memang berniat baik.

26 May, 2013

“Anak Hilang” Bernama Wahyu Nanda Saputra Mencari Orang Tuanya



“Anak Hilang” Bernama Wahyu Nanda Saputra Mencari Orang Tuanya

[Mohon disebarkan seluas-luasnya]
Assalamu’alaikum wr.wb.,
Teman2, saya mohon bantuan untuk mencari orang tua kandung dari seorang anak yang sudah 2 tahun tidak tinggal di rumahnya. Anak ini bernama Wahyu, dan dia dibawa ke sebuah panti anak yatim oleh Polisi karena orang tuanya tidak bisa ditemukan. Setelah saya bertanya2 kepada Wahyu, saya dapat banyak informasi tentang orang tuanya, dan saya berharap mungkin ada yang mengenal orang tuanya dan bisa hubungi saya di email genenetto@gmail.com.

Nama: Wahyu Nanda Saputra
Usia: 8 tahun, kelas 2 SD.
Tempat lahir: Tidak tahu
Nama Mama: Mardiana
Nama Papa: Alang

22 May, 2013

Heroik! 3 Siswa SMP di Bogor Selamatkan Gadis 14 Tahun dari Pemerkosaan



Kalau saya yang menjadi menteri pendidikan, akan ada kelas bela diri yang wajib bagi semua perempuan dari usia 10-15 tahun. Setiap minggu terjadi pemerkosaan terhadap anak sekolah di Indonesia. Tapi karena bukan anak pejabat atau presiden yang diperkosa, hanya anak “orang biasa” saja, maka 3 juta guru, 50 juta siswa dan 100 juta orang tua diam saja, dan biarkan keadaan ini berlangsung terus, tanpa ada tindakan dari siapapun untuk cari solusi. Di negara2 maju seperti Australia dan Selandia Baru, dan negara2 Eropa, tidak ada pemerkosaan setiap minggu terhadap anak sekolah. Kenapa di negara yang penuh dengan orang yang “beriman” ini harus ada, dan kenapa masyarakat harus diam dan biarkan terjadi terus?
Mau dapat berita tentang pemerkosaan anak sekolah lagi? Tunggu saja minggu depan. Akan ada lagi. Tapi alhamdulillah, bukan anak perempuan kita, hanya anak tetangga saja. Jadi silahkan kembali nonton sinetron seperti biasa, dan tidak usah terlalu peduli!!
Wassalam,
Gene Netto

Heroik! 3 Siswa SMP di Bogor Selamatkan Gadis 14 Tahun dari Pemerkosaan
Rabu, 22/05/2013 09:23 WIB
Indra Subagja - detikNews
Jakarta - 3 Siswa SMP di Ciawi, Bogor menyelamatkan kehormatan seorang gadis 14 tahun dari aksi bejat tukang ojek berinisial A (16). 3 Siswa SMP itu, Aziz (15), Abdulrahmah (13), dam Ilham (13) menyerang A dan memukulinya kala melihat A menindih gadis itu di perkebunan.

Hasil 3 Hari Pengobatan Penyakit Kulit Anak Yatim & Dhuafa



Assalamu’alaikum wr.wb.,
Di daerah Cibubur, kami melakukan pengobatan untuk 80 anak anak yatim dan dhuafa yang sudah menderita dari penyakit kulit selama beberapa bulan. Dr. Kandy memberikan diagnosis bahwa penyakit itu disebabkan parasit skabies (kudis), dan infeksi kulit sekunder, maka pada hari Sabtu, 18 Mei, 2013, kami melakukan pengobatan dengan obat Scabimite dan 2 macam antibiotik (terima kasih Dr Kandy!). Pada hari Selasa, 21 Mei, 2013, saya kembali untuk memeriksa kondisi kulit anak2. Hasilnya setelah 3 hari bisa dilihat dalam foto2 ini, sebelum dan sesudah melakukan pengobatan. Hasilnya sangat bagus sekali. Alhamdulillah.

Ini yang bisa terjadi kalau kita mau peduli pada orang lain, terutama anak yatim dan dhuafa. Kita bisa saja membantu mereka terus, tapi kebanyakan orang tidak mau, mungkin karena terlalu sibuk dengan urusan yang lain. Tapi kalau ada beberapa orang saja yang mau peduli dan bertindak, anak yang menderita berbulan-bulan bisa sembuh secara cepat dengan izin Allah. Hanya dibutuhkan niat untuk peduli dan membantu, dan usaha yang kecil. Saya bukan orang kaya, jadi tidak bisa melakukan banyak sendiri. Tapi setelah minta bantuan kepada teman2, ada yang mau bertindak dan membantu, sehingga uang lebih dari cukup, dan insya Allah kami juga bisa beli kasur, bantal, seprei, sarung bantal, dan kipas angin untuk 80 anak.

19 May, 2013

Kenapa Allah Berikan Kekayaan Kepada Orang Muslim Di Indonesia?


Kenapa Allah Berikan Kekayaan Kepada Orang Muslim Di Indonesia?

Ya Allah, aku mau bertanya. Kenapa Allah memberikan kekayaan dan kekuasaan kepada orang Muslim di Indonesia? Aku tidak mengerti. Pada saat aku datang ke pesantren anak yatim dan ketemu anak yatim dan dhuafa yang tangan, lengan, kaki, pantat dan hampir seluruh tubuhnya penuh dengan luka dari parasit skabies (kudis), yang kulitnya terinfeksi, penuh dengan bisul dan nanah, yang aku pikirkan adalah orang Muslim yang kaya di sini. Kenapa mereka bisa membiarkan anak yatim menderita berbulan-bulan? Apa karena tidak tahu? Atau karena “tidak mau tahu”? Ada begitu banyak banyak Muslim yang kaya di sini, tapi hanya sedikit yang peduli. Kalau dikasih gunung emas, mereka akan kejar gunung emas yang kedua. Kenapa Allah memberikan kekayaan dan kekuasaan kepada orang Muslim di sini? Aku tidak mengerti.

Dalam ceramah, banyak ustadz membicarakan “orang kafir” yang tidak beriman kepada Allah. Tapi di semua negara maju, pengusaha, pemimpin, dan pejabat adalah “orang kafir” itu. Mereka tidak beriman, tapi negara mereka bersih, sejahtera, teratur dan tidak ada anak yatim dan dhuafa yang jatuh sakit berbulan-bulan, tanpa ada yang peduli. Tapi di sini, keahlian para pengurus negara dan pengusaha kaya tidak digunakan untuk memajukan seluruh masyarakatnya, tapi digunakan di “bidang korupsi” saja. Dana pendidikan dikorupsi, dana sosial dikorupsi, pajak negara dikorupsi, dana Haji dikorupsi, dan percetakan Al Qur’anpun dikorupsi. Apa yang tidak dijadikan “kesempatan korupsi” oleh orang Muslim di negara ini? Kok “orang kafir” tidak begitu? Kok “orang beriman” bisa? Kenapa Allah memberikan kekayaan dan kekuasaan kepada orang Muslim di sini? Aku tidak mengerti.

16 May, 2013

Kasus Mirip SARS Meningkat, Warga Saudi Panik

Rabu, 15 Mei 2013 | 08:57 WIB
RIYADH, KOMPAS.com - Panik melanda warga bagian timur Arab Saudi setelah kasus penyakit mirip SARS terus meningkat. Media pemerintah, Senin (13/5) malam, melaporkan adanya empat kasus baru penyakit itu. Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengatakan, satu dari empat pasien baru itu dirawat dan telah dipulangkan dari rumah sakit. Sementara tiga pasien lainnya masih dirawat, menurut Saudi Press Agency.

Sehari sebelumnya, Menteri Kesehatan Arab Saudi Abdullah al-Rabia mengatakan, 24 orang dinyatakan positif terkena penyakit yang disebabkan infeksi novel coronavirus (NCoV) di negara itu sejak Agustus/September tahun lalu. Sebanyak 15 di antara mereka meninggal dunia. Penyebaran NCoV ini terpusat di Provinsi Timur negara itu, yakni ada total 15 kasus, 9 kasus di antaranya meninggal.

Warga pun memeriksakan diri ke unit gawat darurat rumah sakit-rumah sakit di kota Al-Ahsa di Provinsi Timur, Arab Saudi, begitu mulai ada gejala demam ringan. ”Saya merasakan gejala pilek disertai demam,” kata seorang warga yang memeriksakan diri kemudian ditempatkan di karantina. ”Gejala-gejala itu akhirnya menghilang, tetapi saya tetap ditempatkan di karantina bersama pasien-pasien lain, dan ini membuat saya takut,” kata warga yang menolak menyebutkan identitasnya itu.

12 May, 2013

Kulit Anak Bisa Gatal, Berbintik Dan Terinfeksi Karena Parasit Skabies



Assalamu’alaikum wr.wb.,
Hari ini saya ke pesantren anak yatim dan dhuafa di Cibubur, dan bawa 2 dokter untuk periksa anak2 karena hampir semuanya ada infeksi kulit. Dr Kandy duduk dengan sabar selama 3 jam untuk periksa sekitar 80 anak yang sakit (terima kasih banyak Dr Kandy dan Dr Irwan atas waktunya!!) Diagnosisnya Dr Kandy adalah anak2 itu kena skabies (atau kudis), yaitu sebuah parasit kecil yang ukuran badannya 0,1 - 0,4mm, jadi harus dilihat dengan mikroskop. Skabies hidup dan bertelor terus di bawah kulit manusia, dan bisa hidup di luar kulit kita (pada baju atau kasur) untuk 3 hari.

Di kulit seorang anak (atau dewasa) bisa ada 10 ekor atau ratusan ekor. Parasit skabies itu menggali ke dalam kulit kita dan bertelor di situ, lalu kulit menjadi gatal sekali (reaksi terhadap parasit, telor, dan juga kotorannya), lalu anak akan garuk2, dan dari proses garuk2 itu, anak kena infeksi kulit sekunder dari bakteri di tangan dan kulit sekitarnya. Saya akan lampirkan beberapa foto biar teman2 bisa melihat dan memahami bentuknya seperti apa. Kalau nanti anda ketemu banyak anak di panti atau pesantren yang kulitnya seperti itu, harap segera hubungi dokter karena semua anak harus diobati sekaligus (bukan yang sakit saja).

08 May, 2013

Buku Cerita Utk Anak Yatim Dan Dhuafa Di Purwadana, Karawang



Assalamu’alaikum wr.wb. Pada hari Sabtu 04 Mei, 2013, saya mengantarkan 300 buku ke Desa Purwadana, Karawang, untuk antar sekitar 300 buku bagi anak yatim dan dhuafa di sana. Kebanyakan adalah buku cerita dan semuanya dibeli dengan bantuan teman2 yang transfer uang kepada saya. Insya Allah akan dibuat taman baca di kantor Kepala Desa. Di Desa Purwadana, teman saya Ust. Muhtadin mengurus 230 anak yatim dan ratusan anak dhuafa dan janda. Karena kami datang telat, kebanyakan anak sudah pulang duluan. Setelah serahkan buku, saya juga diantar keliling kampung untuk melihat kondisi rumah orang miskin di sana.


Wassalamu’alaikum wr.wb.,
Gene 





















07 May, 2013

Bantuan Untuk Anak Yatim Dan Dhuafa Dibalas Oleh Allah




Assalamu’alaikum wr.wb.,
Teman2, pada hari Sabtu kemarin (04 Mei 2013), saya pergi bersama teman saya Dr. Irwan ke Desa Purwadana, Karawang, untuk antar sekitar 300 buku bagi anak yatim dan dhuafa di sana. Semua buku itu dibeli dengan bantuan teman2 yang transfer uang ke saya dan habiskan 7,5 juta. Di sana ada teman saya Ust Muhtadin, yang mengurus 230 anak yatim dan ratusan janda dan anak dhuafa. Karena berangkat telat dan kena macet, saat kami tiba di sana, kebanyakan anak yatim sudah pulang karena menunggu kelamaan. Saya tidak bisa bawa makanan, jadi mereka pulang untuk makan dan shalat dzuhur.

Saya minta Ust Muhtadin mengantarkan saya untuk melihat kampung Purwadana, karena dia sering bercerita tentang gubuk2 orang miskin di situ. Di satu rumah, saya turun dari motor dan bicara dengan seorang nenek bernama Ibu Murtasih. Saya tanya usianya berapa, tapi dia bilang tidak ingat. Saya tanya dari kapan pindah ke Purwadana, tapi katanya dia lahir di rumah itu. Suaminya seorang petani, tapi sudah 3 bulan tidak kerja karena sakit. Jadi dia hidup dari bantuan anaknya yang sudah menikah. Saya memfoto Ibu Murtasih itu bersama cucunya. (Dari semua anak di sekitar situ, hanya cucu perempuan itu yang bajunya bersih karena masih baru.)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...